Prosedur Tes Alergi di Laboratorium Kimia Farma Terdekat

  • November 12, 2021

Tes alergi biasanya dilakukan untuk mengetahui apakah ada substansi atau bahan tertentu yang menyebabkan tubuh jadi alergi. Biasanya dilakukan dengan tes darah, tes kulit, hingga diet eliminasi. Salah satu klinik laboratorium yang bisa jadi pilihan melakukan tes alergi adalah Kimia Farma terdekat.

Pemeriksaan alergi ini juga biasanya untuk mendiagnosis penyakit seperti dermatitis kontak dan asma.

Seseorang mungkin saja terkena alergi saat substansi tertentu terdeteksi oleh sistem kekebalan tubuh dan bereaksi berlebihan terhadap substansi tersebut.

Misalnya, saat serbuk sari dapat memicu keluhan tertentu pada penderita alergi.

Reaksi dari alergi ini muncul tidak berbahaya pada sebagian orang dan bisa hilang dengan sendirinya. Akan tetapi, banyak juga kasus alergi yang memicu kondisi berbahaya lain seperti pembengkakan di saluran napas hingga berujung kematian.

Itulah kenapa diperlukan tes alergi ini agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai alergen atau substansi yang dapat memicu alergi. 

Pentingnya Melakukan Tes Alergi

Dengan melakukan tes alergi ini, maka hasil tes dapat membantu dokter menentukan apa langkah pengobatan yang dilakukan. Mulai dari menghindari alergen, memberikan obat-obatan, hingga melakukan imunoterapi. 

Ada beberapa kondisi medis yang berkaitan dengan alergi yang bisa didiagnosis dari tes alergi, seperti:

  • Asma
  • Rinitis alergi
  • Alergi makanan
  • Alergi obat
  • Dermatitis atau eksim
  • Alergi sengatan lebah

Jenis-jenis Alergen yang Dapat Menyebabkan Reaksi Alergi

Anda juga perlu mengetahui berbagai jenis alergen atau substansi pemicu alergi yang bisa terjadi.

  1. Alergen terhirup

Alergen yang dihirup atau terhirup bisa menyebabkan reaksi saat terkena saluran pernapasan. Misalnya serbuk sari, karena alergen ini sering ditemukan. 

Umumnya, gejala yang muncul akibat alergen ini berupa hidung beringus, bersin-bersin, mata berair, saluran napas tersumbat, dan mata gatal.

  1. Alergen kontak

Alergen menimbulkan reaksi jika terkena atau kontak dengan kulit. Alergen kontak ini dapat memicu keluhan seperti gatal dan ruam di kulit. 

  1. Alergen yang tertelan

Ada pula alergen pada jenis makanan yang dikonsumsi. Seperti kacang atau makanan laut misalnya.

Prosedur Melakukan Tes Alergi

Ada beberapa prosedur dalam melaksanakan tes alergi, yaitu:

  1. Tes tusuk kulit

Ada beberapa prosedur yang dilakukan pada tes tusuk kulit ini, yaitu:

  • Dokter akan membersihkan bagian kulit yang digunakan untuk tes tusuk kulit ini dengan alkohol. Tes akan dilakukan di lengan bawah bagian dalam
  • Dokter lalu memberikan tanda di kulit yang akan dilakukan tes menggunakan pulpen atau spidol
  • Kemudian larutan alergen diteteskan di setiap tanda yang sudah dibuat. Jenis alergen yang diteteskan pada masing-masing tanda akan berbeda
  • Jarum yang kecil lalu ditusukkan ke area kulit yang sudah ditetesi alergen. Tapi langkah ini tidak sampai berdarah. Tujuannya hanya agar alergen masuk ke dalam kulit
  • Dokter akan mengatasi reaksi kulit pasien beberapa saat
  1. Tes kulit intradermal

Jika hasil tes tusuk kulit kurang jelas, maka dokter bisa melakukan tes kulit intradermal. Tes ini dengan menyuntikkan ekstrak alergen dalam jumlah kecil dalam kulit. 

Tes ini direkomendasikan untuk mengecek apakah seseorang alergi terhadap racun serangga atau antibiotik penisilin.

  1. Tes tempel

Tes tempel biasanya dilakukan untuk mendeteksi alergen penyebab kulit iritasi atau dermatitis kontak. Alergen ini misalnya bahan lateks, zat pewarna rambut, obat-obatan, atau logam. 

Prosedurnya, dokter nanti akan menempelkan perekat yang berisi 20-30 alergen di area lengan atau punggung pasien. Kemudian, dokter akan melepas perekat tersebut untuk memeriksa apakah ada reaksi alergi atau tidak di area yang dilakukan tes.

  1. Tes darah

Tes alergi juga bisa dilakukan dengan tes melalui pemeriksaan darah. Sampel darah nantinya akan mendeteksi apakah ada antibodi imunoglobulin E sebagai respon dari reaksi alergi.

  1. Tes diet eliminasi

Ada tes diet eliminasi yang tujuannya untuk memeriksa alergi terhadap makanan tertentu. Biasanya dokter akan mengurangi jenis makanan yang dicurigai menjadi alergen, lalu setelah itu menambah porsinya. Lalu, akan dilihat reaksi alergi tersebut untuk mencari apa jenis makanan yang memicu alergi pada pasien.

Cek Alergi di Kimia Farma Terdekat

Salah satu tempat untuk melakukan cek alergi adalah di laboratorium klinik Kimia Farma terdekat dari tempat Anda. 

Seperti yang diketahui bahwa sekarang, klinik Kimia Farma bisa ditemukan di mana saja. Mulai dari kota hingga ke daerah di seluruh Indonesia.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*