perbedaan primer dan pelembab

Primer atau Pelembab Dulu? Perbedaan Primer dan Pelembab

  • Februari 12, 2021

Tidak peduli apakah Anda seorang “beauty guru” atau pemula yang baru saja tertarik dalam dunia makeup dan kecantikan, ada kemungkinan Anda sudah tahu seberapa penting dalam menggunakan primer dan pelembab secara konsisten. Apabila Anda ingin memiliki wajah dengan tampilan sempurna, penggunaan kedua produk tersebut perlu dilakukan. Akan tetapi, mungkin Anda tidak tahu mana yang perlu digunakan terlebih dahulu, apakah primer atau pelembab, serta apa yang menjadi perbedaan antara primer dan pelembab. Meskipun ada keleluasaan saat Anda menggunakan produk makeup tertentu dalam rutinitas harian, hal ini berbeda dengan primer dan pelembab, karena Anda ingin menggunakan keduanya dengan cara yang tepat. Artikel ini akan membahas hal ini dengan lebih mendalam.

Apakah primer sama dengan pelembab?

Percaya atau tidak, banyak orang menganggap bahwa primer dan pelembab adalah satu produk yang sama atau masing-masing dapat mengganti fungsi penggunaan satu sama lain. Akan tetapi, faktanya, perbedaan primer dan pelembab cukup besar, dan masing-masing memiliki fungsi dan tujuan penggunaan yang tidak bisa tergantikan. Sederhananya, primer adalah sebuah produk makeup yang didesain untuk memberikan makeup Anda dasar yang rata agar aplikasi makeup lebih halus dan membuat tampilan lebih tahan lama. Cara terbaik dalam membayangkan primer adalah produk ini bertindak sebagai pembatas antara kulit dan produk makeup yang Anda pakai. Tergantung formula yang terkandung di dalam primer, produk ini dapat memberikan efek “matte” atau meningkatkan kelembaban pada kulit untuk membantu tampilan makeup terlihat lebih cemerlang.

Disisi lain, pelembab adalah sebuah produk perawatan kulit yang diformulasikan secara khusus untuk melembabkan kulit. Seperti halnya primer, pelembab hadir dengan banyak formula yang didesain secara khusus untuk jenis kulit yang berbeda. Tidak peduli apakah minyak berlebih, kulit kering, atau tampilan kulit tampak kusam yang menjadi masalah kulit wajah Anda, produk pelembab akan menyediakan nutrisi dalam jumlah yang tepat dan dapat mengatasi masalah kulit lain sekaligus.

Apa yang perlu dioleskan terlebih dahulu?

Setelah Anda mengetahui perbedaan primer dan pelembab, yang menjadi pertanyaan penting berikutnya adalah, apakah Anda harus mengoleskan primer atau pelembab terlebih dahulu? Faktanya, Anda harus selalu mengoleskan pelembab terlebih dahulu sebelum menggunakan primer. Seperti yang disebutkan sebelumnya, tujuan dari pelembab adalah untuk mengunci kulit Anda dengan kelembaban jangka panjang agar kulit wajah menjadi tidak kering. Apabila Anda menggunakan primer terlebih dahulu, akan ada kemungkinan kulit menjadi kering setelah beberapa saat. Karena primer tidak diformulasikan dengan khusus menyediakan kelembapan bagi kulit, hal ini akan mempengaruhi tampilan makeup Anda apabila tidak digunakan dengan cara yang tepat.

Perbedaan primer dan pelembab ada pada fungsi atau tujuan penggunaan serta kapan produk tersebut harus digunakan. Namun, kini ada pula jenis primer yang dapat memberikan kelembaban. Seperti yang disebutkan sebelumnya, primer hadir dengan berbagai formula yang menawarkan banyak manfaat. Salah satu pilihan paling populer adalah primer pelembab, yang menyediakan penawaran berbeda daripada primer tradisional yang dengan memberikan hidrasi sembari mempersiapkan kulit Anda sebelum penggunaan makeup. Primer jenis ini digunakan untuk kulit yang sangat kering yang sering memiliki masalah dengan penggunaan makeup (bercak tidak rata). Primer pelembab hadir dalam bentuk krim, cairan, atau formula minyak tergantung dengan kebutuhan dan kulit Anda. Namun, penting untuk diingat bahwa primer pelembab tidak untuk menggantikan fungsi dari pelembab. Primer pelembab hanya akan memberikan kelembaban ekstra.

Gangguan Depresi Mayor, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Februari 11, 2021
Gangguan depresi mayor

Gangguan depresi mayor merupakan perasaan sedih yang berlarut-larut dan sulit diatasi.

Gangguan depresi mayor sering disebut sebagai depresi klinis yang berpengaruh pada perasaan, perilaku, serta pola pikir yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental.

Ketika merasa sedih, biasanya hal tersebut bisa diatasi dengan melakukan hobi atau kegiatan favorit.

Sayangnya, pasien dengan gangguan depresi mayor tidak lagi dapat mengatasi rasa sedihnya dengan berbagai hal tersebut dan cenderung merasakan rasa sedih tersebut terlalu dalam dan lama. 

Penyebab gangguan depresi mayor

Secara pasti, penyebab seseorang mengalami gangguan depresi mayor belum dapat diketahui. Akan tetapi, telah disimpulkan bahwa pasien gangguan depresi mayor umumnya memiliki kombinasi antara gen tertentu dan zat kimia di otak. Beberapa penyebab lain yang diperkirakan dapat memicu gangguan depresi mayor seperti: 

  • Mengalami masalah besar dan sulit mendapat jalan keluar misalnya terlilit hutang.
  • Dikucilkan oleh lingkungan sekitar. 
  • Mengidap penyakit fisik tertentu, misalnya hipertiroidisme atau kanker.
  • Menggunakan obat jenis tertentu, misalnya steroid.
  • Penyalahgunaan narkoba atau minuman keras. 
  • Mengalami kekerasan rumah tangga baik secara fisik maupun seksual.
  • Mengalami kekerasan saat masih anak-anak baik secara fisik maupun verbal.
  • Mengalami perceraian, perpisahan, atau orang terkasih meninggal dunia. 
  • Adanya perubahan besar dalam hidup, misalnya dirumahkan oleh kantor. 

Gejala gangguan depresi mayor

Gejala utama pasien dengan gangguan depresi mayor adalah mengalami rasa sedih selama setidaknya 2 minggu tanpa jeda. Selain itu, terdapat beberapa gejala tambahan yang biasanya muncul pada penderita gangguan depresi mayor seperti: 

  • Tidak ingin melakukan aktivitas apapun. 
  • Memiliki niat untuk bunuh diri berkali-kali. 
  • Tidak tertarik menjalin hubungan pertemanan atau percintaan.
  • Lelah terus menerus. 
  • Merasa tidak berguna serta kurang percaya diri. 
  • Memiliki rasa bersalah terhadap banyak hal. 
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Tidak dapat mengambil keputusan. 
  • Mengalami hipersomnia atau kebanyakan tidur setiap hari. 
  • Kenaikan atau penurunan berat badan secara signifikan. 

Cara mengatasi gangguan depresi mayor

Penderita gangguan depresi mayor perlu mendapat penanganan secara medis. Untuk mengatasi gangguan ini, dapat menggunakan obat tertentu. Selain itu, terapi jangka panjang juga dapat dicoba. Kombinasi keduanya biasanya akan memberikan efek yang lebih maksimal daripada treatment tunggal saja. 

  1. Pemberian obat-obatan 

Dokter dapat membantu memberi resep obat-obatan untuk membantu mengatasi gangguan depresi mayor. Obat yang diresepkan tersebut umumnya perlu dikonsumsi selama 2 sampai 4 minggu lamanya. Beberapa jenis obat yang sering direkomendasikan mencakup antidepresan, antipsikotik, dan penstabil suasana hati. 

  1. Terapi

Selain pemberian obat, pasien gangguan depresi mayor memerlukan tindakan terapi. Beberapa jenis terapi yang dapat dijalani yaitu psikoterapi seperti konseling dan terapi kognitif perilaku serta terapi stimulasi otak. Terapi konseling dapat dilakukan pada pasien dengan keluhan spesifik seperti baru mengalami kehilangan orang terkasih. Sedangkan terapi kognitif perilaku dilakukan untuk memahami cara berpikir penderita. Tidak hanya itu, terapi stimulasi otak juga dapat menjadi metode tambahan jika berbagai metode sebelumnya tidak berhasil. Nantinya pasien akan diberikan stimulasi magnetik transkranial repetitif (rTMS).

Selain menjalani perawatan secara teratur, agar dapat mengatasi gangguan depresi mayor maka dukungan keluarga sangat diperlukan. Olahraga atau aktivitas yang membuat pasien bergerak aktif secara fisik juga dapat membantu mempercepat penyembuhan.

Apabila Anda ingin berdiskusi lebih lanjut tentang gangguan depresi mayor, tanyakan langsung pada dokter atau psikolog secara gratis melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh aplikasi SehatQ sekarang juga di App Store atau Google Play.

Manfaat Telur Salmon, Benarkah Bisa Bikin Pintar?

  • Februari 11, 2021

Ada banyak manfaat telur salmon untuk kesehatan. Hal ini karena telur salmon mengandung omega-3 sebanyak 3,5 kali lipat dari salmon itu sendiri. 

Selain kandungan omega-3, telur salmon juga kaya akan nutrisi penting dan juga rendah kalori. Mengonsumsi telur salmon mampu mengurangi risiko terkena peradangan hingga penyakit jantung. 

Telur salmon dan kandungannya

Telur salmon merupakan salah satu makanan yang paling sehat yang sudah dikonsumsi sejak ribuan tahun yang lalu. 

Telur salmon biasanya memiliki ukuran yang bervariasi, mulai dari ukuran 5 mm hingga 1 cm. Telur salmon terbaik biasanya memiliki tekstur yang lebih keras. 

Kandungan dalam telur salmon yang bagus untuk tubuh diantaranya mengandung antioksidan, vitamin B12, C, E, dan D, serta mengandung folat, tiamin, dan selenium. Selain itu, telur salmon juga dikenal dengan kandungan asam lemak sehat seperti omega-3, omega-6, omega-7, dan omega-9.

Berikut informasi kandungan nutrisi pada telur salmon dalam satu sendok makan.

  • Kalori sebanyak 20
  • Protein sebanyak 3 gram
  • Lemak sebanyak 1 gram
  • Karbohidrat 0 gram
  • Serat sebanyak 0 gram
  • Gula sebanyak 0 gram
  • Mengandung kalium
  • Vitamin A
  • Vitamin B12
  • Vitamin C

Selain karena putrinya yang berlimpah, orang suka mengonsumsi telur salmon juga karena rasanya yang enak. 

Mengonsumsi telur salmon bisa bikin pintar?

Otak sendiri membutuhkan DHA (Docosahexanoic acid)(, yakni merupakan senyawa asam lemak omega-3  yang memiliki peran penting dalam perkembangan organ tubuh sejak di dalam kandungan. Kandungan DHA sendiri ada di dalam makanan alami seperti ASI, beberapa jenis ikan salah satunya yakni telur salmon yang mengandung asam lemak omega-3 yang baik. 

Berdasarkan penelitian, disebutkan bahwa DHA sangat diperlukan untuk pertumbuhan otak manusia sejak di dalam kandungan. Telur salmon sendiri mengandung DHA dalam bentuk fosfolipid yang menurut beberapa penelitian memiliki manfaat yang lebih bagus dibandingkan dengan bentuk DHA lainnya. 

Fungsi DHA yang ada di dalam telur salmon penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak dan fungsi saraf. Jika tubuh kekurangan DHA saat masih di dalam kandungan maka bisa menyebabkan gangguan mental seperti ADHD atau ketidakmampuan belajar. Kekurangan DHA juga bisa berisiko mengalami demensia. 

Selain itu, telur salmon juga memiliki kandungan vitamin D, kolin, tembaga, dan selenium yang cukup tinggi. Penelitian menunjukkan jika kandungan kolin bisa membantu kinerja kognitif serta mencegah kecemasan. Kolin sangat penting untuk otak yang sehat dan berfungsi dengan baik. Telur salmon juga memiliki 65,5 mcg selenium per 100 gr yang penting untuk kinerja motorik, koordinasi, memori, dan juga kognisi. 

Manfaat telur salmon untuk kesehatan

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya jika telur salmon memiliki nutrisi yang penting dan juga rendah kalori. Tak heran jika para ahli merekomendasikan telur salmon sebagai makanan sehat.

Beberapa penelitian menunjukkan beberapa manfaat telur salmon yang kaya akan omega-3. Berikut beberapa di antaranya:

Mengurangi risiko terkena penyakit

Telur salmon dikenal dengan kandungan omega-3 yang tinggi. Hal ini baik untuk mengurangi kemungkinan risiko terkena penyakit jantung. Beberapa penelitian yang dilakukan menunjukkan jika mengonsumsi telur salmon satu kali dalam seminggu bisa menurunkan risiko terkena penyakit jantung secara signifikan.

Janin berkembang dengan sehat

Asam lemak omega-3 yang ada di dalam telur salmon juga bisa membantu untuk perkembangan otak dan sistem saraf janin. Dokter biasanya menganjurkan wanita hamil untuk mengonsumsi makanan laut, di antaranya telur salmon sebanyak 8-12 ons per minggu. 

Mengurangi peradangan

Beberapa penelitian juga menunjukkan jika rutin mengonsumsi telur salmon yang kaya akan Omega-3 bisa mengurangi peradangan yang terjadi. Kandungan omega-3 nya bisa mengurangi nyeri. 

Sebagai antioksidan

Telur salmon kaya akan antioksidan serta mengandung vitamin A, C, dan E. Fungsi antioksidan sendiri melindungi sel dari stres oksidatif yang bisa terjadi karena radikal bebas seperti sinar UV, merokok, polusi udara, peradangan, hingga pola makan yang tidak sehat. 

Mengurangi risiko terkena penyakit jantung

Kandungan asam lemak omega-3 pada telur salmon disebut mampu menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Setidaknya konsumsi telur salmon satu kali dalam seminggu.

Waspada, Ini Efek Samping Jika Konsumsi Obat Antidepresan Sembarangan

  • Februari 8, 2021

Obat antidepresan digunakan untuk mengurangi efek depresi sedang hingga ringan pada tubuh dan mental. Pemberian obat antidepresan dapat meningkatkan kadar serotonin atau senyawa pembawa rasa bahagia di dalam otak.

Meski depresi berkurang, tetapi seperti halnya obat lainnya, antidepresan ini dapat menyebabkan beberapa efek samping. Tidak semua orang mengalami efek samping yang sama. Hal ini tergantung dari karakteristik masing-masing obat dan kondisi penggunanya.

Antidepresan terkadang dapat menyebabkan berbagai efek samping yang tidak menyenangkan, seperti: 

  • mual
  • nafsu makan meningkat dan berat badan bertambah
  • hilangnya hasrat seksual dan masalah seksual lainnya, seperti disfungsi ereksi dan penurunan orgasme
  • kelelahan dan kantuk
  • insomnia
  • mulut kering
  • penglihatan kabur
  • sembelit
  • pusing
  • agitasi
  • sifat lekas marah
  • kegelisahan

Untuk itu, obat antidepresan tidak boleh dikonsumsi tanpa pengawasan atau resep dokter. Sebab, jika dikonsumsi tidak sesuai dosisnya, beberapa jenis obat depresan bisa menyebabkan penurunan kesadaran.

Masalah seksual

Salah satu efek samping yang lebih umum meskipun tidak sering dibicarakan adalah penurunan minat pada seks atau penurunan kemampuan untuk orgasme. Berdasarkan penelitian dari Bradley N. Gaynes, MD, MPH, profesor psikiatri di University of North Carolina, menyebutkan jika sebanyak setengah dari pasien yang terkena SSRI melaporkan gejala yang berhubungan dengan seks.

Salah satu cara untuk mengatasi gejala tersebut adalah dengan menambahkan jenis antidepresan yang berbeda atau bahkan obat untuk disfungsi ereksi. Tetapi mungkin juga bahwa beralih ke antidepresan lain akan membuat gejala-gejala ini hilang. 

Masalah berat badan

Efek obat antidepresan selanjutnya yaitu penambahan berat badan. Apabila pasien justru mengalami kenaikan berat badan setelah menjalani pengobatan, itu berarti penanganannya belum berhasil. Kenaikan berat badan ini biasanya terjadi pada pasien depresi jenis atipikal

Adapun jenis obat yang menyebabkan kenaikan berat badan adalah:

  • Amitriptyline: jenis antidepresan trisiklik yang paling pertama ditemukan
  • Paroxetine: bekerja dengan menghambat penyerapan serotonin
  • Mirtazapine: antidepresan untuk jenis atypical depression

Namun, kenaikan berat badan yang disebut sebagai efek samping pengobatan depresi tetap masih dipertanyakan kebenarannya. Beberapa menyebutkan ini bisa juga terjadi karena pasien sudah merasa lebih baik sehingga membuat nafsu makan meningkat.

Meningkatkan risiko bunuh diri

Anak-anak, remaja, dan dewasa muda dengan depresi berat atau gangguan kejiwaan lainnya yang menggunakan antidepresan mungkin berisiko lebih tinggi terhadap pikiran dan perilaku bunuh diri, terutama selama bulan pertama pengobatan. Untuk itu, mereka harus diawasi dengan hati-hati.

Apalagi banyak jenis obat antidepresan yang diketahui bisa meningkatkan risiko munculnya suicidal thought atau keinginan bunuh diri. Peneliti dari Harvard, tahun 1990 lalu, melaporkan 6 pasien yang merasakan keinginan bunuh diri begitu intens sesaat setelah mengonsumsi obat antidepresan jenis Fluoxetine.

Memiliki pikiran untuk bunuh diri sewaktu menggunakan antidepresan adalah efek samping yang serius. Ini membutuhkan perhatian dokter sesegera mungkin.  

Ingat, kebanyakan orang dengan depresi menjadi lebih baik. Pasien mungkin perlu mencoba beberapa antidepresan berbeda untuk menemukan yang tepat. Dan mendapatkan terapi bicara pada saat yang sama adalah pengobatan yang paling efektif untuk depresi. 

Berkonsultasilah kepada dokter sebelum memutuskan mengkonsumsi obat antidepresan.

Kram Perut saat Hamil, Apakah Perlu Pergi ke Dokter?

  • Februari 4, 2021

Masa kehamilan merupakan waktu yang paling ditunggu-tunggu. Wajar apabila muncul kekhawatiran akan kesehatan ibu dan janin, termasuk kram perut saat hamil. Pasalnya, Anda tak perlu cemas berlebihan sebab kram perut merupakan hal yang normal terjadi saat kehamilan. Meskipun demikian, terdapat beberapa tanda dan gejala yang perlu diwaspadai berkaitan dengan bahaya yang mungkin terjadi. 

Kram perut saat hamil, normal atau tidak?

Kram perut wajar terjadi saat kehamilan, biasanya terjadi di awal kehamilan atau selama 12 minggu pertama. Hal tersebut disebabkan kondisi rahim yang membesar menyesuaikan pertumbuhan janin, ligamen meregang, serta terjadinya sembelit atau kembung. Rasanya mirip dengan nyeri haid ringan. Kram perut umumnya akan hilang saat ibu mengubah posisi, istirahat, BAB, atau buang angin. 

Kapan Anda perlu khawatir?

Penting bagi ibu untuk menggunakan naluri dalam merasakan rasa sakitnya. Terlebih jika sakit perut terus menerus berlangsung dan tidak kunjung sembuh. Berikut ini beberapa risiko perlu diketahui berkaitan dengan kram perut hebat saat hamil:

  1. Kehamilan etopik

Nyeri parah di sisi perut bagian bawah saat awal kehamilan mungkin jadi pertanda kehamilan etopik. Kondisi ini disebabkan telur yang telah dibuahi tidak menempel di rahim, namun di tuba falopi, rongga perut, atau leher rahim. Kemudian timbulan rasa nyeri di perut. Tanda dan gejala lainnya seperti:

  • Pendarahan
  • Nyeri di ujung bahu
  • Keputihan berwarna coklat
  • Pusing bahkan ingin pingsan
  • Ketidaknyamanan saat buang air besar atau kecil

Apabila kram perut tidak kunjung berhenti selama beberapa jam disertai atau tanpa disertai pendarahan, maka segera pergi ke dokter untuk mengantisipasi kemungkinan buruk yakni keguguran. 

  1. Solusio plasenta

Kondisi ini terjadi karena plasenta lepas dari dinding rahim terlalu dini. Akibatnya, bayi tidak mendapatkan cukup oksigen dan nutrisi. Tanda dan gejala yang terjadi antara lain: 

  • Pendarahan 
  • Rasa tidak nyaman
  • Kram perut atau nyeri punggung tiba-tiba
  • Perut terasa lebih lunak saat disentuh

Solusio plasenta akan semakin memburuk jika tidak ditangani secepatnya. Umumnya terjadi pada kehamilan trimester ketiga menjelang waktu persalinan. 

  1. Pre-eklampsia

Pre-eklampsia terjadi ketika tekanan darah tinggi dan adanya protein di dalam urin selama atau setelah kehamilan. Pre-eklampsia saat hamil mempunyai tanda dan gejala seperti:

  • Sakit kepala terus menerus
  • Pembengkakan tidak bormal di tangan dan wajah
  • Pandangan berubah
  • Kenaikan berat badan tiba-tiba
  • Sakit perut bagian kanan atas

Kondisi ini biasanya terjadi di sekitar trimester kedua kehamilan atau di minggu ke-20. 

  1. Kelahiran prematur

Kontraksi perut yang menyakitkan secara teratur saat usia janin sebelum memasuki 37 minggu, bisa jadi pertanda kelahiran prematur. Berikut ini tanda dan gejalanya:

  • Munculnya cairan bening atau merah muda lebih banyak dari biasanya
  • Sakit punggung yang tidak wajar
  • Kram perut seperti saat menstruasi
  • Rasa tertekan pada perut bagian bawah
  • Keluarnya gumpalan darah dari vagina

Periksakan ke dokter sesegera mungkin. Tanda dan gejala di atas juga tidak selalu menandakan keguguran, namun pemeriksaan tetap harus dilakukan untuk memastikan kondisi ibu dan janin baik-baik saja

Bisa jadi hanya kontraksi palsu

Kontraksi palsu atau kontraksi Braxton Hicks merupakan pertanda otot rahim menebal. Umumnya terjadi pada usia kehamilan trimester kedua atau ketiga. Semakin mendekati persalinan, kontraksi palsu juga lebih sering terjadi. Kontraksi palsu merupakan jenis kram perut ringan yang hilang timbul. Oleh karena itu, Anda tidak perlu terlalu khawatir saat mengalami kram perut dengan ciri-ciri tersebut. 

Resiko Penurunan Kesadaran pada Kondisi Status Epileptikus

Resiko Penurunan Kesadaran pada Kondisi Status Epileptikus

  • Februari 3, 2021

Epilepsi merupakan suatu keadaan yang memengaruhi otak dan menyebabkan penderita mengalami kejang secara berulang-ulang. Kejang yang muncul merupakan lonjakan listrik yang muncul dan terjadi secara mendadak di otak. Status epileptikus sendiri merupakan bentuk serangan dari penyakit epilepsi yang fatal dan cukup sering muncul pada penderitanya. Keadaan kejang yang berlangsung lama dapat menyebabkan penderitanya mengalami penurunan kesadaran.

Kondisi kejang tersebut tergolong gawat dan perlu penanganan medis darurat karena dapat menyebabkan kerusakan otak dan berakibat fatal. Selain itu, kasus status epileptikus juga lebih sering terjadi pada orang yang berusia 50 tahun ke atas atau pada anak-anak berusia di bawah 15 tahun. Status epileptikus pada epilepsi biasanya terjadi karena perubahan dosis atau jenis obat antikejang yang dikonsumsi.

Status epileptikus ditandai dengan kondisi kejang-kejang yang berlangsung selama lebih dari 30 menit atau terjadi dua kali atau lebih dengan penderita yang tidak mendapatkan kesadarannya secara menyeluruh. 

Kejang bisa terjadi dalam bentuk yang beragam. Terdapat gejala kejang yang umum dan ada juga yang tidak umum, tergantung pada bagian otak mana yang mengalami kelainan. Gejala yang muncul dapat dibagi menjadi dua tipe melalui pemantauan gelombang listrik otak dengan EEG, yaitu tipe konvulsif dan non-konvulsif.

Tipe nonkonsulvif adalah kelainan sensasi pada satu sisi tubuh (parestesia), daya lihat mengalami perubahan, adanya halusinasi warna, terdapat halusinasi pada indera pengecap dan penciuman, serta rasa tidak nyaman pada bagian perut yang tidak dapat dijelaskan. 

Sedangkan, pada tipe konsulvif, status epileptikus muncul dengan beragam, seperti penurunan kesadaran, kakunya otot di sebagian atau seluruh tubuh, kejang otot di sebagian atau seluruh tubuh, rahang kaku, pipi atau lidah tergigit, napas berhenti mendadak, dan kulit berwarna kebiruan.

Penanganan awal status epileptikus meliputi tindakan meletakkan pasien pada posisi yang aman untuk menghindarkan cedera, membantu respirasi termasuk memberikan oksigen, mempertahankan tekanan darah, dan koreksi jika terjadi hipoglikemia. Jika dicurigai adanya penyalahgunaan alkohol maka pertimbangkan pemberian tiamin secara parenteral, berikan piridoksin bila status epileptikus disebabkan oleh defisiensi piridoksin. 

Untuk menangani kejang yang terjadi akibat status epileptikus, ada beberapa hal penting yang harus Anda lakukan, di antaranya: 

  • Mengamankan jalan napas dan memperhatikan fungsi pernapasan dan jantung.  Apabila saat kejang-kejang disertai dengan penurunan kesadaran dan kesulitan bernapas, maka tindakan intubasi harus segera dilakukan, yaitu dengan memasang alat bantu napas agar fungsi pernapasan penderita dapat kembali bekerja serta memberikan oksigen yang optimal. 
  • Melepaskan benda tajam yang ada disekitar penderita guna menghindari cedera.
  • Tidak menahan atau memasukkan apapun ke dalam mulut orang yang sedang kejang-kejang, karena dapat menimbulkan luka. 
  • Apabila kejang-kejang terjadi lebih dari 5 menit, maka segera hubungi ambulans agar segera mendapat penanganan yang tepat. 
  • Apabila kejang berlangsung lama, jangan tinggalkan penderita sendirian, karena ia akan merasa bingung. 
  • Apabila memiliki kejang aktif, penderita lebih baik menghindari potensi bahaya dari tempat tinggi atau mesin bergerak, di rumah, sekolah, atau tempat bekerja . 

Kejang dan status epileptikus dapat terjadi akibat berbagai macam hal. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan yang lengkap. Penderita akan menjalani pemeriksaan fisik dan proses evaluasi tipe kejang apabila gejala kejang muncul saat melakukan pemeriksaan. 

Apabila penyebab kejang atau epilepsi telah diketahui, maka dokter dapat menentukan pengobatan yang tepat sesuai dengan penyebabnya. Biasanya, penderita epilepsi diberikan obat anti-epilepsi dan hampir 70% penderita dapat mengontrol kejang dengan obat ini. 

Pasien yang mengalami penurunan kesadaran akibat epilepsi harus menghindari kondisi yang dapat memicu timbulnya kejang. Jika pasien sedang mengonsumsi obat-obatan untuk penyakit tertentu, kemudian mengalami penurunan kesadaran, pasien akan dianjurkan untuk mengganti obat yang dikonsumsi.

10 Minuman Pelancar BAB Alami yang Dapat Dicoba

  • Februari 2, 2021

Sembelit alias susah buang air besar bisa terjadi pada siapa saja. Apalagi pada orang yang kekurangan cairan, stres, kurang serat, hingga orang yang jarang berolahraga. Memperlancar BAB tidak hanya dengan obat-obatan, tetapi juga bisa dengan mencoba beragam minuman pelancar BAB alami.

Beragam Minuman Pelancar BAB alami yang Bisa Dicoba

Biasanya ibu hamil, anak-anak, dan mereka yang sudah berusia lanjut memang rentan mengalami susah buang air besar. Agar tidak sembelit, ada beberapa minuman pelancar BAB yang dapat dicoba.

  1. Air Perasan Lemon

Diketahui bahwa lemon mengandung vitamin C yang dapat menarik air ke dalam usus. Sehingga dapat membuat feses jadi lebih lunak dan menjadi mudah dikeluarkan. Rasanya memang sangat asam, agar lebih mudah tertelan, Anda dapat mencampur perasan lemon tersebut dengan air putih.

  1. Teh Akar Licorice

Teh yang terbuat dari akar licorice ini adalah obat alami yang sudah terkenal mengatasi masalah pencernaan. Teh akar licorice ini mengandung antiradang yang baik buat pencernaan. Anda dapat meminum teh akar licorice ini setelah makan, sehingga akan menenangkan sistem pencernaan dan juga melancarkan buang air besar.

  1. Air Putih

Minuman pelancar buang air besar yang paling utama tentu saja air putih. Minuman yang kita minum setiap hari ini memang dikenal dapat mencegah dehidrasi dan juga mencegah sembelit. Anda dapat mengonsumsi air putih lebih banyak ketika mengalami sembelit agar tubuh tetap terus terhidrasi.

  1. Teh Dandelion

Minuman pelancar BAB lainnya adalah teh dandelion. Teh yang satu ini bisa membantu mengatasi masalah pencernaan ringan seperti sembelit atau pun perut kembung. Teh dandelion ini bisa merangsang organ hati memproduksi cairan empedu yang dapat melancarkan buang air besar. Teh dandelion ini juga memiliki sifat diuretik yang dapat meningkatkan kadar air dalam feses dan sistem pencernaan.

  1. Teh Jahe

Sembelit yang terjadi akibat adanya gangguan pencernaan, maka jahe bisa menjadi solusi alami yang bisa Anda coba di rumah. Teh jahe ini dapat mengatasi iritasi sistem pencernaan. Selain itu, minum teh jahe ini 1-2 cangkir sehari bisa membantu tubuh memproses makanan yang masuk ke tubuh dan membuat buang besar jadi lancar.

  1. Teh Peppermint

Tanaman peppermint yang mengandung menthol ini dapat menenangkan sakit perut saat mengalami sembelit. Nah, untuk memperlancar buang air besar Anda, tak ada salahnya mencoba minum teh peppermint yang dapat dibuat di rumah.

  1. Teh Chamomile

Mengonsumsi teh chamomile setelah ANda makan diyakini bisa menenangkan otot bagian usus dan melancarkan buang air besar saat mengalami sembelit. Tidak hanya aromanya yang harum, teh chamomile ini juga dapat membuat sistem pencernaan Anda sehat.

  1. Jus Apel

Ternyata jus apel juga jadi salah satu minuman pelancar BAB saat Anda mengalami sembelit. Dalam jus apel mengandung pektin yang merupakan serat yang larut dalam air dan membuat BAB menjadi lancar. Terlebih apel juga mengandung serat tinggi yang dapat menyehatkan sistem pencernaan. 

Tapi ingat, selain pektin, dalam apel juga terkandung fruktosa yang tinggi. Sehingga tidak disarankan jika dikonsumsi berlebihan karena dapat memunculkan rasa tidak nyaman pada sistem pencernaan, apalagi jika usus Anda sensitif.

  1. Jus Pir

Jus pir mengandung tinggi sekali sorbitol. Kandungan ini ampuh melunakkan feses dan membuatnya jadi lebih mudah dikeluarkan. Sehingga minum jus pir disebut sebagai salah satu minuman pelancar BAB yang patut dicoba.

  1. Jus Prune

Prune atau buah plum kering disebut sebagai minuman pelancar BAB selanjutnya. Jus prune ini kaya akan serat dan sorbitol. Menurut studi yang dilakukan, buah prune bahkan bisa menjadi penolong pertama saat menghadapi sembelit yang ringan hingga sedang.

minum teh hijau sebelum tidur

Ini Alasan Tidak Disarankan Minum Teh Hijau Sebelum Tidur

  • Februari 1, 2021

Teh hijau mengandung antioksidan yang baik dan memiliki lebih sedikit kadar kafein dibandingkan dengan minuman berkafein lainnya. Teh hijau juga dikenal akan manfaat kesehatannya, salah satunya membuat tidur lebih nyenyak. Sehingga beberapa orang memilih untuk minum teh hijau sebelum tidur.

Padahal kenyataannya tak semua orang boleh minum teh di malam hari. Minum teh hijau bisa menghasilkan beberapa efek samping yang merugikan.

Artikel berikut akan menjelaskan hal terkait teh hijau dan waktu terbaik untuk meminum teh hijau.

Manfaat minum teh hijau

Teh hijau mengandung senyawa tanaman yang bermanfaat, yaitu katekin, kafein, dan asam amino. Ketiga senyawa tersebut memiliki manfaat kesehatan yang sangat baik, diantaranya yaitu:

  • Meningkatkan kualitas tidur

Teh hijau mengurangi hormon yang berkaitan dengan stres sehingga membuat otak lebih rileks sehingga membantu tidur nyenyak.

  • Menjaga kesehatan jantung

Meminum teh hijau dikaitkan dengan menurunkan seluruh risiko kematian, terutama akibat penyakit kardiovaskular.

  • Menurunkan kolesterol tinggi

Studi analisis yang diterbitkan tahun 2011 menemukan bahwa meminum teh hijau dalam bentuk ekstrak kapsul atau hidangan dapat mengurangi kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol total.

  • Menurunkan risiko stroke

Sebuah penelitian menunjukkan meminum teh hijau secara rutin dapat menurunkan risiko stroke, terutama jika dibarengi dengan gaya hidup positif.

  • Membantu mengatasi masalah kulit

Teh hijau berpotensi sebagai pengobatan untuk masalah kulit seperti psoriasis dan ketombe.

  • Meningkatkan fungsi otak

Beberapa penelitian menemukan senyawa dalam teh hijau dapat meningkatkan fungsi kognitif, terutama daya ingat, dan mencegah gangguan otak seperti Alzheimer.

Minum teh hijau di malam hari bukan ide yang bagus

Minum teh hijau sebelum tidur dipercaya dapat membuat tidur lebih nyenyak, namun sebenarnya belum ada penelitian yang secara khusus meneliti manfaat minum teh hijau di malam hari.

Disamping itu ada beberapa alasan mengapa Anda sebaiknya tidak minum teh hijau sebelum tidur. Alasan paling utama adalah teh hijau mengandung kafein. Senyawa ini berfungsi sebagai stimulan yang bisa meningkatkan gairah, fokus, kewaspadaan, dan menambah energi sehingga dapat membuat Anda lebih sulit tertidur.

Meski beberapa bukti menunjukkan theanine dalam teh hijau melawan efek stimulasi kafein, orang yang sensitif terhadap kafein masih bisa merasakan efek tersebut.

Waktu terbaik minum teh hijau

Jika Anda tertarik untuk mendapatkan manfaat teh hijau, berikut waktu yang disarankan untuk meminum teh hijau:

  • Pagi hari

Memulai hari dengan secangkir teh hijau dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi. Ini karena kandungan kafein yang terbukti meningkatkan perhatian, kewaspadaan, dan mempertajam pikiran.

Teh hijau juga mengandung L-theanine, asam amino yang memberikan efek menenangkan. Dengan kombinasi kafein dan theanine, Anda bisa lebih fokus tanpa mengalami efek samping yang ditimbulkan dari kafein.

Inilah yang membedakan teh hijau dengan kopi dan minuman berkafein lainnya.

  • Saat berolahraga

Beberapa penelitian menunjukkan minum teh hijau sebelum berolahraga membawa efek yang sangat baik. Ini akan meningkatkan pembakaran lemak tubuh selama latihan.

Penelitian lain juga menunjukkan teh hijau dapat mempercepat pemulihan otot setelah menjalani sesi latihan yang intens.

Catatan

Orang yang sensitif kafein tidak disarankan untuk minum teh hijau sebelum tidur karena dapat menyebabkan sulit tidur. Untuk menghindari efek tersebut, Anda bisa meminum teh hijau empat hingga delapan jam sebelum tidur.

Namun pastikan untuk tidak minum teh setelah makan karena dapat mengganggu penyerapan nutrisi dari makanan di dalam tubuh.

Belajar Berenang Sekarang dan Dapatkan Manfaatnya

Belajar Berenang Sekarang dan Dapatkan Manfaatnya

  • Januari 29, 2021

Di hari yang cerah dan panas, tidak ada yang lebih baik daripada berenang di air yang dingin dan segar. Namun, selain kenikmatan tersebut, berenang adalah kemampuan penting yang dapat menyelamatkan nyawa Anda apabila hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Anda perlu belajar berenang mengingat berenang merupakan sebuah jenis olahraga yang baik. Olahraga ini memaksa tubuh Anda untuk melawan resistensi, yang mana akan memperkuat otot, jantung, dan paru-paru. Selain itu, berenang juga akan membuat Anda membakar kalori dengan jumlah yang sama dengan berlari, namun tanpa memengaruhi atau memberi dampak pada tulang dan persendian. 

Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan belajar berenang, untuk kemudian berenang dengan teratur. Beberapa manfaat tersebut di antaranya adalah:

  • Melatih seluruh tubuh

Salah satu manfaat terbesar dari belajar berenang adalah olahraga ini akan melatih seluruh tubuh, mulai dari kepala hingga jari kaki. Berenang dapat meningkatkan detak jantung tanpa menekan tubuh, membentuk otot, membangun kekuatan, dan melatih daya tahan. Ada beberapa gaya yang Anda bisa lakukan saat berenang, masing-masing berfokus pada kelompok otot yang berbeda dan air akan memberikan resistensi yang lembut. Tidak peduli gaya apa yang Anda lakukan saat belajar berenang, Anda akan menggunakan kebanyakan kelompok otot untuk menggerakkan tubuh melewati air. 

  • Melatih bagian tubuh dalam

Saat otot Anda mendapatkan pelatihan yang baik, sistem kardiovaskular Anda juga akan mendapatkan manfaat yang sama. Berenang dapat membuat jantung dan paru-paru menjadi kuat. Bahkan, berenang merupakan sebuah kegiatan latihan yang baik yang membuat peneliti yakin olahraga ini dapat mengurangi risiko kematian. Dibandingkan dengan orang-orang yang tidak aktif, berenang dapat mengurangi setengah risiko kematian. Studi lain juga telah menunjukkan bahwa berenang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mengatur gula darah. 

  • Cocok untuk orang yang cidera, menderita artritis dan kondisi kesehatan lainnya

Belajar berenang dapat menjadi pilihan latihan aman bagi orang-orang yang menderita artritis, cidera, memiliki cacat, atau menderita gangguan lain yang membuat latihan dampak tinggi sulit untuk dilakukan. Berenang juga bahkan dapat membantu mengurangi rasa nyeri dan meningkatkan proses pemulihan pasca cidera. Satu studi menunjukkan bahwa orang-orang yang menderita osteoartritis melaporkan adanya pengurangan nyeri dan kekakuan sendi dengan signifikan, dan mengalami berkurangnya batasan fisik setelah melakukan aktivitas olahraga seperti berenang dan bersepeda. 

  • Pilihan yang baik bagi orang-orang yang menderita asma

Lingkungan yang lembap di sekitar kolam renang membuat belajar berenang sebagai aktivitas yang baik bagi orang-orang yang menderita asma. Tidak hanya itu, namun latihan pernapasan yang berhubungan dengan olahraga renang, seperti menahan napas, dapat membantu memperbesar kapasitas paru-paru agar Anda bisa mendapatkan kontrol pernapasan dengan lebih baik. Akan tetapi, beberapa studi menyatakan bahwa berenang dapat meningkatkan risiko penyakit asma karena kandungan zat kimia yang terkandung di dalam air kolam renang. Konsultasi dengan dokter perihal risiko belajar berenang apabila Anda memiliki asma, dan apabila memungkinkan, pilihlah kolam renang yang menggunakan air garam dan bukan chlorine. 

Dengan berbagai manfaat berenang di atas, sudah saatnya Anda untuk mulai belajar berenang sekarang. Berenang memiliki banyak manfaat, baik untuk kesehatan pikiran, tubuh, dan juga mental. Setelah Anda mulai mahir belajar berenang, cobalah berenang selama 20 hingga 40 menit dalam satu pacuan untuk menjaga detak jantung tetap naik. Jangan lupa minum banyak air dan beristirahatlah apabila dibutuhkan.

ciri-ciri wanita tidak subur

Agar Promil Lancar, Kenali Ciri-Ciri Wanita Tidak Subur

  • Januari 25, 2021

Apakah Anda dan pasangan sedang menjalankan program kehamilan atau promil? Supaya promil berjalan dengan lancar, Anda perlu memahami ciri-ciri wanita tidak subur.

Ketidaksuburan bisa dialami oleh siapa saja. Tidak sedikit wanita yang tidak menyadari bahwa mereka tidak subur sampai saat menjalani promil.

Dengan mengenali ciri-cirinya, Anda bisa merencanakan upaya pencegahan serta cara-cara untuk mengatasi ketidaksuburan tersebut.

Ciri-Ciri Wanita Tidak Subur

Pria dan wanita memiliki tanda-tanda ketidaksuburan yang berbeda. Pada wanita, ciri-ciri wanita tidak subur adalah sebagai berikut:

  • Siklus menstruasi yang tidak teratur

Hal ini mungkin bisa dideteksi sejak Anda masih muda atau sebelum menikah dan menjalankan promil. Normalnya, wanita melalui siklus menstruasi dalam waktu kurang lebih 28 hari.

Akan tetapi, bila siklus menstruasi Anda terlalu singkat atau terlalu panjang, misalnya kurang dari 24 hari atau lebih dari 35 hari, ini mungkin pertanda bahwa Anda tidak subur.

Siklus menstruasi yang tidak teratur bisa disebabkan oleh berbagai hal. Beberapa di antaranya adalah berat badang berlebih atau justru terlalu rendah, olahraga berlebihan, disfungsi tiroid, dan sindrom ovarium polikistik.

  • Nyeri saat berhubungan seksual

Salah satu ciri ketidaksuburan lainnya adalah nyeri saat berhubungan seksual. Beberapa wanita mungkin tidak menyadari bahwa ini juga menjadi ciri dari ketidaksuburan.

Ada beberapa wanita yang sering merasa nyeri ketika berhubungan seksual. Karena itu, mereka menganggap rasa nyeri itu sebagai hal yang normal karena sudah terbiasa.

Padahal, nyeri bukanlah tanda yang baik. Rasa nyeri ini bisa dipicu oleh berbagai faktor, seperti gangguan hormon, kondisi endometriosis, atau penyakit-penyakit lain yang mendasarinya.

  • Fluktuasi hormon

Fluktuasi hormon adalah kondisi perubahan hormon yang sangat drastis dan tidak menentu. Hal ini juga menjadi salah satu ciri-ciri wanita tidak subur.

Biasanya, Anda bisa mengenali gejala fluktuasi hormon sebagai tanda ketidaksuburan. Gejala tersebut meliputi masalah kulit, kurangnya gairan seksual, pertumbuhan rambut yang menipis, terjadi pertumbuhan rambut di wajah, serta penambahan berat badan.

Kondisi fluktuasi hormon yang tak menentu dipengaruhi oleh berbagai penyakit. Untuk mengetahui penyebabnya secara pasti, Anda perlu melakukan konsultasi dan pemeriksaan ke dokter.

  • Haid berwarna gelap atau pucat

Ciri lainnya yang menjadi tanda ketidaksuburan pada wanita adalah warna haid yang berbeda dari normal. Anda perlu memperhatikan apabila warna haid Anda berangsur-angsur menjadi gelap atau pucat seiring berjalannya waktu.

Pada awal masa menstruasi, darah pada haid Anda seharusnya berwarna cerah. Pada hari-hari berikutnya, warna haid baru akan menggelap secara perlahan.

Apabila warna darah menjadi sangat gelap cenderung hitam, bisa saja Anda mengalami endometriosis. Sebaiknya segera konsultasikan pada dokter mengenai gejala ini.

  • Tidak menstruasi sama sekali

Bukan hanya siklus menstruasi yang tidak teratur, tidak menstruasi sama sekali juga merupakan ciri-ciri wanita tidak subur.

Sebenarnya, wajar jika seorang wanita tidak menstruasi setiap beberapa bulan sekali. Hal ini bisa disebabkan oleh pola hidup Anda yang sangat sibuk, terlalu banyak berolahraga, atau stres.

Namun, jika hal ini terus menerus terjadi sampai membuat Anda tidak menstruasi selama beberapa bulan, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui tingkat kesuburan Anda.

Baik wanita maupun pria sama-sama bisa mengalami ketidaksuburan. Kenali ciri-ciri wanita tidak subur agar Anda dan pasangan dapat merencanakan promil dengan efektif.