Pertolongan Pertama Terkena Air Panas Saat di Rumah

  • Desember 23, 2021

Cedera bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, termasuk terkena air panas. Bisa saja terjadi ketika Anda sedang menuang air panas ke dalam termos dari teko yang baru mendidih. Bisa juga saat sedang mengaduk teh panas dan tumpah mengenai tangan atau kaki. Satu hal yang perlu Anda ketahui yaitu pertolongan pertama terkena air panas untuk menangani air panas. Hal ini penting diketahui agar luka bakar tidak semakin parah. Berikut ini beberapa pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan sebelum ke dokter.

Lakukan pertolongan pertama terkena air panas dengan segera sebagai obat kena air panas mendidih

Gunakan Air Mengalir

Pertama kali yang harus kamu lakukan ketika tidak sengaja tersiram air panas adalah segera siram bagian tubuh yang terkena air panas dengan air dingin (4-15 derajat celsius) yang mengalir. Kamu bisa membasuhnya di kamar mandi atau wastafel, bersumber dari keran air ataupun menggunakan gayung. Lakukan selama 20 detik.

Bagian tubuh yang tersiram air panas harus berada di bawah air mengalir. Tujuannya, supaya luka tidak mengikuti suhu tubuh yang tinggi, sehingga panas tidak menjalar ke jaringan yang lebih dalam. Namun, jangan dinginkan kulit menggunakan es batu atau air es (1-4 derajat celcius). Cara ini malah membuat suhu tubuh menurun drastis dan semakin terasa sakit.

Lepas Pakaian Menempel

Setelah menyiram bagian tubuh yang tersiram air panas dengan air dingin mengalir, lepaskan pakaian yang berada di atasnya (kalau bagian tersebut sedang memakai pakaian). Jangan sampai ada benda lain di atas luka bakar tersebut.

Saat melepas pakaian, lakukan dengan perlahan supaya tidak merusak jaringan kulit lebih banyak. Tujuan melepas pakaian atau barang lain tersebut untuk mencegahnya menempel pada luka

Jangan Oleskan Apapun

Pengobatan luka tersiram air panas tergantung tingkat keparahan lukanya. Dokter yang lebih bisa menentukan cara mengobati dan obat apa yang cocok. Namun, seringkali kita mencoba mengobatinya dengan bahan-bahan yang ada di kost, seperti pasta gigi atau mentega. Padahal, hal tersebut semestinya jangan kamu lakukan.

Kandungan zat kimia dalam pasta gigi dan mentega justru dapat menghalangi keluarnya panas dari kulit yang luka. Akibatnya, luka bakar malah bisa makin parah. Kalau ingin menurunkan suhu panasnya dan tetap melembapkan, menurut Medicalnewstoday, dapat menggunakan lidah buaya.

Jangan Pecahkan Kulit Melepuh

Seringkali, kulit yang tersiram air panas menjadi melepuh dan membentuk gelembung. Hindari terlalu sering menyentuhnya, apalagi sampai memecahkan lepuhan tersebut. Hal tersebut malah akan merusak kulit dan meningkatkan risiko infeksi.

Minum Obat Pereda Nyeri

Kalau luka tersiram air panas terasa sangat nyeri, bisa minum obat pereda nyeri. Melansir dari Halodoc, menurut ahli dari Institut Kanker Kulit di Texas, AS, obat anti inflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen, naproxen, atau aspirin, bisa membantu mengurangi rasa sakit akibat peradangan kulit tersebut.

Namun, harus kamu pastikan bahwa kamu aman mengonsumsi obat-obatan tersebut. Sebaiknya, konsultasikan dulu pada dokter sebelum meminum obat-obat pereda nyeri itu. Dan, ikuti cara pemakaiannya yang benar supaya obat bekerja dan luka tersiram air panas mereda.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*