Ejakulasi Tertunda, Penyebab dan Cara mengatasinya!

  • Oktober 12, 2020

Bagi seorang pria, mengalami ejakulasi tertunda bukanlah hal yang menyenangkan. Bahkan hal ini bisa jadi sebuah mimpi buruk bagi mereka. Terlebih lagi jika ejakulasi tersebut tidak juga muncul setelah adanya stimulasi seksual selama 30 menit atau lebih.

Meskipun tidak ada batasan waktu khusus bagi seorang pria untuk mencapai orgasme, tetapi apakah normal jika hal tersebut terjadi secara terus menerus? Apa sebenarnya penyebab terjadinya ejakulasi tertunda dan bagaimana cara mengatasinya?

Gejala ejakulasi tertunda

Ejakulasi tertunda sering kali disebut sebagai ejakulasi terganggu adalah kondisi di mana seorang pria membutuhkan rangsangan lebih lama untuk bisa mencapai orgasme dan mengeluarkan air mani dari penis (ejakulasi). Namun, pada beberapa pria dengan ejakulasi tertunda tidak dapat ejakulasi sama sekali.

Biasanya ejakulasi tertunda bersifat sementara atau bisa seumur hidup. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh kondisi kesehatan kronis tertentu, operasi, dan pengobatan. Seorang pria sering kali mengalami kesulitan mencapai orgasme selama berhubungan seksual atau aktivitas seksual lainnya dengan pasangan. Beberapa pria bahkan bisa mengalam ejakulasi saat melakukan mastrubasi. Nah, ejakulasi tertunda dibagi menjadi dua jenis berdasarkan gejalanya:

  • Ejakulasi tertunda situasional. Pada jenis ini, hejala hanya terjadi pada keadaan tertentu ataupun rangsangan seksual tertentu saja.
  • Ejakulasi tertunda bawaan. Ejakulasi ini sudah terjadi sejak penderita mengalami akil balik.

Apa penyebab ejakulasi tertunda?

Ejakulasi ini dapat terjadi karena sedang menjalani suatu pengobatan, kondisi kesehatan kronis tertentu ataupun karena operasi. Atau mungkin disebabkan oleh penyalahgunaan zat atau masalah kesehatan mental, seperti depresi, kecemasan, dan stres. Penyebab psikologis dari ejakulasi tertunda meliputi:

  • Depresi, kecemasan, atau kondisi kesehatan mental lainnya
  • Masalah hubungan karena stres, komunikasi yang buruk atau masalah lainnya
  • Kecemasan tentang kinerja
  • Citra tubuh yang buruk
  • Perbedaan realitas seksual dengan pasangan dan fantasi seksual
  • Takut menyebabkan kehamilan biasanya dapat membuat seorang pria ejakulasi tertunda
  • Penggunaan vibrator berlebihan
  • Pernah mengalami pelecehan seksual

Selain itu, obat-obatan dan zat lain yang dapat menyebabkan ejakulasi tertuna antara lain:

  • Beberapa obat antidepresan
  • Obat tekanan darah tinggi tertentu
  • Diuretik tertentu
  • Beberapa obat antipsikotik
  • Beberapa obat anti kejang
  • Alkohol, terutama minum terlalu banyak

Penyebab fisik dari ejakulasi tertunda biasanya meliputi:

  • Cacat lahir tertentu yang mempengaruhi sistem reproduksi pria
  • Cedera pada saraf panggul yang mengontrol orgasme
  • Infeksi tertentu, seperti infeksi saluran kemih
  • Operasi prostat, seperti reseksi transurethral dari prostat atau prostat
  • Penyakit neurologis, seperti neuropati diabetik, stroke, atau kerusakan saraf pada sumsum tulang belakang
  • Kondisi terkait hormon, seperti kadar hormon tiroid rendah (hipotiroidisme) atau kadar testoteron rendah (hipogonadisme)
  • Ejakulasi retrograde, suatu kondisi di mana air mani masuk kembali ke kandung kemih, bukan keluar dari penis.

Cara mengatasi ejakulasi tertunda

Cara mengatasi atau pengobatan ejakulasi tertunda akan sangat tergantung pada penyebab yang mendasarinya, tetapi mungkin termasuk minum obat atau membuat perubahan pada obat yang saat ini sedang Anda minum, menjalani konseling psikolog, atau mengurangi alkohol atau obat-obatan terlarang.

Konseling psikolog mungkin dapat membantu mengatasi masalah kesehatan mental yang mendasari penyebab dari kondisi ini, seperti depresi dan kecemasan. Ini juga digunakan untuk masalah psikologis yang secara langsung mempengaruhi kemampuan Anda untuk berjakulasi. 

Konseling mungkin akan melibatkan psikolog atau konselor bersama pasangan Anda. Anda pun mungkin mendapat manfaat paling banyak dengan menemui terapis seks yang mengkhususkan diri dalam terapi masalah seksual.

Ejakulasi tertunda adalah kondisi yang membuat seorang pria frustrasi, pun dengan pasangan. Mengatasi ejakulasi ini membutuhkan waktu dan komitmen dari Anda dan pasangan. Intinya adalah komunikasi yang jujur dan terbuka tentang ejakulasi tertunda ini. Bicarakan hal ini baik-baik dengan pasangan dan jangan malu untuk mengobatinya, baik dengan dokter atau psikolog.