Hormon yang Diproduksi Kelenjar Pituitari

  • Februari 26, 2020

Kelenjar pituitari adalah organ yang besarnya kira-kira seukuran kacang dan terletak di bagian dasar otak. Meskipun ukurannya kecil, kelenjar ini dapat memproduksi bermacam-macam hormone yang disebarkan ke seluruh tubuh untuk mengatur fungsi-fungsi orang tubuh dan memicu kelenjar lainnya untuk juga memproduksi hormon. Hormon sendiri merupakan zat kimia yang bersirkulasi di dalam aliran darah serta dapat menyebar ke seluruh tubuh untuk membawa sinyal-sinyal menuju berbagai bagian tubuh.

Setiap jenis hormone akan membangkitkan atau menstimulasi kelenjar targetnya. Setelah diproduksi di kelenjar-kelenjar endokrin, hormon akan langsung melawati sel-sel kelenjar tersebut dan masuk ke aliran darah. Berikut berbagai macam hormon yang diproduksi oleh kelenjar pituitari:

  • Adrenocorticotrophic hormone (ACTH) targetnya adalah kelenjar adrenal. Hormon ini berfungsi untuk menstimulasi kelenjar adrenal untuk memproduksi hormon kortisol.
  • Thyroid-stimulating hormone (TSH) yang targetnya adalah kelenjar tiroid. Hormon TSH akan menstimulasi kelenjar tiroid untuk memproduksi hormon tiroksin.
  • Luteinising hormone (LH) dan Follicle-stimulating hormone (FSH) yang targetnya adalah ovarium pada wanita dan testis pada pria. Kedua hormon ini berfungsi untuk mengatur karakteristik seksual dan fungsi reproduksi pada pria dan wanita. Jenis hormone ini akan menstimulasi ovarium untuk memproduksi hormon estrogen, progesterone, dan menstimulasi testis untuk memproduksi hormon testosterone serta sperma. Gabungan luteinising hormon dan Follicle-stimulating hormone disebut juga sebaga hormone gonadotropin.
  • Prolaktin (PRL) targetnya adalah payudara. Fungsi hormon ini adalah untuk menstimulasi payudara untuk memproduksi susu. Saat seorang wanita sedang hamil dan selama masa menyusui, hormon ini akan diproduksi dalam jumlah yang sangat banyak. Selain masa tersebut, hormon ini juga tidak hanya ada di tubuh wanita, tapi juga tubuh pria.
  • Growth hormon (GH) atau hormon pertumbuhan yang targetnya adalah seluruh sel-sel tubuh. Hormon ini sangat berperan di masa pertumbuhan karena fungsinya untuk menstimulasi pertumbuhan fisik dan perbaikan sel-sel tubuh.
  • Anti-diuretic hormone (ADH) yang targetnya adalah ginjal. Hormon ini berfungsi untuk mengatur retensi air yang dilakukan oleh ginjal untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh dan kadar mineral tubuh.
  • Oksitosin yang targetnya adalah rahim dan payudara. Hormon ini akan merangsang terjadinya kontraksi rahim saat masa kehamilan dan saat persalinan.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*