Waspadai Parestesia yang Dapat Menyerang Pengidap Diabetes

  • April 28, 2020

Pernahkah Anda merasa sensasi seperti digelitik, ditusuk-tusuk oleh jarum, kebas atau mati rasa, dan kesemutan, setelah menghabiskan waktu yang lama untuk duduk dalam posisi tertekuk. Hal ini juga dapat terjadi ketika Anda tertidur dengan posisi bertumpukan lengan. Kondisi kesemutan tersebut disebut sebagai parestesia.

Parestesia adalah kondisi yang dapat menyebabkan seseorang merasa kesemutan sesaat. Kondisi ini disebabkan oleh tekanan pada saraf. Ketika Anda memutuskan berubah posisi, kesemutan tersebut akan hilang dengan sendirinya.

Namun, jika kondisi parestesia ini berlangsung secara terus-menerus dan enggan menghilang, ia dapat menjadi tanda bahwa terdapat gangguan kesehatan yang Anda alami. Ada pun kelompok yang rentan mengalami kondisi ini adalah para pengidap diabetes.

Dalam kasus pengidap diabetes, parestesia disebabkan karena kadar glukosa dalam darah yang terlalu tinggi. Kondisi ini dapat berakibat merusak pembuluh darah, sehingga pembuluh darah tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya, terutama dalam hal menyalurkan nutrisi yang dibutuhkan oleh saraf. Pada akhirnya, serat-serat saraf akan mengalami kerusakan.

Kondisi diabetes yang tidak dapat dikontrol, dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah pasien. Awalnya, pembuluh darah paling kecil dan saraf-saraf terluang akan rusak terlebih dulu. Parestesia yang dialami oleh pengidap diabetes biasanya dirasakan mulai dari ujung jari-jari kaki dan tangan.

Hal ini tentu membawa kekhawatiran jika terjadi lecet atau luka pada bagian kaki. Pasien tidak akan menyadari rasa sakit tersebut karena telah mati rasa. Jika lecet atau luka tersebut tidak segera diatasi, khawatir memicu terjadinya ulkus kaki diabetik yang hanya dapat ditangani dengan prosedur medis tertentu.

Bukan hal yang tidak mungkin bahwa pengidap diabetes dapat terbebas dari kondisi parestesia. Hal yang perlu dilakukan adalah mengatur kadar glukosa dalam darah. Selain itu, mengatur pola makan dan rutin melakukan olahraga juga dapat membantu menurunkan kadar gula dalam darah, seperti yang disarankan oleh dokter.

Alternatif lain untuk mengatasi kondisi parestesia adalah dengan melakukan pijat agar rasa tidak nyaman pada kaki dapat dikurangi.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*