katarak kortikal

Katarak Kortikal, Ini Penjelasan dan Cara Penanganannya!

  • Januari 20, 2021

Katarak kortikal adalah salah satu dari jenis katarak. Katarak sendiri adalah kondisi mata yang sangat umum terjadi pada orang dewasa paruh baya atau lebih tua. Namun, faktanya banyak orang dewasa yang berusia di atas 40 tahun menderita katarak.

Lalu, kondisi seperti apakah katarak kortikal dan bagaimana cara penanganannya? Yuk, simak penjelasannya lengkapnya di artikel berikut.

Katarak kortikal

Katarak kortikal adalah jenis katarak yang mempengaruhi tepi lensa. Katarak jenis ini dimulai dengan keputihan, kekeruhan berbentuk baji atau goresan di tepi luar korteks lensa. Saat bergerak perlahan, guratan meluas ke tengah dan mengganggu cahaya yang melewati bagian tengah lensa.

Jika Anda menderita diabetes, maka kemungkinan Anda terkena katarak kortikal lebih besar daripada yang tidak. Gejala katarak ini mencakup penglihatan kabur, kesulitan dengan cahaya atau silau, dan perubahan persepsi kontras dan kedalaman.

Apa gejala katarak kortikal yang paling umum?

Masing-masing dari ketiga jenis katarak memiliki gejala tersendiri, jadi jangan tertipu dengan berpikir apa yang Anda alami bukanlah katarak karena tidak memenuhi gejala yang telah Anda baca untuk jenis katarak lainnya.

Gejala khas yang menyertai katarak kortikal meliputi:

  • Meningkatnya kesulitan mengemudi di malam hari
  • Garis kabur yang mempengaruhi penglihatan
  • Penglihatan kabur
  • Kehilangan penglihatan (atau peningkatan kehilangan penglihatan)
  • Penglihatan yang hanya terjadi di salah satu mata Anda (secara teknis dikenal sebagai diplopia monokuler)
  • Silau dari matahari atau dari pencahayaan buatan

Seseorang dengan katarak kortikal mungkin akan mengalami satu, segelintir atau semua gejala yang disebutkan tadi. Setiap kali Anda mengalami perubahan dalam penglihatan Anda, penting untuk memeriksakan mata Anda untuk menentukan penyebab dan rencana perawatan yang tepat.

Peratawan dan penanganan katarak kortikal

Katarak kortikal biasanya diobati baik melalui penggunaan kacamata resep atau melalui operasi.

  • Kacamata biifokal resep biasanya merupakan langkah pertama untuk membantu meningkatkan penglihatan penderita katarak. Jika Anda memiliki kacamata, resep Anda mungkin akan diperbaharui ke resep yang lebih baru dalam upaya membantu Anda dapat melihat lebih jelas. katarak yang tidak diobati, akan terus tumbuh dan berubah, jadi membeli kacamata baru biasanya merupakan solusi jangka pendek.
  • Operasi katrak,  yang dilakukan oleh ahli bedah mata, adalah langkah selanjutnya ketika kacamata resep tidak lagi berguna, dan katarak Anda mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Operasi dapat menghilangkan lensa keruh, meninggalkan lensa buatan di tempatnya. Operasi katarak adalah hal biasa dan normal dialami.

Konsultasi dengan dokter mata berpengalaman dan berpengatahuan luas akan membantu menentukan apakah Anda menedrita katarak dan jika perlu memandu Anda untuk melalui pilihan perawatan katarak kortikal.

Perilaku yang dapat diubah untuk mengurangi risiko katarak Anda

  • Radiasi ultraviolet dari matahari
  • Diabetes
  • Hipertensi
  • Kegemukan
  • Merokok
  • Konsumsi alkohol yang signifikan

Risiko terkait dengan penggunaan obat

  • Penggunaan obat kortikosterois dalam waktu lama
  • Obat statin digunakan untuk menurunkan kolesterol
  • Cedera atau peradangan mata sebelumnya
  • Operasi mata sebelumnya
  • Terapi penggantian hormon

Risiko yang tidak dapat diubah

  • Sejarah keluarga
  • Cedera atau peradangan mata sebelumnya
  • Operasi mata sebelumnya
  • Myopia tinggi (rabun jauh)

Jadi, penanganan untuk katarak kortikal ada dua pilihan, menggunakan kacamata dengan resep dokter atau melakukan operasi katarak. Untuk menenetukan perawatan mana yang akan Anda lakukan, ada baiknya untuk terus berkonsultasi dengan dokter mata Anda untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik guna mendapatkan penglihatan yang normal kembali.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*