Setelah Menstruasi Keluar Flek Coklat, Apakah Berbahaya?

  • Desember 2, 2021

Menstruasi merupakan ‘tamu’ bulanan bagi para wanita. Di masa ini, vagina akan mengalami pendarahan serta beberapa gejala yang mengikutinya, baik bersifat ringat hingga yang berat dan menyakitkan. Bahkan sebelum dan sesudah menstruasi pun terkadang gejala masih terus terjadi.

Beberapa gejala kadang membuat kita panik dan bertanya-tanya apakah ini berbahaya atau tidak, seperti setelah menstruasi keluar flek coklat. Kondisi ini bisa secara tiba-tiba muncul atau terjadi berulang di periode yang sama setelah menstruasi.

Lantas apakah hal ini berbahaya? Berikut penjelasannya yang dirangkum dari beberapa sumber kesehatan.

Proses menstruasi terjadi dalam 4 fase selama kurang lebih 21-35 hari

Setelah menstruasi keluar flek coklat, apakah berbahaya atau normal?

Saat Anda mengira haid Anda sudah selesai, namun menemukan flek coklat di pakaian dalam Anda, Anda mungkin akan cukup terkejut dan bertanya-tanya apakah ini normal. Jawabannya hal tersebut adalah normal dan sering terjadi hampir di setiap wanita. 

Darah bisa berubah warna menjadi coklat setelah didiamkan beberapa saat atau teroksidasi. Jika setelah menstruasi keluar flek coklat, biasanya itu berupa darah yang sudah tua atau kering yang lambat keluar dari rahim Anda.

Jika Anda melihat flek atau darah berwarna coklat keluar dari vagina Anda, sebelum atau setelah menstruasi, itu merupakan hal yang wajar. Vagina Anda hanya membersihkan dirinya sendiri.

Penyebab setelah menstruasi keluar flek coklat

Terkadang, keluarnya flek berwarna coklat setelah menstruasi dan berdarah bisa menjadi tanda adanya masalah ketika disertai dengan gejala lain. Berikut ada beberapa hal terkait apa yang dapat menyebabkan flek coklat keluar setelah menstruasi.

1. Darah periode kering

Darah yang membutuhkan waktu lebih lama untuk keluar dari tubuh Anda akan teroksidasi dan berubah warna menjadi lebih gelap, seperti berwarna coklat. Mereka bisa tampak lebih tebal, lebih kering atau lebih kental dari darah biasanya. 

Oksidasi dan perubahan warna pada darah adalah sebuah proses normal, di mana itu terjadi ketika darah Anda bersentuhan dengan udara. Darah berwarna coklat ini mungkin bisa Anda lihat di dekat akhir periode Anda.

Pada beberapa wanita, mereka mungkin mengalami keputihan selama satu atau dua hari setelah menstruasi berakhir. Dan beberapa lainnya mungkin memiliki keputihan coklat (flek coklat) yang datang dan pergi selama satu atau dua minggu. 

Itu normal dan akan berbeda satu orang dan orang lainnya. Kondisi ini tergantung pada seberapa baik rahim Anda melepaskan lapisannya dan kecepatannya untuk keluar dari tubuh Anda. 

2. Sindrom ovarium polikistik

Penyebab lainnya adalah Sindrom Ovarium Polikistik atau Polycystic Ovary Syndrome (PCOS), merupakan suatu kondisi yang mempengaruhi kadar hormon wanita. Tingginya kadar hormon pria dalam tubuh wanita bisa menyebabkan menstruasi tidak teratur dan terkadang tidak menstruasi sama sekali.

PCOS mempengaruhi antara 6 dan 10 persen dari wanita usia subur. Terkadang keluarnya flek berwarna coklat terjadi sebagai pengganti menstruasi. Di lain kasus, flek coklat atau keputihan berwarna coklat setelah menstruasi adalah darah lama dari periode sebelumnya.

Gejala PCOS lainnya meliputi:

  • Rambut yang berlebihan atau tidak diinginkan
  • Kegemukan
  • Kemandulan
  • Bercak-bercak hitam pada kulit
  • Jerawat
  • Kista ovarium multiple

3. Perimenopause

Perimenopause, saat-saat di mana tubuh mulai melakukan transisi alami menuju menopause bisa menyebabkan munculnya flek coklat setelah menstruasi. Ini dapat dimulai 10 tahun sebelum menopause resmi dimulai, biasanya pada wanita berusia 30-an dan 40-an.

Di waktu-waktu ini, kadar estrogen akan naik dan turun, sehingga menyebabkan perubahan pada siklus menstruasi Anda. Periode perimenopause bisa lebih lama atau lebih pendek, dan mungkin juga mengalami siklus tanpa ovulasi.

Perubahan ini sering menyebabkan keputihan setelah menstruasi dan terkadang selama bagian lain dari siklus Anda. Gejala lain dari perimenopause meliputi:

  • Hot flashes (rasa panas yang muncul secara tiba-tiba)
  • Susah tidur
  • Kekeringan vagina
  • Penurunan gairah seks
  • Perubahan suasana hati

4. Implan KB

Implan KB adalah jenis alat kontrasepsi hormonal yang ditanamkan ke lengan atas, tepat di bawah kulit. Hormon progestin yang bekerja untuk mencegah kehamilan akan dilepaskan ke dalam tubuh oleh implan KB tersebut. Saat tubuh Anda menyesuaikan diri dengan hormon tersebut, pendarahan menstruasi yang tidak teratur dan keputihan bisa menjadi efek sampingnya yang umum.

5. Infeksi seksual menular

Bercak atau flek coklat yang timbul di luar periode, bisa menjadi tanda dari beberapa infeksi menular seksual (IMS), ini termasuk:

  • Klamidia
  • Gonorrhea
  • Bakterial vaginosis (bv)

Gejala umum lainnya yang harus diwaspadai, meliputi:

  • Vagina terasa gatal
  • Kesakitan saat buang air kecil 
  • Nyeri saat berhubungan
  • Nyeri panggul
  • Jenis keputihan lainnya

Setelah menstruasi keluar flek coklat merupakan kondisi yang normal. Ini dapat terjadi di hampir semua wanita. Anda tidak perlu perawatan khusus atau obat-obatan khusus untuk mengatasinya. Tapi, tetap perhatikan kondisi tersebut, jika berlangsung lama dan diikuti dengan gejala lainnya, segera periksakan ke dokter. 

Anda bisa berkonsultasi dengan dokter secara online melalui chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Anda juga bebas bertanya dengan dokter di Forum SehatQ. Temukan lebih banyak informasi seputar flek coklat yang keluar setelah menstruasi di aplikasi SehatQ. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Play Store.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*