Ketahui Gejala dan Cara Pengobatan Mengatasi Panas Dingin

  • April 14, 2021

Panas dingin adalah suatu kondisi tubuh yang menggigil karena terjadinya kontraksi dan relaksasi otot. Tubuh menjadi panas dingin merupakan usaha tubuh untuk menjaga badan tetap hangat meski sedang kedinginan.

Panas dingin sering dikaitkan dengan demam. Tetapi, tidak semua panas dingin disertai dengan demam. Panas dingin juga bisa terjadi karena infeksi.

Gejala Panas Dingin

Tubuh menjadi panas dingin disebabkan oleh berbagai kondisi. Setiap kondisi akan menimbulkan gejala panas dingin yang berbeda-beda. 

Gejala lain bisa terjadi bersamaan dengan tubuh menjadi panas dingin. Gejala yang mungkin terjadi bersama dengan panas dingin meliputi:

  • Sakit dan nyeri
  • Batuk
  • Diare
  • Sakit telinga
  • Demam
  • Perasaan sakit yang biasa
  • Kulit panas, kering atau berkeringat
  • Lesu atau lelah
  • Mual
  • Ruam
  • Berkeringat
  • Muntah

Gejala panas dingin yang serius juga dapat mengindikasikan kondisi yang dapat mengancam keselamatan jiwa. 

Segera cari pertolongan medis jika Anda, atau seseorang yang bersama Anda, memiliki gejala panas dingin yang mengancam jiwa ini:

  • Perubahan tingkat kesadaran atau kewaspadaan, seperti pingsan atau tidak responsif
  • Menangis tanpa henti
  • Demam tinggi (lebih dari 38 derajat Celcius)
  • Kulit, bibir dan kuku menjadi berwarna pucat atau kebiruan(sianosis)
  • Diare encer yang persisten, kemungkinan disertai darah
  • Mengalami masalah pernafasan seperti sesak napas, kesulitan bernapas, mengi, tidak bernapas, atau tersedak
  • Kejang
  • Leher kaku, mungkin disertai mual, muntah, dan kebingungan
  • Sakit kepala yang sangat parah

Diagnosis Panas Dingin

Jika Anda atau seseorang mengalami panas dingin secara terus menerus, dokter dapat melakukan diagnosis dengan cara:

  • meninjau tanda-tanda vital seseorang dengan mengukur tekanan darah, denyut nadi, pernapasan, dan suhu
  • memeriksa riwayat kesehatan yang mencakup kondisi yang sudah ada sebelumnya, riwayat perjalanan, obat-obatan, dan perawatan medis lainnya
  • menanyakan gejala lain yang dialami, seperti batuk, masalah pencernaan, ruam, atau masalah lainnya
  • melakukan pemeriksaan fisik, meliputi area utama seperti mata, telinga, hidung, tenggorokan, leher, dan perut
  • Dokter juga dapat melakukan tes tambahan seperti tes rontgen dada, tes darah, dan urin, jika mereka mencurigai adanya kondisi tertentu.

Pengobatan Untuk Mengatasi Panas Dingin

Pengobatan rumahan

Pengobatan dan penanganan diri di rumah terkadang menjadi hal yang diperlukan saat seseorang mengalami panas dingin. Anda dapat mengukur suhu tubuh secara teratur untuk melihat apakah Anda mengalami demam.

Jika suhu meningkat, perawatan di rumah yang dapat dilakukan meliputi:

  • minum banyak air agar tetap terhidrasi
  • mengonsumsi pereda nyeri yang dijual bebas di apotek untuk mengurangi ketidaknyamanan
  • istirahat yang cukup
  • minum acetaminophen untuk menghilangkan rasa sakit
  • rutin oleskan kain basah dan hangat ke dahi
  • memakai pakaian yang nyaman
  • gunakan selimut yang cukup untuk merasa nyaman.

Pengobatan

Panas dingin adalah suatu gejala, bukan penyakit, jadi mengobati panas dingin sangat tergantung pada penyebabnya.

Jika Anda panas dingin atau menggigil karena terjadi infeksi ringan, perawatan di rumah dengan banyak istirahat, mengonsumsi air putih dengan cukup, dan meminum obat pereda nyeri OTC (over the counter) dapat meredakan nyeri akibat panas dingin.

Untuk penderita diabetes, sebaiknya segera diskusikan dengan penyedia layanan kesehatan atau dokter, untuk mengetahui soal risiko dan kemungkinan gejala gula darah rendah ketika mengalami panas dingin.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*