Mixalgin, Obat yang Atasi Nyeri Hingga Peradangan

  • Mei 16, 2021

Mungkin Anda pernah mengonsumsi salah satu jenis obat anti nyeri yang bisa mengatasi nyeri sakit kepala, nyeri otot, hingga nyeri pasca operasi. Berbagai obat yang bisa mengatasi rasa nyeri pun banyak beredar di pasaran. Namun tidak semua pereda nyeri dapat bebas dikonsumsi tanpa konsultasi dengan dokter, salah satunya mixalgin

Pada artikel kali ini kami akan mengulas tentang apa itu mixalgin serta apa saja kegunaannya. Dan, bagaimana obat ini dapat mengatasi nyeri serta peradangan pada tubuh. 

Apa itu mixalgin?

Mixalgin adalah salah satu kelompok obat yang termasuk antiinflamasi nonsteroid (NSAIDS). Obat ini memiliki 5 bahan aktif yang terkandung di dalamnya, seperti metamizole sodium, tiamin monoitrat, vitamin B6 (pyridoxine DCl), vitamin B12 (cyanocobalamin) dan kafein. 

Mixalgin termasuk dalam obat kategori D. Di mana ada bukti positif mengenai risiko pada janin manusia, tetapi besar manfaat yang diperoleh mungkin lebih besar daripada risiko saat menggunannya. Misalnya saja untuk menghadapi situasi yang mengancam nyawa. Mixalgin pun dapat terserap ke dalam ASI. Jadi, jika Anda menyusui jangan gunakan obat ini tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda. 

Peringatan sebelum mengonsumsi mixalgin

Karena termasuk dalam obat kategori D, Anda harus memperhatikan hal berikut sebelum mengonsumsinya. 

  • Jangan mengonsumsi mixalgin jika Anda memiliki alergi terhadap bahan aktif yang terkandung di dalam obat ini. 
  • Jangan gunakan mixalgin dengan analgesik dan antipiretik lainnya. 
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki atau sedang menderita porfiria (gangguan akibat penumpukan bahan kimia tertentu yang terkait dengan protein sel darah merah), hypotonia, gangguan ginjal, gangguan hati, kelainan darah (misalnya, anemia aplastik, agranulositosis, dan leukopenia), tukak lambung, dan tukak duodenum. 
  • Katakan pada dokter Anda jika Anda menggunakan obat-obat lain, termasuk obat-obatan herbal dan suplemen. 
  • Dianjurkan untuk tidak mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan alat berat saat menggunakan obat ini. 
  • Hubungi dokter Anda segera jika Anda mengalami reaksi alergi terhadap obat atau overdosis setelah mengonsumsi mixalgin. 

Obat ini biasanya dikonsumsi sesuai dengan resep dokter atau petunjuk pemakaian yang tertera pada kemasan. Anda dapat menggunakan mixalgin saat atau setelah makan. Perlu diingat, untuk tidak menggunakan melebihi atau mengurangi dosis yang telah diberikan. Pun, Anda tidak boleh memperpanjang waktu penggunaan atau menghentikan obat tiba-tiba tanpa persetujuan dokter. 

Interaksi dengan obat lain

Sama halnya dnegan obat mana pun, pun dengan mixalgin. Interaksi obat dapat terjadi jika mixalgin digunakan bersamaan dengan obat lain, di antaranya:

  • Peningkatan risiko trombositopenia, jika digunakan dnegan obat antikoagulan
  • Meningkatnya risiko hipotermia parah, jika digunakan dengan klorpromazin
  • Meningkatnya risiko efek samping dari obat-obatan atau keracunan, jika digunakan dengan asam trikloroasetat, pil KB, allopurinol, dan MAOI (Monoamine Oxidase Inhibitors)
  • Efektivitas mixalgin akan menurun, jika dinimum dengan obat barbiturate
  • Meningkatnya risiko efek samping dari obat diabetes, antibiotik sulfonamide, dan fenitoin
  • Efektivitas ciclosporin menurun

Lalu, apakah ada efek sampingnya?

Ada beberapa efek samping yang bisa terjadi setelah menggunakan obat ini, di antaranya:

  • Mual dan muntah 
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Tekanan darah rendah (hipotensi)
  • Penurunan kadar sel darah putih (leukopenia)

Periksakan ke dokter jika Anda mengalami gejala di atas, segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi terhadap obat tersebut, seperti ruam gatal, bengkak pada mata dan bibir, serta kesulitan bernapas. Jadi, jangan berhati-hatilah saat mengonsumsi mixalgin.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*