Makanan Wajib Dihindari oleh Penderita Penyakit Diabetes

  • Desember 23, 2021

Diabetes merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan, namun dapat dikendalikan selama Anda menjalani gaya hidup yang sehat dan berobat secara teratur. Anda bisa memulainya dengan memilih aktivitas fisik yang menyehatkan seperti berolahraga maupun menghindari pantangan. Mengupayakan hidup sehat bagi penderita penyakit diabetes tentu saja membutuhkan pengorbanan. Anda harus mengendalikan diri untuk tidak sembarangan memilih makanan dan minuman yang akan dikonsumsi.

Apabila gaya hidup tidak diatur dengan baik, maka akan berakibat pada kondisi kesehatan yang memburuk. Itulah sebabnya penting bagi penderita untuk menjaga kesehatan dengan mematuhi pantangannya. Lantas, apa saja makanan yang harus dihindari para penderita diabetes? Berikut ulasannya!

penyebab diabetes

Makanan Wajib Dihindari Penderita Diabetes

Penyakit diabetes menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat dan juga bisa menimbulkan resistensi insulin. Untuk mencegah dan mengatasinya, penderita harus menghindari makanan yang terlalu manis dan mengutamakan konsumsi makanan sehat seperti sayuran dan buah. Menjaga pola makan penting dengan tujuan mengontrol berat badan serta menurunkan tekanan darah demi menghindari risiko penyakit jantung, dan lain-lain. Oleh karena itu, usahakan untuk menghindari makanan dan minuman berikut:

  • Soda. Hindari minuman kemasan berkarbonasi karena kandungan gulanya sangat banyak. Anda wajib berhenti konsumsi minuman bersoda.
  • Makanan olahan dari gula. Makanan olahan dari gula biasanya berubah menjadi kue kering, donat, cake, hingga permen.
  • Produk susu olahan. Contohnya adalah es krim, keju, hingga krim roti.
  • Karbohidrat yang diolah menjadi makanan. Misalnya, roti putih, keripik, atau pasta.
  • Makanan dengan kandungan lemak jenuh. Contoh: butter, dressing salad, mayones, dan semua produk roti.
  • Makanan olahan lainnya seperti daging olahan, makanan kemasan, dan jus buah.

Selain menghindari makanan dan minuman di atas, penderita diabetes disarankan untuk mengonsumsi makanan berikut:

Sayuran Hijau

Contoh sayuran hijau yang mudah ditemukan adalah bayam, brokoli, bok choy, kol, kale, serta sawi hijau. Sayuran tersebut dapat dipadukan dengan bahan makanan lainnya yang mengandung protein seperti tahu dan ayam. Meski sama-sama sayur, namun sebaiknya Anda menghindari konsumsi sayuran yang diawetkan, misalnya acar atau sayur yang diolah dengan banyak saus, keju, dan mentega.

Kacang-kacangan dan Kacang Kenari

Kacang-kacangan mengandung karbohidrat yang membantu Anda saat menjalankan diet. Selain itu, kacang-kacangan juga bermanfaat mengatur kadar kolesterol dan tekanan darah. Sedangkan dengan mengonsumsi kacang kenari, maka efek yang ditimbulkan adalah kadar gula menjadi normal. Kacang kenari juga dipercaya dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung.

Telur

Selain murah dan mudah dijangkau, telur ternyata mampu menurunkan kadar kolesterol dan gula darah bagi penderita diabetes 2. Sensitivitas insuin juga turut meningkat dan bisa meredakan peradangan. Itulah sebabnya telur sering dimanfaatkan penderita penyakit diabetes sebagai makan utama. Anda bisa menyajikannya dengan cara direbus.

Ikan

Beberapa jenis ikan yang aman dan dianjurkan bagi penderita diabetes adalah ikan tout, haring, tuna, sarden, makarel, dan salmon. Beberapa jenis ikan tersebut mengandung lemak polysaturated dan monosaturated yang dipercaya mengendalikan kadar gula dalam darah. 

Gandum Utuh

Penderita diabetes juga membutuhkan asupan serat dengan cara mengonsumsi gandum utuh yang didapatkan dari roti gandum, quinoa, beras cokelat, dan pasta gandum. Makanan tinggi serat akan mempermudah tubuh untuk mencerna sehingg kadar gula dalam darah cenderung stabil. 

Itulah makanan pantangan dan makanan yang dianjurkan bagi penderita penyakit diabetes. Memang betul diabetes tidak bisa disembuhkan, namun dengan memerhatikan asupan yang masuk ke dalam tubuh, Anda masih bisa mengupayakan kehidupan yang sehat dan bugar. Selamat mencoba!

7 Makanan Penyebab Kista Ovarium, Ada Apa Saja?

  • Desember 23, 2021

Kista ovarium merupakan kantong cairan yang ada di dalam indung telur atau ovarium. Kantong ini pada umumnya berukuran kecil dan tidak berbahaya. Kista ovarium juga bisa hilang dalam beberapa bulan tanpa perlu Tindakan medis seperti bedah. Ada beberapa penyebab munculnya kantong ini, misalnya seperti gangguan hormone dan kehamilan. Selain itu, ada pula faktor pemicu yaitu mengonsumsi makanan penyebab kista ovarium. Beberapa makanan tersebut diantaranya yaitu sebagai berikut.

Kista ovarium adalah kantong berisi cairan yang tumbuh di ovarium atau indung telur

1. Daging merah

Sebuah penelitian yang menilai hubungan antara konsumsi makanan dengan risiko terbentuknya kista ovarium jinak menemukan bahwa konsumsi daging sapi dan keju berlebihan berhubungan dengan penyakit tersebut. Sehingga, membatasi konsumsi keduanya bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi risiko keparahan kista.

2. Makanan berlemak

Tingginya konsumsi lemak juga berpengaruh pada terbentuknya kista ovarium. Disebutkan bahwa perempuan yang mengidap penyakit ini adalah yang mengonsumsi lebih banyak makanan berlemak. Sehingga, perempuan yang sedang berada di usia produktif disarankan untuk mengurangi konsumsi lemak.

3. Nasi putih

Perempuan yang mengidap PCOS memiliki kadar insulin lebih tinggi dari level normal. Sehingga, membatasi makanan yang bisa memicu naiknya kadar insulin adalah hal yang perlu dilakukan. Nasi putih merupakan salah satu jenis makanan tinggi karbohidrat yang bisa memicu naiknya kadar insulin di tubuh.

4. Roti tawar

Roti tawar adalah makanan berbahan tepung terigu, yang mengandung karbohidrat olahan dan sudah diproses dengan berbagai metode.Makanan ini dinilai bisa memicu resistensi insulin, yang dapat berujung pada peningkatan kadar hormon testosteron. Kondisi ini terjadi pada para perempuan pengidap PCOS.

5. Kentang

Sama seperti roti tawar, kentang juga bukan merupakan jenis karbohidrat olahan yang jika dikonsumsi terlalu banyak, bisa memicu resistensi insulin. Sehingga, pengidap kista ovarium perlu membatasi konsumsinya.

6. Makanan dan minuman manis

Pada penderita PCOS, hormon insulin di tubuh diduga tidak bisa bekerja dengan baik dalam mengubah gula menjadi energi. Sehingga, kadar gula di dalam darah cenderung tinggi.Mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis seperti soda, jus buah, hingga kue, merupakan salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mengembalikan keseimbangan kadar hormon di tubuh pengidap kista ovarium.

7. Makanan cepat sajiMakanan cepat saji seperti ayam goreng, kentang goreng, sosis, bakso, maupun snack kemasan merupakan makanan tinggi lemak sekaligus bisa memicu inflamasi atau peradangan jaringan di tubuh.Jenis makanan ini tentu tidak baik untuk para pengidap kista ovarium yang sedang berusaha mengendalikan kadar hormon di tubuhnya.

Penyebab dan Gejala TBC Usus

  • Oktober 26, 2021

Penyebab dan gejala TBC usus.  TBC atau disebut juga sebagai tuberkulosis adalah salah satu penyakit infeksi. TBC disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis.

Umumnya penyakit TBC ini dikenal dengan menyerang bagian paru-paru. Namun, bakteri ini tidak cuma menyerang organ pernapasan, tapi juga organ-organ lain, termasuk usus.

TBC usus adalah jenis tuberkulosis yang menyerang sistem pencernaan yang luas, tidak cuma terbatas pada usus. 

Pada TBC usus, tuberkulosis menyerang bagian sistem pencernaan meliputi usus, selaput rongga perut, hati, kelenjar getah bening perut, pankreas, dan limpa.

Hal ini terjadi dikarenakan bakteri mycobacterium tuberculosis dapat menyebar ke organ perut atau usus, melalui darah, getah bening, hingga dahak.

Penyakit ini bisa menyerang siapa saja termasuk orang dewasa dan anak-anak. Anda bisa mengatasi masalah ini dengan menghindari penyebab atau faktor risiko dari TBC usus.

Lalu, apa saja penyebab dan gejala TBC usus?

Penyebab TBC Usus

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, penyebab utama terjadinya TBC usus adalah karena infeksi dari bakteri mycobacterium tuberculosis

Bakteri tersebut menginfeksi lewat darah melalui penyebaran infeksi primer di paru-paru pada bagian organ pencernaan,

Infeksi tersebut bisa menyebar dengan beberapa cara, antara lain.

  • Dahak yang terinfeksi
  • Mengkonsumsi susu yang terkontaminasi
  • Cairan dari paru yang terinfeksi bakteri penyebab tuberkulosis
  • Kelenjar getah bening yang terinfeksi

Ada beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko atau rentan terkena penyakit ini, diantaranya.

  • Diabetes
  • Kekurangan gizi
  • Daya tahan tubuh lemah
  • Infeksi HIV
  • Sirosis hati
  • Menjalani dialisis peritoneal

Gejala TBC Usus

Gejala yang muncul pada TBC usus seringnya bersifat tidak spesifik sehingga sulit dibedakan dari gejala penyakit usus lainnya.

Tapi, secara umum, gejala TBC umum diantaranya berupa.

  • Sakit perut
  • Penurunan berat badan
  • Demam
  • Konstipasi atau sembelit
  • Diare
  • Pembesaran hati dan limpa
  • Buang air besar berdarah
  • Turunnya nafsu makan

Pada beberapa kasus atau kondisi yang darurat, dapat menyebabkan penyumbatan usus yang disertai dengan gejala seperti perut tegang, muntah, dan terasa ada benjolan di perut.

Bila Anda memiliki kekhawatiran akan suatu gejala, Anda bisa konsultasikan hal tersebut dengan dokter.

Cara Mendiagnosis

Dikarenakan gejala yang mirip dengan penyakit pencernaan lainnya, maka sulit untuk mendeteksi penyakit ini hanya berdasarkan gejala.

Oleh karena itu, dokter memerlukan pemeriksaan khusus untuk mendiagnosis TBC usus, diantaranya sebagai berikut.

  • Tes darah
  • Biopsi
  • Endoskopi
  • Radiografi
  • Polymerase Chain Reaction atau PCR

Jika TBC usus tidak segera ditangani, akan memicu risiko sejumlah komplikasi yang berbahaya seperti perforasi atau lubang pada usus, adhesi atau perlengketan usus, pendarahan, dan penyumbatan usus.

Oleh karena itu, penanganan sedini mungkin akan membantu pengobatan. Penyakit ini bisa diobati dengan obat-obatan dari dokter, menjalani pola makan sehat, hingga operasi (apabila sudah menyebabkan komplikasi).

Selain itu, Anda juga bisa mencegah penyakit TBC usus dengan menerima vaksin BCG. Vaksin tersebut dapat mencegah TBC untuk anak-anak maupun orang dewasa yang belum pernah mengalami penyakit ini.

Demikian informasi mengenai penyebab dan gejala TBC usus. Semoga kita senantiasa bisa menjaga kesehatan dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan melalui adanya informasi-informasi kesehatan yang ada.

Cara Cek Gula Darah dan Mencegah Diabetes

Cara Cek Gula Darah dan Mencegah Diabetes

  • Oktober 14, 2021

Diabetes terjadi ketika pankreas tidak menghasilkan cukup insulin. Insulin dibutuhkan tubuh untuk mengubah gula menjadi energi dan menyalurkannya ke seluruh sel-sel tubuh. Ketika kadar produksi dan kerja insulin terganggu, dapat mengakibatkan penumpukan kadar gula darah dan sel-sel tubuh tidak mendapatkan asupan energi. Jika dibiarkan, diabetes akan berkembang menjadi penyakit yang berbahaya dan berisiko mengakibatkan kematian. Untuk menghindari ini, Anda perlu mengetahui cara cek kadar gula darah. Tujuannya untuk mencegah diabetes, mengontrol kadar gula, dan menghindari komplikasi pada penderita diabetes. 

Pada tahun 2014, sekitar 8,5% orang dewasa berusia 18 tahun ke atas menderita diabetes. Sementara itu, pada 2019, diabetes menjadi penyebab langsung dari 1,5 juta kematian manusia. Selain itu, kematian akibat glukosa darah tinggi cenderung lebih berisiko pada penderita kardiovaskular, ginjal kronis, gangguan hati, dan tuberkulosis. 

Jenis-Jenis Diabetes

Penyakit diabetes tidak dapat disembuhkan, namun Anda dapat mengontrolnya dan mencegah risiko penyakit kronis yang disebabkan oleh diabetes. Ada tiga jenis penyakit diabetes, yang perlu Anda ketahui, yaitu:

Diabetes tipe 1

Diabetes tipe satu dapat terjadi pada siapa saja dan usia berapapun, termasuk anak-anak dan remaja. Ketika Anda menderita diabetes tipe 1, pankreas menghasilkan sangat sedikit atau bahkan tidak memproduksi insulin sama sekali. Penyebab gangguan pada pankreas ini bisa disebabkan oleh faktor autoimun (sistem kekebalan tubuh yang lemah) dan akan semakin berisiko pada orang yang memiliki riwayat keluarga diabetes (genetik). Oleh karena itu, penderita diabetes tipe 1 memerlukan asupan insulin tambahan setiap harinya untuk menjaga kadar glukosa dalam darah. 

Diabetes tipe 2

Diabetes tipe 2 lebih sering terjadi pada orang dewasa, daripada anak-anak. Pada penderita diabetes tipe 2, tubuh tidak memanfaatkan insulin yang dihasilkannya dengan baik. Berbeda dengan diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 disebabkan oleh gaya hidup yang kurang sehat dan faktor genetik. 

Gestational diabetes (GDM)

Gestational diabetes adalah kondisi saat kadar gula darah tinggi pada masa kehamilan yang dapat menyebabkan komplikasi pada ibu dan anak. GDM biasanya akan menghilang setelah melahirkan, namun bagi penderita GDM akan rentan mengalami diabetes tipe 2 di kemudian hari. 

Cara Cek Gula Darah

Untuk mengecek kadar gula darah Anda tetap normal, sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan di laboratorium. Berikut ini beberapa tes yang dapat dilakukan untuk mengecek kadar gula darah dan diagnosis diabetes, yaitu:

  • Tes A1C
    Tes ini mengukur kadar gula darah rata-rata Anda selama 2 atau 3 bulan terakhir. A1C di bawah 5,7% adalah normal. Jika angka A1C menunjukkan 5,7-6,4% menunjukkan Anda memiliki prediabetes, dan 6,5% atau lebih tinggi menunjukkan Anda menderita diabetes.
  • Tes Gula Darah Puasa
    Dilakukan setelah Anda melakukan puasa semalaman. Kadar gula darah yang normal menunjukkan 99 mg/dL atau lebih rendah. Jika hasil menunjukkan 100-125 mg/dL berarti Anda prediabetes, dan hasil 126 mg/dL menunjukkan Anda menderita diabetes. 
  • Tes Toleransi Glukosa
    Dilakukan dengan mengukur gula darah Anda sebelum dan sesudah Anda minum cairan yang mengandung glukosa. Anda akan berpuasa (tidak makan) semalaman sebelum tes lalu darah Anda diambil untuk dianalisis. 
  • Tes Gula Darah Acak
    Tes gula darah acak dilakukan dengan mengukur gula darah saat Anda diuji. Anda dapat mengikuti tes ini kapan saja dan tidak perlu berpuasa terlebih dahulu. Jika hasil tes menunjukkan kadar gula darah Anda 200 mg/dL atau lebih tinggi menandakan Anda menderita diabetes.
  • Tes untuk Diabetes Gestasional
    Tes darah dilakukan untuk mendiagnosis diabetes gestasional. Tes ini dilakukan saat usia kandungan 24-28 minggu.

Catatan

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan angka di atas kadar gula darah normal, segera berkonsultasi dengan dokter Anda. Dengan demikian, Anda akan mendapatkan pengobatan dan rekomendasi cara cek kadar gula darah sedini mungkin untuk meminimalisasi risiko buruk lainnya.

Ganggu Kesehatan Mulut? Kenali Penyebab Benjolan di Gusi

Ganggu Kesehatan Mulut? Kenali Penyebab Benjolan di Gusi

  • Juni 22, 2021

Banyak orang mengalami nyeri atau iritasi gusi di beberapa titik. Penumpukan plak dan bakteri lain sering menjadi penyebab benjolan di gusi. Penumpukan ini juga bisa menyebabkan gusi berdarah dan kemerahan. Akan tetapi, banyak penyebab lainnya yang membuat benjolan di gusi. Hal ini bisa menjadi bahaya atau mungkin dapat segera diobati. Berikut lengkapnya.

1. Kista

Kista adalah gelembung kecil berisi udara, cairan, atau bahan lunak lainnya. Kista gigi dapat terbentuk pada gusi di sekitar gigi. Kebanyakan kista gigi terbentuk di sekitar akar gigi yang mati atau terkubur. Kista dapat tumbuh perlahan dari waktu ke waktu dan jarang menimbulkan gejala kecuali terinfeksi. Ketika ini terjadi, Anda mungkin merasakan rasa sakit dan timbul benjolan di gusi yang membuat pipi tampak bengkak.

Jika cukup besar, kista dapat menekan gigi dan menyebabkan kelemahan pada rahang seiring waktu. Kebanyakan kista gigi mudah dihilangkan dengan prosedur pembedahan langsung. Selama prosedur, dokter juga dapat merawat jaringan akar yang mati untuk mencegah kista kembali.

2. Abses

Abses pada gusi disebut abses periodontal. Infeksi bakteri ini menyebabkan munculnya kumpulan kecil nanah. Abses mungkin terasa seperti benjolan yang lembut dan hangat. Abses gigi seringkali terasa sangat menyakitkan.

Gejalanya meliputi:

  • Nyeri berdenyut yang datang tiba-tiba dan semakin parah
  • Rasa sakit di satu sisi yang menyebar ke telinga, rahang, dan leher
  • Rasa sakit yang semakin parah saat Anda berbaring
  • Kemerahan dan bengkak di gusi atau wajah Anda

Jika Anda memiliki abses periodontal, Anda harus menemui dokter gigi sesegera mungkin. Mereka dapat menghilangkan sumber infeksi dan mengeringkan nanah. Tergantung pada seberapa parah infeksinya, mereka mungkin perlu mencabut gigi atau melakukan saluran akar.

3. Sariawan

Sariawan dapat terbentuk di dasar gusi. Sariawan berbeda dari luka dingin, yang disebabkan oleh virus. Meskipun sariawan tidak berbahaya, sariawan bisa menyakitkan, terutama saat berada di dalam mulut.

Gejala sariawan antara lain:

  • Bintik-bintik putih atau kuning dengan batas merah
  • Tonjolan datar atau sedikit terangkat
  • Kelembutan yang parah
  • Sakit saat makan dan minum

Kebanyakan sariawan sembuh dengan sendirinya dalam waktu satu sampai dua minggu. Sementara itu, Anda bisa menggunakan analgesik yang dijual bebas, untuk membantu meredakan rasa sakit.

4. Fibroma

Fibroma oral adalah penyebab paling umum dari benjolan mirip tumor pada gusi. Fibroma adalah benjolan non-kanker yang terbentuk pada jaringan gusi, akibat teriritasi atau terluka. Fibroma juga dapat muncul di beberapa bagian berikut:

  • di dalam pipimu
  • di bawah gigi palsu
  • di sisi lidahmu
  • di bagian dalam bibirmu

Fibroma tidak menimbulkan rasa sakit. Fibroma biasanya terasa seperti gumpalan keras, halus, berbentuk kubah. Kadang-kadang, mereka lebih mirip tag kulit yang menggantung. Fibroma mungkin terlihat lebih gelap atau lebih terang dari bagian gusi yang lain. Dalam kebanyakan kasus, fibroma tidak memerlukan perawatan. Namun, jika ukurannya sangat besar, dokter akan mengangkatnya melalui pembedahan.

5. Granuloma piogenik

Granuloma piogenik oral adalah benjolan merah yang berkembang di mulut, termasuk gusi. Biasanya muncul sebagai benjolan di gusi berisi darah yang bengkak dan mudah berdarah. Umumnya kondisi ini sering menyerang beberapa wanita dan berkembang selama kehamilan, akibat perubahan hormonal. Granuloma piogenik biasanya memiliki ciri seperti berikut:

  • lembut
  • tanpa rasa sakit
  • merah tua atau ungu

Anda membutuhkan perawatan umumnya yang melibatkan operasi pengangkatan benjolan.

Kelebihan Melakukan Tes Urine dalam Mendeteksi Penyakit

Kelebihan Melakukan Tes Urine dalam Mendeteksi Penyakit

  • April 28, 2021

Urinalisis adalah tes urine melalui laboratorium. Metode ini dapat membantu dokter untuk mendeteksi masalah yang mungkin ditunjukkan oleh urine Anda. Banyak penyakit dan gangguan yang mungkin memengaruhi cara tubuh Anda membuang limbah dan racun. Tes urine dapat melihat banyak penyakit yang ada di dalam paru-paru, ginjal, saluran kemih, kulit, dan kandung kemih. Penyakit ini dapat terdeteksi melalui tes urine. Oleh karena itu, tes urine kerap dilakukan para medis untuk mendeteksi penyakit secara cepat dan memiliki beberapa keunggulan atau kelebihan lain seperti berikut.

1. Tidak meninggalkan rasa sakit

Tes urine memiliki kelebihan yang tidak meninggalkan rasa sakit sama sekali pada saat pengambilan sampel. Akan tetapi, Anda mungkin merasa tidak nyaman pada saat melakukannya.

Pertama Anda harus mencuci tangan dengan sabun dan air hangat. Buka cangkir atau tabung yang diberikan dokter. Tempatkan tutupnya pada permukaan yang bersih. Berhati-hatilah agar tidak menyentuh bagian dalam cangkir atau bagian dalam tutupnya.

Gunakan handuk basah untuk membersihkan area di sekitar uretra. Kemudian mulai buang air kecil ke toilet. Setelah beberapa detik, masukkan aliran urin ke dalam cangkir. Setelah Anda mengumpulkan cukup urin, keluarkan cangkirnya. 

Selesaikan buang air kecil ke toilet. Kemudian tutup kembali cangkir dengan hati-hati, agar tidak menyentuh bagian dalam wadah atau tutupnya. Kembalikan cangkir seperti yang diinstruksikan oleh dokter. Urine Anda akan dikirim ke laboratorium untuk diuji.

2. Lebih sensitif mendeteksi penyakit ginjal

Tes urine dapat menentukan seberapa baik ginjal Anda berfungsi. Tes ini dapat digunakan untuk menguji respons ginjal Anda terhadap:

  • Terlalu banyak asupan cairan.
  • Asupan cairan terlalu sedikit (dehidrasi).
  • Hormon yang harus memusatkan urin, hormon antidiuretik (ADH).

Anda dapat mengikuti tes beberapa kali dalam keadaan yang berbeda.

Tes itu sendiri tidak menimbulkan rasa sakit dan yang harus Anda lakukan hanyalah memberikan sampel urin yang bersih.

3. Mendeteksi penyakit lebih cepat

Tes urine biasanya tidak memerlukan waktu lama untuk mengetahui hasil dari penyakit yang ada di dalam tubuh. Laboratorium akan menguji seberapa pekat urin Anda. Urine yang lebih pekat berarti ada lebih banyak zat terlarut dan lebih sedikit air dalam sampel. Zat terlarut adalah partikel terlarut, seperti gula, garam, dan protein.

Nilai normal dapat bervariasi berdasarkan laboratorium yang digunakan. Namun, biasanya, urin Anda diukur dalam berat jenis – rasio kepadatan urin dengan kepadatan air (1.000). Nilai normal cenderung berada pada kisaran pada dan sedikit di atas massa jenis air (1.000 hingga 1.030). Urin Anda harus lebih pekat setelah diberikan ADH.

Jika urin Anda sangat pekat, dokter mungkin mencurigai satu atau lebih dari kondisi seperti dehidrasi, diare, keringat berlebih, glukosuria (terlalu banyak gula dalam urin), gagal jantung, penyempitan arteri ginjal, sekresi ADH yang tidak tepat, muntah berlebih, pembatasan cairan. Sedangkan konsentrasi urin yang rendah menunjukkan terlalu banyak asupan cairan, diabetes insipidus, gagal ginjal, pielonefritis.

Potensi efek samping tes urine

Tes ini tidak terkait dengan efek samping yang merugikan. Namun, menahan diri untuk tidak minum cairan selama tes dapat membuat Anda merasa dehidrasi. Setelah tes selesai, tanyakan kepada dokter apakah Anda sudah boleh minum atau tidak, supaya tubuh dapat kembali terhidrasi.

Upaya Alami Atasi Sakit Perut Sebelah Kiri Bawah

Upaya Alami Atasi Sakit Perut Sebelah Kiri Bawah

  • April 8, 2021

Ada banyak sekali organ tubuh yang tersimpan di dalam perut. Dengan begitu, tentu masalah dan kondisinya menjadi sangat kompleks. Ada banyak sekali kemungkinan masalah kesehatan yang dapat terjadi di dalam perut. Sementara sakit perut sebelah kiri bawah, mungkin, hanya satu manifestasi dari berbagai kemungkinan lain ada. 

Pada umumnya, sakit perut dianggap sebagai sakit yang biasa. Padahal jika seseorang mengalami sakit perut sebelah kiri bawah, bisa saja itu disebabkan oleh berbagai macam hal dan tentunya memiliki dampak yang juga beragam. Sehingga jika tidak ditangani segera, dapat menimbulkan masalah kesehatan yang cukup serius.

Sebelum mengunjungi dokter, kamu bisa melakukan sesuatu untuk meredakan rasa sakit perut sebelah kiri bawah yang dirasakan. Upaya ini bisa dilakukan sebagai semacam upaya melakukan pertolongan pertama. Perlu digarisbawahi, kamu perlu tetap mendatangi fasilitas kesehatan, kendati upaya alami di bawah ini berhasil meredakan sakit perut sebelah kiri bawahmu:

  • Manfaatkan air hangat

Kehangatan dapat menjadi cara terbaik untuk mengatasi rasa perut yang sakit. Seseorang yang sakit perut sebelah kiri bawah, bisa memanfaatkan air hangat untuk meredakan keluhannya. 

Kamu bisa coba mandi dengan air hangat untuk melemaskan otot perut yang menegang. Setelah mandi, kamu juga bisa menggunakan kantong pemanas dan menempelkannya di perut selama kurang lebih 20 menit dalam rangka mengompresnya. 

Rasa hangat dari kantong pemanas dapat membantu meringankan rasa mual dan sakit di perut. Jika kamu tidak memiliki alat ini, kamu bisa menggunakan botol minum yang diisi air hangat. Jangan lupa juga untuk banyak-banyak minum air hangat untuk membuat rasa nyaman di dalam perut.

  • Coba perhitungkan cuka sari apel

Cuka sari apel juga dapat mengatasi rasa sakit yang terasa di perut. Cuka sari apel dapat dimanfaatkan sebagai pereda sakit perut, termasuk sakit perut sebelah kiri bawah karena bahan ini mampu mengatasi kondisi kelebihan pati atau karbohidrat yang tidak larut dalam air. Cuka buah ini dapat membantu proses pencernaannya.

Cara memanfaatkan cuka sari apel untuk mengatasi sakit perut cukup dengan menyampurkan satu sendok cuka sari apel dengan air putih dan satu sendok teh madu, lalu minum secara perlahan.

  • Tak ada salahnya melirik daun mint

Kandungan mentol yang terdapat dalam daun mint berperan sebagai analgesik alami yang dapat mengurangi rasa perih di perut, termasuk mengurangi mual. Redakan rasa sakit perut melilit dengan meminum daun mint yang diseduh dengan air putih hangat atau teh hangat. Cara lain yang bisa dilakukan adalah mengisap permen mint atau mengunyah daunnya secara langsung.

  • Jahe si tanaman sejuta manfaat

Jahe merupakan salah satu rempah yang mampu mengatasi beragam masalah kesehatan, termasuk sakit perut. Caranya cukup mengunyah sedikit jahe atau memasukkan beberapa potong jahe segar ke dalam secangkir teh. Selain itu, saat ini sudah banyak tersedia produk suplemen yang mengandung jahe sehingga lebih mudah untuk dikonsumsi. Namun, untuk mendapat khasiat yang maksimal, sebaiknya kamu tetap menggunakan jahe segar, ya.

Itulah beberapa upaya yang bisa dilakukan seseorang untuk mengurangi rasa sakit perut sebelah kiri bawah yang dirasakannya. Cara di atas tentu saja tidak dapat dijadikan sebagai pertolongan utama. Kamu tetap perlu meminta bantuan dokter atau petugas medis, apalagi jika rasa sakit terlampau parah dan tak kunjung membaik.

Dikhawatirkan sakit perut sebelah kiri bawah yang kamu alami disebabkan oleh masalah medis yang parah. Jika sudah begini, kamu perlu mendapatkan pertolongan— termasuk tindakan medis yang lebih kompleks dan memadai agar dapat menyembuhkan kondisi ini.

Cara Perawatan Vagina Kering pada Kehamilan dan Pascapersalinan

Cara Perawatan Vagina Kering pada Kehamilan dan Pascapersalinan

  • April 7, 2021

Pascapersalinan banyak terjadi perubahan yang terjadi pada tubuh, seperti pada vagina yang secara alami mengalami perubahan lebih lebar, kering atau sakit untuk beberapa waktu dan banyak perubahan lainya. Tetapi, salah satunya perubahan yang dialami yaitu fluktuasi hormonal dalam tubuh selama kehamilan, dan hal itu mungkin Anda tidak siap seperti vagina kering. Terjadinya hal tersebut membuat kulit kering dan gatal di area vagina serta nyeri dan ketidaknyamanan saat berhubungan seksual. 

Penyebab terjadinya kekeringan vagina ini yaitu diakibatkan kadar hormon wanita yang dikenal dengan estrogen menurun. Hal itu bisa menyebabkan penipisan jaringan vagina, seperti yang terjadi pada menopause. Selain itu, faktor lainya seperti kelelahan atau depresi pascapersalinan menjadi penyebab pada gejala kekeringan. Apabila terjadi tidak enak badan, pertimbangan lain adalah harus memeriksa tiroidnya, masalah tiroid bisa terjadi hampir 10 persen wanita pascapersalinan. 

Tiroid ini menghasilkan hormon yang penting untuk berbagai fungsi pada tubuh Anda, termasuk metabolisme. Tetapi tiroid mungkin menghasilkan terlalu banyak atau tidak cukup hormone tiroid saat meradang. Gejala dari tiroiditis pascapersalinan ini diantaranya seperti 

  • Kesulitan tidur
  • Penambahan berat badan
  • Kelelahan 
  • Depresi
  • Kulit kering
  • Kekeringan vagina

Apabila tiroiditis pascapersalinan penyebab dari vagina kering Anda, maka fungsi tiroid sebenarnya akan kembali normal dalam 12 hingga 18 bulan untuk 80 persen wanita. 

Tak hanya itu, faktor dari kekeringan pada vagina juga terjadi saat kehamilan. Kekeringan vagina akibat dehidrasi dan penggunaan obat-obatan seperti antihistamin yang dapat mengeringkan selaput lendir di tubuh. Maka untuk mengatasi kekeringan pada vagina selama kehamilan, penting untuk menjaga diri Anda terhidrasi dengan baik dan hindari mengonsumsi terlalu banyak kafein, atau makanan lain yang dapat membuat Anda dehidrasi saat hamil. 

Perawatan vagina kering 

Perawatan yang paling umum dilakukan ketika vagina kering yaitu dengan terapi estrogen topikal, karena kadar estrogen yang rendah. Perawatan tersebut dapat menggantikan beberapa hormone yang tidak lagi dibuat oleh tubuh Anda. Hal itu, bisa membantu meredakan gejala vagina. Terdapat tiga jenis estrogen yang bisa digunakan untuk perawatan seperti. 

  • Dering (Estring): Anda atau dokter Anda memasukkan cincin yang lembut dan fleksibel ini ke dalam vagina Anda di mana ia melepaskan aliran estrogen yang stabil langsung ke jaringan. Cincin diganti setiap 3 bulan.
  • Tablet (Vagifem): Anda menggunakan aplikator sekali pakai untuk memasukkan tablet ke dalam vagina Anda sekali sehari selama dua minggu pertama pengobatan. Kemudian Anda melakukannya dua kali seminggu sampai Anda tidak membutuhkannya lagi.
  • Krim (Estrace, Premarin): Anda menggunakan aplikator untuk memasukkan krim ke dalam vagina Anda. Biasanya Anda akan mengoleskan krim setiap hari selama 1 hingga 2 minggu, kemudian menguranginya menjadi satu hingga tiga kali seminggu seperti yang diarahkan oleh dokter Anda.

Berbagai produk estrogen apapun memiliki efek samping, seperti pendarahan vagina dan nyeri payudara. Estrogen topikal tidak direkomendasikan ketika Anda mengalami :

  • Menderita kanker payudara, terutama jika Anda menggunakan penghambat aromatase
  • Memiliki riwayat kanker endometrium
  • Mengalami pendarahan vagina tapi tidak tahu kenapa
  • Sedang hamil atau menyusui

Tidak banyak penelitian tentang penggunaan estrogen topikal jangka panjang, tetapi dokter yakin itu aman.

Perubahan Serviks Lainnya Selama Kehamilan

Kekeringan vagina hanyalah salah satu dari banyak perubahan serviks yang mungkin Anda perhatikan selama kehamilan. Berikut beberapa perubahan serviks lain yang harus diwaspadai selama kehamilan.

Gatal vagina

Kadar ph yang tidak seimbang selama kehamilan dan perubahan hormonal dapat menyebabkan gatal dan kemerahan pada vagina. Jika Anda juga mengalami sensasi terbakar di vagina, segera periksakan ke dokter.

Pembuluh mekar

Varises biasanya terjadi di kaki, tetapi jangan heran jika Anda juga melihatnya di area vagina selama kehamilan. Ini biasanya karena peningkatan berat dan tekanan pada serviks. Varises di area vagina biasanya hilang setelah melahirkan.

Keputihan

Dalam banyak kasus, wanita mungkin mengalami keputihan yang seperti susu dan lengket. Kekeringan biasanya hanya terjadi ketika kadar estrogen turun, tetapi di lain waktu, Anda mungkin mengalami keputihan, jadi perbanyaklah panty liner.

Vagina kering selama kehamilan sangat umum terjadi, terutama pada trimester pertama dan ketiga, karena kadar estrogen dan progesteron berfluktuasi tajam. Penting untuk mengatasi kekeringan dan menjaga vagina tetap bersih dan sehat. Bicaralah dengan dokter Anda sebelum menggunakan produk apa pun untuk mengatasi kekeringan vagina.

Penderita Batu Ginjal, Atasi Gejala dengan Batunir 60 Kapsul

  • Maret 29, 2021

Dami Sariwana Batunir 60 Kapsul adalah sejenis obat herbal tradisional yang dijual di Indonesia. Obat ini dikhususkan bagi penderita batu ginjal dan mampu meredakan gejala kondisi tersebut. 

Sebagai obat herbal, komposisi dan cara kerja Batunir 60 Kapsul mungkin berbeda dengan obat yang umumnya dijual di farmasi. Akan tetapi, obat ini memiliki efek yang serupa dengan obat lain dalam hal menyembuhkan batu ginjal.

Komposisi dan cara kerja Batunir 60 Kapsul

Sesuai namanya, obat herbal yang satu ini hadir dalam bentuk kapsul. Dalam satu kemasan, terdapat 60 kapsul di dalamnya.

Dosis yang dianjurkan untuk pemakaian obat ini adalah sebanyak 3 kali sehari dengan masing-masing 2 kapsul sekali minum. Pastikan untuk meminum obat ini hanya setelah makan dan diimbangi dengan air putih yang banyak.

Dari segi komposisi, obat ini mengandung bahan-bahan alami berupa:

  • Strobilanthy crispus Folium (daun keji beling) 80 mg
  • Sonchi arvensis Folium (daun tempuyung) 135 mg
  • Orthosipon stamineus Folium (daun kumis kucing) 80 mg
  • Phyllanty niruri Herba (meniran) 50 mg
  • Imperatae cylindrica Rhizoma (akar alang-alang) 80 mg

Semua bahan-bahan dalam komposisi obat ini bekerja untuk mengatasi gejala batu ginjal. Secara khusus, obat tradisional ini mampu meluruhkan batu yang mengendap pada salurah kemih dan ginjal Anda. 

Selain itu, obat Batunir 60 Kapsul ini juga mampu membantu Anda untuk buang air kecil. Hal ini baik untuk mengobati batu ginjal, karena seringkali batu ginjal bisa juga dikeluarkan melalui urin. 

Hal yang perlu diketahui seputar batu ginjal

Penyakit batu ginjal sebenarnya cukup umum terjadi. Pada kasus batu ginjal yang ringan, Anda mungkin tidak sadar bahwa Anda menderitanya, karena batu bisa dengan mudah keluar melalui urin.

Akan tetapi, dalam kasus yang lebih parah, Anda bisa mengalami gejala yang menganggu. Contohnya seperti merasa sakit dan ingin muntah, serta nyeri pada sisi perut yang datang dan pergi.

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan seseorang menderita batu ginjal. Salah satunya adalah kurang minum air, mengalami penyakit tertentu, serta menjalani pengobatan yang menimbulkan efek samping masalah ginjal.

Batu ginjal yang ringan bisa diatasi hanya dengan meningkatkan konsumsi air putih untuk mendorong keinginan buang air kecil. Anda juga bisa memaksimalkan pengobatan dengan meminum obat sendiri di rumah, salah satunya dengan obat herbal Batunir 60 Kapsul. 

Akan tetapi, dalam kasus yang lebih parah, Anda mungkin perlu menjalani pengobatan yang lebih komprehensif, misalnya dengan operasi untuk mengeluarkan batu yang terbentuk di ginjal.

Perhatian sebelum membeli obat herbal

Obat herbal seperti Batunir 60 Kapsul bisa menjadi solusi yang baik untuk mengatasi gejala batu ginjal. Akan tetapi, sebelum membelinya, Anda perlu memperhatikan dulu hal-hal berikut ini:

  • Beli obat herbal di toko obat yang terpercaya, baik secara offline maupun secara online. Hal ini penting untuk menghindari kemungkinan membeli obat yang palsu.
  • Konsultasi dengan ahli herbal atau apoteker mengenai obat herbal yang akan dibeli.
  • Waspada kemungkinan efek negatif bila dikombinasikan dengan obat farmasi lain. Tanyakan hal in pada ahli herbal, dokter, atau apoteker
  • Hati-hati dengan komposisi obat, pastikan tidak ada komposisi yang menjadi pemicu alergi Anda.

Perhatikan hal-hal di atas sebelum membeli Batunir 60 Kapsul. Jangan sampai, Anda salah membeli dan menggunakan obat dan malah memperparah kondisi batu ginjal Anda. 

Tanya Dokter Endokrin, Apa Saja Kondisi Kesehatan yang Mencakupnya?

  • Maret 25, 2021

Sistem endokrin adalah jaringan kelenjar di tubuh Anda yang membuat hormon yang membantu sel berbicara satu sama lain. Jika Anda memiliki masalah terkait dengan sistem endokrin biasanya dokter umum akan merekomendasikan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis endokrin. 

Lalu pertanyaan apa sajakah yang bisa Anda tanyakan? Kali ini kami akan meliputi kondisi kesehatan apa sajakah yang bisa Anda tanya dokter endokrin dan apa itu sistem endokrin. Berikut penjelasannya!

Apa itu sistem endokrin? 

Sistem endokrin adalah jaringan kelenjar dan organ yang terletak di seluruh tubuh. Ini mirip dengan sistem saraf yang memainkan peran penting dalam mengendalikan dan mengatur banyak fungsi tubuh. Namun, sementara sistem saraf menggunakan impuls saraf dan neurotransmitter untuk komunikasi, sistem endokrin menggunakan pembawa pesan kimiawi yang disebut hormon. 

Fungsi sistem endokrin

Sistem endokrin bertanggung jawab untuk mengatur berbagai fungsi tubuh melalui pelepasan hormon. Jika fungsi-fungsi tidak bekerja sebagaimana mestinya, maka Anda perlu tanya dokter endokrin kira-kira apa yang terjadi dengan tubuh Anda sehingga sistem endokrin tidak berfungsi. 

Hormon disekresikan oleh kelenjar sistem endokrin, berjalan melalui aliran darah ke berbagai organ dan jaringan di dalam tubuh. Hormon kemudian memberitahu organ dan jaringan ini apa yang harus dilakukan atau bagaimana cara berfungsi. 

Beberapa contoh fungsi tubuh yang dikenal oleh sistem endokrin meliputi:

  • Metabolisme  
  • Tumbuh kembang
  • Fungsi seksual dan reproduksi
  • Detak jantung
  • Tekanan darah
  • Nafsu makan 
  • Siklus tidur dan bangun
  • Suhu tubuh

Tanya dokter endokrin

Beberapa hal yang bisa Anda tanyakan dengan dokter endokrin biasanya mencakup organ yang mengeluarkan zat. Misalnya, kelenjar sistem endokrin. Di mana hal tersebut merupakan tempat hormon diproduksi, disimpan, dan dilepaskan. Setiap kelenjar menghasilkan satu atau lebih hormon, yang selanjutnya menargetkan organ dan jaringan tertentu di dalam tubuh. 

Kelenjar endokrin meliputi:

  • Hipotalamus. Sementara beberapa orang tidak menganggapnya sebagai kelenjar, hipotalamus menghasilkan banyak hormon yang mengontrol kelenjar pituitari. Ini juga terlibat dalam mengatur banyak fungsi, termasuk siklus tidur-bangun, suhu tubuh, dan nafsu makan. Ini juga dapat mengatur fungsi kelenjar endokrin lainnya. 
  • Kelenjar di bawah otak. Kelenjar pituitari yang terletak di bawah hipotalamus. Hormon yang dihasilkannya mempengaruhi pertumbuhan dan reproduksi. Mereka juga dapat mengontrol fungsi kelenjar endokrin lainnya. 
  • Pineal. Ini kelenjar ditemuakan di tengah-tengah otak Anda. Ini penting untuk siklus tidur-bangun Anda. 
  • Tiroid. Kelenjar tiroid terletak dibagian depan leher Anda. Ini sangat penting untuk metabolisme tubuh. 
  • Paratiroid. Juga terletak di depan leher Anda, kelenjar paratioroid penting untuk menjaga kendali kadar kalsium dalam tulang dan darah Anda. 
  • Timus. Terletak di batang tubuh bagian atas, timus akhir sampai masa pubertas dan menghasilkan hormon yang penting untuk perkembangan jenis sel darah putih yang disebut sel T. 
  • Adrenal. Satu kelenjar adrenal dapat ditemukan di atas setiap ginjal. Kelenjar ini menghasilkan hormon yang penting untuk mengatur fungsi seperti tekanan darah, detak jantung, dan respon stres. 
  • Pankreas. Pankreas terletak di perut Anda bagian belakang. Fungsi endokrinnya melibatkan pengendalian kadar gula darah.  

Jadi, jika Anda mengalami berbagai masalah dengan metabolisme, tumbuh kembang, detak jantung, tekanan darah, nafsu makan, siklus tidur dan bangun, serta masalah dengan suhu tubuh, mungkin Anda perlu tanya dokter endokrin tentang masalah yang Anda hadapi. Bisa jadi, beberapa hal tersebut berkaitan dengan sistem endokrin pada diri Anda yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.