Obat Mual dan Pusing Menggunakan Bahan Alami

  • Agustus 6, 2021

Kondisi pusing dan mual pasti sering dialami oleh semua orang. Mulai dari anak kecil hingga orang dewasa pernah mengalami mual dan pusing. Umumnya, seseorang yang mengalami mual dan pusing akan merasakan berbagai sensasi, seperti tidak seimbang saat berjalan, merasa pingsan, lemah, letih, dan mabuk. 

Kepala pusing dan mual setelah berhubungan intim bisa menjadi gejala masalah kesehatan serius

Kondisi ini tentu dapat mengganggu aktivitas Anda jika dibiarkan dan berlangsung lama. Oleh karena itu, Anda dapat melakukan beberapa pengobatan mulai dari herbal hingga medis untuk mengatasi mual dan pusing. Namun perlu diketahui bahwa obat mual dan pusing tergantung pada penyakit yang Anda alami. Oleh karena itu, dokter akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab gejala mual dan pusing yang Anda rasakan. Setelah itu, dokter akan memberikan obat sesuai dengan kondisi tubuh Anda. 

Penyebab Mual dan Pusing

Penyebab gejala mual dan pusing sangat bervariasi, mulai dari penyakit ringan hingga penyakit kronis. Namun, umumnya Anda dapat mual dan pusing saat mengalami penyakit seperti: 

  • Migrain
  • Anemia
  • Mabuk perjalanan
  • Asam lambung meningkat
  • Gula darah tidak normal
  • Keracunan karbon monoksida
  • Dehidrasi.

Faktor Risiko

Selain penyakit, ada beberapa faktor penyebab yang dapat meningkatkan risiko mual dan pusing yang Anda alami seperti usia. Orang dewasa, khususnya lansia, cenderung rentan mengalami kondisi medis tertentu yang dapat meningkatkan risiko pusing dan mual. 

Pengobatan Mual dan Pusing

Obat-obatan

Obat-obatan untuk mengobati pusing sering kali berfokus pada pengobatan kondisi yang mendasarinya. 

  • Pil air atau diuretik

Obat ini digunakan untuk pengobatan penyakit Meniere akibat penumpukan cairan di telinga bagian dalam, sehingga menyebabkan pusing. 

  • Antihistamin dan antikolinergik

Obat ini memerlukan resep dokter. Obat ini mampu mengatasi pusing dan mual sementara. 

  • Suplemen vitamin B6

Untuk mengatasi mual, Anda dapat mengonsumsi suplemen vitamin B6 antara 30 hingga 100 milligram per hari.  Tidak dianjurkan mengonsumsi suplemen vitamin B6 lebih dari 100 miligram tanpa resep dokter karena dapat menyebabkan irama jantung yang tidak normal dan penurunan tonus otot.

  • Dimenhydrinate (Dramamine) 

Obat-obatan ini berguna untuk mengobati dan mencegah mabuk perjalanan dengan memblokir reseptor di otak yang memicu muntah.

  • Antasida

 Obat ini membantu menetralkan asam lambung, sehingga dapat mengurangi rasa mual dan pusing yang disebabkan oleh peningkatan asam lambung. 

  • Paracetamol

Acetaminophen atau paracetamol merupakan obat pereda nyeri dan penurun demam. Obat ini dapat dibeli secara bebas dalam dosis tertentu. Untuk penggunaannya sebaiknya lihat petunjuk pada kemasan dan konsultasi dengan dokter.

Pengobatan 

  1. Teknik Posisi Kepala

Metode manuver epley dilakukan untuk membantu mengatasi vertigo. Terapi ini dilakukan oleh ahli terapi dan di bawah pengawasan dokter. 

  1.  Terapi Keseimbangan

Rehabilitasi vestibular bertujuan untuk membuat sistem keseimbangan menjadi kurang sensitif terhadap gerak. Metode ini cocok untuk orang yang mengalami infeksi telinga dalam dan kondisi medis lainnya. 

  1. Pengangkatan organ indera telinga bagian dalam

Prosedur yang jarang dilakukan ini disebut labyrinthectomy. Operasi ini dapat digunakan jika Anda mengalami gangguan pendengaran yang serius disertai pusing. 

Hal yang Harus Dihindari

Penting untuk selalu berdiskusi dengan dokter mengenai riwayat penyakit dan semua obat yang pernah Anda konsumsi atau sedang dikonsumsi. Tujuannya adalah untuk menghindari obat yang dapat berinteraksi negatif. Selain itu, ada beberapa hal yang perlu Anda hindari selama dalam pengobatan, yaitu:

  • Hindari makanan pedas, asam, santan, berminyak
  • Hindari penggunaan gadget, monitor, TV untuk sementara waktu
  • Makanlah dalam porsi kecil dan sering agar perut dapat mencerna makanan secara bertahap
  • Jangan mengonsumsi berkafein seperti teh, kopi, dan minuman bersoda
  • Konsumsi makanan yang hambar, bertekstur lembut agar mudah dicerna oleh perut Anda seperti bubur, sup ayam, dan pisang.

Kapan harus ke dokter?

Apabila dalam tiga hari kondisi tubuh tidak kunjung membaik, segera periksakan diri Anda ke dokter. Dengan begitu, dapat melakukan kontrol untuk melakukan evaluasi medis lebih lanjut. Selain itu, segeralah ke dokter jika Anda mengalami:

  • Tiba-tiba, sakit kepala parah
  • Sakit dada seperti nyeri atau terasa ditekan
  • Sulit bernafas
  • Mati rasa atau kelumpuhan lengan atau kaki
  • Pingsan
  • Penglihatan ganda, kabur, sakit mata
  • Detak jantung cepat atau tidak teratur
  • Kebingungan atau bicara cadel
  • Kesulitan berdiri dan berjalan
  • Muntah terus menerus
  • Kejang
  • Perubahan pendengaran yang tiba-tiba
  • Mati rasa pada area wajah
  • Muntah darah
  • Demam tinggi.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*