Kenali Tanda Anda Mengalami Gangguan Depresi

  • Juli 13, 2021

Gangguan depresi adalah penyakit medis yang umum dan serius yang secara negatif mempengaruhi perasaan Anda, cara Anda berpikir dan bagaimana Anda bertindak. 

Depresi menyebabkan perasaan sedih dan/atau kehilangan minat pada aktivitas yang pernah Anda nikmati. Gangguan depresi dapat berkembang hingga menyebabkan berbagai masalah emosional dan fisik.

Faktanya, depresi bisa terjadi kapan saja, namun rata-rata pertama kali muncul pada masa remaja akhir hingga pertengahan 20-an. Wanita lebih mungkin dibandingkan pria untuk mengalami depresi. 

Jika Anda mengalami rasa sedih, kesepian, atau tertekan yang berlebihan, bisa jadi itu tanda Anda mengalami gejala gangguan depresi.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini informasi mengenai gangguan depresi.

Tanda-tanda Seseorang Mengalami Depresi

Ketika seseorang tampak sedih tidak bisa kita artikan sebagai gejala depresi, namun jika kesedihan dan perasaan negatif tersebut menetap atau jika timbul perilaku yang mengganggu aktivitas sosial, kadang merasa hidup tidak berguna sama sekali maka mungkin saja hal itu mengindikasikan gangguan depresif.

Sayangnya, sekitar setengah orang yang mengalami depresi tidak pernah didiagnosis atau diobati.

Mengenali gejala gangguan depresi adalah langkah yang tepat agar mendapatkan penanganan yang tepat. 

Berikut ini beberapa gejala gangguan depresi:  

  • Kesulitan berkonsentrasi, mengingat detail, dan membuat keputusan
  • Kelelahan
  • Perasaan bersalah, tidak berharga, dan tidak berdaya
  • Pesimisme dan keputusasaan
  • Insomnia , bangun pagi, atau tidur terlalu banyak
  • Sifat mudah tersinggung
  • Kegelisahan
  • Kehilangan minat pada hal-hal yang dulu menyenangkan, termasuk seks
  • Makan berlebihan, atau kehilangan nafsu makan
  • Sakit, nyeri, sakit kepala , atau kram yang tidak kunjung hilang
  • Masalah pencernaan yang tidak kunjung sembuh meski sudah berobat
  • Perasaan sedih, cemas, atau “kosong” yang menetap
  • Pikiran bunuh diri atau upaya bunuh diri

Bagaimana Diagnosa Gangguan Depresi?

Sebenarnya, dengan mengenali tanda-tanda di atas, kemudian merasakan minimal lima atau lebih gejala, hampir dipastikan Anda sedang menderita gangguan depresi.

Jika Anda mengalami gejala depresi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menemui dokter keluarga atau psikiater. Bicarakan tentang kekhawatiran Anda dan minta evaluasi menyeluruh. Ini adalah awal untuk memenuhi kebutuhan kesehatan mental Anda. 

Meskipun tidak ada tes depresi yang dapat digunakan dokter untuk melihat apakah Anda memilikinya,tetapi mereka akan mencari tahu sering kali dimulai dengan riwayat menyeluruh dan pemeriksaan fisik.

Mereka akan ingin tahu gejala apa yang Anda alami, sudah berapa lama, tingkat keparahannya, dan apakah penyakit mental turun-temurun dalam keluarga Anda.

Mereka mungkin juga ingin melihat apakah Anda memiliki riwayat narkoba atau alkohol. Ini adalah waktu untuk kejujuran tentang pikiran dan perasaan Anda, sehingga pengobatan terbaik ditentukan.

Anda juga akan ditanya apakah Anda pernah mengalami gejala depresi yang sama sebelumnya, dan jika ya, bagaimana pengobatannya.

Pengobatan Gangguan Depresi 

Kematian orang yang dicintai, kehilangan pekerjaan atau berakhirnya suatu hubungan adalah pengalaman yang sulit bagi seseorang untuk ditanggung. Wajar jika perasaan sedih atau sedih muncul sebagai respons terhadap situasi seperti itu. 

Mereka yang mengalami kehilangan seringkali menggambarkan diri mereka sebagai “depresi”.

Jika dibiarkan berlarut, ini bisa membahayakan diri Anda sendiri. Untuk itulah, perlu penanganan yang tepat untuk mengatasi gangguan depresi. 

Dengan diagnosis dan pengobatan yang tepat, sebagian besar penderita depresi akan mengatasinya. 

Bagi banyak orang, olahraga teratur membantu menciptakan perasaan positif dan meningkatkan suasana hati. Mendapatkan kualitas tidur yang cukup secara teratur, makan makanan yang sehat dan menghindari alkohol juga dapat membantu mengurangi gejala depresi.

Jika dokter Anda mengesampingkan penyebab fisik untuk gejala Anda, mereka mungkin akan memulai perawatan atau merujuk Anda ke profesional kesehatan mental.

Dokter mungkin akan mencari tahu pengobatan terbaik termasuk obat-obatan, memberikan sejenis terapi yang disebut psikoterapi, dan pengobatan lainnya.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*