manfaat kunyit

Kandungan Nutrisi dan 6 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan

  • Desember 3, 2021

Kunyit merupakan salah satu bumbu yang sering digunakan dalam masakan untuk memberikan rasa lezat sekaligus warna kuning yang alami pada masakan. Namun, manfaat kunyit tak hanya itu. Rempah-rempah yang memiliki nama latin Curcuma longa ini diketahui memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan. Lalu, apa saja manfaat kunyit untuk kesehatan? 

Kandungan Nutrisi Pada Kunyit 

Sebelum membahas apa saja manfaat kunyit untuk kesehatan, ada baiknya Anda mengetahui kandungan nutrisi yang terdapat dalam kunyit. Dilansir dari Data Komposisi Pangan Indonesia berikut kandungan nutrisi pada setiap 100 gr kunyit segar.

  • Air : 84,9 gram
  • Protein : 2 gram
  • Lemak 2,7 gram
  • Kalsium : 24 miligram
  • Fosfor : 78 miligram
  • Kalium 406, 7 miligram
  • Vitamin C : 1 miligram
  • Zat besi : 3,3 miligram

Selain nutrisi di atas, senyawa yang bersifat antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba juga ditemukan pada kunyit. Kandungan tersebut juga memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh. 

Manfaat Kunyit untuk Kesehatan

Dengan berbagai macam kandungan nutrisi tersebut, tak heran jika rempah-rempah berwarna kuning ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Berikut beberapa manfaat kunyit untuk kesehatan. 

  1. Mengurangi peradangan

Kunyit mengandung zat aktif yang namanya kurkumin. Kurkumin inilah yang berperan sebagai antioksidan yang mengandung efek antiradang. Bahkan, setiap satu sendok teh kunyit segar yang dihaluskan maupun bubuk terdapat sekitar 200 miligram kurkumin.

Kurkumin ini dipercaya dapat memblokir kerja sitokin serta enzim yang menyebabkan inflamasi dalam tubuh. Tak hanya itu, kurkumin juga bekerja dengan cara menurunkan histamin dan meningkatkan produksi kortison alami yang terdapat pada kelenjar adrenal untuk meredakan peradangan. 

  1. Meningkatkan fungsi hati

Senyawa antioksidan pada kunyit juga bisa meningkatkan fungsi hati dan mencegah terjadinya kerusakan hati yang disebabkan oleh penggunaan obat-obatan keras atau kondisi kesehatan tertentu. 

  1. Menurunkan risiko penyakit jantung

Manfaat kunyit lainnya adalah menurunkan risiko penyakit jantung. Diketahui penyakit ini merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. 

Dengan mengonsumsi kunyit, kandungan kurkuminnya dapat meningkatkan fungsi endotelium atau lapisan pembuluh darah. Sebab, disfungsi endotel menjadi pemicu utama penyakit jantung. 

Selain itu, senyawa yang bersifat antioksidan dan antiinflamasi pada kunyit juga memiliki peranan penting dalam mencegah maupun menurunkan risiko penyakit jantung. Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat kunyit yang satu ini. 

  1. Membantu mencegah kanker

Manfaat kunyit selanjutnya adalah membantu mencegah kanker. Manfaat ini berasal dari kandungan kurkumin yang bersifat antiinflamasi sehingga dapat membunuh dan menghambat pertumbuhan, perkembangan, serta penyebaran sel-sel kanker. 

  1. Mengurangi gejala depresi

Tak hanya kesehatan fisik, tapi kunyit juga memiliki manfaat untuk kesehatan mental. Salah satu manfaat kunyit untuk kesehatan mental adalah mengurangi gejala depresi. 

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kandungan kurkumin dalam kunyit memiliki efektivitas yang sama dengan fluoxetine (Prozac), yakni obat antidepresan dalam mengurangi gejala depresi. Kurkumin dapat meningkatkan kadar serotonin dan dopamin yang merupakan zat kimia di otak yang berfungsi mengatur suasana hati dan fungsi tubuh lainnya. 

  1. Meredakan nyeri haid

Perempuan Indonesia mungkin sudah tidak asing lagi dengan manfaat kunyit yang satu ini. Biasanya, kunyit dijadikan minuman jamu untuk meredakan nyeri haid (PMS).

Pereda nyeri ini berasal dari kurkumin yang terkandung dalam kunyit. Senyawa aktif ini bekerja dengan cara melemaskan kontraksi rahim yang menjadi penyebab perut kram dan nyeri. 

Itulah beberapa manfaat kunyit untuk kesehatan. Meskipun memiliki banyak manfaat, tapi sebaiknya Anda tidak mengonsumsi kunyit secara berlebihan karena dapat menimbulkan beberapa efek samping, seperti masalah pencernaan, sakit kepala, mual, hingga mengganggu kinerja obat. 

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*