Manfaat Mengendalikan Kehamilan Lewat Program Keluarga Berencana

Manfaat Mengendalikan Kehamilan Lewat Program Keluarga Berencana

  • November 6, 2020

Program Keluarga Berencana (KB) telah menjadi program yang ditekankan oleh pemerintah kepada masyarakat sejak puluhan tahun yang lalu. Program ini kini digunakan sebagai salah satu cara menekan pertumbuhan jumlah penduduk serta meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

Anda mungkin mengenal program KB dengan slogan “dua anak cukup”. Melalui adanya program ini, diharapkan kelahiran pada masyarakat bisa lebih dikendalikan, adanya jarak usia yang ideal saat melahirkan, dan adanya pengaturan kehamilan yang baik. 

Mengapa perlu mengendalikan kehamilan lewat program keluarga berencana?

Secara garis besar, pemerintah ingin menjadikan program ini sebagai alternatif dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk. Kontrol kehamilan bisa membantu dalam mengatasi tingkat pertumbuhan penduduk di Indonesia yang sangat besar.

Namun, selain itu, ada juga manfaat lain yang bisa Anda rasakan apabila Anda memilih untuk melakukan kontrol kehamilan, yaitu: 

  • Mengurangi resiko kanker

Mengendalikan kehamilan bisa dilakukan melalui dua cara, yaitu menggunakan alat KB hormonal dan non-hormonal. Alat KB hormonal mampu menurunkan resiko terkena kanker rahim hingga 50 persen. 

  • Mengatasi migrain saat menstruasi

Beberapa wanita mengalami migrain berat di masa menstruasi. Hal ini terjadi karena adanya penurunan hormon estrogen dan progesteron tepat sebelum menstruasi dimulai. Alat KB hormonal memungkinkan Anda untuk melewati masa menstruasi tanpa gejala ini. 

  • Mengatur siklus menstruasi

Terkadang, siklus menstruasi yang tidak teratur bisa menandakan adanya kondisi medis tertentu. Penggunaan alat KB hormonal bisa membantu mengatur siklus menstruasi Anda menjadi lebih teratur dan mencegah pendarahan yang terlalu berat. 

  • Menghilangkan jerawat hormonal

Perubahan hormon seringkali menjadi penyebab utama kemunculan jerawat. Hal ini juga yang menyebabkan pertumbuhan jerawat paling parah terjadi di masa pubertas. Penggunaan alat KB hormonal bisa meminimalkan perubahan hormon, sehingga kemunculan jerawat hormonal pun dapat lebih terkendali.

  • Mengurangi resiko anemia

Beberapa wanita mengalami pendarahan yang sangat hebat saat menstruasi. Hal ini menyebabkan peningkatan risiko anemia. Penggunaan alat KB hormonal bisa meminimalisir pendarahan berlebih, sehingga juga menurunkan resiko anemia. 

Alat KB untuk program Keluarga Berencana di Indonesia

Di Indonesia, program Keluarga Berencana direkomendasikan dengan menggunakan dua jenis alat KB, yaitu:

  • Alat KB non-hormonal

Alat KB non-hormonal merupakan alat kontrasepsi yang digunakan tanpa adanya keharusan untuk mengonsumsi obat atau pil tertentu. Ada beberapa metode yang digunakan untuk jenis alat KB ini, yaitu KB alami atau MAL, kondom, alat kontrasepsi dalam rahim, dan tubektomi.

MAL tau KB alami dilakukan dengan mengendalikan pemberian air susu ibu (ASI) kepada bayi. Tujuannya untuk mengurangi masa subur atau masa ovulasi wanita. 

Kondom merupakan selubung karet yang tidak hanya efektif untuk mencegah kehamilan, tetapi juga mencegah penularan penyakit kelamin. Alat kontrasepsi ini bekerja dengan menghalangi terjadinya pertemuan antara sperma dan sel telur.

  • Alat KB hormonal

Alat KB hormonal adalah alat kontrasepsi yang bekerja untuk mengendalikan kehamilan dengan mempengaruhi hormon. Hormon yang dikendalikan biasanya hormon estrogen atau progesteron.

Tersedia beberapa macam alat KB hormonal, yaitu hormon progestin berupa pil, injeksi atau suntikan hormon, dan implan. 

Saat akan mengikuti program Keluarga Berencana, sebaiknya didiskusikan dengan pasangan Anda mengenai upaya penggunaan alat KB yang paling sesuai. Selain itu, konsultasikan juga dengan dokter untuk memastikan kesehatan Anda dan efek samping penggunaan alat KB.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*