Obat Mual dan Pusing Menggunakan Bahan Alami

  • Agustus 6, 2021

Kondisi pusing dan mual pasti sering dialami oleh semua orang. Mulai dari anak kecil hingga orang dewasa pernah mengalami mual dan pusing. Umumnya, seseorang yang mengalami mual dan pusing akan merasakan berbagai sensasi, seperti tidak seimbang saat berjalan, merasa pingsan, lemah, letih, dan mabuk. 

Kepala pusing dan mual setelah berhubungan intim bisa menjadi gejala masalah kesehatan serius

Kondisi ini tentu dapat mengganggu aktivitas Anda jika dibiarkan dan berlangsung lama. Oleh karena itu, Anda dapat melakukan beberapa pengobatan mulai dari herbal hingga medis untuk mengatasi mual dan pusing. Namun perlu diketahui bahwa obat mual dan pusing tergantung pada penyakit yang Anda alami. Oleh karena itu, dokter akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab gejala mual dan pusing yang Anda rasakan. Setelah itu, dokter akan memberikan obat sesuai dengan kondisi tubuh Anda. 

Penyebab Mual dan Pusing

Penyebab gejala mual dan pusing sangat bervariasi, mulai dari penyakit ringan hingga penyakit kronis. Namun, umumnya Anda dapat mual dan pusing saat mengalami penyakit seperti: 

  • Migrain
  • Anemia
  • Mabuk perjalanan
  • Asam lambung meningkat
  • Gula darah tidak normal
  • Keracunan karbon monoksida
  • Dehidrasi.

Faktor Risiko

Selain penyakit, ada beberapa faktor penyebab yang dapat meningkatkan risiko mual dan pusing yang Anda alami seperti usia. Orang dewasa, khususnya lansia, cenderung rentan mengalami kondisi medis tertentu yang dapat meningkatkan risiko pusing dan mual. 

Pengobatan Mual dan Pusing

Obat-obatan

Obat-obatan untuk mengobati pusing sering kali berfokus pada pengobatan kondisi yang mendasarinya. 

  • Pil air atau diuretik

Obat ini digunakan untuk pengobatan penyakit Meniere akibat penumpukan cairan di telinga bagian dalam, sehingga menyebabkan pusing. 

  • Antihistamin dan antikolinergik

Obat ini memerlukan resep dokter. Obat ini mampu mengatasi pusing dan mual sementara. 

  • Suplemen vitamin B6

Untuk mengatasi mual, Anda dapat mengonsumsi suplemen vitamin B6 antara 30 hingga 100 milligram per hari.  Tidak dianjurkan mengonsumsi suplemen vitamin B6 lebih dari 100 miligram tanpa resep dokter karena dapat menyebabkan irama jantung yang tidak normal dan penurunan tonus otot.

  • Dimenhydrinate (Dramamine) 

Obat-obatan ini berguna untuk mengobati dan mencegah mabuk perjalanan dengan memblokir reseptor di otak yang memicu muntah.

  • Antasida

 Obat ini membantu menetralkan asam lambung, sehingga dapat mengurangi rasa mual dan pusing yang disebabkan oleh peningkatan asam lambung. 

  • Paracetamol

Acetaminophen atau paracetamol merupakan obat pereda nyeri dan penurun demam. Obat ini dapat dibeli secara bebas dalam dosis tertentu. Untuk penggunaannya sebaiknya lihat petunjuk pada kemasan dan konsultasi dengan dokter.

Pengobatan 

  1. Teknik Posisi Kepala

Metode manuver epley dilakukan untuk membantu mengatasi vertigo. Terapi ini dilakukan oleh ahli terapi dan di bawah pengawasan dokter. 

  1.  Terapi Keseimbangan

Rehabilitasi vestibular bertujuan untuk membuat sistem keseimbangan menjadi kurang sensitif terhadap gerak. Metode ini cocok untuk orang yang mengalami infeksi telinga dalam dan kondisi medis lainnya. 

  1. Pengangkatan organ indera telinga bagian dalam

Prosedur yang jarang dilakukan ini disebut labyrinthectomy. Operasi ini dapat digunakan jika Anda mengalami gangguan pendengaran yang serius disertai pusing. 

Hal yang Harus Dihindari

Penting untuk selalu berdiskusi dengan dokter mengenai riwayat penyakit dan semua obat yang pernah Anda konsumsi atau sedang dikonsumsi. Tujuannya adalah untuk menghindari obat yang dapat berinteraksi negatif. Selain itu, ada beberapa hal yang perlu Anda hindari selama dalam pengobatan, yaitu:

  • Hindari makanan pedas, asam, santan, berminyak
  • Hindari penggunaan gadget, monitor, TV untuk sementara waktu
  • Makanlah dalam porsi kecil dan sering agar perut dapat mencerna makanan secara bertahap
  • Jangan mengonsumsi berkafein seperti teh, kopi, dan minuman bersoda
  • Konsumsi makanan yang hambar, bertekstur lembut agar mudah dicerna oleh perut Anda seperti bubur, sup ayam, dan pisang.

Kapan harus ke dokter?

Apabila dalam tiga hari kondisi tubuh tidak kunjung membaik, segera periksakan diri Anda ke dokter. Dengan begitu, dapat melakukan kontrol untuk melakukan evaluasi medis lebih lanjut. Selain itu, segeralah ke dokter jika Anda mengalami:

  • Tiba-tiba, sakit kepala parah
  • Sakit dada seperti nyeri atau terasa ditekan
  • Sulit bernafas
  • Mati rasa atau kelumpuhan lengan atau kaki
  • Pingsan
  • Penglihatan ganda, kabur, sakit mata
  • Detak jantung cepat atau tidak teratur
  • Kebingungan atau bicara cadel
  • Kesulitan berdiri dan berjalan
  • Muntah terus menerus
  • Kejang
  • Perubahan pendengaran yang tiba-tiba
  • Mati rasa pada area wajah
  • Muntah darah
  • Demam tinggi.

Apa Manfaat Kandungan Silver Sulfadiazine dalam Burnazin Krim?

  • Juli 5, 2021

Saat Anda mengalami luka serius atau luka bakar, umumnya dokter akan meresepkan Burnazin krim untuk mengatasi infeksi dan mencegah infeksi baru muncul.

Sebab, di dalam Burnazin terkandung bahan aktif bernama silver sulfadiazine, yang merupakan obat topikal dan bentuk mikronisasi dari perak atau silver yang bersifat antibakteri. Kenali lebih jauh mengenai bahan aktif ini.

Apa itu silver sulfadiazine?

Silver sulfadiazine merupakan bentuk perak atau silver yang termikronisasi, bentuk ini diketahui memiliki efek antibakteri. Sehingga. silver sulfadiazine tergolong obat antibiotik yang melawan bakteri dan jamur di kulit.

Bahan aktif ini bersifat topikal, artinya hanya bisa digunakan di kulit. Umumnya ketika berbentuk salep seperti Burnazin krim, bahan ini digunakan untuk mengatasi atau mencegah infeksi serius pada area kulit yang mengalami luka bakar derajat dua atau tiga.

Tergolong obat antibiotik sulfa, namun berbeda dengan obat lain di kelasnya, silver sulfadiazine tidak memunculkan efek anti-infeksinya dengan menghambat sintesis asam folat. Namun, ia mencegah infeksi dengan merusak membran dan dinding sel.

Silver sulfadiazine juga bekerja dengan menghambat pertumbuhan bakteri dan mengurangi risiko penyebaran bakteri ke kulit di sekitarnya atau ke darah. Terkadang dalam penggunaannya, obat ini digunakan bersamaan dengan obat lainnya untuk membantu mencegah dan mengatasi infeksi pada luka bakar yang serius. 

Silver sulfadiazine, berbahayakah?

Semua obat tentunya memiliki efek samping, tidak terkecual silver sulfadiazine. Oleh karena itu, penggunaan Burnazin krim dan juga merek lainnya patut menggunakan resep dari dokter.

Apa saja efek samping yang perlu diketahui? Berikut adalah beberapa efek samping silver sulfadiazine yang bisa terjadi:

  • Nyeri dan gatal pada kulit
  • Perubahan warna kulit menjadi abu-abu kebiruan
  • Rasa terbakar di tempat yang diolesi
  • Nyeri otot
  • Rasa lemas mendadak yang disertai dengan demam, menggigil, radang tenggorokan, gusi bengkak, dan kesulitan menelan
  • Mudah memar, pendarahan yang tidak biasa, muncul titik merah atau ungu di bawah kulit
  • Kulit memucat atau menguning, air kencing berwarna gelap
  • Masalah pada ginjal, muncul darah di air kencing, kencing sedikit atau tidak sama sekali, naik berat badan dengan cepat
  • Hilangnya nafsu makan
  • Reaksi yang parah pada kulit, misalnya kulit mengelupas atau muncul bintil

Silver sulfadiazine juga bisa menyebabkan reaksi alergi jika Anda alergi terhadap obat antibiotik sulfa. Segera dapatkan penanganan medis jika Anda mengalami gejala gatal-gatal, sulit bernapas, bengkak di bagian wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Meskipun risiko efek samping serius cukup rendah saat diaplikasikan ke kulit, ada efek samping yang bisa terjadi bila obat ini terserap ke dalam aliran darah. Salah satunya adalah leukopenia atau jumlah sel darah putih menurun.

Gejala leukopenia bisa muncul dua hingga empat hari setelah menggunakan Burnazin krim. Pada dua sampai tiga hari setelah Anda berhenti menggunakan obat tersebut, maka perlahan kondisi dan jumlah sel darah putih akan kembali normal. 

Kontraindikasi silver sulfadiazine

Meskipun sangat efektif mengatasi luka bakar, namun silver sulfadiazine dalam Burnazin krim tidak bisa digunakan oleh sembarang orang. Beberapa orang yang masuk ke dalam kategori kontraindikasinya antara lain:

  • Memiliki alergi terhadap sulfonamida
  • Pengidap gangguan darah langka (porfiria)
  • Pengidap gangguan organ hati dan ginjal
  • Pengidap kekurangan enzim genetik yang disebut glucose-6-phosphate dehydrogenase (G6PD)

Silver sulfadiazine tergolong obat kategori B untuk ibu hamil, yang berarti tidak membahayakan janin. Akan tetapi, penggunaannya tidak disarankan karena bisa menyebabkan masalah medis yang serius pada janin, terutama jika digunakan di trimester akhir kehamilan.

Sementara untuk ibu menyusui, masih belum diketahui apakah obat ini terserap ke dalam ASI atau membahayakan bayi. Akan tetapi, dokter menganjurkan untuk tidak menggunakan obat ini saat menyusui bayi yang sedang sakit, lahir prematur, di bawah dua bulan, atau mengalami gangguan kesehatan tertentu.

Menggunakan silver sulfadiazine dalam Burnazin krim memang tidak bisa sembarangan. Apabila Anda diresepkan oleh dokter, sebaiknya ikuti anjuran dan cara pakai yang tertera dan disarankan oleh dokter.

Mengenal Penyakit Trikomoniasis, Obati dengan Flagystatin

  • Juni 17, 2021

Pernahkah Anda mendengar istilah penyakit trikomoniasis? Penyakit yang juga disebut tritch ini adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Tentu penyakit ini perlu mendapat pengobatan, salah satu obat yang biasanya digunakan adalah flagystatin.

Trikomoniasis akan memunculkan berbagai gejala bila terjadi pada perempuan, seperti bau tidak sedap, rasa gatal di kelamin, hingga terasa sakit saat buang air kecil. Bila terjadi di masa kehamilan, Trikomoniasis ini bisa menyebabkan bayi lahir prematur. Sedangkan pada laki-laki, penyakit ini tidak menunjukkan gejala apa pun. 

Penyakit Trikomoniasis ini disebabkan oleh trichomonas vaginalis yang tertular melalui hubungan seksual tanpa kondom. Atau orang-orang yang berbagi alat seks yang tidak dilindungi kondom atau tidak dibersihkan terlebih dahulu.

Gejala Trikomoniasis

Berikut berbagai gejala yang biasanya muncul dan dialami oleh pasien perempuan penderita Trikomoniasis.

  • Keputihan, bentuknya kental, encer atau berbusa, berbau tidak sedap, berwarna kuning atau hijau
  • Terasa nyeri perut di bagian bawah
  • Area kewanitaan terasa nyeri, muncul sensasi seperti terbakar, gatal, serta bengkak. 
  • Saat buang air kecil atau berhubungan suami istri, akan terasa sakit atau tidak nyaman.

Sedangkan gejala yang dirasakan oleh pasien laki-laki bisa berupa:

  • Terasa nyeri, bengkak, dan kemerahan di kepala penis
  • Frekuensi buang air kecil jadi lebih sering
  • Saat buang air kecil atau setelah ejakulasi akan terasa sakit
  • Penis mengeluarkan cairan putih

Akan tetapi, sebagian pasien penderita Trikomoniasis laki-laki dan perempuan, ini tidak merasakan gejala apapun. Hal ini akan memudahkan penyakit ini menular pada orang lain.

Cara Mengobati Trikomoniasis

Untuk menyembuhkan penyakit trikomoniasis ini, ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan, yaitu:

  • Dokter biasanya akan memberikan obat antibiotik pada pasien, seperti metronidazole atau tinidazole. Obat ini untuk dikonsumsi selama 5-7 hari. Dalam 24 jam setelah minum obat Metronidazole ini pasien tidak diperbolehkan kondumsi alkohol, begitu pula dengan tinidazole dalam 72 jam. Hal ini bisa menyebabkan pusing dan juga muntah.
  • Dokter juga biasanya akan menyuruh pasien untuk tidak melakukan hubungan seksual dulu hingga infeksi sembuh.

Obat Flagystatin Ovula untuk Mengobati INfeksi Trikomoniasis

Flagystatin ovula merupakan salah satu obat yang berguna untuk mengatasi infeksi trikomosiasis. Obat flagystatin ini tergolong obat keras karena mengandung zat aktif nistatis dan metronidazol. 

NIstatin adalah kandungan obat anti jamur, sehingga konsumsi obat dengan kandungan ini bisa menghentikan dan membunuh jamur. Sedangkan kandungan metronidazol adalah antibiotik yang bisa menghentikan pertumbuhan bakteri dan protozoa.

Dosis obat ini bisa digunakan 1 ovula untuk 1 kali sehari selama 7-10 hari. Hanya saja, untuk mendapatkan obat ini diperlukan resep dari dokter sehingga tidak bisa didapatkan secara bebas di apotek.

Berikut aturan pakai yang bisa Anda ikuti:

  • Pastikan tangan sudah bersih dan dicuci dengan air dan sabun. Simpan ovula dalam air dingi jika sudah melunak. Bisa juga dimasukkan dalam lemari pendingin lebih kurang 30 menit agar kembali mengeras.
  • Lalu, buka bungkus ovula. Jika menggunakan ovula aplikator, makan letakkan ovula di lubang aplikator, pastikan sisi yang ditaruh adalah sisi tumpul ovula.
  • Duduklah dengan posisi kedua kaki ditekuk terbuka, satu tangan menopang berat tubuh dan tangan lain memegang aplikator yang sudah dipasangi ovula. 
  • Masukkan bagian ujung lancip ovula ke lubang vagina dengan bantuan aplikator. Tekan tombol aplikator untuk melepaskan ovula jika aplikator sudah ada dalam vagina.
  • Namun, bila tidak menggunakan aplikator, maka Anda bisa memasukkan bagian ujung lancip ovula sedalam telunjuk ke dalam vagina. 
  • Untuk beberapa detik setelahnya, rapatkan kaki Anda dan tetap duduk agar ovula tidak keluar.
  • Bersihkan bagian aplikator jika sudah digunakan menggunakan sabun dan air hangat. Keringkan dan jaga agar tetap bersih.
  • Kemudian bersihkan tangan menggunakan sabun untuk membersihkan obat flagystatin yang menempel di tangan Anda.

Kenali Kandungan Diklofenik Pada Voltaren yang Atasi Nyeri & Peradangan

  • Juni 16, 2021

Voltaren adalah salah satu jenis obat oles yang dapat membantu mengatasi peradangan pada otot dan sendi Anda, yang biasanya disebabkan oleh peradangan yang terjadi akibat cedera olahraga, seperti terkilir. 

Namun, tahukah Anda jika Voltaren mengandung diklofenak yang merupakan salah satu obat antiinflamasi yang ampuh dalam mengatasi nyeri sendi. Yuk, kenali apa itu kandungan obat diklofenak dan apa saja khasiatnya selain mengatasi nyeri otot dan sendi. 

Apa itu Voltaren?

Voltaren merupakan salah satu merek obat yang dapat mengatasi masalah peradangan otot atau nyeri sendi. Voltaren sendiri hadir dalam dua varian, yaitu Voltaren Emugel dan Voltaren Balsem. Voltaren Emugel merupakan obat oleh yang berkhasiat mengatasi peradangan pada otot dan sendi yang mengandung obat antiinflamasi non-steroid (NSAID), yaitu diklofenak. Sedangkan Voltaren Balsem adalah pereda nyeri otot dan sendi, seperti nyeri pada otot punggung dan keseleo. 

Namun, kali ini kami akan membahas tentang kandungan diklofenak yang terdapat pada Voltaren Emugel, di mana obat tersebut yang mengobati nyeri dan peradangan langsung pada sumbernya. 

Apa itu diklofenak apa gunanya? 

Diklofenak adalah obat resep, yang berbentuk gel topikal, kapsul oral, tablet oral, tetes mata, patch transdermal, larutan topikal, dan paket bubuk atau larutan minum. 

Gel topikal diklofenak tersedia sebagai obat bermerek Solarez dan Voltaren. Ini juga tersedia sebagai obat generik yang memiliki harga lebih terjangkau. Gel topikal diklofenak digunakan untuk membantu meredakan nyeri osteoporosis pada persendian yang dapat memperoleh manfaat dari perawatan melalui kulit. Sendi ini termasuk yang ada di tangan dan lutut Anda. Diklofenak termasuk dalam kelas obat yang dikenal sebagai obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). 

Obat tersebut bekerja dengan cara memblokir enzim tertentu di tubuh Anda. Jadi, ketika enzim diblokir, tubuh Anda akan mengurangi jumlah bahan kimia inflamasi yang dibuatnya. Ini membantu mengurangi peradangan dan nyeri. 

Apakah ada efek samping dari diklofenak?

Diklofenak dapat menyebabkan efek samping tingan ringan hingga serius. Beberapa efek samping yang umum hingga jarang terjadi, meliputi:

Efek samping yang umum 

Efek samping yang lebih umum terjadi dengan gel diklofenak biasanya meliputi:

  • Gatal atau ruam pada tempat yang dioleskan gel ini
  • Sakit perut
  • Sembelit
  • Diare
  • Gas
  • Maag
  • Mual
  • Muntah
  • Kantuk

Efek samping yang serius

Hubungi dokter Anda jika memiliki efek samping yang serius. Efek samping yang serius dan gejalanya dapat meliputi:

  • Reaksi alergi, gejalanya seperti, gatal, ruam, masalah pernapasan, dan gatal-gatal
  • Edema, gejalanya meliputi pembengkakan pada kaki atau pergelangan tangan, peningkatan tekanan darah, dan peningkatan berat badan
  • Sakit maag atau pendarahan lambung, gejalanya meliputi, tinja yang sangat gelap dan darah di tinja Anda
  • Lebih mudah memar

Efek samping gel Voltaren 

Efek samping dapat berupa kemerahan atau irirtasi kulit. Jika Anda mengalami hal berikut, disarankan untuk segera mengunjungi dokter atau tenaga medis lainnya. Aplikasi topikal mengurangi efek samping tertentu, seperti kardiovaskular dan gastrointestinal, dibandingkan dengan NSAID oral. 

Jadi, jangan gunakan Voltaren Emugel gel ini pada kulit yang tidak sehat atau mengalami luka terbuka, infeksi, cedera terbuka, atau area lain yang terdapat kulit tidak normal. 

Aturan menggunakan gel Voltaren

Oleskan atau pijat kulit di sekitar bagian yang nyeri atau bengkak secara perlahan dengan sedikit gel. Banyaknya berkisar seukuran buah ceri hingga sebesar buah kenari. Namun, banyak atau sedikitnya gel yang diperlukan akan berbeda pada masing-masing individu, tergantung pada ukuran bagian yag nyeri atau bengkak.

Varian Hufagrip Sirup untuk Anak

  • Juni 11, 2021

Varian Hufagrip Sirup untuk anak disesuaikan dengan fungsinya dalam mengobati penyakit. Saat ini setidaknya ada 4 varian Hufagrip Sirup yang bisa Anda pilih. 

Hufagrip Sirup adalah salah satu pilihan obat yang dapat mengatasi sejumlah gejala penyakit pada anak. Obat ini ampuh mengatasi batuk, pilek, flu, demam, dan badan pegal-pegal.

Meski begitu, Anda perlu memilih Hufagrip yang tepat untuk mendapatkan manfaat terbaik. Lalu apa saja varian Hufagrip Sirup untuk Anak?

Mengenal Hufagrip

Hufagripp adalah salah satu merek obat batuk dan pilek yang diproduksi oleh PT Gratia Husada Farma (HUFA), perusahaan farmasi yang berbasis di Semarang, Jawa Tengah.

Merek Hufagrip sendiri sudah sangat dikenal di Indonesia sejak dahulu. Umumnya, orang tua mengandalkan Hufagrip sirup untuk mengobati penyakit pada anak. 

Menariknya, Hugarip Sirup yang paling terkenal adalah Hufagrip BP warna hijau. Padahal ada tiga varian Hufagrip sirup lainnya dengan kandungan dan manfaat yang tidak jauh berbeda. 

Varian Hufagrip Sirup

Ada cukup banyak varian Hufagrip yang didesain untuk mengobati masalah tertentu. Anda bisa menyesuaikan pilihan dengan penyakit yang menyerang anak. Berikut pilihan Hufagrip Sirup untuk Anak: 

  • Hufagrip BP Sirup

BP adalah singkatan dari Batuk Pilek. Hufagrip BP Sirup mengandung zat aktif dekstrometorfan HBr yang merupakan golongan obat antitusif untuk meringankan batuk kering akibat pilek atau flu.

  • Hufagrip Pilek Sirup

Jika anak hanya mengalami gejala pilek, Hufagrip Pilek bisa jadi pilihan tepat. Hufagrip Pilek Sirup diformulasikan khusus untuk mengatasi bersin-bersin dan hidung tersumbat akibat pilek pada anak.

  • Hufagrip TMP Sirup

Hufagrip TMP berkhasiat untuk menurunkan demam sekaligus mengatasi nyeri ringan hingga sedang di tubuh. Hufagrip TMP aman digunakan oleh orang dewasa maupun anak-anak.

  • Hufagrip Flu dan Batuk Sirup

Hufagrip Flu & Batuk Sirup berkhasiat untuk mengatasi gejala flu yang disertai batuk berdahak pada anak. Hufagrip Flu & Batuk Sirup disertai dengan parasetamol yang berguna meredakan demam.

Memilih Hufagrip Sirup

Empat varian Hufagrip Sirup tersebut dibedakan sesuai fungsinya. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya bijak memilih varian yang sesuai dengan gejala pada anak.

  • Jika anak mengalami gejala batuk dan pilek maka Anda dapat memilih Hufagripp BP warna hijau. Obat ini mengandung kombinasi pseudoephedrine HCI dan chlorphenamine maleate (CTM) dengan tambahan dextromethorphan.
  • Jika anak mengalami gejala pilek saja, seperti hidung tersumbat, Anda dapat menggunakan Hufagrip Pilek warna biru. Obat ini mengandung kombinasi chlorphenamine maleate (CTM) dan pseudoefedrine yang dapat menangani hidung tersumbat karena alergi atau virus.
  • Jika Anda mengalami demam, Anda bisa memilih Hufagrip TMP warna merah. Obat ini mengandung Ibuprofen yang terbukti efektif dalam menangani demam pada anak.
  • Jika anak mengalami flu disertai batuk pilek dan demam, Hufagrip Flu warna kuning dapat menjadi pilihan tepat. Obat ini mengandung kombinasi paracetamol, chlorphenamine maleate, pseudoephedrine HCI, dan guaifenesin.

Demikian manfaat dan pilihan Hufagrip Sirup untuk Anak. Gunakan sesuai instruksi atau sesuai dengan resep dokter ya. 

Jenis Kemasan Obat Amadiab dan Dosis Pemakaian

  • Juni 10, 2021

Amadiab merupakan obat untuk mengontrol kadar gula darah pada pasien penderita diabetes melitus tipe 2. Amadiab memiliki kandungan Glimepiride yang termasuk ke dalam golongan sulfonilurea. Obat ini bekerja dengan cara merangsang pankreas agar menghasilkan lebih banyak insulin dan membantu tubuh untuk memaksimalkan kerja insulin. Sehingga, kadar gula darah dapat lebih terkontrol dan risiko komplikasi akibat diabetes tipe 2 dapat dikurangi. Obat ini juga dapat meningkatkan sensitivitas jaringan perifer terhadap insulin. Amadiab bisa digunakan sebagai terapi tunggal atau bisa juga dikombinasikan dengan obat anti diabetes lainnya.

Sediaan Obat Amadiab

Obat Amadiab tersedia dalam beberapa kemasan sesuai ukuran, antara lain:

  • Amadiab Tablet 1 mg

Amadiab 1 mg tersedia dalam kemasan dus berwarna merah. Satu dus berisi 5 strip, dengan masing-masing strip memiliki isi 10 tablet. Harga jual mulai dari Rp 3.000 per tablet. Sedangkan untuk per strip Amadiab dijual dengan harga mulai dari Rp 24.000 – Rp 56.000. Harga jual bisa berbeda di tiap apotek.

  • Amadiab Tablet 2 mg

Amadiab 2 mg tersedia dalam kemasan dus berwarna hijau. Satu dus berisi 5 strip, dengan masing-masing strip memiliki isi 10 tablet. Harga jual mulai dari Rp 6.000 per tablet. Sedangkan untuk per strip Amadiab dijual dengan harga mulai dari Rp 42.000 – Rp 80.000. Harga jual bisa berbeda di tiap apotek.

  • Amadiab Tablet 3 mg

Amadiab 3 mg tersedia dalam kemasan dus berwarna orange. Satu dus berisi 5 strip, dengan masing-masing strip memiliki isi 10 tablet. Harga jual mulai dari Rp 8.000 per tablet. Sedangkan untuk per strip Amadiab dijual dengan harga mulai dari Rp 44.000 – Rp 98.000. Harga jual bisa berbeda di tiap apotek.

  • Amadiab Tablet 4 mg

Amadiab 4 mg tersedia dalam kemasan dus berwarna biru. Satu dus berisi 5 strip, dengan masing-masing strip memiliki isi 10 tablet. Harga jual mulai dari Rp 9.000 per tablet. Sedangkan untuk per strip Amadiab dijual dengan harga mulai dari Rp 55.000 – Rp 120.000. Harga jual bisa berbeda di tiap apotek.

Dosis Obat Amadiab

Obat Amadiab termasuk ke dalam golongan obat keras, sehingga penggunaannya harus dengan resep dokter dan tidak bisa dibeli secara sembarangan.

Dosis maksimum atau dalam kondisi tertentu yaitu sebanyak 8 mg dengan konsumsi satu kali sehari. Untuk dosis awal dan dosis titrasi (dosis bertahap) yaitu sebanyak 1 mg dengan konsumsi satu kali sehari. Dosis Amadiab dapat dinaikkan secara bertahap dengan interval waktu 1 sampai 2 minggu tergantung dari respon gula darah. 

Aturan Pakai Amadiab

Aturan pakai Amadiab yaitu dikonsumsi sebelum makan utama pertama pada hari itu dan harus di waktu yang sama setiap harinya. Sebaiknya dikonsumsi bersama makan. Jangan mengurangi atau melewatkan jadwal makan.

Untuk meningkatkan efektivitasnya, penggunaan Amadiab harus disertai dengan asupan gizi seimbang, pola makan yang sehat, serta olahraga teratur. Misalnya menghindari makanan dengan kadar glukosa yang tinggi, meningkatkan makanan dengan kandungan tinggi serat, mengoptimalkan kadar vitamin D yang penting untuk mengontrol gula darah, menjaga berat badan tetap ideal, serta hentikan kebiasaan merokok dan konsumsi minuman beralkohol.

Beberapa makanan yang tinggi kandungan serat yang bisa menunjang konsumsi Amadiab antara lain yaitu buah-buahan alpukat, pisang, apel, jeruk, dan pepaya. Sedangkan untuk sayuran, bisa mengonsumsi brokoli, lobak, jagung, kubis, dan wortel. Ada pula kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang mete, dan kacang almond.

Efek Samping Salep Bepanthen Untuk Atasi Masalah Kulit

  • Mei 21, 2021

Salep Bepanthen adalah salep popok bayi yang diklaim dapat membuat kulit menjadi lembut, melindungi kulit bayi dari gesekan dengan popok dan merawat kulit bayi setiap hari. Bayi sangat rentan dengan munculnya ruam di kulit seperti ruam akibat pemakaian popok karena bayi baru lahir apalagi pada bulan-bulan pertama memiliki kulit yang sangat tipis dan halus. Oleh karena itu, kulit bayi memerlukan perawatan ekstra.

Salep Bepanthen mengandung zat dexpanthenol dengan konsentrasi sebesar 5%.

Cara Pakai Salep Bepanthen

Untuk merawat kulit bayi, bersihkan kulit bayi terlebih dahulu dengan air. Setelah itu, oleskan salep Bepanthen secara tipis-tipis dan merata pada kulit yang nantinya akan tertutup popok, serta area lipatan seperti paha dan selangkangan. Untuk hasil optimal, gunakan salep  Bepanthen sebelum memakai popok setiap hari. Untuk merawat puting susu selama masa menyusui, bersihkan puting susu setelah menyusui lalu oleskan salep Bepanthen.

Efek Samping Dexpanthenol yang Terkandung pada Salep Bepanthen

Efek samping Dexpanthenol meliputi:

  • Timbul gatal-gatal
  • Geli
  • Reaksi alergi
  • Gangguan pada kulit seperti kemerahan dan ruam.

Kebanyakan emolien seperti salep Bepanthen dapat digunakan dengan aman dan efektif tanpa efek samping. Namun, rasa terbakar, menyengat, kemerahan, atau iritasi dapat terjadi. Jika salah satu dari efek ini tidak kunjung reda atau justru memburuk, segera konsultasikan kepada dokter atau apoteker.

Jika dokter Anda telah meresepkan obat ini, ingatlah bahwa dokter menilai bahwa manfaatnya bagi Anda lebih besar daripada risiko efek samping. Selain itu, banyak orang yang menggunakan obat ini tidak memiliki efek samping yang serius.

Beri tahu dokter Anda segera jika salah satu dari efek samping yang tidak biasa tetapi serius ini terjadi, seperti perubahan yang tidak biasa pada kulit (misalnya, memutih, menjadi lembut, basah) termasuk tanda-tanda infeksi kulit.

Reaksi alergi yang sangat serius terhadap obat ini juga sebetulnya jarang terjadi. Namun, segera dapatkan pertolongan medis jika Anda melihat atau mengalami gejala reaksi alergi yang serius, termasuk: ruam , gatal atau bengkak (terutama pada wajah, lidah dan tenggorokan), pusing parah, dan kesulitan bernapas.

Sebelum menggunakan produk salep Bepanthen ini, beri tahu dokter atau apoteker Anda jika Anda alergi terhadap salah satu bahan dalam produk; atau jika Anda memiliki alergi lain. Produk ini mungkin juga mengandung bahan tidak aktif yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau masalah lain. Bicaralah dengan apoteker Anda untuk mendapatkan penjelasan lebih lengkap.

Jika Anda memiliki salah satu masalah kesehatan seperti luka, infeksi dan luka pada kulit, segera konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda sebelum menggunakan produk ini.

Beberapa bahan seperti pewangi mungkin membuat Anda lebih sensitif terhadap sinar matahari. Oleh karena itu, periksa label untuk melihat setiap peringatan atau tanyakan kepada dokter atau apoteker jika Anda perlu melakukan tindakan pencegahan khusus saat berada di bawah sinar matahari. Dokter atau apoteker mungkin menyarankan agar Anda membatasi waktu beraktivitas di bawah sinar matahari, menghindari tempat berjemur dan lampu matahari, dan menggunakan tabir surya dan mengenakan pakaian pelindung saat berada di luar ruangan. Beri tahu dokter Anda segera jika Anda terbakar sinar matahari atau mengalami kulit melepuh atau kemerahan.

Beberapa produk salep mengandung dexpanthenol juga dapat memperburuk jerawat. Jika kulit Anda rentan terhadap jerawat, carilah label “non-comedogenic” pada kemasan produk. Beberapa produk juga dapat membuat pakaian jadi hitam atau kotor, Anda bisa menanyakan hal ini kepada dokter atau apoteker untuk mendapat keterangan lebih lanjut. 

Anda juga perlu bertanya kepada dokter, apakah obat salep Bepanthen ini bisa masuk ke dalam payudara susu ketika Anda mengoleskan salep ini ke area payudara.

Mixalgin, Obat yang Atasi Nyeri Hingga Peradangan

  • Mei 16, 2021

Mungkin Anda pernah mengonsumsi salah satu jenis obat anti nyeri yang bisa mengatasi nyeri sakit kepala, nyeri otot, hingga nyeri pasca operasi. Berbagai obat yang bisa mengatasi rasa nyeri pun banyak beredar di pasaran. Namun tidak semua pereda nyeri dapat bebas dikonsumsi tanpa konsultasi dengan dokter, salah satunya mixalgin

Pada artikel kali ini kami akan mengulas tentang apa itu mixalgin serta apa saja kegunaannya. Dan, bagaimana obat ini dapat mengatasi nyeri serta peradangan pada tubuh. 

Apa itu mixalgin?

Mixalgin adalah salah satu kelompok obat yang termasuk antiinflamasi nonsteroid (NSAIDS). Obat ini memiliki 5 bahan aktif yang terkandung di dalamnya, seperti metamizole sodium, tiamin monoitrat, vitamin B6 (pyridoxine DCl), vitamin B12 (cyanocobalamin) dan kafein. 

Mixalgin termasuk dalam obat kategori D. Di mana ada bukti positif mengenai risiko pada janin manusia, tetapi besar manfaat yang diperoleh mungkin lebih besar daripada risiko saat menggunannya. Misalnya saja untuk menghadapi situasi yang mengancam nyawa. Mixalgin pun dapat terserap ke dalam ASI. Jadi, jika Anda menyusui jangan gunakan obat ini tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda. 

Peringatan sebelum mengonsumsi mixalgin

Karena termasuk dalam obat kategori D, Anda harus memperhatikan hal berikut sebelum mengonsumsinya. 

  • Jangan mengonsumsi mixalgin jika Anda memiliki alergi terhadap bahan aktif yang terkandung di dalam obat ini. 
  • Jangan gunakan mixalgin dengan analgesik dan antipiretik lainnya. 
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki atau sedang menderita porfiria (gangguan akibat penumpukan bahan kimia tertentu yang terkait dengan protein sel darah merah), hypotonia, gangguan ginjal, gangguan hati, kelainan darah (misalnya, anemia aplastik, agranulositosis, dan leukopenia), tukak lambung, dan tukak duodenum. 
  • Katakan pada dokter Anda jika Anda menggunakan obat-obat lain, termasuk obat-obatan herbal dan suplemen. 
  • Dianjurkan untuk tidak mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan alat berat saat menggunakan obat ini. 
  • Hubungi dokter Anda segera jika Anda mengalami reaksi alergi terhadap obat atau overdosis setelah mengonsumsi mixalgin. 

Obat ini biasanya dikonsumsi sesuai dengan resep dokter atau petunjuk pemakaian yang tertera pada kemasan. Anda dapat menggunakan mixalgin saat atau setelah makan. Perlu diingat, untuk tidak menggunakan melebihi atau mengurangi dosis yang telah diberikan. Pun, Anda tidak boleh memperpanjang waktu penggunaan atau menghentikan obat tiba-tiba tanpa persetujuan dokter. 

Interaksi dengan obat lain

Sama halnya dnegan obat mana pun, pun dengan mixalgin. Interaksi obat dapat terjadi jika mixalgin digunakan bersamaan dengan obat lain, di antaranya:

  • Peningkatan risiko trombositopenia, jika digunakan dnegan obat antikoagulan
  • Meningkatnya risiko hipotermia parah, jika digunakan dengan klorpromazin
  • Meningkatnya risiko efek samping dari obat-obatan atau keracunan, jika digunakan dengan asam trikloroasetat, pil KB, allopurinol, dan MAOI (Monoamine Oxidase Inhibitors)
  • Efektivitas mixalgin akan menurun, jika dinimum dengan obat barbiturate
  • Meningkatnya risiko efek samping dari obat diabetes, antibiotik sulfonamide, dan fenitoin
  • Efektivitas ciclosporin menurun

Lalu, apakah ada efek sampingnya?

Ada beberapa efek samping yang bisa terjadi setelah menggunakan obat ini, di antaranya:

  • Mual dan muntah 
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Tekanan darah rendah (hipotensi)
  • Penurunan kadar sel darah putih (leukopenia)

Periksakan ke dokter jika Anda mengalami gejala di atas, segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi terhadap obat tersebut, seperti ruam gatal, bengkak pada mata dan bibir, serta kesulitan bernapas. Jadi, jangan berhati-hatilah saat mengonsumsi mixalgin.

Penderita Batu Ginjal, Atasi Gejala dengan Batunir 60 Kapsul

  • Maret 29, 2021

Dami Sariwana Batunir 60 Kapsul adalah sejenis obat herbal tradisional yang dijual di Indonesia. Obat ini dikhususkan bagi penderita batu ginjal dan mampu meredakan gejala kondisi tersebut. 

Sebagai obat herbal, komposisi dan cara kerja Batunir 60 Kapsul mungkin berbeda dengan obat yang umumnya dijual di farmasi. Akan tetapi, obat ini memiliki efek yang serupa dengan obat lain dalam hal menyembuhkan batu ginjal.

Komposisi dan cara kerja Batunir 60 Kapsul

Sesuai namanya, obat herbal yang satu ini hadir dalam bentuk kapsul. Dalam satu kemasan, terdapat 60 kapsul di dalamnya.

Dosis yang dianjurkan untuk pemakaian obat ini adalah sebanyak 3 kali sehari dengan masing-masing 2 kapsul sekali minum. Pastikan untuk meminum obat ini hanya setelah makan dan diimbangi dengan air putih yang banyak.

Dari segi komposisi, obat ini mengandung bahan-bahan alami berupa:

  • Strobilanthy crispus Folium (daun keji beling) 80 mg
  • Sonchi arvensis Folium (daun tempuyung) 135 mg
  • Orthosipon stamineus Folium (daun kumis kucing) 80 mg
  • Phyllanty niruri Herba (meniran) 50 mg
  • Imperatae cylindrica Rhizoma (akar alang-alang) 80 mg

Semua bahan-bahan dalam komposisi obat ini bekerja untuk mengatasi gejala batu ginjal. Secara khusus, obat tradisional ini mampu meluruhkan batu yang mengendap pada salurah kemih dan ginjal Anda. 

Selain itu, obat Batunir 60 Kapsul ini juga mampu membantu Anda untuk buang air kecil. Hal ini baik untuk mengobati batu ginjal, karena seringkali batu ginjal bisa juga dikeluarkan melalui urin. 

Hal yang perlu diketahui seputar batu ginjal

Penyakit batu ginjal sebenarnya cukup umum terjadi. Pada kasus batu ginjal yang ringan, Anda mungkin tidak sadar bahwa Anda menderitanya, karena batu bisa dengan mudah keluar melalui urin.

Akan tetapi, dalam kasus yang lebih parah, Anda bisa mengalami gejala yang menganggu. Contohnya seperti merasa sakit dan ingin muntah, serta nyeri pada sisi perut yang datang dan pergi.

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan seseorang menderita batu ginjal. Salah satunya adalah kurang minum air, mengalami penyakit tertentu, serta menjalani pengobatan yang menimbulkan efek samping masalah ginjal.

Batu ginjal yang ringan bisa diatasi hanya dengan meningkatkan konsumsi air putih untuk mendorong keinginan buang air kecil. Anda juga bisa memaksimalkan pengobatan dengan meminum obat sendiri di rumah, salah satunya dengan obat herbal Batunir 60 Kapsul. 

Akan tetapi, dalam kasus yang lebih parah, Anda mungkin perlu menjalani pengobatan yang lebih komprehensif, misalnya dengan operasi untuk mengeluarkan batu yang terbentuk di ginjal.

Perhatian sebelum membeli obat herbal

Obat herbal seperti Batunir 60 Kapsul bisa menjadi solusi yang baik untuk mengatasi gejala batu ginjal. Akan tetapi, sebelum membelinya, Anda perlu memperhatikan dulu hal-hal berikut ini:

  • Beli obat herbal di toko obat yang terpercaya, baik secara offline maupun secara online. Hal ini penting untuk menghindari kemungkinan membeli obat yang palsu.
  • Konsultasi dengan ahli herbal atau apoteker mengenai obat herbal yang akan dibeli.
  • Waspada kemungkinan efek negatif bila dikombinasikan dengan obat farmasi lain. Tanyakan hal in pada ahli herbal, dokter, atau apoteker
  • Hati-hati dengan komposisi obat, pastikan tidak ada komposisi yang menjadi pemicu alergi Anda.

Perhatikan hal-hal di atas sebelum membeli Batunir 60 Kapsul. Jangan sampai, Anda salah membeli dan menggunakan obat dan malah memperparah kondisi batu ginjal Anda. 

Mengenal Manfaat dan Efek Samping Obat Urispas

  • Maret 24, 2021
urispas

Urispas merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi gejala pada kelainan kandung kemih atau saluran kemih, seperti kesulitan buang air kecil atau terlalu sering buang air kecil. Kandungan flavoxate hydrochloride atau flavoxate HCl di dalam urispas bekerja dengan cara mengendurkan otot-otot di kandung kemih dan mencegah kejang otot.

Sehingga dapat membantu mengurangi kebocoran urine, mengatasi perasaan ingin segera buang air kecil, dan mengurangi nyeri yang timbul pada kandung kemih. Kandungan antispasmodic dalam flavoxate juga menghambat kontraksi pada kandung kemih dan mengurangi rasa sakit akibat kontraksi tersebut.

Urispas termasuk dalam golongan obat keras sehingga penggunaannya harus menggunakan resep dokter. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet, dengan kandungan flavoxate hydrochloride sebanyak 200 mg/tablet. Dosis yang dianjurkan sebanyak 3-4 kali sehari atau disesuaikan dengan kondisi penderita serta oleh petunjuk dokter.

Manfaat Obat Urispas

Urispas dapat digunakan untuk mengatasi gejala pada saluran kemih seperti:

  • Dysuria, yaitu rasa sakit dan tidak nyaman ketika buang air kecil. Bagi sebagian orang, juga timbul rasa terbakar saat buang air kecil dan lebih sering dialami oleh wanita dibanding pria.
  • Nocturia, yaitu keinginan buang air kecil pada malam hari yang tidak bisa ditahan. Selama waktu tidur, tubuh akan menghasilkan lebih sedikit urine, sedangkan penderita nocturia bisa terbangun lebih dari 2 kali untuk buang air kecil.
  • Incontinensia, yaitu rasa tidak dapat menahan buang air kecil. Kondisi ini juga bisa terjadi secara mendadak sehingga menyebabkan penderita mengompol.
  • Rasa nyeri pada kandung kemih

umumnya gejala tersebut disebabkan oleh:

  • Cystitis, yaitu peradangan kandung kemih yang seringnya disebabkan infeksi bakteri dan bisa mengakibatkan kandung kemih iritasi, memerah, dan membengkak. Kondisi ini lebih sering dialami wanita karena uretra atau saluran yang mengalirkan urine dari kandung kemih lebih pendek dibandingkan dengan pria.
  • Prostatitis, yaitu peradangan kelenjar prostat, organ yang terletak di antara penis dan kandung kemih dan cenderung dialami pria dengan rentang usia 30-50 tahun. Gejala yang timbul yaitu sering buang air kecil terutama malam hari dan nyeri pada perut bagian bawah dan ketika buang air kecil.
  • Urethritis, yaitu peradangan dan pembengkakan uretra. Kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja, tetapi wanita memiliki risiko lebih besar dibandingkan laki-laki dan sering ditemukan pada rentang usia 20-35 tahun. Kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang masuk ke uretra, dan biasanya ditularkan melalui hubungan seksual.

Efek Samping Penggunaan Obat Urispas

  • Saluran pencernaan: mual, muntah, mulut kering, diare
  • Sistem saraf pusat: vertigo, sakit kepala, kebingungan, gugup, gelisah dan mengantuk
  • Sistem pembentukan darah: leukopenia atau sedikitnya jumlah sel darah putih
  • Sistem imun dan kulit: biduran, bentol-bentol, gatal pada kulit, berkurangnya produksi keringat, ruam
  • Jantung dan pembuluh darah: denyut jantung meningkat
  • Penglihatan: tekanan bola mata meningkat, pandangan kabur, 

Efek samping urispas tidak terjadi pada setiap orang. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui seberapa sering efek samping tersebut terjadi agar bisa menentukan tindakan selanjutnya

  • Umum (dapat menyerang 1 dari 10 orang), seperti mual
  • Tidak umum (dapat menyerang 1 dari 100 orang), seperti mengantuk, gangguan penglihatan, muntah, mulut kering, nyeri lambung, dyspepsia, ruam
  • Jarang (dapat terjadi pada 1 dari 1000 orang), seperti gatal-gatal, retensi urin, kelelahan
  • Tidak diketahui frekuensinya, seperti hipersensitif, kebingungan, glaucoma, detak jantung bertambah cepat dan tidak teratur, kelainan hati, kemerahan pada kulit

Jika efek samping berlangsung lama dan semakin bertambah parah, hentikan penggunaan urispas dan segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan.