Ketahui Penyebab Sering Merasa Cemas dan Gelisah

  • Desember 23, 2021

Merasa cemas dan gelisah sesekali termasuk hal yang wajar. Cemas saat menunggu panggilan kerja, atau gelisah karena paket yang ditunggu tidak kunjung tiba. Namun, jika sering merasa cemas dan gelisah setiap saat sampai mengganggu, bisa jadi merupakan gejala gangguan kecemasan. Penyebab gangguan kecemasan, bisa bermacam-macam. Salah satunya karena mengalami stress yang berlebihan. Selain itu, adalagi penyebab sering merasa cemas dan gelisah lainnya, di antaranya yaitu sebagai berikut.

Kebiasaan gigit bibir adalah cara umum yang dialami oleh banyak orang saat gugup atau cemas

1. Faktor genetik

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa gangguan kecemasan merupakan kondisi yang dapat diwariskan, yang berarti bisa diturunkan dalam keluarga.Sebuah studi melaporkan bahwa anak-anak memiliki kemungkinan lebih besar didiagnosis mengalami gangguan kecemasan jika salah satu dari orangtua mereka memilikinya.

2. Stres

Paparan peristiwa kehidupan yang traumatis dan penuh tekanan, seperti pelecehan terhadap anak-anak dan bullying, dapat meningkatkan sensitivitas otak terhadap stres sehingga dapat melemahkan sistem respons kendali stres. Hal ini secara tak langsung juga bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami gangguan kecemasan.Perasaan cemas berlebihan terhadap kondisi pandemi yang berkelanjutan seperti saat ini juga dapat menjadi pemicu stres yang menjadi penyebab gangguan kecemasan. Apalagi jika perasaan cemas tersebut sering dirasakan dan berlangsung lama.

3. Gangguan emosi lainnya

Gangguan kecemasan umum sering terjadi bersamaan dengan masalah kesehatan mental lainnya, seperti depresi, PTSD, dan gangguan panik.Suatu studi menemukan bahwa 56 persen orang yang menderita gangguan kecemasan ternyata juga mengalami depresi.

4. Kondisi fisik

Beberapa penelitian melaporkan bahwa gangguan kecemasan terjadi pada sekitar 40 persen penderita diabetes.Hal ini disebabkan karena episode hipoglikemik berulang dapat memicu perubahan kimia dan metabolik sehingga dapat mempengaruhi bagian otak yang memainkan peran dalam memproses kecemasan.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*