Warna Darah Haid Terlihat Hitam, Perhatikan 5 Alasannya!

Warna Darah Haid Terlihat Hitam, Perhatikan 5 Alasannya!

  • Juli 26, 2021

Pada saat memasuki masa haid, Anda akan terbiasa untuk melihat darah keluar dari vagina Anda. Warna darah haid mungkin akan berubah-ubah selama masa menstruasi, namun hal tersebut merupakan hal yang sangat wajar.

Warna darah haid dapat berkisar dari merah terang hingga oranye, coklat, atau bahkan hitam. Penting untuk dicatat bahwa darah ketika haid tidak benar-benar hitam, melainkan hanya sangat gelap sehingga terlihat hitam. Meskipun variasi ini umumnya normal, terkadang munculnya darah hitam menunjukkan adanya masalah yang memerlukan perhatian medis.

Mengapa warna darah haid bisa terlihat hitam?

Dr. Rebecca Brightman, sebuah dokter obgyn di New York City mengatakan, warna darah haid yang terlihat berwarna hitam adalah hal normal yang biasa ditemukan di awal atau akhir masa haid. Ketika pre-menstruasi, darah berwarna hitam ini merupakan tanda bahwa lapisan rahim mulai mengelupas.

Darah yang berwarna hitam mungkin terlihat mengkhawatirkan, tetapi itu tidak selalu menjadi alasan untuk khawatir. Hal ini sangat wajar dan biasanya terjadi akan berubah warna ketika di pertengahan masa haid Anda.

Namun, ada beberapa kasus di mana warna darah haid yang terlihat sangat gelap menjadi alasan untuk menemui dokter, hanya untuk memastikan tidak ada hal buruk yang terjadi di rahim.

5 kemungkinan yang menyebabkan warna darah haid berwarna hitam

Kondisi seperti ini terkadang dapat memberikan petunjuk tentang kesehatan tubuh. Ada beberapa kemungkinan penjelasan untuk darah haid yang berwarna hitam. Berikut adalah delapan kemungkinan penyebab warna darah haid hitam:

1. Ini adalah awal (atau akhir) masa haid

Aliran darah cenderung sedikit lebih lambat pada awal dan akhir periode. Semakin lama waktu yang dibutuhkan darah untuk meninggalkan tubuh, semakin banyak waktu yang dibutuhkan untuk mengoksidasi dan berubah menjadi lebih pekat warnanya, hingga terlihat menghitam.

2. Ada sesuatu yang tersangkut di dalam vagina

Darah haid yang berwarna hitam terkadang menunjukkan adanya benda asing di vagina, seperti kondom, tampon, dan alat kontrasepsi seperti spons, diafragma, cincin, dan tutup serviks. 

Seiring waktu, ini dapat mengiritasi lapisan vagina dan memicu infeksi. Selain darah hitam, infeksi dapat menyebabkan gejala lain, seperti:

  • Keputihan dengan bau yang tidak sedap
  • Ketidaknyamanan atau gatal-gatal di dalam atau di sekitar vagina
  • Ruam atau pembengkakan pada area genital
  • Demam
  • Kesulitan buang air kecil
  • Nyeri panggul atau perut

Jika Anda melihat darah hitam dan merasakan beberapa gejala di atas dan mencurigai ada sesuatu yang tersangkut di dalam vagina, segeralah hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

  1. Darah haid yang tertahan

Menstruasi tertahan (hematocolpos) adalah ketika darah menstruasi tidak dapat meninggalkan saluran vagina dan mengisi vagina. Darah yang tertahan ini perlahan-lahan menjadi lebih gelap dari waktu ke waktu, hingga terlihat seperti warna hitam.

Ketika penyumbatan semakin parah, dapat menyebabkan kekurangan menstruasi (amenore). Gejala lain yang terkait dengan hematocolpos termasuk nyeri kram di perut bagian bawah. 

Namun, karena ini adalah kondisi langka yang paling sering disebabkan oleh kelainan bawaan, kondisi ini biasanya didiagnosis pada masa remaja.

  1. Adanya kemungkinan kanker serviks

Dalam kasus yang sangat jarang, darah haid berwarna hitam, terutama bila dikombinasikan dengan pendarahan yang tidak teratur setelah berhubungan seks atau di antara waktu haid, dapat menjadi tanda peringatan kanker serviks.

Kanker serviks stadium awal umumnya tidak memiliki tanda atau gejala. Pada kanker serviks stadium yang lebih lanjut, mungkin ada gejala seperti keputihan yang banyak, berair, berdarah dengan bau yang tidak sedap dan pendarahan vagina yang akhirnya bisa berubah menjadi darah haid berwarna coklat tua atau hitam. Tanda-tanda lain pada stadium lanjut kanker serviks meliputi:

  • Kelelahan
  • Menstruasi yang lebih lama
  • Sakit saat berhubungan seks
  • Pendarahan selama atau setelah berhubungan seks
  • Penurunan berat badan
  • Nyeri panggul
  • Kesulitan buang air kecil dan air besar
  • Bengkak di kaki
  1. Keguguran yang terlewatkan

Bercak hitam dan pendarahan juga bisa menjadi tanda keguguran yang terlewat, yaitu ketika embrio berhenti berkembang tetapi tidak dikeluarkan oleh tubuh selama empat minggu atau lebih. 

Keguguran dapat terjadi dalam 20 minggu pertama kehamilan. Bercak merah tua, yang mungkin disalahartikan dengan darah haid hitam, terkadang dapat mengindikasikan keguguran dini. Para ahli memperkirakan bahwa 10 persen kehamilan berakhir dengan keguguran.

Kapan waktu yang tepat untuk memeriksakan ke dokter?

Munculnya bercak atau warna darah haid hitam di awal dan akhir menstruasi merupakan suatu hal yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika keadaan ini terus terjadi di luar jangka waktu haid, hal ini dianggap tidak wajar dan harus segera didiskusikan dengan dokter.

Jika kondisi terjadi selama kehamilan atau setelah melahirkan, atau saat memasuki masa menopause, penting untuk Anda segera berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan yang lebih lanjut.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*