Mengenal Penyakit Trikomoniasis, Obati dengan Flagystatin

  • Juni 17, 2021

Pernahkah Anda mendengar istilah penyakit trikomoniasis? Penyakit yang juga disebut tritch ini adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Tentu penyakit ini perlu mendapat pengobatan, salah satu obat yang biasanya digunakan adalah flagystatin.

Trikomoniasis akan memunculkan berbagai gejala bila terjadi pada perempuan, seperti bau tidak sedap, rasa gatal di kelamin, hingga terasa sakit saat buang air kecil. Bila terjadi di masa kehamilan, Trikomoniasis ini bisa menyebabkan bayi lahir prematur. Sedangkan pada laki-laki, penyakit ini tidak menunjukkan gejala apa pun. 

Penyakit Trikomoniasis ini disebabkan oleh trichomonas vaginalis yang tertular melalui hubungan seksual tanpa kondom. Atau orang-orang yang berbagi alat seks yang tidak dilindungi kondom atau tidak dibersihkan terlebih dahulu.

Gejala Trikomoniasis

Berikut berbagai gejala yang biasanya muncul dan dialami oleh pasien perempuan penderita Trikomoniasis.

  • Keputihan, bentuknya kental, encer atau berbusa, berbau tidak sedap, berwarna kuning atau hijau
  • Terasa nyeri perut di bagian bawah
  • Area kewanitaan terasa nyeri, muncul sensasi seperti terbakar, gatal, serta bengkak. 
  • Saat buang air kecil atau berhubungan suami istri, akan terasa sakit atau tidak nyaman.

Sedangkan gejala yang dirasakan oleh pasien laki-laki bisa berupa:

  • Terasa nyeri, bengkak, dan kemerahan di kepala penis
  • Frekuensi buang air kecil jadi lebih sering
  • Saat buang air kecil atau setelah ejakulasi akan terasa sakit
  • Penis mengeluarkan cairan putih

Akan tetapi, sebagian pasien penderita Trikomoniasis laki-laki dan perempuan, ini tidak merasakan gejala apapun. Hal ini akan memudahkan penyakit ini menular pada orang lain.

Cara Mengobati Trikomoniasis

Untuk menyembuhkan penyakit trikomoniasis ini, ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan, yaitu:

  • Dokter biasanya akan memberikan obat antibiotik pada pasien, seperti metronidazole atau tinidazole. Obat ini untuk dikonsumsi selama 5-7 hari. Dalam 24 jam setelah minum obat Metronidazole ini pasien tidak diperbolehkan kondumsi alkohol, begitu pula dengan tinidazole dalam 72 jam. Hal ini bisa menyebabkan pusing dan juga muntah.
  • Dokter juga biasanya akan menyuruh pasien untuk tidak melakukan hubungan seksual dulu hingga infeksi sembuh.

Obat Flagystatin Ovula untuk Mengobati INfeksi Trikomoniasis

Flagystatin ovula merupakan salah satu obat yang berguna untuk mengatasi infeksi trikomosiasis. Obat flagystatin ini tergolong obat keras karena mengandung zat aktif nistatis dan metronidazol. 

NIstatin adalah kandungan obat anti jamur, sehingga konsumsi obat dengan kandungan ini bisa menghentikan dan membunuh jamur. Sedangkan kandungan metronidazol adalah antibiotik yang bisa menghentikan pertumbuhan bakteri dan protozoa.

Dosis obat ini bisa digunakan 1 ovula untuk 1 kali sehari selama 7-10 hari. Hanya saja, untuk mendapatkan obat ini diperlukan resep dari dokter sehingga tidak bisa didapatkan secara bebas di apotek.

Berikut aturan pakai yang bisa Anda ikuti:

  • Pastikan tangan sudah bersih dan dicuci dengan air dan sabun. Simpan ovula dalam air dingi jika sudah melunak. Bisa juga dimasukkan dalam lemari pendingin lebih kurang 30 menit agar kembali mengeras.
  • Lalu, buka bungkus ovula. Jika menggunakan ovula aplikator, makan letakkan ovula di lubang aplikator, pastikan sisi yang ditaruh adalah sisi tumpul ovula.
  • Duduklah dengan posisi kedua kaki ditekuk terbuka, satu tangan menopang berat tubuh dan tangan lain memegang aplikator yang sudah dipasangi ovula. 
  • Masukkan bagian ujung lancip ovula ke lubang vagina dengan bantuan aplikator. Tekan tombol aplikator untuk melepaskan ovula jika aplikator sudah ada dalam vagina.
  • Namun, bila tidak menggunakan aplikator, maka Anda bisa memasukkan bagian ujung lancip ovula sedalam telunjuk ke dalam vagina. 
  • Untuk beberapa detik setelahnya, rapatkan kaki Anda dan tetap duduk agar ovula tidak keluar.
  • Bersihkan bagian aplikator jika sudah digunakan menggunakan sabun dan air hangat. Keringkan dan jaga agar tetap bersih.
  • Kemudian bersihkan tangan menggunakan sabun untuk membersihkan obat flagystatin yang menempel di tangan Anda.

Kenali Kandungan Diklofenik Pada Voltaren yang Atasi Nyeri & Peradangan

  • Juni 16, 2021

Voltaren adalah salah satu jenis obat oles yang dapat membantu mengatasi peradangan pada otot dan sendi Anda, yang biasanya disebabkan oleh peradangan yang terjadi akibat cedera olahraga, seperti terkilir. 

Namun, tahukah Anda jika Voltaren mengandung diklofenak yang merupakan salah satu obat antiinflamasi yang ampuh dalam mengatasi nyeri sendi. Yuk, kenali apa itu kandungan obat diklofenak dan apa saja khasiatnya selain mengatasi nyeri otot dan sendi. 

Apa itu Voltaren?

Voltaren merupakan salah satu merek obat yang dapat mengatasi masalah peradangan otot atau nyeri sendi. Voltaren sendiri hadir dalam dua varian, yaitu Voltaren Emugel dan Voltaren Balsem. Voltaren Emugel merupakan obat oleh yang berkhasiat mengatasi peradangan pada otot dan sendi yang mengandung obat antiinflamasi non-steroid (NSAID), yaitu diklofenak. Sedangkan Voltaren Balsem adalah pereda nyeri otot dan sendi, seperti nyeri pada otot punggung dan keseleo. 

Namun, kali ini kami akan membahas tentang kandungan diklofenak yang terdapat pada Voltaren Emugel, di mana obat tersebut yang mengobati nyeri dan peradangan langsung pada sumbernya. 

Apa itu diklofenak apa gunanya? 

Diklofenak adalah obat resep, yang berbentuk gel topikal, kapsul oral, tablet oral, tetes mata, patch transdermal, larutan topikal, dan paket bubuk atau larutan minum. 

Gel topikal diklofenak tersedia sebagai obat bermerek Solarez dan Voltaren. Ini juga tersedia sebagai obat generik yang memiliki harga lebih terjangkau. Gel topikal diklofenak digunakan untuk membantu meredakan nyeri osteoporosis pada persendian yang dapat memperoleh manfaat dari perawatan melalui kulit. Sendi ini termasuk yang ada di tangan dan lutut Anda. Diklofenak termasuk dalam kelas obat yang dikenal sebagai obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). 

Obat tersebut bekerja dengan cara memblokir enzim tertentu di tubuh Anda. Jadi, ketika enzim diblokir, tubuh Anda akan mengurangi jumlah bahan kimia inflamasi yang dibuatnya. Ini membantu mengurangi peradangan dan nyeri. 

Apakah ada efek samping dari diklofenak?

Diklofenak dapat menyebabkan efek samping tingan ringan hingga serius. Beberapa efek samping yang umum hingga jarang terjadi, meliputi:

Efek samping yang umum 

Efek samping yang lebih umum terjadi dengan gel diklofenak biasanya meliputi:

  • Gatal atau ruam pada tempat yang dioleskan gel ini
  • Sakit perut
  • Sembelit
  • Diare
  • Gas
  • Maag
  • Mual
  • Muntah
  • Kantuk

Efek samping yang serius

Hubungi dokter Anda jika memiliki efek samping yang serius. Efek samping yang serius dan gejalanya dapat meliputi:

  • Reaksi alergi, gejalanya seperti, gatal, ruam, masalah pernapasan, dan gatal-gatal
  • Edema, gejalanya meliputi pembengkakan pada kaki atau pergelangan tangan, peningkatan tekanan darah, dan peningkatan berat badan
  • Sakit maag atau pendarahan lambung, gejalanya meliputi, tinja yang sangat gelap dan darah di tinja Anda
  • Lebih mudah memar

Efek samping gel Voltaren 

Efek samping dapat berupa kemerahan atau irirtasi kulit. Jika Anda mengalami hal berikut, disarankan untuk segera mengunjungi dokter atau tenaga medis lainnya. Aplikasi topikal mengurangi efek samping tertentu, seperti kardiovaskular dan gastrointestinal, dibandingkan dengan NSAID oral. 

Jadi, jangan gunakan Voltaren Emugel gel ini pada kulit yang tidak sehat atau mengalami luka terbuka, infeksi, cedera terbuka, atau area lain yang terdapat kulit tidak normal. 

Aturan menggunakan gel Voltaren

Oleskan atau pijat kulit di sekitar bagian yang nyeri atau bengkak secara perlahan dengan sedikit gel. Banyaknya berkisar seukuran buah ceri hingga sebesar buah kenari. Namun, banyak atau sedikitnya gel yang diperlukan akan berbeda pada masing-masing individu, tergantung pada ukuran bagian yag nyeri atau bengkak.

Varian Hufagrip Sirup untuk Anak

  • Juni 11, 2021

Varian Hufagrip Sirup untuk anak disesuaikan dengan fungsinya dalam mengobati penyakit. Saat ini setidaknya ada 4 varian Hufagrip Sirup yang bisa Anda pilih. 

Hufagrip Sirup adalah salah satu pilihan obat yang dapat mengatasi sejumlah gejala penyakit pada anak. Obat ini ampuh mengatasi batuk, pilek, flu, demam, dan badan pegal-pegal.

Meski begitu, Anda perlu memilih Hufagrip yang tepat untuk mendapatkan manfaat terbaik. Lalu apa saja varian Hufagrip Sirup untuk Anak?

Mengenal Hufagrip

Hufagripp adalah salah satu merek obat batuk dan pilek yang diproduksi oleh PT Gratia Husada Farma (HUFA), perusahaan farmasi yang berbasis di Semarang, Jawa Tengah.

Merek Hufagrip sendiri sudah sangat dikenal di Indonesia sejak dahulu. Umumnya, orang tua mengandalkan Hufagrip sirup untuk mengobati penyakit pada anak. 

Menariknya, Hugarip Sirup yang paling terkenal adalah Hufagrip BP warna hijau. Padahal ada tiga varian Hufagrip sirup lainnya dengan kandungan dan manfaat yang tidak jauh berbeda. 

Varian Hufagrip Sirup

Ada cukup banyak varian Hufagrip yang didesain untuk mengobati masalah tertentu. Anda bisa menyesuaikan pilihan dengan penyakit yang menyerang anak. Berikut pilihan Hufagrip Sirup untuk Anak: 

  • Hufagrip BP Sirup

BP adalah singkatan dari Batuk Pilek. Hufagrip BP Sirup mengandung zat aktif dekstrometorfan HBr yang merupakan golongan obat antitusif untuk meringankan batuk kering akibat pilek atau flu.

  • Hufagrip Pilek Sirup

Jika anak hanya mengalami gejala pilek, Hufagrip Pilek bisa jadi pilihan tepat. Hufagrip Pilek Sirup diformulasikan khusus untuk mengatasi bersin-bersin dan hidung tersumbat akibat pilek pada anak.

  • Hufagrip TMP Sirup

Hufagrip TMP berkhasiat untuk menurunkan demam sekaligus mengatasi nyeri ringan hingga sedang di tubuh. Hufagrip TMP aman digunakan oleh orang dewasa maupun anak-anak.

  • Hufagrip Flu dan Batuk Sirup

Hufagrip Flu & Batuk Sirup berkhasiat untuk mengatasi gejala flu yang disertai batuk berdahak pada anak. Hufagrip Flu & Batuk Sirup disertai dengan parasetamol yang berguna meredakan demam.

Memilih Hufagrip Sirup

Empat varian Hufagrip Sirup tersebut dibedakan sesuai fungsinya. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya bijak memilih varian yang sesuai dengan gejala pada anak.

  • Jika anak mengalami gejala batuk dan pilek maka Anda dapat memilih Hufagripp BP warna hijau. Obat ini mengandung kombinasi pseudoephedrine HCI dan chlorphenamine maleate (CTM) dengan tambahan dextromethorphan.
  • Jika anak mengalami gejala pilek saja, seperti hidung tersumbat, Anda dapat menggunakan Hufagrip Pilek warna biru. Obat ini mengandung kombinasi chlorphenamine maleate (CTM) dan pseudoefedrine yang dapat menangani hidung tersumbat karena alergi atau virus.
  • Jika Anda mengalami demam, Anda bisa memilih Hufagrip TMP warna merah. Obat ini mengandung Ibuprofen yang terbukti efektif dalam menangani demam pada anak.
  • Jika anak mengalami flu disertai batuk pilek dan demam, Hufagrip Flu warna kuning dapat menjadi pilihan tepat. Obat ini mengandung kombinasi paracetamol, chlorphenamine maleate, pseudoephedrine HCI, dan guaifenesin.

Demikian manfaat dan pilihan Hufagrip Sirup untuk Anak. Gunakan sesuai instruksi atau sesuai dengan resep dokter ya. 

Jenis Kemasan Obat Amadiab dan Dosis Pemakaian

  • Juni 10, 2021

Amadiab merupakan obat untuk mengontrol kadar gula darah pada pasien penderita diabetes melitus tipe 2. Amadiab memiliki kandungan Glimepiride yang termasuk ke dalam golongan sulfonilurea. Obat ini bekerja dengan cara merangsang pankreas agar menghasilkan lebih banyak insulin dan membantu tubuh untuk memaksimalkan kerja insulin. Sehingga, kadar gula darah dapat lebih terkontrol dan risiko komplikasi akibat diabetes tipe 2 dapat dikurangi. Obat ini juga dapat meningkatkan sensitivitas jaringan perifer terhadap insulin. Amadiab bisa digunakan sebagai terapi tunggal atau bisa juga dikombinasikan dengan obat anti diabetes lainnya.

Sediaan Obat Amadiab

Obat Amadiab tersedia dalam beberapa kemasan sesuai ukuran, antara lain:

  • Amadiab Tablet 1 mg

Amadiab 1 mg tersedia dalam kemasan dus berwarna merah. Satu dus berisi 5 strip, dengan masing-masing strip memiliki isi 10 tablet. Harga jual mulai dari Rp 3.000 per tablet. Sedangkan untuk per strip Amadiab dijual dengan harga mulai dari Rp 24.000 – Rp 56.000. Harga jual bisa berbeda di tiap apotek.

  • Amadiab Tablet 2 mg

Amadiab 2 mg tersedia dalam kemasan dus berwarna hijau. Satu dus berisi 5 strip, dengan masing-masing strip memiliki isi 10 tablet. Harga jual mulai dari Rp 6.000 per tablet. Sedangkan untuk per strip Amadiab dijual dengan harga mulai dari Rp 42.000 – Rp 80.000. Harga jual bisa berbeda di tiap apotek.

  • Amadiab Tablet 3 mg

Amadiab 3 mg tersedia dalam kemasan dus berwarna orange. Satu dus berisi 5 strip, dengan masing-masing strip memiliki isi 10 tablet. Harga jual mulai dari Rp 8.000 per tablet. Sedangkan untuk per strip Amadiab dijual dengan harga mulai dari Rp 44.000 – Rp 98.000. Harga jual bisa berbeda di tiap apotek.

  • Amadiab Tablet 4 mg

Amadiab 4 mg tersedia dalam kemasan dus berwarna biru. Satu dus berisi 5 strip, dengan masing-masing strip memiliki isi 10 tablet. Harga jual mulai dari Rp 9.000 per tablet. Sedangkan untuk per strip Amadiab dijual dengan harga mulai dari Rp 55.000 – Rp 120.000. Harga jual bisa berbeda di tiap apotek.

Dosis Obat Amadiab

Obat Amadiab termasuk ke dalam golongan obat keras, sehingga penggunaannya harus dengan resep dokter dan tidak bisa dibeli secara sembarangan.

Dosis maksimum atau dalam kondisi tertentu yaitu sebanyak 8 mg dengan konsumsi satu kali sehari. Untuk dosis awal dan dosis titrasi (dosis bertahap) yaitu sebanyak 1 mg dengan konsumsi satu kali sehari. Dosis Amadiab dapat dinaikkan secara bertahap dengan interval waktu 1 sampai 2 minggu tergantung dari respon gula darah. 

Aturan Pakai Amadiab

Aturan pakai Amadiab yaitu dikonsumsi sebelum makan utama pertama pada hari itu dan harus di waktu yang sama setiap harinya. Sebaiknya dikonsumsi bersama makan. Jangan mengurangi atau melewatkan jadwal makan.

Untuk meningkatkan efektivitasnya, penggunaan Amadiab harus disertai dengan asupan gizi seimbang, pola makan yang sehat, serta olahraga teratur. Misalnya menghindari makanan dengan kadar glukosa yang tinggi, meningkatkan makanan dengan kandungan tinggi serat, mengoptimalkan kadar vitamin D yang penting untuk mengontrol gula darah, menjaga berat badan tetap ideal, serta hentikan kebiasaan merokok dan konsumsi minuman beralkohol.

Beberapa makanan yang tinggi kandungan serat yang bisa menunjang konsumsi Amadiab antara lain yaitu buah-buahan alpukat, pisang, apel, jeruk, dan pepaya. Sedangkan untuk sayuran, bisa mengonsumsi brokoli, lobak, jagung, kubis, dan wortel. Ada pula kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang mete, dan kacang almond.

Efek Samping Salep Bepanthen Untuk Atasi Masalah Kulit

  • Mei 21, 2021

Salep Bepanthen adalah salep popok bayi yang diklaim dapat membuat kulit menjadi lembut, melindungi kulit bayi dari gesekan dengan popok dan merawat kulit bayi setiap hari. Bayi sangat rentan dengan munculnya ruam di kulit seperti ruam akibat pemakaian popok karena bayi baru lahir apalagi pada bulan-bulan pertama memiliki kulit yang sangat tipis dan halus. Oleh karena itu, kulit bayi memerlukan perawatan ekstra.

Salep Bepanthen mengandung zat dexpanthenol dengan konsentrasi sebesar 5%.

Cara Pakai Salep Bepanthen

Untuk merawat kulit bayi, bersihkan kulit bayi terlebih dahulu dengan air. Setelah itu, oleskan salep Bepanthen secara tipis-tipis dan merata pada kulit yang nantinya akan tertutup popok, serta area lipatan seperti paha dan selangkangan. Untuk hasil optimal, gunakan salep  Bepanthen sebelum memakai popok setiap hari. Untuk merawat puting susu selama masa menyusui, bersihkan puting susu setelah menyusui lalu oleskan salep Bepanthen.

Efek Samping Dexpanthenol yang Terkandung pada Salep Bepanthen

Efek samping Dexpanthenol meliputi:

  • Timbul gatal-gatal
  • Geli
  • Reaksi alergi
  • Gangguan pada kulit seperti kemerahan dan ruam.

Kebanyakan emolien seperti salep Bepanthen dapat digunakan dengan aman dan efektif tanpa efek samping. Namun, rasa terbakar, menyengat, kemerahan, atau iritasi dapat terjadi. Jika salah satu dari efek ini tidak kunjung reda atau justru memburuk, segera konsultasikan kepada dokter atau apoteker.

Jika dokter Anda telah meresepkan obat ini, ingatlah bahwa dokter menilai bahwa manfaatnya bagi Anda lebih besar daripada risiko efek samping. Selain itu, banyak orang yang menggunakan obat ini tidak memiliki efek samping yang serius.

Beri tahu dokter Anda segera jika salah satu dari efek samping yang tidak biasa tetapi serius ini terjadi, seperti perubahan yang tidak biasa pada kulit (misalnya, memutih, menjadi lembut, basah) termasuk tanda-tanda infeksi kulit.

Reaksi alergi yang sangat serius terhadap obat ini juga sebetulnya jarang terjadi. Namun, segera dapatkan pertolongan medis jika Anda melihat atau mengalami gejala reaksi alergi yang serius, termasuk: ruam , gatal atau bengkak (terutama pada wajah, lidah dan tenggorokan), pusing parah, dan kesulitan bernapas.

Sebelum menggunakan produk salep Bepanthen ini, beri tahu dokter atau apoteker Anda jika Anda alergi terhadap salah satu bahan dalam produk; atau jika Anda memiliki alergi lain. Produk ini mungkin juga mengandung bahan tidak aktif yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau masalah lain. Bicaralah dengan apoteker Anda untuk mendapatkan penjelasan lebih lengkap.

Jika Anda memiliki salah satu masalah kesehatan seperti luka, infeksi dan luka pada kulit, segera konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda sebelum menggunakan produk ini.

Beberapa bahan seperti pewangi mungkin membuat Anda lebih sensitif terhadap sinar matahari. Oleh karena itu, periksa label untuk melihat setiap peringatan atau tanyakan kepada dokter atau apoteker jika Anda perlu melakukan tindakan pencegahan khusus saat berada di bawah sinar matahari. Dokter atau apoteker mungkin menyarankan agar Anda membatasi waktu beraktivitas di bawah sinar matahari, menghindari tempat berjemur dan lampu matahari, dan menggunakan tabir surya dan mengenakan pakaian pelindung saat berada di luar ruangan. Beri tahu dokter Anda segera jika Anda terbakar sinar matahari atau mengalami kulit melepuh atau kemerahan.

Beberapa produk salep mengandung dexpanthenol juga dapat memperburuk jerawat. Jika kulit Anda rentan terhadap jerawat, carilah label “non-comedogenic” pada kemasan produk. Beberapa produk juga dapat membuat pakaian jadi hitam atau kotor, Anda bisa menanyakan hal ini kepada dokter atau apoteker untuk mendapat keterangan lebih lanjut. 

Anda juga perlu bertanya kepada dokter, apakah obat salep Bepanthen ini bisa masuk ke dalam payudara susu ketika Anda mengoleskan salep ini ke area payudara.

Mixalgin, Obat yang Atasi Nyeri Hingga Peradangan

  • Mei 16, 2021

Mungkin Anda pernah mengonsumsi salah satu jenis obat anti nyeri yang bisa mengatasi nyeri sakit kepala, nyeri otot, hingga nyeri pasca operasi. Berbagai obat yang bisa mengatasi rasa nyeri pun banyak beredar di pasaran. Namun tidak semua pereda nyeri dapat bebas dikonsumsi tanpa konsultasi dengan dokter, salah satunya mixalgin

Pada artikel kali ini kami akan mengulas tentang apa itu mixalgin serta apa saja kegunaannya. Dan, bagaimana obat ini dapat mengatasi nyeri serta peradangan pada tubuh. 

Apa itu mixalgin?

Mixalgin adalah salah satu kelompok obat yang termasuk antiinflamasi nonsteroid (NSAIDS). Obat ini memiliki 5 bahan aktif yang terkandung di dalamnya, seperti metamizole sodium, tiamin monoitrat, vitamin B6 (pyridoxine DCl), vitamin B12 (cyanocobalamin) dan kafein. 

Mixalgin termasuk dalam obat kategori D. Di mana ada bukti positif mengenai risiko pada janin manusia, tetapi besar manfaat yang diperoleh mungkin lebih besar daripada risiko saat menggunannya. Misalnya saja untuk menghadapi situasi yang mengancam nyawa. Mixalgin pun dapat terserap ke dalam ASI. Jadi, jika Anda menyusui jangan gunakan obat ini tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda. 

Peringatan sebelum mengonsumsi mixalgin

Karena termasuk dalam obat kategori D, Anda harus memperhatikan hal berikut sebelum mengonsumsinya. 

  • Jangan mengonsumsi mixalgin jika Anda memiliki alergi terhadap bahan aktif yang terkandung di dalam obat ini. 
  • Jangan gunakan mixalgin dengan analgesik dan antipiretik lainnya. 
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki atau sedang menderita porfiria (gangguan akibat penumpukan bahan kimia tertentu yang terkait dengan protein sel darah merah), hypotonia, gangguan ginjal, gangguan hati, kelainan darah (misalnya, anemia aplastik, agranulositosis, dan leukopenia), tukak lambung, dan tukak duodenum. 
  • Katakan pada dokter Anda jika Anda menggunakan obat-obat lain, termasuk obat-obatan herbal dan suplemen. 
  • Dianjurkan untuk tidak mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan alat berat saat menggunakan obat ini. 
  • Hubungi dokter Anda segera jika Anda mengalami reaksi alergi terhadap obat atau overdosis setelah mengonsumsi mixalgin. 

Obat ini biasanya dikonsumsi sesuai dengan resep dokter atau petunjuk pemakaian yang tertera pada kemasan. Anda dapat menggunakan mixalgin saat atau setelah makan. Perlu diingat, untuk tidak menggunakan melebihi atau mengurangi dosis yang telah diberikan. Pun, Anda tidak boleh memperpanjang waktu penggunaan atau menghentikan obat tiba-tiba tanpa persetujuan dokter. 

Interaksi dengan obat lain

Sama halnya dnegan obat mana pun, pun dengan mixalgin. Interaksi obat dapat terjadi jika mixalgin digunakan bersamaan dengan obat lain, di antaranya:

  • Peningkatan risiko trombositopenia, jika digunakan dnegan obat antikoagulan
  • Meningkatnya risiko hipotermia parah, jika digunakan dengan klorpromazin
  • Meningkatnya risiko efek samping dari obat-obatan atau keracunan, jika digunakan dengan asam trikloroasetat, pil KB, allopurinol, dan MAOI (Monoamine Oxidase Inhibitors)
  • Efektivitas mixalgin akan menurun, jika dinimum dengan obat barbiturate
  • Meningkatnya risiko efek samping dari obat diabetes, antibiotik sulfonamide, dan fenitoin
  • Efektivitas ciclosporin menurun

Lalu, apakah ada efek sampingnya?

Ada beberapa efek samping yang bisa terjadi setelah menggunakan obat ini, di antaranya:

  • Mual dan muntah 
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Tekanan darah rendah (hipotensi)
  • Penurunan kadar sel darah putih (leukopenia)

Periksakan ke dokter jika Anda mengalami gejala di atas, segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi terhadap obat tersebut, seperti ruam gatal, bengkak pada mata dan bibir, serta kesulitan bernapas. Jadi, jangan berhati-hatilah saat mengonsumsi mixalgin.

Penderita Batu Ginjal, Atasi Gejala dengan Batunir 60 Kapsul

  • Maret 29, 2021

Dami Sariwana Batunir 60 Kapsul adalah sejenis obat herbal tradisional yang dijual di Indonesia. Obat ini dikhususkan bagi penderita batu ginjal dan mampu meredakan gejala kondisi tersebut. 

Sebagai obat herbal, komposisi dan cara kerja Batunir 60 Kapsul mungkin berbeda dengan obat yang umumnya dijual di farmasi. Akan tetapi, obat ini memiliki efek yang serupa dengan obat lain dalam hal menyembuhkan batu ginjal.

Komposisi dan cara kerja Batunir 60 Kapsul

Sesuai namanya, obat herbal yang satu ini hadir dalam bentuk kapsul. Dalam satu kemasan, terdapat 60 kapsul di dalamnya.

Dosis yang dianjurkan untuk pemakaian obat ini adalah sebanyak 3 kali sehari dengan masing-masing 2 kapsul sekali minum. Pastikan untuk meminum obat ini hanya setelah makan dan diimbangi dengan air putih yang banyak.

Dari segi komposisi, obat ini mengandung bahan-bahan alami berupa:

  • Strobilanthy crispus Folium (daun keji beling) 80 mg
  • Sonchi arvensis Folium (daun tempuyung) 135 mg
  • Orthosipon stamineus Folium (daun kumis kucing) 80 mg
  • Phyllanty niruri Herba (meniran) 50 mg
  • Imperatae cylindrica Rhizoma (akar alang-alang) 80 mg

Semua bahan-bahan dalam komposisi obat ini bekerja untuk mengatasi gejala batu ginjal. Secara khusus, obat tradisional ini mampu meluruhkan batu yang mengendap pada salurah kemih dan ginjal Anda. 

Selain itu, obat Batunir 60 Kapsul ini juga mampu membantu Anda untuk buang air kecil. Hal ini baik untuk mengobati batu ginjal, karena seringkali batu ginjal bisa juga dikeluarkan melalui urin. 

Hal yang perlu diketahui seputar batu ginjal

Penyakit batu ginjal sebenarnya cukup umum terjadi. Pada kasus batu ginjal yang ringan, Anda mungkin tidak sadar bahwa Anda menderitanya, karena batu bisa dengan mudah keluar melalui urin.

Akan tetapi, dalam kasus yang lebih parah, Anda bisa mengalami gejala yang menganggu. Contohnya seperti merasa sakit dan ingin muntah, serta nyeri pada sisi perut yang datang dan pergi.

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan seseorang menderita batu ginjal. Salah satunya adalah kurang minum air, mengalami penyakit tertentu, serta menjalani pengobatan yang menimbulkan efek samping masalah ginjal.

Batu ginjal yang ringan bisa diatasi hanya dengan meningkatkan konsumsi air putih untuk mendorong keinginan buang air kecil. Anda juga bisa memaksimalkan pengobatan dengan meminum obat sendiri di rumah, salah satunya dengan obat herbal Batunir 60 Kapsul. 

Akan tetapi, dalam kasus yang lebih parah, Anda mungkin perlu menjalani pengobatan yang lebih komprehensif, misalnya dengan operasi untuk mengeluarkan batu yang terbentuk di ginjal.

Perhatian sebelum membeli obat herbal

Obat herbal seperti Batunir 60 Kapsul bisa menjadi solusi yang baik untuk mengatasi gejala batu ginjal. Akan tetapi, sebelum membelinya, Anda perlu memperhatikan dulu hal-hal berikut ini:

  • Beli obat herbal di toko obat yang terpercaya, baik secara offline maupun secara online. Hal ini penting untuk menghindari kemungkinan membeli obat yang palsu.
  • Konsultasi dengan ahli herbal atau apoteker mengenai obat herbal yang akan dibeli.
  • Waspada kemungkinan efek negatif bila dikombinasikan dengan obat farmasi lain. Tanyakan hal in pada ahli herbal, dokter, atau apoteker
  • Hati-hati dengan komposisi obat, pastikan tidak ada komposisi yang menjadi pemicu alergi Anda.

Perhatikan hal-hal di atas sebelum membeli Batunir 60 Kapsul. Jangan sampai, Anda salah membeli dan menggunakan obat dan malah memperparah kondisi batu ginjal Anda. 

Mengenal Manfaat dan Efek Samping Obat Urispas

  • Maret 24, 2021
urispas

Urispas merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi gejala pada kelainan kandung kemih atau saluran kemih, seperti kesulitan buang air kecil atau terlalu sering buang air kecil. Kandungan flavoxate hydrochloride atau flavoxate HCl di dalam urispas bekerja dengan cara mengendurkan otot-otot di kandung kemih dan mencegah kejang otot.

Sehingga dapat membantu mengurangi kebocoran urine, mengatasi perasaan ingin segera buang air kecil, dan mengurangi nyeri yang timbul pada kandung kemih. Kandungan antispasmodic dalam flavoxate juga menghambat kontraksi pada kandung kemih dan mengurangi rasa sakit akibat kontraksi tersebut.

Urispas termasuk dalam golongan obat keras sehingga penggunaannya harus menggunakan resep dokter. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet, dengan kandungan flavoxate hydrochloride sebanyak 200 mg/tablet. Dosis yang dianjurkan sebanyak 3-4 kali sehari atau disesuaikan dengan kondisi penderita serta oleh petunjuk dokter.

Manfaat Obat Urispas

Urispas dapat digunakan untuk mengatasi gejala pada saluran kemih seperti:

  • Dysuria, yaitu rasa sakit dan tidak nyaman ketika buang air kecil. Bagi sebagian orang, juga timbul rasa terbakar saat buang air kecil dan lebih sering dialami oleh wanita dibanding pria.
  • Nocturia, yaitu keinginan buang air kecil pada malam hari yang tidak bisa ditahan. Selama waktu tidur, tubuh akan menghasilkan lebih sedikit urine, sedangkan penderita nocturia bisa terbangun lebih dari 2 kali untuk buang air kecil.
  • Incontinensia, yaitu rasa tidak dapat menahan buang air kecil. Kondisi ini juga bisa terjadi secara mendadak sehingga menyebabkan penderita mengompol.
  • Rasa nyeri pada kandung kemih

umumnya gejala tersebut disebabkan oleh:

  • Cystitis, yaitu peradangan kandung kemih yang seringnya disebabkan infeksi bakteri dan bisa mengakibatkan kandung kemih iritasi, memerah, dan membengkak. Kondisi ini lebih sering dialami wanita karena uretra atau saluran yang mengalirkan urine dari kandung kemih lebih pendek dibandingkan dengan pria.
  • Prostatitis, yaitu peradangan kelenjar prostat, organ yang terletak di antara penis dan kandung kemih dan cenderung dialami pria dengan rentang usia 30-50 tahun. Gejala yang timbul yaitu sering buang air kecil terutama malam hari dan nyeri pada perut bagian bawah dan ketika buang air kecil.
  • Urethritis, yaitu peradangan dan pembengkakan uretra. Kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja, tetapi wanita memiliki risiko lebih besar dibandingkan laki-laki dan sering ditemukan pada rentang usia 20-35 tahun. Kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang masuk ke uretra, dan biasanya ditularkan melalui hubungan seksual.

Efek Samping Penggunaan Obat Urispas

  • Saluran pencernaan: mual, muntah, mulut kering, diare
  • Sistem saraf pusat: vertigo, sakit kepala, kebingungan, gugup, gelisah dan mengantuk
  • Sistem pembentukan darah: leukopenia atau sedikitnya jumlah sel darah putih
  • Sistem imun dan kulit: biduran, bentol-bentol, gatal pada kulit, berkurangnya produksi keringat, ruam
  • Jantung dan pembuluh darah: denyut jantung meningkat
  • Penglihatan: tekanan bola mata meningkat, pandangan kabur, 

Efek samping urispas tidak terjadi pada setiap orang. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui seberapa sering efek samping tersebut terjadi agar bisa menentukan tindakan selanjutnya

  • Umum (dapat menyerang 1 dari 10 orang), seperti mual
  • Tidak umum (dapat menyerang 1 dari 100 orang), seperti mengantuk, gangguan penglihatan, muntah, mulut kering, nyeri lambung, dyspepsia, ruam
  • Jarang (dapat terjadi pada 1 dari 1000 orang), seperti gatal-gatal, retensi urin, kelelahan
  • Tidak diketahui frekuensinya, seperti hipersensitif, kebingungan, glaucoma, detak jantung bertambah cepat dan tidak teratur, kelainan hati, kemerahan pada kulit

Jika efek samping berlangsung lama dan semakin bertambah parah, hentikan penggunaan urispas dan segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

Atasi Luka Ringan Dengan Hansaplast

  • Maret 2, 2021

Luka sayatan adalah sobekan atau bukaan pada kulit yang terjadi akibat cedera eksternal. Luka dapat bersifat dangkal, dan hanya memengaruhi permukaan kulit saja yang biasanya dapat diatasi menggunakan plester seperti Hansaplast, atau cukup dalam dan melibatkan cedera pada tendon, otot, tulang, dan ligamen. Ada pula luka tusuk, yang mana merupakan jenis luka akibat benda tajam dan runcing, seperti paku. Bukaan luka tusuk pada kulit berukuran kecil, dan luka mungkin tidak mengeluarkan banyak darah. Namun, luka tusuk dapat dengan mudah terinfeksi, dan luka tusuk yang disebabkan karena gigitan atau menginjak logam berkarat seperti kuku membutuhkan perawatan medis secepatnya. 

https://s3.ap-southeast-1.amazonaws.com/static.sehatq.com/tokoq/products/we1gwyp4yys9jx67b1vxi9vuw1ap

Luka sayatan dapat menyebabkan pendarahan internal ataupun eksternal. Jika sayatan bersifat ringan, biasanya perawatan hanya menggunakan plester Hansaplast sudah cukup untuk menghentikan darah yang keluar. Namun, luka sayatan yang parah dapat menyebabkan pendarahan terus menerus apabila tidak dirawat dengan cepat dan benar. Luka sayatan atau tusukan yang menyebabkan kehilangan darah parah atau yang merusak bagian dalam tubuh dan organ dapat menyebabkan kematian. 

Penyebab dan perawatan

Penyebab utama terjadinya luka sayatan adalah cedera eksternal yang merusak kulit, seperti terjatuh, kecelakaan mobil, pecahan kaca, dan luka akibat pisau cukur. Sementara itu, luka tusukan dapat disebabkan karena menginjak benda tajam seperti paku, digigit, atau terjatuh di atas benda tajam. Meskipun luka tusukan biasanya tidak berdarah parah, luka jenis ini rentan berubah menjadi infeksi, terutama apabila luka tersebut disebabkan karena gigitan atau logam yang berkarat. 

Luka sayatan atau tusukan yang bersifat ringan dapat diobati di rumah menggunakan Hansaplast. Untuk luka yang lebih parah, perawatan medis secepatnya dibutuhkan. 

  • Luka sayatan

Pertama, hentikan pendarahan dengan menutupi luka dan berikan sedikit tekanan. Apabila luka mengeluarkan darah yang banyak dan Anda tidak dapat menghentikannya, carilah perawatan medis secepatnya. Selanjutnya, bersihkan luka menggunakan tisu beralkohol atau air bersih. Celupkan cotton swab ke dalam hydrogen peroxide dan dengan perlahan gunakan untuk membersihkan daerah luka sayatan. Anda bisa gunakan penjepit kecil yang telah dibersihkan menggunakan alkohol apabila ada kotoran yang ada di permukaan luka. Jika kotoran tersebut telah menempel dan melekat dengan luka, jangan pernah mencoba untuk melepaskannya. Mintalah bantuan dokter atau pergi ke ruang kegawatdaruratan secepatnya. 

Setelah luka dibersihkan, oleskan krim antibiotik. Hal ini dapat mencegah infeksi dan mempercepat proses penyembuhan. Lilitkan kain perban pada daerah luka, dan ganti perban setiap harinya atau ketika kotor dan basah. 

  • Luka tusukan

Pertama, cobalah hentikan pendarahan menggunakan kain bersih dan berikan tekanan lembut. Sama seperti luka sayatan, bersihkan menggunakan tisu beralkohol atau air kering. Setelah kulit kering, oleskan krim antibiotik OTC untuk mencegah terjadinya infeksi. Tutup luka tusukan menggunakan kain perban. Anda perlu mengganti perban setiap harinya atau ketika berubah menjadi basah dan kotor. Periksa tanda-tanda infeksi, seperti kemerahan, keluarnya cairan seperti nanah dari daerah luka, dan pembengkakan atau terasa hangat di sekitar daerah luka tersebut. 

Dalam kasus yang ringan, luka tusukan dan sayatan dapat diatasi di rumah menggunakan plester Hansaplast. Namun, apabila bersifat parah, dapat terjadi beberapa komplikasi kesehatan serius, seperti infeksi luka, infeksi darah atau sepsis, gangrene, perlunya tindakan amputasi dilakukan, hilangnya fungsi pada daerah luka, kerusakan saraf, dan kerusakan organ tubuh. Hubungi dokter dan dapatkan perawatan kegawatdaruratan medis apabila luka yang dialami parah.

Hal-Hal Seputar Lidocaine, Anestesi Lokal Pencegah Nyeri

Hal-Hal Seputar Lidocaine, Anestesi Lokal Pencegah Nyeri

  • Desember 30, 2020

Saat Anda akan menjalani prosedur yang menyakitkan, biasanya Anda akan diberikan anestesi lokal untuk mencegah rasa nyeri. Salah satu jenis obat anestesi yang digunakan di Indonesia adalah lidocaine.

Obat ini dapat hadir dalam berbagai macam bentuk, mulai dari tablet, obat topikal, sampai dengan suntikan atau injeksi. 

Penggunaan lidocaine sebagai anestesi lokal

Berikut ini penjelasan mengenai penggunaan lidocaine berdasarkan bentuknya:

  • Lidocaine injeksi

Lidocaine yang hadir dalam bentuk injeksi bekerja dengan membuat kulit mati rasa sebelum Anda menjalani prosedur yang menyakitkan. Prosedur ini bisa berupa pengambilan darah, atau saat memasukkan jarum ke saluran intravena Anda.

Obat ini bekerja dengan cara memblokir sinyal di ujung saraf kulit. Anda tidak akan kehilangan kesadaran seperti ketika menggunakan anestesi umum sebelum operasi.

Saat akan menyuntikkan obat ini, Anda harus berada di bawah pengawasan tenaga medis sepenuhnya. Dokter yang akan memberikan arahan apabila Anda memang perlu mendapatkan anestesi ini.

  • Lidocaine topikal

Selain dalam bentuk injeksi, lidokain juga bisa diberikan melalui krim topikal. Obat ini akan dioleskan ke permukaan kulit, dan permukaan kulit pada area yang terkena akan mati rasa selama beberapa saat. 

Lidocaine dalam bentuk krim bisa Anda beli di apotek berdasarkan resep dari dokter. Anda juga bisa membelinya dengan bebas di apotek.

Beberapa krim topikal yang mengandung lidocaine mungkin saja mengombinasikan kandungan anestesi lokal lainnya. 

  • Lidocaine cair atau semprot

Lidocaine yang dikemas dalam bentuk obat cair atau obat semprot biasanya digunakan untuk mengatasi gangguan pada mulut. Ini digunakan ketika Anda akan menjalani prosedur pengobatan mulut untuk mengatasi kondisi tumbuh gigi, sakit tenggorokan, dan ulkus mulut.

Akan tetapi, ada juga lidocaine dalam bentuk semprot yang ditujukan untuk pengobatan wasir. Biasanya, untuk kondisi ini, lidokain dikombinasikan dengan kandungan lainnya, seperti kortikosteroid dan hidrokortison. 

Sebenarnya, masih ada banyak bentuk lidocaine lainnya yang dijual di apotek. Salah satunya adalah bentuk bubuk, tablet, dan lain sebagainya. Masing-masing bentuk lidocaine bisa digunakan sebagai anestesi lokal untuk pengobatan yang berbeda-beda.

Perhatian saat menggunakan lidocaine

Agar penggunaannya bisa membawa dampak yang maksimal, perhatikan hal-hal ini saat akan menggunakan lidocaine:

  • Reaksi alergi

Sebelum menggunakan produk ini, sampaikan pada dokter atau apoteker apabila Anda memiliki alergi terhadap lidokain atau jenis anestesi lokal lainnya. 

Biasanya, kondisi alergi ini bisa diketahui apabila Anda pernah mengalaminya atau pernah menjalani tes darah untuk mendeteksi alergi.

Produk-produk yang menggunakan lidocaine bisa saja mengandung bahan tidak aktif tertentu yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau masalah lain. Karena itu, jangan lupa untuk selalu berkonsultasi pada dokter mengenai alergi Anda. 

  • Resiko methemoglobinemia

Obat ini bisa menyebabkan efek samping berupa methemoglobinemia, yaitu kondisi gangguan pada darah yang sangat langka. Resiko ini akan meningkat pada anak-anak di bawah usia 6 bulan.

Selain itu, resiko ini lebih mungkin terjadi pada pasien yang telah memiliki kebiasaan mengonsumsi banyak obat untuk kesehatannya. Gejalanya berupa kulit, bibir, dan kuku yang pucat. 

Tidak hanya itu, Anda juga akan merasakan gejala berupa kebingungan, sakit kepala, pusing, dan kelelahan. Segera konsultasi pada dokter saat merasakan gejala ini.

Sebaiknya, ikuti arahan dari dokter ketika akan menggunakan lidocaine. Hal ini bisa membantu mencegah kemunculan efek samping yang tidak diinginkan.