Penyebab Erythema Nodosum, Benjolan Merah dan Nyeri pada Kulit

  • Desember 23, 2020

Pernahkah Anda mengalami memar merah keunguan yang terasa menonjol dan cenderung nyeri saat ditekan? Dalam istilah medis itu disebut dengan erythema nodosum. Benjolan ini umumnya ditemui di atas tulang kering, di lengan, atau area tubuh lain. 

Erythema nodosum merupakan bentuk peradangan lapisan lemak di bawah kulit (panniculitis). Orang berusia 20-30 tahun, terutama wanita rentan terhadap gangguan ini. 

Hingga 55 persen kasus tidak diketahui penyebabnya secara jelas, namun biasanya disebabkan oleh berbagai faktor.

Gejala erythema nodosum

Setiap individu mengalami gejala yang bervariasi dan bisa menyerupai kondisi kulit lainnya. Namun gejala erythema nodosum yang paling umum antara lain:

  • Muncul sebagai benjolan lembut (nodul) dengan kisaran ukuran 1-10 cm
  • Bentuk nodul yang tidak beraturan
  • Terletak di tulang kering, lengan, atau area tubuh lainnya
  • Berwarna merah atau keunguan
  • Demam
  • Nyeri sendi
  • Membengkaknya kelenjar getah bening di dada

Penyebab dan pemicu erythema nodosum

Satu per tiga kasus pasien erythema nodosum tidak diketahui penyebabnya secara jelas. Seringkali benjolan munjul sebagai gejala dari penyakit lain, infeksi, atau efek samping penggunaan obat-obatan tertentu. 

Penyakit yang dapat menyebabkan erythema nodosum meliputi:

  • Infeksi bakteri seperti Yersinia spp., mycoplasma, klamidia (penyebab penyakit menular seksual umum), tuberkulosis (penyebab penyakit TBC), dan banyak lainnya. Pada pasien anak-anak penyebab erythema nodosum yang paling umum adalah infeksi bakteri streptokokus
  • Sarkoidosis, yaitu radang kelenjar getah bening dan organ lain
  • Coccidioidomycosis, yaitu infeksi saluran napas atas dan paru-paru
  • Histoplasmosis atau penyakit paru menular
  • Penyakit radang usus
  • Psittacosis atau parrot fever
  • Penyakit Crohn atau kolitis ulserativa
  • Tumor jinak
  • Beberapa jenis kanker
  • Penyakit Behcet

Sedangkan obat-obatan yang dapat memicu erythema nodosum antara lain:

  • Antibiotik yang mengandung sulfa atau penisilin
  • Bromida
  • Iodida
  • Kontrasepsi oral

Kehamilan juga dapat menyebabkan munculnya benjolan tersebut. 

Apakah erythema nodosum penyakit yang serius?

Erythema nodosum bukanlah penyakit yang serius sehingga Anda tak perlu mengkhawatirkannya. Benjolan dan memar akan hilang sendirinya dalam waktu 3 hingga 6 minggu tanpa perawatan khusus. 

Untuk mempercepat pemulihan, Anda bisa melakukan alternatif meliputi bedrest atau istirahat yang cukup, mengompres benjolan dengan air dingin, meletakkan kaki pada posisi yang lebih tinggi dengan bantal, dan mengonsumsi obat peredan nyeri nonsteroid (NSAID). 

Anda juga bisa meminta bantuan dokter. Dokter bisa mendiagnosa erythema nodosum dari gejala yang tampak, namun tak jarang dilakukan biopsi atau pengangkatan jaringan nodul untuk diperiksa di bawah mikroskop. 

Tes lain mungkin dilakukan untuk mencari penyebabnya, yang meliputi rontgen dada, tes darah, tes usap tenggorokan (swab test), dan tes kulit untuk tuberkulosis. 

Perawatan khusus untuk erythema nodosum akan didasarkan pada beberapa faktor seperti:

  • Usia
  • Kondisi kesehatan 
  • Riwayat kesehatan
  • Seberapa parah erythema nodosum
  • Toleransi terhadap obat, prosedur, atau terapi tertentu
  • Preferensi pasien

Perawatan yang diberikan dapat berupa:

  • Antibiotik seperti penisilin atau cephalosporin untuk mengatasi infeksi bakteri yang mendasari
  • Pengobatan dari penyebab lain yang mendasari
  • Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) untuk menghilangkan nyeri

Jika pengobatan tidak efektif, dokter akan memberi kortikosteroid oral. Pemberian obat ini merupakan upaya terakhir karena dapat memperburuk kondisi erythema nodosum. 

Dokter juga akan menyarankan pasien untuk berhenti menggunakan obat yang dicurigai sebagai pemicu erythema nodosum.

Meski erythema nodosum sudah hilang, benjolan bisa saja muncul kembali jika dipicu oleh salah satu faktor yang telah disebutkan di atas. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar erythema nodosum atau benjolan dan ruam lainnya, cobalah menanyakannya kepada dokter melalui aplikasi kesehatan SehatQ.

Download sekarang di App Store atau Google Play Store. 

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*