Hal-Hal Seputar Lidocaine, Anestesi Lokal Pencegah Nyeri

Hal-Hal Seputar Lidocaine, Anestesi Lokal Pencegah Nyeri

  • Desember 30, 2020

Saat Anda akan menjalani prosedur yang menyakitkan, biasanya Anda akan diberikan anestesi lokal untuk mencegah rasa nyeri. Salah satu jenis obat anestesi yang digunakan di Indonesia adalah lidocaine.

Obat ini dapat hadir dalam berbagai macam bentuk, mulai dari tablet, obat topikal, sampai dengan suntikan atau injeksi. 

Penggunaan lidocaine sebagai anestesi lokal

Berikut ini penjelasan mengenai penggunaan lidocaine berdasarkan bentuknya:

  • Lidocaine injeksi

Lidocaine yang hadir dalam bentuk injeksi bekerja dengan membuat kulit mati rasa sebelum Anda menjalani prosedur yang menyakitkan. Prosedur ini bisa berupa pengambilan darah, atau saat memasukkan jarum ke saluran intravena Anda.

Obat ini bekerja dengan cara memblokir sinyal di ujung saraf kulit. Anda tidak akan kehilangan kesadaran seperti ketika menggunakan anestesi umum sebelum operasi.

Saat akan menyuntikkan obat ini, Anda harus berada di bawah pengawasan tenaga medis sepenuhnya. Dokter yang akan memberikan arahan apabila Anda memang perlu mendapatkan anestesi ini.

  • Lidocaine topikal

Selain dalam bentuk injeksi, lidokain juga bisa diberikan melalui krim topikal. Obat ini akan dioleskan ke permukaan kulit, dan permukaan kulit pada area yang terkena akan mati rasa selama beberapa saat. 

Lidocaine dalam bentuk krim bisa Anda beli di apotek berdasarkan resep dari dokter. Anda juga bisa membelinya dengan bebas di apotek.

Beberapa krim topikal yang mengandung lidocaine mungkin saja mengombinasikan kandungan anestesi lokal lainnya. 

  • Lidocaine cair atau semprot

Lidocaine yang dikemas dalam bentuk obat cair atau obat semprot biasanya digunakan untuk mengatasi gangguan pada mulut. Ini digunakan ketika Anda akan menjalani prosedur pengobatan mulut untuk mengatasi kondisi tumbuh gigi, sakit tenggorokan, dan ulkus mulut.

Akan tetapi, ada juga lidocaine dalam bentuk semprot yang ditujukan untuk pengobatan wasir. Biasanya, untuk kondisi ini, lidokain dikombinasikan dengan kandungan lainnya, seperti kortikosteroid dan hidrokortison. 

Sebenarnya, masih ada banyak bentuk lidocaine lainnya yang dijual di apotek. Salah satunya adalah bentuk bubuk, tablet, dan lain sebagainya. Masing-masing bentuk lidocaine bisa digunakan sebagai anestesi lokal untuk pengobatan yang berbeda-beda.

Perhatian saat menggunakan lidocaine

Agar penggunaannya bisa membawa dampak yang maksimal, perhatikan hal-hal ini saat akan menggunakan lidocaine:

  • Reaksi alergi

Sebelum menggunakan produk ini, sampaikan pada dokter atau apoteker apabila Anda memiliki alergi terhadap lidokain atau jenis anestesi lokal lainnya. 

Biasanya, kondisi alergi ini bisa diketahui apabila Anda pernah mengalaminya atau pernah menjalani tes darah untuk mendeteksi alergi.

Produk-produk yang menggunakan lidocaine bisa saja mengandung bahan tidak aktif tertentu yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau masalah lain. Karena itu, jangan lupa untuk selalu berkonsultasi pada dokter mengenai alergi Anda. 

  • Resiko methemoglobinemia

Obat ini bisa menyebabkan efek samping berupa methemoglobinemia, yaitu kondisi gangguan pada darah yang sangat langka. Resiko ini akan meningkat pada anak-anak di bawah usia 6 bulan.

Selain itu, resiko ini lebih mungkin terjadi pada pasien yang telah memiliki kebiasaan mengonsumsi banyak obat untuk kesehatannya. Gejalanya berupa kulit, bibir, dan kuku yang pucat. 

Tidak hanya itu, Anda juga akan merasakan gejala berupa kebingungan, sakit kepala, pusing, dan kelelahan. Segera konsultasi pada dokter saat merasakan gejala ini.

Sebaiknya, ikuti arahan dari dokter ketika akan menggunakan lidocaine. Hal ini bisa membantu mencegah kemunculan efek samping yang tidak diinginkan.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*