Mixalgin, Obat yang Atasi Nyeri Hingga Peradangan

  • Mei 16, 2021

Mungkin Anda pernah mengonsumsi salah satu jenis obat anti nyeri yang bisa mengatasi nyeri sakit kepala, nyeri otot, hingga nyeri pasca operasi. Berbagai obat yang bisa mengatasi rasa nyeri pun banyak beredar di pasaran. Namun tidak semua pereda nyeri dapat bebas dikonsumsi tanpa konsultasi dengan dokter, salah satunya mixalgin

Pada artikel kali ini kami akan mengulas tentang apa itu mixalgin serta apa saja kegunaannya. Dan, bagaimana obat ini dapat mengatasi nyeri serta peradangan pada tubuh. 

Apa itu mixalgin?

Mixalgin adalah salah satu kelompok obat yang termasuk antiinflamasi nonsteroid (NSAIDS). Obat ini memiliki 5 bahan aktif yang terkandung di dalamnya, seperti metamizole sodium, tiamin monoitrat, vitamin B6 (pyridoxine DCl), vitamin B12 (cyanocobalamin) dan kafein. 

Mixalgin termasuk dalam obat kategori D. Di mana ada bukti positif mengenai risiko pada janin manusia, tetapi besar manfaat yang diperoleh mungkin lebih besar daripada risiko saat menggunannya. Misalnya saja untuk menghadapi situasi yang mengancam nyawa. Mixalgin pun dapat terserap ke dalam ASI. Jadi, jika Anda menyusui jangan gunakan obat ini tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda. 

Peringatan sebelum mengonsumsi mixalgin

Karena termasuk dalam obat kategori D, Anda harus memperhatikan hal berikut sebelum mengonsumsinya. 

  • Jangan mengonsumsi mixalgin jika Anda memiliki alergi terhadap bahan aktif yang terkandung di dalam obat ini. 
  • Jangan gunakan mixalgin dengan analgesik dan antipiretik lainnya. 
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki atau sedang menderita porfiria (gangguan akibat penumpukan bahan kimia tertentu yang terkait dengan protein sel darah merah), hypotonia, gangguan ginjal, gangguan hati, kelainan darah (misalnya, anemia aplastik, agranulositosis, dan leukopenia), tukak lambung, dan tukak duodenum. 
  • Katakan pada dokter Anda jika Anda menggunakan obat-obat lain, termasuk obat-obatan herbal dan suplemen. 
  • Dianjurkan untuk tidak mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan alat berat saat menggunakan obat ini. 
  • Hubungi dokter Anda segera jika Anda mengalami reaksi alergi terhadap obat atau overdosis setelah mengonsumsi mixalgin. 

Obat ini biasanya dikonsumsi sesuai dengan resep dokter atau petunjuk pemakaian yang tertera pada kemasan. Anda dapat menggunakan mixalgin saat atau setelah makan. Perlu diingat, untuk tidak menggunakan melebihi atau mengurangi dosis yang telah diberikan. Pun, Anda tidak boleh memperpanjang waktu penggunaan atau menghentikan obat tiba-tiba tanpa persetujuan dokter. 

Interaksi dengan obat lain

Sama halnya dnegan obat mana pun, pun dengan mixalgin. Interaksi obat dapat terjadi jika mixalgin digunakan bersamaan dengan obat lain, di antaranya:

  • Peningkatan risiko trombositopenia, jika digunakan dnegan obat antikoagulan
  • Meningkatnya risiko hipotermia parah, jika digunakan dengan klorpromazin
  • Meningkatnya risiko efek samping dari obat-obatan atau keracunan, jika digunakan dengan asam trikloroasetat, pil KB, allopurinol, dan MAOI (Monoamine Oxidase Inhibitors)
  • Efektivitas mixalgin akan menurun, jika dinimum dengan obat barbiturate
  • Meningkatnya risiko efek samping dari obat diabetes, antibiotik sulfonamide, dan fenitoin
  • Efektivitas ciclosporin menurun

Lalu, apakah ada efek sampingnya?

Ada beberapa efek samping yang bisa terjadi setelah menggunakan obat ini, di antaranya:

  • Mual dan muntah 
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Tekanan darah rendah (hipotensi)
  • Penurunan kadar sel darah putih (leukopenia)

Periksakan ke dokter jika Anda mengalami gejala di atas, segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi terhadap obat tersebut, seperti ruam gatal, bengkak pada mata dan bibir, serta kesulitan bernapas. Jadi, jangan berhati-hatilah saat mengonsumsi mixalgin.

Tips Memilih dan Merawat Brush, Tidak Sulit!

  • Mei 16, 2021

Bukan hanya produk makeup seperti lipstik, bedak, maupun perona pipi yang penting membuat hasil riasan tampak memukai. Penggunaan brush atau kuas yang tepat juga bisa sangat menentukan sukses tidaknya proses makeup Anda. 

Banyak brush yang bisa Anda gunakan untuk mempermudah proses makeup. Namun, jangan pernah sembarangan dalam memilihnya. Jangan pernah pula menggunakannya secara asal karena berpotensi membuat makeup Anda berantakan, bahkan kulit menjadi teriritasi. 

Jadi, bagaimana cara memilih dan menggunakan brush yang tepat? Sebenarnya tidak sulit kok. Anda hanya perlu mengikuti beberapa tips di bawah ini untuk benar-benar yakin bahwa pemilihan dan penggunaan kuas untuk makeup Anda sudah tepat. 

  1. Hindari Membeli Paket 

Brush untuk makeup memang banyak macamnya. Kuas untuk mengaplikasikan bedak tentu berbeda dibandingkan kuas untuk mengaplikasikan pewarna bibir ataupun eyeshadow. Anda mungkin berpikir gampang untuk membeli semua kuas tersebut secara paket. Banyak pula produsen yang menawarkan paket kuas untuk rias. Namun, sebaiknya Anda mengurungkan niat tersebut. Membeli kuas secara paket seperti membeli kucing dalam karung. Anda mungkin cocok dengan 1—2 brush, namun tidak untuk yang lain. Ujung-ujungnya, Anda bisa rugi karena akan banyak kuas yang tidak terpakai. 

  1. Pilih Brush dengan Bulu Alami 

Berdasarkan bahan bulunya, ada 2 jenis brush, yaitu yang berbulu alami ataupun sintetis. Brush dengan bulu alami memang lebih mahal, namun cenderung lebih lembut dan enak dipakai. Kuas model ini pun lebih tahan lama, walau memang harganya juga cenderung lebih tinggi. Banyak keluhan di mana pemakaian brush berbulu sintetis justru menyulitkan saat Anda sedang memadukannya untuk mendapatkan kulit yang mulus dan sempurna. 

  1. Perhatikan Panjang Bulu 

Anda mungkin bingung apakah brush yang hendak Anda pilih lembut untuk kulit wajah Anda dna bagus untuk diaplikasikan atau tidak. Cara termudah untuk melihat kualitas brush adalah dari panjang bulu sikatnya. Semakin panjang bulu kuas, bisa dipastikan brush tersebut lebih lembut saat digunakan. Cakupannya di wajah Anda untuk produk makeup pun akan terlihat lebih alami. 

  1. Pahami Perbedaan Kegunaan 

Banyak jenis brush dengan kegunaan yang berbeda-beda. Brush untuk mengaplikasikan bedak tidaksalah sama dengan brush untuk mengaplikasikan eyeshadow di kelopak mata Anda. Untuk itu, sangat penting memahami apa saja brush yang Anda butuhkan dan bagaimana kegunaannya. Dengan memahami perbedaan kegunaan tersebut, Anda tidak akan beli dan pemakaiannya pun bisa tepat. 

  1. Bersihkan Sesering Mungkin

Brush atau kuas riasan Anda adalah aplikator yang bisa sangat kotor. Ini karena brush dapat mengangkat semua kotoran dan minyak dari wajah Anda. Jika tidka sering dibersihkan, kotoran dan minyak yang menempel di kuas bisa mengendap kembali di kulit Anda saat Anda menggunakannya lagi. Karena itul, sangat penting untuk sesering mungkin membersihkan brush yang Anda miliki. Anda cukup menggunakan sabun dan air untuk membersihkan kuas. Biasakanlah membersihan brush saat selesai berias ataupun hendak memulai makeup. 

  1. Jangan Merendam Brush 

Jangan pernah berpikir untuk membersihkan kuas makeup Anda dengan cara merendamnya di air. Merendam brush sama saja Anda merusaknya. Soalnya ketika merendam kuas ke air, lem pada bulu kuas akan mudah memudar dan merusak bulu. Tidak hanya itu, proses merendam juga bisa merusak bagian gagang dari kuas tersebut. Jangan lupa untuk mengaplikasikan brush secara hati-hati ke kulit wajah Anda. Jangan melakukan penekanan yang berlebihan sebab tidak baik untuk kulit, sekaligus rentan merusak bulu brush.

Layanan dan Fasilitas RSIA Permata Hati Kudus

  • Mei 16, 2021

RSIA Permata Hati Kudus merupakan Rumah Sakit Ibu dan Anak yang terletak di Jalan Niti Semito Nomor 28, Purwosari, Kecamatan Kota Kudus, Kabupaten Kudus. Rumah sakit ini tercata sebagai rumah sakit kelas C. RSIA Permata Hati Kudus selalu berusaha memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya ibu hamil, melahirkan, dan anak.

Unit Pelayanan Rawat Inap

RSIA Permata Hati Kudus memiliki layanan rawat inap berupa:

  1. Intensive Care Unit (ICU) / High Care Unit (HCU)
  2. Instalasi Rawat Inap. Meliputi ruang perawatan dengan pembagian:
  • Kelas II (Topaz), tersedia sebanyak 2 kamar. Memiliki fasilitas 1 kamar untuk 2 pasien, TV, dan kamar mandi dalam
  • Kelas I (Zamrud), tersedia sebanyak 4 kamar. Memiliki fasilitas 1 kamar untuk 2 pasien, TV, serta kamar mandi dalam dengan air hangat
  • VIP (Berlian), tersedia sebanyak 10 kamar. Memiliki fasilitas 1 kamar untuk 1 pasien, TV, serta kamar mandi dalam dengan air hangat
  1. Pelayanan Bersalin / Kamar Bersalin
  2. Instalasi Neonatus / Ruang Rawat Nenonatus. Meliputi pelayanan fototerapi serta bayi risiko tinggi
  3. Instalasi Bedah / Kamar Operasi

Unit Pelayanan Gawat Darurat dan Rawat Jalan

RSIA Permata Hati Kudus memiliki layanan gawat darurat dan layanan rawat jalan berupa:

  1. Instalasi Gawat Darurat
  2. Balai Kesejahteraan Ibu dan Anak (BKIA). Meliputi pelayanan imunisasi, pemeriksaan kehamilan, serta layanan KB
  3. Dokter Umum
  4. Poliklinik Anestesiologi dan Terapi Intensif
  5. Poliklinik Spesialis. Meliputi Spesialis Kebidanan dan Kandungan (Obgyn) serta Spesialis Anak

Unit Pelayanan Lainnya

RSIA Permata Hati Kudus juga menyediakan layanan penunjang medis dan non medis, antara lain:

  • Ultrasonografi (USG)
  • Elektrokardiogram (EKG)
  • Instalasi Farmasi dan Apotek
  • Instalasi Gizi
  • Pelayanan Laboratorium
  • Operator Informasi
  • Unit Sekretaris dan Hubungan Masyarakat
  • Unit Sumber Daya Manusia (Human Resource)
  • Unit Akuntansi dan Keuangan
  • Unit Administrasi
  • Unit Keamanan
  • Instalasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana (Medis dan Non Medis)
  • Instalasi Laundry dan CSS
  • Instalasi Pengolahan Limbah
  • Ambulance
  • Kebersihan

Rekam Medis

RSIA Permata Hati Kudus memiliki rekam medis merawat pasien dengan 10 penyakit utama untuk layanan rawat jalan, antara lain yaitu:

  1. Abdominal Discomfort, Amenorrhea, Flek, Gangguan Haid, Atur Haid, Nyeri Perut, serta Spotting. Amenorrhea merupakan kondisi ketika wanita tidak mengalami menstruasi selama 3 siklus berturut-turut atau lebih
  2. Fluor
  3. Kista
  4. Hamil Lintang / Hamil Sungsang
  5. Check Up
  6. Kista Ovarium, merupakan kantong yang berisi cairan dan muncul di indung telur (ovarium)
  7. Abortus Incompletus, merupakan salah satu jenis keguguran yang terjadi pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu dan janin tidak keluar sepenuhnya dari rahim
  8. Mioma Uteri, merupakan pertumbuhan daging di dalam atau luar rahim yang tidak bersifat ganas
  9. Blighted Ovum, atau lebih dikenal dengan hamil kosong yaitu kehamilan yang tidak mengandung embrio
  10. DUB, Haid Lebih, Menometropia

RSIA Permata Hati Kudus memiliki rekam medis merawat pasien dengan 10 penyakit utama untuk layanan rawat inap, antara lain yaitu:

  1. Abortus Incompletus
  2. Partus Macet, atau persalinan macet merupakan kondisi di mana proses melahirkan mengalami hambatan yang disebabkan posisi bayi sungsang atau ibu kelelahan, sehingga memakan waktu yang lebih lama
  3. Blighted Ovum
  4. Partus Sungsang / Lintang
  5. Perdarahan Post Partum
  6. HEG, atau Hiperemesis Gravidarum merupakan mual dan muntah yang berlebihan selama kehamilan
  7. Ancaman Partus Premature
  8. Partus IUFD, atau Intrauterine Fetal Death merupakan kondisi kematian janin sebelum dilahirkan atau saat proses melahirkan
  9. Febris
  10. Plasenta Restan, merupakan kondisi ketika plasenta atau ari-ari tertahan di dalam rahim
Gejala Down Syndrome dan Bayi Jarang Menangis

Gejala Down Syndrome dan Bayi Jarang Menangis

  • Mei 12, 2021

Menangis adalah komunikasi wajar bagi tiap bayi. Justru ketika bayi jarang menangis, Anda patut curiga ada suatu masalah dalam diri sang buah hati. Pasalnya, beberapa penyakit terkait fisik dan mental berpengaruh ke seberapa sering bayi mengeluarkan tangisan. 

Down syndrome adalah salah satu masalah kesehatan yang bisa menyebabkan gejala bayi jarang menangis. Sindrom ini terjadi ketika seseorang mengalami kromosom abnormal. Umumnya pada bayi, down syndrome terjadi karena adanya kelebihan produksi kromosom 21 yang mempengaruhi pertumbuhan fisik dan mentalnya. 

Banyak gejala down syndrome yang bisa Anda tangkap dari seseorang masih berusia sangat dini, bahkan ketika ia masih bayi. Berikut ini adalah beberapa gejala sindrom ini yang patut Anda waspadai ada tidaknya pada diri buah hati Anda. 

Wajar Datar 

Wajah manusia pada umumnya memiliki banyak lekukan. Di mana di bagian mata mungkin akan terlihat mencekung, lalu di bagian hidung akan terlihat tonjolan. Sementara di bagian bibir, ada yang memiliki bibir tipis maupun tebal. Namun pada bayi down syndrome, fitur wajah mereka relatif datar. Di mana antara mata, hidung, sampai mulut tidak ada perbedaan yang cukup signifikan dari sisi volume dan ketebalan. Tidak jarang, banyak orang salah mengira bahwa bayi down syndrome hanyalah bayi yang memiliki hidung sangat pesek atau bibir sangat tipis. 

Kepala dan Telinga Kecil 

Inilah pentingnya selalu mengukur llingkar kepala bayi pada masa tumbuh kembangnya, setidaknya sampak usia 2 tahun. Pasalnya, salah satu gejala down syndrome adalah memiliki ukuran lingkar kepala yang kecil. Ukuran yang mini juga bisa didapati di bagian telinga. Di mana telinga bayi down syndrome juga sangat tipis dan hampir tidak memiliki daun. 

Leher Pendek 

Gejala lain dari down syndrome yang mudah ditangkap mata adalah leher yang pendek. Biasanya, leher pendek pada bayi erat dikaitkan dengan berat badan yang berlebih sehingga menyebabkan batang leher sulit terlihat. Namun pada bayi down syndrome, bayi dengan berat badan kurus pun bisa memiliki leher yang pendek. Leher pendek pada bayi down syndrome pun sangat khas karena batangnya menjadi sangat tipis hingga bagian kepala hampir menempel ke bahu. 

Jarang Menangis 

Bayi dengan down syndrome pada awalnya cenderung terlihat sangat tenang dan menenangkan. Bagaimana tidak, bayi jarang menangis sehingga Anda pun tidak perlu repot-repot untuk sering menimang dan menenangkannya. Namun hati-hatilah, kondisi bayi jarang menangis inilah yang sebenarnya menjadi tanda bahwa ada masalah pada kesehatan si kecil. 

Mata Miring 

Gejala lain dari bayi down syndrome bisa dilihat dari bagian matanya. Di mana anak-anak dengan sindrom ini kerap memiliki mata yang miring sebelah. Salah satu mata penderita down syndrome biasanya akan miring ke atas sehingga membuat area mata menjadi tidak simetris. Bagian yang miring adalah keseluruhan mata, bukan hanya pada bagian bola matanya. Jadi, ini berbeda dengan juling. 

Bintik Kecil di Mata 

 Masih di bagian mata, gejala down syndrome pada bayi juga bisa dilihat dari bagian bola matanya. Bola mata bayi down syndrome umumnya memiliki bintik kecil berwarna putih. Dalam dunia medis, bintik ini dikenal sebagai brushfield. Bintik kecil ini bisa hanya menjangkau salah satu bola mata atau bahkan di kedua mata sekaligus. 

Jari Tangan Pendek 

Jari tangan bayi dengan down syndrome umumnya sangat pendek-pendek. Normalnya, ukuran jari tangan adalah sepanjang telapak tangan. Namun pada bayi yang memiliki kasus down syndrome, panjang jari bahkan bisa hanya setengah dari panjang telapak tangan. 

Dislokasi Pinggul 

 Bayi-bayi dengan down syndrome kerap mengalami keterlambatan tumbuh kembang, entah untuk berbalik, duduk, maupun berjalan. Salah satu penyebabnya karena bayi dengan sindrom ini kerap mengalami dislokasi di bagian pinggul yang membuat bagian tubuhnya tidak simetris. 

Jadi, jika bayi jarang menangis dan ada tanda-tanda lain yang mengarah ke down syndrome, jangan ragu untuk memeriksakan si kecil ke dokter. Penanganan yang lebih cepat dan tepat akan membuat kualitas hidup bayi bisa lebih baik di waktu mendatang.

Benarkah Stres dan Depresi Bisa Membuat Anda Terlambat Haid? Ini Alasannya!

  • Mei 10, 2021

Dalam kondis normal, mentruasi akan datang setiap bulannya secara tertaur. Namun, berbeda jika terdapat kondisi tertentu yang membuat terlambat haid atau bahkan tidak datang sama sekali. Ada berbagai alasan mengapa menstruasi bisa terlambat. Kehamilan menjadi alasan utama mengapa haid tidak datang. 

Tetapi, faktor lain termasuk minum obat, masalah hormonal, dan menopause juga dapat menunda menstruasi Anda. Faktanya, stres adalah alasan umum untuk menstruasi yang tidak sesuai jadwal. Berikut penjelasannya!

Stres dapat membuat terlambat haid?

Ya, stres dapat menyebabkan peningkatan kortisol, yang dikenal sebagai hormon stres. Saat hormon ini meningkat, maka ia dapat mengubah pola hormonal nprmal yang memungkinkan terjadinya ovulasi dan menstruasi. 

Hormon memainkan peran penting dalam siklus menstruasi, sehingga tidak mengherankan jika peningkatan hormon kortisol berdampak. Jadi, hormon dilepaskan oleh hipotalamus dan kelenjar pituitari, yang pada gilirannya menyebabkan respon di ovarium. Ini adalah keseimbangan yang halus antara hormon estrogen dan progesterone yang menentukan aliran menstruasi Anda. 

Jadi, hal ini dapat menyebabkan menstruasi Anda terlewat, pendarahan yang terunda, pendarahan hebat, atau periode lebih awal tergantung pada saat stres terjadi selama siklus. 

Seberapa buruk tingkat stres yang dialami?

Ada banyak tingkat stres mulai dari rambut yang buruk hingga pandemi yang membuat terkurung di rumah saja selama berbulan-bulan. Bagaimanan stres memegaruhi siklus menstruasi Anda didasarkan pada keunikan otak dan tubuh Anda. 

Kontinum, stres yang lebih ringan mungkin berdampak lebih kecil dan stres yang berat mungkin berdampak lebih dramatis yang bertahan lebih maka. Semakin tinggi kadar kortisol Anda, semakin besar kemungkinan Anda mengalami menstruasi yang hilang atau tidak teratur. 

Benarkah depresi juga dapat memengaruhi menstruasi Anda?

Sama halnya seperti stres, depresi juga dapat memenuhi hormon. Depresi adalah salah satu faktor yang dapat menyebabkan amenore. Kedua kondisi tersebut sering dikaitkan. Orang dengan stres kronis dalam hidup mereka memiliki risiko lebih tinggi mengalami depresi. 

Selain itu, beberapa obat antidepresan, termasuk SSRI, dapat meningkatakan kadar hormon yang disebut prolaktin, dan hal tersebut dapat menunda menstuasi atau terlambat haid atau bahkan tidak datang sama sekali. 

Ditambah lagi orang yang mengalami depresei seringkali mengubah kebiasaan makannya dan mengalami kehilangan nafsu makan. Tidak cukup makan, dan memiliki berat badan rendah, merupakan penyebab potensial amenore. 

Penyebab terlambat haid selain stres dan depresi

Selain stres dan depresi, ada beberapa hal yang daoat menunda haid, meliputi:

  • Berat badan turun atau naik. Perubahan berat badan dapat mengganggu waktu menstruasi Anda, karena ketidakseimbangan hormon. 
  • Intensitas latihan yang tinggi. Regimen olahraga berat juga dapat menyebabkan menstruasi terlewat. Ketika Anda membakar terlalu banyak kalori, tubuh Anda tidak memiliki cukup energi untuk menjalankan semua sistemnya. Hal ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang mengganggu siklus menstruasi. 
  • Mengidap PCOS. Polycystic ovary syndrome (PCOS)adalah sekumpulan gejala yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon reproduski. Orang dengan PCOS tidak berevolusi secara teratur. 
  • Menggunakan kontrasepsi hormonal. Mengonsumsi pil KB memiliki efek yang berbeda pada tiap orang. Ada yang membuat menstruasi secara teratur, tapi terkadang sebaliknya. Begitu pun ketika Anda berhenti minum pil, dan diperlukan waktu beberapa bulan agar siklus Anda kembali normal. 
  • Berada di perimenopause. Perimenopause adalah waktu menjelang transisi menopause Anda. Biasanya dimulai pada usis pertengahan hingga akhir 40-an. Perimenopause berlangsung selama beberapa tahun sebelum menstruasi Anda berhenti sepenuhnya. 
  • Mengalami menopause diri. Menopause dini yang juga dikenal sebagai kegagalan ovarium premature, terjadi ketika ovarium berhenti bekerja sebelum Anda berusia 40 tahun. Ketika ovarium Anda tidak berfungsi sebagai mestinya, mereka tidak menghasilkan cukup estrogen. Saat kadar estrogen turun ke posisi terendah sepanjang masa, Anda akan mulai mengalami gejala menopause. Menstruasi yang terlambat atau terlewat mungkin merupakan tanda awal. 
  • Memiliki tiroid. Tiroid Anda adalah kelenjar berbentuk kupu-kupu di leher Anda yang menghasilkan hormon yang membantu mengatur banyak aktivitas di tubuh Anda, termasuk siklus menstruasi Anda. 
  • Memiliki kondisi kronis. Masalah kesehatan kronis tertentu, seperti penyakit celiac dan diabetes, terkadang dikaitkan dengan ketidakteraturan menstruasi. 

Jadi, benar bahwa stres dan depresi dapat membuat Anda terlambat haid. Jadi, jika menstruasi Anda tidak teratur atau tidak terjadi sama sekali selama lebih dari tiga bulan, Anda harus berbicara dengan dokter kandungan Anda.

Ketahui Cara Mengatasi Bayi Sering Kentut

Ketahui Cara Mengatasi Bayi Sering Kentut

  • Mei 7, 2021

Setiap orang tentu wajar untuk buang gas atau kentut, apalagi bayi. Meski begitu, banyak orangtua yang khawatir ketika bayi sering kentut. Mungkin kekhawatiran bayi sering kentut karena beberapa masalah medis.  

Namun, mengeluarkan gas adalah hal yang baik karena gas yang bersarang di dalam tubuh dapat menyebabkan bayi sakit perut  atau menderita  sakit perut. Beberapa alasan bayi sering kentut adalah sebagai berikut.

Penyebab Bayi Sering Kentut

Aerophagia

Menelan udara atau aerophagia adalah penyebab umum terdapatnya gas dalam sistem pencernaan. Udara yang ditelan bayi saat makan, minum, tertawa, dan menangis menyebabkan penumpukan gas di perut.

Makanan Tidak Tercerna

Makanan yang tidak tercerna juga bisa menyebabkan gas menumpuk. 

Sindrom Hiperlaktasi

Seorang ibu dapat menghasilkan banyak ASI jika persediaan ASInya melimpah. Karena kandungan air dan laktosa yang tinggi pada susu, hal ini dapat menyebabkan kram perut pada bayi. Apalagi bayi menghirup banyak udara saat meminum ASI yang mengalir cepat sehingga membuat bayi kembung.

Stimulasi Berlebihan

Bayi yang sensitif bisa menjadi stres karena suara keras, lampu, sentuhan, adanya orang asing atau pengunjung. Hal itu menyebabkan rangsangan berlebihan yang memicu bayi sering kentut dan juga rewel. Mereka juga bisa mengalami kesulitan tidur pada siang atau malam hari. 

Pengenalan Makanan Padat

Bayi membutuhkan waktu untuk beralih dari ASI ke  makanan padat. Jadi, saat bayi diperkenalkan dengan makanan padat, maka akan terjadi penumpukan gas yang menyebabkan mereka kentut. 

Cara Mengatasi Bayi Sering Kentut

Kentut dan buang gas merupakan hal yang sangat normal pada bayi, dan akan segera membaik seiring berjalannya waktu. Kentut secara teratur juga normal dan merupakan pertanda kesehatan yang baik untuk bayi dan orang dewasa. Tetapi jika bayi sering kentut lebih dari biasanya, ada beberapa cara untuk membantu menenangkan perut kecilnya.

Buat Bayi Anda Bersendawa

Bantulah bayi Anda untuk bersendawa segera setiap selesai menyusu. Bersendawa akan membantu menghilangkan sebagian udara ekstra yang tertelan ketika bayi meminum susu dari botol atau payudara. Jika udara tidak keluar ketika bersendawa, maka udara bisa terkumpul di perut dan keluar dari saluran yang lain yaitu kentut. 

Jangan khawatir jika bayi Anda sedikit muntah bersamaan dengan sendawa. Anda juga harus menghindari membaringkan bayi tepat setelah menyusu atau tanpa membuatnya bersendawa.

Periksa botol bayi Anda

Periksa botol dan dot bayi Anda. Gunakan botol kecil untuk si kecil karena perut mungil mereka juga tidak bisa menampung makanan terlalu banyak. Biarkan atau diamkan susu formula atau ASI agar mengendap setelah dikocok.

Gunakan ukuran dot yang sesuai agar aliran susu formula lambat tapi stabil. Lubang puting pada dot yang terlalu kecil dapat membuat bayi frustrasi dan memaksanya untuk menghisap lebih keras, dan membuat bayi menghirup lebih banyak udara saat melakukannya. Sedangkan lubang puting dot yang terlalu besar dapat menyebabkan bayi Anda menelan lebih banyak udara, menyusu terlalu cepat, dan menyusu berlebihan.

Olahraga bayi

Membuat bayi Anda bergerak dapat membantu meredakan sebagian gas dan kentut ekstra. Gerakan membantu saluran pencernaan membuang gas yang terperangkap lebih cepat, sehingga kentut menjadi lebih jarang.

Pijat bayi

Bayi menyukai pijatan seperti halnya orang dewasa. Memijat perut, kaki, punggung, dan seluruh tubuh bayi dapat membantu menenangkan dan membuatnya rileks. Pijat juga dapat membantu bayi meredakan stres dan kecemasan bagi bayi dan ibu.

Tekan perut mereka dengan lembut dengan gerakan memutar untuk membantu mengeluarkan ekstra gas. Bayi Anda mungkin sangat menyukainya sehingga mereka akan mengeluarkan kentut lagi.

Ubah diet 

Meski hal ini jarang terjadi, tetapi bayi dapat mengalami intoleransi atau alergi terhadap susu. Hanya sekitar 7 persen bayi di bawah usia satu tahun yang benar-benar alergi susu sapi.

Jika proses menyusui tampaknya membuat perut mereka sakit, Anda mungkin perlu mengganti susu formula bayi Anda jika susu tersebut memiliki bahan-bahan berbahan dasar susu sapi seperti:

  • laktosa
  • kasein
  • air dadih.

Bahan lain dalam susu formula bayi Anda mungkin juga lebih sulit dicerna, sehingga menyebabkan lebih banyak kentut. Hal ini termasuk:

  • gula
  • protein gandum
  • protein biji-bijian
  • perasa
  • pewarna.

Oleh karena itu, cobalah untuk berkonsultasi pada dokter anak bayi Anda tentang susu formula terbaik untuk bayi Anda. Beberapa dokter mungkin menyarankan untuk beralih ke susu formula yang berbeda untuk mengetahui apakah ini hal membantu mengurangi gas.

Jika Anda hanya menyusui bayi Anda, diet Anda dapat membuat perbedaan dalam cara bayi mencerna ASI.

Jika bayi Anda kembung berbeda dari biasanya setelah Anda makan sesuatu, cobalah menghindari makanan tersebut selama beberapa hari atau minggu untuk melihat apakah mereka menjadi lebih baik.

Makanan yang ibu makan mungkin menyebabkan gas ekstra dan kentut pada beberapa bayi yang diberi ASI meliputi:

  • susu sapi
  • produk susu
  • keripik rasa
  • makanan ringan olahan
  • makanan pedas
  • minuman manis
  • makanan beraroma
  • kacang polong
  • kacang-kacangan
  • kubis
  • bawang
  • bawang putih
  • paprika

Gas dan kentut adalah hal yang normal dan merupakan ciri bayi yang sehat. Namun, jika bayi sering kentut disertai menangis lebih dari biasanya atau tidak buang air besar dalam beberapa hari, Anda harus segera berkonsultasi kepada dokter agar anak Anda mendapatkan penanganan yang tepat.

Prenagen Emesis, Apakah Bisa Dikonsumsi Ibu Hamil?

  • Mei 6, 2021

Menjaga kondisi kehamilan merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan. Jika Anda hamil, Anda bisa melakukan berbagai cara, salah satunya termasuk mengkonsumsi susu untuk ibu hamil. Salah satu merek yang bisa Anda beli adalah Prenagen Emesis.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Susu

Jika Anda ingin membeli susu untuk membantu menjaga kondisi kehamilan, Anda perlu perhatikan hal-hal di bawah:

  • Harga

Salah satu hal yang sebaiknya Anda perhatikan adalah harga susu. Jika harga yang ditawarkan terjangkau, Anda bisa membeli susu tersebut dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan. Jika harganya kurang terjangkau, Anda sebaiknya pertimbangkan lagi apakah Anda ingin mengkonsumsi susu tersebut atau tidak, atau Anda bisa mencari pilihan lain.

Jika susu tersebut tersedia dengan harga promo (potongan harga), Anda sebaiknya cari tahu apakah promonya masih berlaku atau tidak.

  • Kualitas

Hal lain yang sebaiknya Anda perhatikan adalah kualitasnya. Jika kualitas susu tersebut baik, sebagian orang mungkin akan membeli susu yang sama di lain waktu. Jika Anda merasa bingung untuk memilih merek susu yang mana, Anda sebaiknya cari susu yang dapat memberikan lebih banyak manfaat bagi tubuh.

  • Pembelian

Jika Anda ingin membeli susu (baik di toko maupun secara online), Anda sebaiknya beli produk tersebut di toko-toko resmi atau ternama. Toko-toko tersebut memiliki izin operasi resmi dan dapat menjamin keaslian produk.

  • Izin edar

Hal lain yang penting untuk diperhatikan adalah izin edar produk kesehatan. Jika produk kesehatan, termasuk susu, ingin dijual di Indonesia, produk-produk tersebut perlu diuji terlebih dahulu oleh pihak terkait seperti BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Tujuannya untuk mengetahui apakah produknya aman untuk dikonsumsi atau tidak.

  • Diskusi dan rekomendasi

Hal lain yang dapat membantu keputusan Anda dalam membeli susu bisa melalui diskusi dan rekomendasi. Jika Anda sudah bertanya kepada orang-orang yang Anda kenal (yang pernah membeli produk tersebut) dan mayoritas memberikan tanggapan positif tentang produknya, Anda bisa membelinya.

  • Ketentuan

Anda juga perlu memperhatikan ketentuan produk kesehatan, khususnya susu. Tidak semua produk kesehatan memiliki aturan pakai yang sama. Sebelum Anda mengkonsumsi untuk menjaga kehamilan, Anda sebaiknya baca aturan pakai yang tertera pada kemasannya.

Jika Anda tidak mengikuti aturan pakainya, Anda bisa mengalami efek samping. Untuk menghindari kemungkinan efek samping pada tubuh, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Berkonsultasi Dengan Dokter Melalui SehatQ

Jika Anda ingin bertanya tentang Prenagen Emesis atau hal lain yang berkaitan dengan kehamilan, Anda bisa berkonsultasi secara online. Salah satu aplikasi yang menawarkan konsultasi dengan dokter adalah SehatQ.

Salah satu orang telah bertanya tentang topik tersebut, kemudian salah satu dokter telah memberikan tanggapan bahwa susu untuk ibu hamil tidak wajib untuk dikonsumsi, namun bisa dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral.

Cara-Cara Lain Untuk Menjaga Kesehatan Selama Masa Kehamilan

Selain minum susu, berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan ibu hamil untuk menjaga kesehatan:

  • Mengkonsumsi makanan sehat.
  • Berolahraga secara rutin.
  • Hindari kebiasaan buruk seperti mengkonsumsi alkohol.
  • Periksa kondisi tubuh secara rutin.

Kesimpulan

Jika Anda hamil dan ingin menjaga kesehatan, Anda bisa mengkonsumsi Prenagen Emesis. Sebelum Anda membeli susu tersebut, Anda sebaiknya perhatikan hal-hal yang disebutkan di atas supaya Anda bisa belanja dengan aman. Anda juga sebaiknya melakukan cara-cara lain seperti berolahraga secara rutin untuk menjaga kondisi kehamilan. Jika Anda ingin tahu lebih lanjut tentang Prenagen Emesis atau kehamilan, Anda bisa berkonsultasi dengan salah satu dokter melalui SehatQ.

Kulit Keriput, Apa Saja Penyebabnya?

  • Mei 5, 2021

Tidak ada yang menyukai kulit keriput. Tanda-tanda penuaan ini bisa dengan mudah melunturkan kepercayaan diri dan mengurangi kerupawanan Anda. Namun tidak bisa dimungkiri, kulit keriput adalah masalah tiap orang yang dapat menimpa siapa saja. 

Sebenarnya banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk meminimalkan dan mencegah kulit keriput. Akan tetapi, cara-cara tersebut pada akhirnya tidak bisa 100 persen memastikan Anda lepas dari ancaman kulit keriput yang merupakan masalah penuaan yang wajar. 

Anda mungkin penasaran, sebenarnya apa saja penyebab dari masalah kulit yang satu ini. Berikut ini adalah beberapa penyebab umum yang kerap kali membuat seseorang mengalami kulit keriput yang menyebalkan. 

  1. Pertambahan Usia 

Kulit keriput sering diidentikkan dengan penuaan. Tidak salah memang karena semakin bertambah usia, kemungkinan seseorang mengalami keriput akan semakin besar. Ini karena ketika usia bertambah, produksi minyak alami dapat berkurang sehingga kulit menjadi rentan kering. Kulit kering inilah yang menjadi awal mula munculnya berbagai permasalahan kulit, tidak terkecuali kulit keriput. 

  1. Paparan Sinar Matahari 

Sering dengar nasihat supaya memakai topi dan tabir surya setiap kali beraktivitas di luar ruangan? Nasihat ini tidaklah mengada-ngada. Nyatanya, pemakaian topi maupun tabir surya bertujuan melindungi kulit Anda dari paparan sinar ultraviolet yang terpancar dari matahari. Sinar ultraviolet tersebut menjadi biang keladi yang membuat kulit keriput lebih mudah terjadi. Jangan kaget jika mengalami kulit keriput pada usia di awal 30 tahun jika Anda terbiasa melakukan kegiatan di luar ruangan, tanpa menyiapkan perlindungan bagi kulit. 

  1. Kebiasaan Merokok 

Kebiasaan merokok akan membuat produksi kolagen menurun dan dapat memecah kulit. Inilah yang membuat Anda menjadi lebih rentan mengalami kulit keriput apabila memiliki kebiasaan merokok. Jadi, masih yakin untuk terus merokok dengan kesehatan kulit sebagai taruhannya? Kalau tidak ingin kerutan bertebaran di kulit Anda, sebaiknya mulai kurangi dan berhenti merokok sekarang juga. 

  1. Ekspresi Wajah Berulang 

Umumnya orang-orang yang memiliki masalah penglihatan akan lebih mudah mengalami kulit keriput. Ini karena ketika seseorang tidak jelas melihat, ia cenderung menyipitkan matanya. Ekspresi wajah yang berulang inilah yang pada akhirnya membuat kerutan lebih mudah terjadi. Orang-orang yang yang terlalu banyak tersenyum sekalipun akan lebih mudah mengalami kulit keriput di bagian sekitar mulut dan pipi. 

  1. Makanan Berlemak 

Lemak sebenarnya bagus untuk membentuk elastisitas kulit. Namun, tidak sembarangan lemak! Jika Anda terbiasa mengonsumsi makanan berlemak tinggi, Anda justru akan lebih mudah mengalami kulit keriput. Kondisi tersebut terjadi karena lemak yang terlalu banyak akan membuat Anda mudah berjerawat dan menyisakan bagian kulit yang menumpuk sebagai bekasnya. Inilah yang pada akhirnya menimbulkan kerutan. 

  1. Kurang Gerak 

Ketika Anda kurang bergerak aktif, risiko yang dihadapi bukan hanya untuk kesehatan kinerja organ tubuh Anda. Kurang gerak nyatanya juga menjadi penyebab kulit keriput. Masalahnya ketika tubuh Anda kurang bergerak, oksigen yang mengalir ke kulit akan berkurang. Kulit pun akan menjadi lebih kering dan sulit membentuk regenerasi yang menyehatkan. 

  1. Tidur Tengkurap 

Punya kebiasaan tidur terngkurap? Tidak perlu heran jika akhirnya Anda lebih cepat mengalami kulit keriput. Ini karena ketika posisi badan tengkurap, bagian kulit akan mengalami penekanan berlebih sehingga kulit keriput lebih mudah tercipta. 

Kulit keriput memang tidak bisa dihindari karena pada akhirnya semua orang akan mengalaminya. Namun jangan sampai juga, masalah kulit yang satu ini datang terlalu cepat karena Anda memiliki kebiasaan-kebiasaan yang tidak menyehatkan untuk kulit.

Bayi 5 Bulan Sudah Boleh Makan Apa?

Bayi 5 Bulan Sudah Boleh Makan Apa?

  • Mei 5, 2021

Bayi 5 bulan sudah boleh makan apa? Idealnya bayi 5 bulan masih harus diberi ASI atau susu formula secara intensif. Namun, ada beberapa kondisi bayi 5 bulan sudah boleh mengonsumsi makanan padat.

ASI seharusnya masih menjadi makanan utama bayi sampai usia 6 bulan. Namun, bagi mereka yang tidak bisa menyusui, susu formula juga sama baiknya bagi si kecil.

Sebagian besar bayi 5 bulan seharusnya belum mengonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI). Idealnya, MPASI baru diberikan di usia 6 bulan.

Bahkan ketika bayi 5 bulan menunjukkan tanda-tanda siap mengonsumsi MPASI, seharusnya Anda membatasinya dalam porsi kecil. Selalu konsultasikan dengan dokter untuk melihat kesiapan si bayi.

Di sisi lain, orang tua pun tidak boleh membatasi asupan makanan bayi. Anda harus mencoba membuat jadwal makan, tapi harus fleksibel melihat kondisi si bayi.

Lalu, bayi 5 bulan sudah boleh makan apa?

ASI atau susu formula

ASI atau susu formula masih menjadi makanan terpenting bagi bayi 5 bulan. Bayi seharusnya diberi ASI minimal 5 sesi sehari atau 26-39 ons susu formula dengan kandungan zat besi.

Tentu ada beberapa kasus bayi menyusu lebih banyak, yakni ketika percepatan pertumbuhan atau ketika mereka merasa tidak enak badan.

Anda bisa menggunakan kombinasi ASI dengan susu formula. Dengan demikian bisa jadi Anda tidak terlalu sering menyusui ketika bayi mencapai usia 5 bulan.

Kembangkan rutinitas menyusui bayi sebelum hari terlalu malam, dengan demikian si bayi mungkin bisa tidur lebih panjang di malam harinya.

Minuman lainnya

Jangan sembarangan memberi minuman lain untuk bayi 5 bulan seperti jus, susu sapi, atau air.

Bayi 5 bulan bisa mendapatkan air dari susu formula atau ASI. WHO menegaskan bahwa memberikan air kepada bayi 5 bulan bisa meningkatkan risiko diare dan bisa membuat mereka mengurangi konsumsi ASI atau susu formula.

Makanan padat

Sebagian besar bayi belum membutuhkan makanan padat atau MPASI sebelum mencapai usia 6 bulan. Namun, ada tanda-tanda bayi bisa mendapatkan MPASI lebih awal seperti:

  • Si bayi mampu mengontrol pergerakan kepalanya dengan lebih baik
  • Si bayi bisa duduk sendiri tanpa disokong
  • Si bayi membuka mulut atau mendekati Anda ketika ditawari makan, ini menunjukkan minat makannya

Perlu diingat, konsultasikan dengan dokter anak jika ingin memberi makanan padat untuk bayi 5 bulan.

Makanan untuk bayi 5 bulan

Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter anak untuk menentukan makanan bayi 5 bulan yang aman. Sebagian dokter mungkin akan menyarankan menu sederhana yang mudah dicerna.

Ada beberapa menu makanan bayi 5 bulan yang bisa Anda coba seperti:

  • Puree sayuran (ubi atau squash)
  • Puree buah (apel atau pisang)
  • Puree daging (ayam atau sapi)
  • Sereal yang telah difortifikasi dengan zat besi atau dicampurkan dengan ASI, susu formula atau air
  • Yogurt tawar (dalam jumlah yang sangat sedikit).

Pastikan Anda tidak menghentikan suplai ASI atau susu formula untuk si bayi. Sebaliknya, jika bayi Anda menunjukkan tanda-tanda penolakan MPASI, hentikan dengan segera.

Jadwal makan bayi 5 bulan

Menurut Sleep Foundation, sebagian besar bayi 5 bulan bisa tidur siang dua sampai empat kali sehari. Panjang waktu tidur siang juga berbeda-beda.

Sebagai contoh, bayi mungkin tidur singkat saat hari masih pagi benar, lalu terbangun dan baru tidur cukup panjang menjelang siang harinya.

Anda harus menyesuaikan diri dengan pola makan dan tidur bayi Anda. Ada bayi yang biasa makan sebelum tidur, ada pula yang makan, main, lalu tidur.

Karena itu, ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk membangun jadwal makan dan tidur si bayi seperti:

  • Bersiaplah memberi makan bayi Anda setiap kali bayi terbangun. Umumnya bayi akan merasa lapar setelah tidur siang yang cukup panjang.
  • Rancang jadwal yang terbaik untuk Anda dan pengasuh lainnya. Bisa main-makan-tidur atau makan-main-tidur.
  • Biasanya pola tidur bayi akan berubah ketika mereka sakit, stres, atau dalam periode pertumbuhan.
  • Jangan pernah menolak ketika bayi meminta ASI, menyusu mungkin membantu mereka tertidur.

Catatan

Setiap bayi dan setiap keluarga berbeda. Biasanya bayi akan membentuk ritme yang dapat disesuaikan dengan rutinitas orang tua atau pengasuh.

Anda bisa mengikuti jadwal makan dan jadwal tidur dengan ketat, bisa juga memilih fleksibel. Kedua pendekatan ini tidak sepenuhnya benar, juga tidak sepenuhnya salah.

Asalkan bayi mendapatkan makanan cukup setiap 2-4 jam, Anda boleh saja bereksperimen dengan jadwal makan dan tidur bayi 5 bulan Anda.

Manfaat Kesehatan dari Mengonsumsi Herbal Tea Secara Rutin

  • April 30, 2021

Meminum teh atau kopi mungkin sudah menjadi kebiasaan sebagian orang di dunia, termasuk di Indonesia. Bagi Anda yang gemar meminum teh, mungkin Anda bisa mulai mencoba beralih ke herbal tea yang lebih bermanfaat bagi kesehatan. 

Sebagian besar teh herbal dibuat dari bahan-bahan alami atau natural. Hal ini membuat teh herbal menjadi lebih kaya akan beragam manfaat. 

Apa saja manfaat mengonsumsi herbal tea

Manfaat dari setiap jenis teh herbal mungkin berbeda-beda, tergantung pada bahan alami yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan teh. Namun, secara garis besar, berikut ini manfaat umum yang bisa Anda dapatkan: 

  • Mencegah penyakit kronis

Ada beberapa penyakit kronis yang umum menyerang orang-orang seiring bertambahnya usia. Contohnya seperti kolesterol, tekanan darah tinggi, maupun diabetes.

Seluruh penyakit kronis ini bisa dihindari dengan rutin mengonsumsi teh herbal. Hal ini bisa terjadi karena teh herbal dipercaya mengandung antioksidan yang tinggi. Antioksidan itu efektif untuk menangkal radikal bebas, mencegah tubuh Anda terserang penyakit. 

Secara khusus, bila Anda ingin mendapatkan manfaat ini dari teh herbal, Anda bisa mencoba meminum teh herbal dari dari tanaman hibiscus atau kembang sepatu, serta teh rooibos

  • Melancarkan sistem pencernaan

Pola makan yang buruk rentan membuat Anda mengalami gangguan pada sistem pencernaan. Bila hal ini terjadi, salah satu cara mengatasinya adalah meminum herbal tea

Teh herbal mampu menyerap gas yang terkumpul di sistem pencernaan Anda, serta meningkatkan aliran darah ke seluruh saluran pencernaan. Ini juga akan berdampak pada berkurangnya radikal bebas yang berbahaya di sistem pencernaan Anda. 

Anda bisa merasakan manfaat ini bila secara khusus meminum teh herbal dari kandungan jahe serta tanaman chamomile. Melalui kedua jenis teh herbal ini, saluran pencernaan Anda akan bekerja dengan lebih baik dalam menyerap nutrisi yang sehat.

  • Merangsang fungsi otak

Teh herbal jenis apa pun mampu bekerja dengan baik untuk meningkatkan aliran darah ke otak. Otak akan mendapatkan nutrisi dan oksigen dengan lebih maksimal, sehingga kemampuan fungsi otak Anda pun akan meningkat.

Namun, Anda tidak bisa merasakan manfaat ini hanya dengan sekali saja meminum teh herbal. Sebaiknya, konsumsilah teh herbal secara rutin dan teratur untuk bisa merasakan peningkatan pada fungsi otak Anda. 

Teh herbal dari jahe juga bisa menjadi salah satu jenis teh herbal yang memberikan manfaat ini. Selain itu, manfaat ini juga bisa didapatkan dari teh lemon balm.

  • Mengendalikan stres

Tahukah Anda bahwa beberapa jenis herbal tea mampu mengendalikan serta mencegah stres? Salah satu contohnya adalah teh hijau.

Di dalam teh hijau, terdapat kandungan asam amino yang disebut theanine. Kandungan ini sering digunakan sebagai bahan dasar suplemen untuk mengatasi depresi, gangguan kecemasan, serta meredakan stres.

Mengonsumsi teh hijau secara rutin bisa membantu Anda untuk mengelola stres dengan lebih baik. Bukan hanya teh hijau, teh herbal dari chamomile juga bisa berperan dalam memberikan efek ini. 

Masih ada banyak lagi manfaat dari mengonsumsi teh herbal secara rutin dan teratur. Semua manfaat itu bisa Anda rasakan jika Anda mulai membiasakan diri untuk mengonsumsi teh dari bahan alami. Terkadang, herbal tea bisa memiliki rasa yang kurang mengenakkan. Namun, hindari menambahkan pemanis tambahan atau bahan-bahan lainnya dalam teh herbal untuk mempertahankan nutrisi yang diberikan.