Hepatitis Alkoholik, Hepatitis yang Disebabkan oleh Konsumsi Alkohol

  • Januari 12, 2022

Sebagian dari Anda mungkin sudah tidak asing dengan penyakit hepatitis. Tapi, pernahkah Anda mendengar tentang penyakit hepatitis alkoholik

Sesuai namanya, jenis hepatitis yang satu ini disebabkan oleh konsumsi alkohol yang berlebihan. Selain itu, kondisi ini juga bisa terjadi apabila Anda terbiasa mengonsumsi alkohol dalam waktu yang lama hingga bertahun-tahun.

Mengenal ciri-ciri gejala hepatitis alkoholik

Sama seperti penyakit hepatitis pada umumnya, jenis hepatitis ini akan menimbulkan gejala utama berupa perubahan warna kulit menjadi kekuningan. Bukan hanya kulit, perubahan warna itu juga akan terlihat pada bagian putih mata. 

Saat Anda menderita hepatitis jenis ini, Anda juga akan merasakan adanya gejala-gejala berupa: 

  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual dan muntah-muntah
  • Nyeri perut
  • Demam 
  • Kelelahan dan kelemahan

Tanda-tanda di atas sangat umum dialami oleh orang yang menderita hepatitis, termasuk hepatitis alkoholik. Ditambah lagi, karena terbiasa mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar, penderita hepatitis jenis ini juga akan mengalami malnutrisi.

Malnutrisi bisa terjadi karena Anda tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dari makanan. Anda mungkin mudah merasa kenyang setelah meminum alkohol, sehingga tidak memiliki keinginan untuk makan.

Apabila hepatitis yang Anda derita disertai dengan kondisi malnutrisi yang parah, Anda mungkin juga akan merasakan gejala lain berupa: 

  • Gagal ginjal dan hati
  • Kebingungan dan perubahan perilaku
  • Akumulasi cairan di perut

Waspadai tanda-tanda di atas, karena itu merupakan tanda dari gejala hepatitis ini yang sudah lebih parah. Anda perlu segera melakukan konsultasi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan. 

Penyebab dan faktor risiko

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, hepatitis jenis ini disebabkan oleh konsumsi alkohol yang berlebihan dan dalam waktu yang lama. Alkohol yang Anda konsumsi akan masuk ke dalam saluran pencernaan dan nantinya akan diproses oleh organ hati.

Saat alkohol itu diproses di hati, akan ada zat kimia yang dihasilkan. Zat kimia ini sangatlah beracun, bahkan bisa melukai sel-sel di dalam organ hati Anda. Luka ini akan menyebabkan cedera yang kemudian berujung pada peradangan. Peradangan inilah yang memicu hepatitis alkoholik.

Ada beberapa faktor risiko yang membuat Anda lebih rentan terkena kondisi ini. Faktor risiko tersebut antara lain: 

  • Faktor genetik yang memengaruhi cara organ hati memproses alkohol
  • Menderita infeksi hati atau gangguan lainnya pada hati
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Durasi waktu makan lebih rendah dibandingkan dengan waktu mengonsumsi alkohol
  • Wanita

Wanita memiliki risiko lebih tinggi dalam terkena hepatitis jenis ini, karena tubuh wanita memproses alkohol dengan cara yang berbeda dari pria. 

Pengobatan mandiri dengan berhenti mengonsumsi alkohol

Saat menderita hepatitis alkoholik, Anda perlu mendapatkan perawatan dari dokter. Akan tetapi, proses penyembuhan akan menjadi lebih maksimal bila diimbangi dengan perawatan mandiri.

Perawatan mandiri bisa Anda lakukan dengan berhenti mengonsumsi alkohol. Ingatlah untuk tidak mengonsumsi alkohol selama Anda masih menderita penyakit ini. Bahkan, akan lebih baik lagi kalau Anda berhenti meminumnya untuk selamanya, bahkan setelah Anda sembuh sekalipun.

Berhenti meminum alkohol adalah upaya paling penting dalam penyembuhan hepatitis jenis ini. Pengobatan jenis apapun yang diberikan oleh dokter tidak akan ampuh menyembuhkan Anda selama Anda masih terus meminum alkohol.

Jika Anda memang ingin meminum alkohol, pastikan untuk tidak meminumnya secara berlebihan. Dengan begitu, Anda bisa terhindar dari risiko hepatitis alkoholik

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*