Kelebihan Melakukan Tes Urine dalam Mendeteksi Penyakit

Kelebihan Melakukan Tes Urine dalam Mendeteksi Penyakit

  • April 28, 2021

Urinalisis adalah tes urine melalui laboratorium. Metode ini dapat membantu dokter untuk mendeteksi masalah yang mungkin ditunjukkan oleh urine Anda. Banyak penyakit dan gangguan yang mungkin memengaruhi cara tubuh Anda membuang limbah dan racun. Tes urine dapat melihat banyak penyakit yang ada di dalam paru-paru, ginjal, saluran kemih, kulit, dan kandung kemih. Penyakit ini dapat terdeteksi melalui tes urine. Oleh karena itu, tes urine kerap dilakukan para medis untuk mendeteksi penyakit secara cepat dan memiliki beberapa keunggulan atau kelebihan lain seperti berikut.

1. Tidak meninggalkan rasa sakit

Tes urine memiliki kelebihan yang tidak meninggalkan rasa sakit sama sekali pada saat pengambilan sampel. Akan tetapi, Anda mungkin merasa tidak nyaman pada saat melakukannya.

Pertama Anda harus mencuci tangan dengan sabun dan air hangat. Buka cangkir atau tabung yang diberikan dokter. Tempatkan tutupnya pada permukaan yang bersih. Berhati-hatilah agar tidak menyentuh bagian dalam cangkir atau bagian dalam tutupnya.

Gunakan handuk basah untuk membersihkan area di sekitar uretra. Kemudian mulai buang air kecil ke toilet. Setelah beberapa detik, masukkan aliran urin ke dalam cangkir. Setelah Anda mengumpulkan cukup urin, keluarkan cangkirnya. 

Selesaikan buang air kecil ke toilet. Kemudian tutup kembali cangkir dengan hati-hati, agar tidak menyentuh bagian dalam wadah atau tutupnya. Kembalikan cangkir seperti yang diinstruksikan oleh dokter. Urine Anda akan dikirim ke laboratorium untuk diuji.

2. Lebih sensitif mendeteksi penyakit ginjal

Tes urine dapat menentukan seberapa baik ginjal Anda berfungsi. Tes ini dapat digunakan untuk menguji respons ginjal Anda terhadap:

  • Terlalu banyak asupan cairan.
  • Asupan cairan terlalu sedikit (dehidrasi).
  • Hormon yang harus memusatkan urin, hormon antidiuretik (ADH).

Anda dapat mengikuti tes beberapa kali dalam keadaan yang berbeda.

Tes itu sendiri tidak menimbulkan rasa sakit dan yang harus Anda lakukan hanyalah memberikan sampel urin yang bersih.

3. Mendeteksi penyakit lebih cepat

Tes urine biasanya tidak memerlukan waktu lama untuk mengetahui hasil dari penyakit yang ada di dalam tubuh. Laboratorium akan menguji seberapa pekat urin Anda. Urine yang lebih pekat berarti ada lebih banyak zat terlarut dan lebih sedikit air dalam sampel. Zat terlarut adalah partikel terlarut, seperti gula, garam, dan protein.

Nilai normal dapat bervariasi berdasarkan laboratorium yang digunakan. Namun, biasanya, urin Anda diukur dalam berat jenis – rasio kepadatan urin dengan kepadatan air (1.000). Nilai normal cenderung berada pada kisaran pada dan sedikit di atas massa jenis air (1.000 hingga 1.030). Urin Anda harus lebih pekat setelah diberikan ADH.

Jika urin Anda sangat pekat, dokter mungkin mencurigai satu atau lebih dari kondisi seperti dehidrasi, diare, keringat berlebih, glukosuria (terlalu banyak gula dalam urin), gagal jantung, penyempitan arteri ginjal, sekresi ADH yang tidak tepat, muntah berlebih, pembatasan cairan. Sedangkan konsentrasi urin yang rendah menunjukkan terlalu banyak asupan cairan, diabetes insipidus, gagal ginjal, pielonefritis.

Potensi efek samping tes urine

Tes ini tidak terkait dengan efek samping yang merugikan. Namun, menahan diri untuk tidak minum cairan selama tes dapat membuat Anda merasa dehidrasi. Setelah tes selesai, tanyakan kepada dokter apakah Anda sudah boleh minum atau tidak, supaya tubuh dapat kembali terhidrasi.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*