Penyebab Anak Muntah dan Mencret yang Harus Diwaspadai

  • September 8, 2021

Anak-anak lebih rentan terkena penyakit karena sistem kekebalan tubuhnya yang tidak sebaik orang dewasa. Salah satu penyakit yang kerap melanda anak-anak adalah muntah dan mencret. Anak muntah dan mencret tidak boleh dianggap enteng karena bisa menyebabkan anak mengalami dehidrasi.

Penyebab Anak Muntah dan Mencret

Anak muntah dan mencret biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri pada daerah pencernaan. Namun untuk memastikannya, Anda perlu membawa anak ke dokter untuk mendapatkan perawatan tepat.

Penyebab anak muntah bisa terjadi karena dehidrasi

Berikut adalah beberapa hal yang bisa menyebabkan muntah dan mencret pada anak.

  1. Virus Gastroenteritis

Virus gastroenteritis atau yang biasa dikenal sebagai muntaber merupakan salah satu penyebab muntah dan mencret pada anak. Tingkat keparahannya dapat berkisar dari sakit perut ringan selama satu atau dua hari disertai diare ringan, hingga diare parah. Lalu diikuti dengan muntah selama beberapa hari atau lebih.

Rotavirus adalah virus paling umum yang menyebabkan gastroenteritis pada anak-anak di Inggris. Adenovirus adalah kelompok virus umum lainnya yang menyebabkan gastroenteritis pada anak-anak. Infeksi adenovirus dan rotavirus lebih sering terjadi pada bayi dan anak-anak.

  1. Keracunan Makanan

Keracunan makanan disebabkan oleh bakteri, virus atau parasit. Mereka bisa masuk ke dalam makanan yang anak makan atau melalui cairan yang kita minum. Ketika kuman yang menyebabkan keracunan makanan masuk ke dalam tubuh, mereka akan racun. Racun itulah yang dapat menyebabkan diare dan muntah.

Siapa pun bisa keracunan makanan, tetapi anak-anak di bawah 5 tahun memiliki peluang lebih tinggi karena sistem kekebalan mereka belum begitu baik dalam melawan kuman.

Bakteri yang bisa menyebabkan keracunan makanan adalah E.coli, salmonella, listeria, campylobacter hingga stafilokokus aureus.

  1. Tipes

Tipes adalah penyakit yang umum terjadi pada di Indonesia, baik anak-anak maupun orang dewasa rentan terkena tipes. Tipes disebabkan karena kurangnya menjaga kebersihan seperti tidak mencuci tangan sebelum makan. Seseorang yang menderita tipes bisa menularkan bakteri melalui tinja dan dapat bertahan selama berminggu-minggu di kotoran.

Selain itu, mengonsumsi makanan dan minum air yang terkontaminasi, makan sayur atau buah yang tidak dicuci bersih juga bisa menyebabkan tipes pada anak. 

Pengobatan Anak Muntah dan Mencret

Saat anak mengalami muntah dan mencret, Anda harus memastikan anak Anda mengonsumsi cukup cairan baik itu ASI untuk bayi dibawah 6 bulan atau air putih. Jangan beri anak Anda obat apa pun untuk menghentikan muntah dan mencret tanpa anjuran dokter.

Anda juga harus mewaspadai tanda-tanda dehidrasi, khususnya pada bayi yang meliputi:

  • Lesu
  • Jarang atau tidak buang air kecil
  • Urin berwarna kuning tua
  • Mulut kering
  • Mata cekung
  • Adanya titik lunak cekung (fontanelle) di kepala bayi
  • Tidak ada air mata saat bayi menangis

Jika bayi mengalami dehidrasi, mereka akan membutuhkan lebih banyak cairan. Jadi tetap jaga asupan cairan baik itu ASI ataupun susu formula pada bayi. Bayi berumur dibawah 6 bulan harus segera mendapatkan penanganan dari dokter, khususnya bagi anak yang mengalami gejala berikut:

  • Mencret tidak membaik setelah 10 hari
  • Dehidrasi
  • Ada darah pada tinja
  • Muntah berwarna hijau

Untuk mencegah anak muntah dan mencret, selalu pastikan anak Anda mencuci tangan setiap kali ingin makan dan setelah dari kamar mandi. Begitu juga dengan Anda atau siapapun yang kontak langsung dengan anak Anda. Pada bayi yang menggunakan botol, maka sterilkan botol dengan alat steril khusus atau rebus botol di air panas.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*