Kandungan dan Manfaat Pedialyte untuk Anak

  • September 16, 2021

Pedialyte adalah larutan berbentuk sirup yang diberikan pada anak saat anak mengalami keluhan diare dan muntah. Di dalamnya terdapat kandungan natrium, kalium, chloride, glucose, serta dextrose. Pedialyte adalah larutan yang mampu mencegah terjadinya dehidrasi ringan hingga sedang pada anak.

Berbagai manfaat pedialyte: 

– Mengembalikan cairan yang hilang pada tubuh anak

– Mencegah dehidrasi terjadi

– Membantu anak mendapat energi

Bagaimana pedialyte bekerja?

Kandungan didalam larutan akan menyeimbangkan kadar gula dan kadar elektrolit yang dibutuhkan pada tubuh anak sehingga cairan yang hilang dapat kembali digantikan.  

Pada kondisi apa anak akan membutuhkan pedialyte: 

Anda dapat memberikan pedialyte saat anak mengalami diare hebat yang disertai muntah. Biasanya hal ini terjadi saat akan mengalami keracunan akibat terinfeksi virus atau bakteri.

Mengapa tidak memberikan air biasa dibandingkan dengan harus memberikan pedialyte?

Air memang hal yang terpenting untuk mengatasi masalah dehidrasi akibat masalah pencernaan pada anak. Namun pada pedialyte, kandungan air sudah dibuat sedemikian rupa dengan kadar natrium dan gula yang juga sudah diatur sehingga akan lebih direkomendasikan saat anak mengalami masalah diare. 

Bagaimana cara penggunaan obat?

Pedialyte dapat diberikan bersama atau tanpa makanan. Segera gunakan dan konsumsi larutan obat setelah membuka kemasan produk. Hindari penyimpanan lebih dari 24 jam saat kemasannya pertama kali dibuka. 

Dosis penggunaan: 

Sesuaikan dengan saran dan anjuran dokter. 

Harga:

Pedialyte dijual dengan harga sekitar Rp30.000 pada kemasan 500 ml.

Varian rasa:

Original dan bubblegum

Cara penyimpanan obat: 

– Simpan obat pada suhu ruangan yang kering dan tidak lembab

– Jauhkan dari paparan sinar matahari

– Perhatikan tanggal kadaluarsa produk

– Segera habiskan setelah produk pertama kali dibuka

Apakah penggunaan pedialyte mampu menyebabkan efek samping?

Ada beberapa efek samping yang dinilai mampu terjadi setelah penggunaan obat, diantaranya adalah:

  • Perasaan mual
  • Perut kembung

Segera hentikan penggunaan pedialyte pada anak saat anak menunjukkan beberapa gejala tersebut.

Apakah obat ini mampu memicu interaksi?

Meksi interaksi jarang terjadi setelah penggunaan, konsultasikan seluruh penggunaan obat, antibiotik, multivitamin atau suplemen untuk mengetahui apakah hal ini dapat bisa memicu interaksi satu sama lain jika digunakan bersamaan.

Perhatian khusus sebelum meminum obat:

– Jangan melebihi atau mengurangi anjuran yang tertera pada kemasan atau diberikan dokter

– Anak dengan riwayat alergi pada kandungan obat, kesulitan menyimpan cairan di perut, kesulitan buang air kecil, serta penyumbatan usus, tidak disarankan menggunakan obat ini kecuali mendapat arahan serta dianjurkan dari dokter

– Segera hentikan penggunaan obat saat terjadi efek samping pada anak setelah penggunaan obat

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*