Gejala-gejala Dermatitis yang Perlu Diatasi dengan Obat Kulit

  • Agustus 18, 2021

Dermatitis atau peradangan kulit bisa terjadi pada siapa saja. Peradangan disebabkan oleh berbagai faktor. Biasanya, ketika dermatitis terjadi, salah satu cara untuk mengobatinya adalah penggunaan obat kulit topikal.

Jenis obat yang dipakai akan disesuaikan dengan penyebab dan jenis dermatitis yang diderita. Anda perlu mengenali apa saja ciri-ciri dari dermatitis yang Anda alami, agar bisa menentukan jenis obat yang paling tepat untuk dipakai. 

Tanda-tanda perlu menggunakan obat kulit

Ada beberapa gejala umum yang akan dialami ketika mengalami peradangan kulit atau dermatitis, seperti: 

  • Ruam dan melepuh
  • Kulit kering dan pecah-pecah
  • Kulit terasa gatal
  • Kulit terasa sakit dan perih 
  • Sensasi terbakar pada kulit
  • Kemerahan
  • Pembengkakan

Gejala-gejala di atas merupakan gejala yang paling umum dialami ketika seseorang menderita dermatitis. Namun, bukan berarti Anda akan merasakan seluruh gejala di atas. Karena, setiap orang merasakan reaksi gejala yang berbeda-beda.

Tingkat keparahan gejala pada setiap penderita juga berbeda. Ada gejala ringan yang tidak menganggu, tapi ada juga gejala sangat berat yang menghambat seseorang untuk beraktivitas. 

Jika Anda merasakan adanya gejala-gejala di atas, maka tandanya Anda perlu mulai menggunakan obat kulit topikal sebagai upaya meredakan gejala. Jangan tunggu sampai gejala semakin parah, karena dampaknya bisa berbahaya untuk kesehatan Anda. 

Jenis-jenis peradangan kulit atau dermatitis

Terdapat beberapa jenis dermatitis yang paling umum diderita. Jenis-jenis tersebut terdiri atas: 

  • Dermatitis atopik

Jenis dermatitis yang satu ini cukup umum dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa. Anda mungkin lebih mengenal jenis ini dengan eksim. 

Eksim berkembang sejak masih bayi dan terjadi akibat faktor genetik. Kondisi ini ditandai dengan kemunculan bercak kasar di kulit yang terasa kering dan gatal. 

Seringkali, saat seseorang mengalami eksim, dokter akan menganjurkan metode pengobatan dengan menggunakan obat kulit topikal.

  • Dermatitis kontak

Dermatitis kontak sama dengan reaksi alergi. Ini terjadi ketika suatu zat menyentuh kulit Anda dan menyebabkan iritasi dan reaksi alergi.

Reaksi alergi ini bisa berbeda-beda pada setiap orang. Ada yang merasakan reaksi berupa biduran, namun ada juga yang mengalami ruam kemerahan. 

Umumnya bila tidak segera diatasi dengan obat kulit, reaksi ini bisa berkembang semakin parah dan menyebabkan sensasi terbakar, gatal, atau bahkan sampai melepuh. 

  • Dermatitis dishidrotik

Jenis peradangan yang satu ini terjadi akibat ketidakmampuan kulit untuk melindungi dirinya sendiri. Ini akan menimbulkan gejala peradangan kulit berupa kulit gatal dan kering.

Seringkali, gejala tersebut juga akan disertai dengan luka lepuh kecil. Biasanya, ini akan terjadi pada area kaki dan tangan. 

  • Dermatitis seboroik

Kondisi yang satu ini seringkali dikenal dengan sebutan cradle cap pada bayi. Jenis peradangan kulit ini umumnya terjadi di kulit kepala.

Akan tetapi, bukan berarti masalah ini tidak mungkin terjadi di area kulit lainnya. Dalam beberapa kasus, dermatitis seboroik juga bisa berkembang di wajah dan kulit dada.

Ketika kondisi ini terjadi, Anda akan melihat adanya bercak kulit kemerahan di kulit kepala bayi. Bercak tersebut akan tampak bersisik dan memicu ketombe.

Jenis-jenis dermatitis di atas bisa diatasi dengan pemakaian obat topikal yang tepat. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan resep obat kulit berdasarkan jenis peradangan kulit yang dialami. Pastikan Anda memakai obat tersebut sesuai dengan anjuran dan dosis dari dokter.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*