Inilah Beberapa Syarat Bagi Calon Penerima Vaksin Corona

  • Desember 31, 2020

Setelah ditetapkan sebagai pandemi dunia oleh WHO pada Maret 2021, maka para peneliti pun dengan sigap segera mencari solusi dengan membuat vaksin yang mungkin bisa digunakan untuk melawan virus tersebut. Kini telah hadir beberapa perusahaan yang menjual produksi vaksin corona. Indonesia sendiri telah menerima sebanyak 1,2 juta dosis vaksin corona siap pakai dari perusahaan asal China. Vaksin tersebut didapatkan dari perusahaan Sinovac.

Sayangnya, Sinovac sendiri belum mengumumkan hasil uji coba tahap 3 sehingga vaksin belum dapat digunakan dalam waktu dekat. Baru tiga perusahaan yang telah mengumumkan hasil uji coba 3 dan efektivitas vaksinnya yaitu Oxford, Pfizer, dan Moderna. Selain itu, untuk bisa mendapatkan vaksin, seseorang perlu memenuhi beberapa syarat terlebih dahulu.

Syarat vaksin corona 

Untuk bisa mendapatkan vaksin corona, belum ada syarat dan ketentuan secara pasti dan lengkap. Akan tetapi, syarat umum vaksin bisa dilihat dari buku saku info vaksi oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Beberapa syarat umum penerima vaksin tersebut di antaranya:

  • Memiliki rentang usia dari 18 tahun hingga 59 tahun
  • Tidak sedang hamil 
  • Berada dalam kondisi sehat ketika vaksin diberikan
  • Tidak pernah mengalami reaksi alergi terhadap vaksin ataupun obat-obatan 
  • Tidak memiiki riwayat penyakit kronis seperti penyakit autoimun, jantung, diabetes, epilepsi, tumor, dan lainnya

Vaksin corona dan BPJS

Presiden telah memberikan arahan seputar pembiayaan vaksin bahwa nantinya masyarakat akan menerima vaksin corona secara gratis. Beberapa isu beredar bahwa vaksin corona gratis hanya dapat dilakukan jika seseorang memiliki bukti kepesertaan aktif Badan Penyelenggara Jamian Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan). Benarkah menjadi anggota aktif BPJS merupakan syarat sebagai penerima vaksin corona? Siti Nadia Tarmizi selaku juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementrian Kesehatan dalam wawancaranya mengklarifikasi isu tersebut. Ia menekankan bahwa vaksin corona akan dilakukan tanpa memungut biaya dan tidak harus menggunakan bukti keanggotaan aktif BPJS Kesehatan. 

Pemerintah menargetkan akan menyuntik vaksin corona pada setidaknya 67-70% dari penduduk indonesia yaitu sekitar 182 juta orang. Meski demikian, vaksin corona belum dapat dilakukan hingga saat ini sebab agar suatu vaksin bisa diberikan membutuhkan pemenuhan 3 syarat yaitu:

  • Vaksin dipastikan aman dan efektif digunakan 
  • Kondisi epidemiologi daerah pemberian vaksin mendukung 
  • Cakupan angka vaksinasi harus tinggi

Apakah anak-anak dan lansia bisa mendapatkan vaksin corona? 

Indonesia sedang melakukan uji coba vaksin dan hanya rentang usia 18 sampai 59 tahun saja yang dapat memperoleh vaksin corona ini. Hal tersebut berarti anak-anak maupun lansia tidak dapat menerima vaksin corona ini. Mengapa demikian? Penyebab anak-anak tidak bisa mendapatkan vaksin ini karena keamanan dan efektivitasnya untuk mereka belum teruji. Meski begitu, penelitian terus diupayakan hingga saat ini. Oleh karena anak-anak belum bisa mendapat vaksin maka perlidungan terhadap mereka perlu dilakukan secara lebih ketat. Risiko anak-anak tertular virus corona pun menjadi meningkat sebab rentang usia mereka belum bisa menerima vaksin virus corona. 

Untuk mencegah penularan virus corona lebih luas, Anda dapat menerapkan aturan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Beberapa protokol kesehatan tersebut meliputi jaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter, rajin mencuci tangan, menggunakan masker, serta menghindari kerumunan. Bagi Anda yang telah positif terkena viru corona maka diperlukan 2 minggu untuk menjalani karantina mandiri dan berbagai upaya pemulihan. Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut mengenai vaksin corona dan masalah medis lainnya dengan bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh sekarang di App Store atau Play Store.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*