Suka Konsumsi Ini? Cek Kolesterol di Prodia Pluit

  • Oktober 6, 2021

Makanan yang Anda asup adalah sumber kesehatan ataupun penyakit. Tidak jarang, makanan yang Anda gemari bsa menjadi pemicu Anda mengalami penyakit yang cukup parah. Contohnya jika Anda terbiasa mengonsumsi makanan berkolesterol tinggi, risiko penyakit jantung maupun stroke akan menghantui. 

Karena itu, sangat penting untuk secara rutin melakukan cek kolesterol. Anda bisa melakukan tes ini di banyak fasilitas kesehatan, tidak terkeculai di Prodia Pluit. Idealnya, lakukan pengecekan kolesterol minimal 6 bulan sekali. 

Pantau pula makanan yang Anda asup sehari-hari. Bisa jadi Anda terbiasa mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan kolesterol tinggi. Pada akhirnya, makanan-makanan tersebutlah yang membuat Anda berpotensi mengalami pembentukan plak berlebih di arteri karena kolesterol berlebih. Jadi, jika Anda terbiasa mengonsumsi makanan-makanan di bawah ini, cobalah untuk menguranginya mulai dari sekarang, 

Hati Sapi

Kebanyakan daging hewani memang memiliki kadar kolesterol yang cukup tinggi, walaupun di sisi lain nutrisi dari sumber makanan ini juga berlimpah untuk mendukung kebutuhan gizi Anda. Bagian daging yang mesti Anda hindari jika memang kerap merasakan gejala kolesterol tinggi, seperti pegal di tengkuk leher, adalah hati sapi. Dalam 100 gram hati sapi, kandungan kolesterolnya dapat mencapai 333 miligram. Padahal, asupan maksimal kolesterol bagi manusia dewasa per hari yang disarankan hanya 300 miligram. 

Kuning Telur 

Sebutir telur ayam yang berukuran cukup besar terasa menyenangkan untuk dijadikan teman makan yang praktis, misalnya dengan merebusnya, membuatnya menjadi telur dadar, atau bahkan mencampurkannya sebagai tambahan capcay atau sup. Namun, jangan terlalu banyak mengonsumsi telur karena berisiko membuat kadar kolesterol tubuh Anda naik. Dalam sebutir telur berukuran juga besar, kandungan kolesterol totalnmya dapat mencapai 211 miligram. Artinya jika Anda mengonsumsi 2—3 telur dalam sehari, kelebihan asupan kolesterol Anda akan sangat tinggi. Sebagian besar kandungan kolesterol telur ada di kuning telur. Jadi, Anda sebenarnya tetap bisa mengonsumsi makanan kaya nutrisi ini dalam jumlah banyak, asalkan hanya bagian putih telurnya. 

Udang 

Makanan laut kerap disebut-sebut sebagai sumber kolesterol tinggi. Hal ini tidak berlebihan. Bahkan udang yang tergolong sebagai makanan rendah lemak pun ternyata punya kandungan kolesterol mencapai 170 miligram untuk tiap 100 gramnya. Biasanya, orang suka kalap bukan kalau makan udang? Jumlah kolesterol yang tidak kalah tingginya pun akan Anda dapati di jenis makanan laut bercangkang lainnya, seperti kepiting maupun kerang. Karena itu hati-hatilah, jika Anda tiba-tiba merasa tengkuk leher terasa kaku setela mengonsumsi makanan laut ini, segeralah periksa kolesterol Anda di Prodia Pluit untuk memastikan kondisi.  

Ikan Sarden 

Kebanyakan orang mengatakan, makanan laut teraman yang minim kolesterol adalah jenis ikan-ikanan. Nyatanya, ada pula jenis ikan yang mengandung kolesterol tinggi. Adalah ikan sarden, yang ternyata dalam tiap 100 gramnya mengandung 131 miligram kolesterol. Walaupun tidak bisa ditampik, ikan laut berlemak nerukuran kecil ini juga sangat kaya vitamin D, B12, juga zat besi. Mengonsumsi ikan sarden dalam jumlah terbatas dapat membuat kebutuhan nutrisi harian Anda terpenuhi. 

Keju 

Anda suka makan keju, entah menjadikannya sebagai selipan roti, mencampurkannya dalam menu makanan, ataupun meraciknya sebagai minuman segar? Hati-hati, walaupun rasanya enak dan menjadi salah satu sumber terbaik untuk mendapat vitamin D dan kalsium, keju juga menyumbang kolesterol yang cukup banyak untuk tubuh Anda. Selembar keju berukuran 21 gram saja mengandung 18,7 miligram kolesterol. Jadi jika dalam sehari Anda mengonsumsi keju sampai 200 gram untuk dimakan langsung atau campuran beragam menu, sudah terhitung berapa banyak asupan kolesterol yang Anda telah konsumsi, bukan? 

Daging Olahan 

Dari berbagai makanan yang mengandung kolesterol tinggi, daging olahanlah yang harus Anda paling hindari jika tidak ingin bermasalah dengan kadar kolesterol berlebih. Yang dimaksud dengan daging olahan di sini, mulai dari sosis, bakso, sampai bacon. Bukan hanya mengandung kolesterol alami yang tinggi karena berbaan daging, daging-daging olahan juga mengandung gula dan garam super tinggi. Kombinasi inilah yang membuat daging olahan menjadi berbahaya. Bahkan dalam sebuah penelitian ditemukan fakta, orang-orang yang mengonsumsi daging olahan lebih dari 50 gram per hari memiliki risiko terkena penyakit jantung lebih tinggi 42 persen daripada mereka yang tidak. 

*** 

Dari sekarang sedikit-sedikit mulai kurangi asupan makanan tinggi kolesterol agar kesehatan Anda lebih prima. Tentunya pengecekan kolesterol rutin di Prodia Pluit dan cabang lainnya tetap diperlukan guna memastikan kondisi kesehatan Anda. 

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*