Apakah Benar Masker Sperma Baik Untuk Wajah?

  • Maret 10, 2021

Mungkin Anda sudah sering mendengar tentang manfaat dari masker sperma yang baik untuk wajah, terutama tentang khasiatnya yang dapat membersihkan wajah dari jerawat. Jerawat memang menjadi permasalahan kulit wajah yang sangat menyebalkan. Klaim lain dari pemakaian masker sperm aini juga dapat mencerahkan wajah. 

Masker sperma bisa jadi obat jerawat merupakan mitos belaka

Tapi apakah benar mengenai klaim ini? Nyatanya, penggunaan masker sperma untuk wajah masih belum terbukti secara ilmiah. Faktanya, justru pemakaian masker sperma ini dapat memunculkan risiko – risiko yang kurang baik untuk wajah Anda. Beberapa risiko efek samping mengoleskan sperma untuk wajah adalah sebagai berikut.

1. Dermatitis atopic

Salah satu risiko mengoleskan masker sperma sebagai obat jerawat adalah dermatitis atopik. Pada beberapa orang, kandungan protein dalam sperma dapat memicu reaksi alergi yang ringan sampai parah. Alergi ringan yang dapat dialami bisa berupa dermatitis atopik, seperti kulit terasa gatal, pembengkakan, dan kemerahan pada kulit wajah. Untuk kasus yang sangat parah, seseorang bisa saja mengalami efek samping serius, seperti anafilaksis.

2. Kulit kering

Risiko mengoleskan masker sperma sebagai obat jerawat berikutnya adalah kulit terasa kering. Bukannya mengobati jerawat meradang, kandungan air pada sperma justru dapat membuat kulit semakin kering. Bagi Anda yang mengalami rosacea, sebaiknya perlu berhati-hati dan menghindari penggunaan sperma pada wajah.

3. Penyakit menular seksual

Penggunaan sperma untuk wajah berjerawat dapat menjadi ‘jembatan’ bagi penularan infeksi penyakit menular seksual. Beberapa jenis infeksi penyakit menular seksual yang dimaksud adalah gonore, klamidia, dan herpes. Ketiga penyakit menular seksual tersebut dapat masuk melalui hidung, mulut, dan terutama mata.

Infeksi penyakit menular seksual yang dapat terjadi melalui mata adalah herpes okular yang memicu peradangan di mata hingga kehilangan penglihatan. Selain itu, klamidia konjungtivitis yang bisa memicu keluarnya kotoran mata, sensasi rasa panas, dan kemerahan pada mata.

Klaim masker sperma untuk membersihkan jerawat ini tidaklah benar. Tidak hanya untuk membersihkan jerawat, tetapi nyatanya ada beberapa klaim lain penggunaan masker sperma untuk wajah yang harus Anda ketahui dan faktanya klaim ini tidak benar.

4. Mencegah munculnya tanda – tanda penuaan dini

Klaim manfaat sperma untuk kecantikan adalah mencegah munculnya tanda-tanda penuaan dini, seperti kerutan atau garis-garis halus. Klaim manfaat sperma untuk wajah wanita ini muncul karena sperma mengandung spermine. Spermine dipercaya sebagai antioksidan yang mampu menyamarkan tanda-tanda penuaan, seperti keriput dan garis-garis halus, sehingga membuat kulit tampak lebih muda.

5. Mengandung protein yang baik untuk kulit

Klaim manfaat sperma untuk kulit wajah ini belum dapat dibuktikan oleh penelitian medis yang mendukung. Jika dilihat dari jumlahnya, sperma mengandung jumlah yang sangat sedikit untuk memberikan manfaat sperma bagi kulit wajah secara signifikan.  Protein yang baik untuk kulit biasanya hadir pada produk perawatan kulit dalam bentuk asam amino peptida.

6. Meningkatkan produksi kolagen

Meningkatkan produksi kolagen juga menjadi klaim manfaat sperma untuk wajah wanita. Hal ini diyakini berkat kandungan zinc pada sperma pria. Zinc memang memiliki beragam manfaat untuk perawatan kulit. Meski begitu perlu diingat bahwa kandungan zinc tersebut akan jauh lebih efektif didapat apabila dikonsumsi lewat makanan yang mengandung zinc, bukan dioleskan pada kulit melalui sperma pria.

Itulah beberapa klaim mengenai penggunaan masker sperma untuk wajah yang tidak benar. Anda justru harus berhati – hati jika ingin mencoba masker sperma. Jika Anda tetap ingin mencobanya, Anda harus siap menerima risiko atau efek samping dari penggunaan masker sperma. Tetapi perlu diingat, jangan hanya karena rasa penasaran, Anda membuat kulit wajah menjadi bahan percobaan. 

Coba Berbagai Bahan Ini Sebagai Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami

Coba Berbagai Bahan Ini Sebagai Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami

  • Februari 26, 2021

Jerawat muncul di wajah tentu dirasa mengganggu baik secara kesehatan maupun penampilan. Tak jarang jerawat meradang bisa terasa perih dan membuat Anda kurang percaya diri. Untuk mengatasi jerawat dengan cepat Anda dapat menggunakan krim dari dokter kulit. Sayangnya, obat kimia biasanya bisa menyebabkan ketergantungan serta mahal harganya. Anda dapat mencoba cara menghilangkan jerawat secara alami menggunakan beberapa bahan berikut ini. 

  1. Madu

Salah satu bahan alami yang terbukti memiliki berbagai khasiat adalah madu. Adanya kandungan antioksidan dalam madu diyakini mampu membersihkan kotoran di wajah. Tidak hanya itu, madu membantu mencegah penyumbatan pori-pori. Oleskan madu secara teratur ke kulit wajah agar peradangan akibat jerawat dapat segera mereda. 

  1. Bawang putih

Cara menghilangkan jerawat secara alami lainnya yaitu dengan menggunakan bawang putih. Anda tidak perlu meletakkan bawang putih ke kulit yang berjerawat. Bahan alami satu ini akan membantu mengatasi jerawat dari dalam. Anda hanya perlu mengonsumsi bawang putih lebih banyak. Kekurangan mengonsumsi bawang putih dalam jumlah banyak dan sering yaitu bau keringat dari tubuh menjadi kurang sedap. 

  1. Cuka apel

Cuka apel merupakan bahan alami yang cukup ampuh dalam mengatasi jerawat. Manfaat cuka apel ini bahkan telah diteliti dan terbukti bahwa kandungan asam organik dapat membantu melawan bakteri propionibacterium acnes. Tidak hanya itu, cuka apel juga membantu menekan peradangan kulit sehingga jerawat bisa segera hilang. 

Sayangnya, cuka apel berisiko menimbulkan iritasi pada beberapa orang terutama dengan kulit sensitif. Jika Anda ingin mencoba menggunakan cuka apel untuk menghilangkan jerawat, caranya cukup mudah. Campurkan satu sendok makan cuka apel dengan 3 sendok makan alir kemudian oleskan pada kulit berjerawat menggunakan kapas bersih. Diamkan sebentar kemudian bilas dengan air. 

  1. Minyak kelapa

Bahan alami selanjutnya yang dapat dicoba adalah minyak kelapa. Telah diyakini bahwa minyak kelapa mampu mengurangi kemerahan dan pembengkakan pada jerawat. Selain itu, minyak kelapa mengandung antiinflamasi dan antibakteri sehingga bakteri penyebab jerawat dapat dibasmi. Cara penggunaannya adalah dengan mengoleskan minyak kelapa pada area kulit yang berjerawat. 

  1. Lidah buaya

Lidah buaya juga bisa menjadi cara menghilangkan jerawat secara alami. Gel lidah buaya mengandung asam salisilat dan sulfur yang merupakan bahan aktif untuk mengobati jerawat. Penggunaan lidah buaya bisa dilakukan dengan cara mengerok gelnya menggunakan sendok dan oleskan langsung pada wajah. Diamkan sebentar kemudian bilas dengan air. Hindari penggunaan jika Anda alergi atau muncul iritasi kulit akibat lidah buaya. 

  1. Kayu manis

Dibandingkan bahan alami lainnya, kayu manis tidak terlalu populer dimanfaatkan untuk mengobati jerawat. Padahal kandungan antioksidan dan antibakteri pada kayu manis dapat membantu meredakan jerawat. Anda dapat menjadikan kayu manis sebagai bahan dasar masker wajah. Tambahkan madu masker semakin berkhasiat menghilangkan jerawat. 

Berbagai bahan tersebut tidak hanya mudah ditemukan namun harganya pun tergolong terjangkau. Meski demikian, pastikan kulit Anda tidak memiliki reaksi alergi terhadap bahan-bahan tersebut. Hentikan pemakaian segera apabila muncul tanda iritasi seperti kulit merah, gatal, dan perih. Selain menggunakan berbagai bahan alami untuk mengobati jerawat, Anda juga perlu menerapkan pola hidup yang lebih sehat. Mencuci muka secara rutin, mengurangi makanan mengandung minyak dan lemak, berhenti merokok, olahraga teratur, serta menghindari begadang dapat membantu meredakan jerawat yang meradang, lho!

Inilah Tips Memilih Lipstick Sesuai Warna Kulit

  • Februari 23, 2021
lipstick

Lipstick merupakan makeup yang sangat lekat dengan kaum wanita. Sehingga tak heran jika para perempuan mengoleksi berbagai polesan warna untuk bibir. Penggunaan lipstick akan memberikan kesan menyegarkan dan menambah percaya diri bagi perempuan. Kini, sudah banyak sekali jenis lipstick dari brand-brand makeup.

Umumnya wanita memiliki lipstick tak hanya satu, biasanya mereka memiliki beberapa shade warna lipstick untuk digunakan secara bergantian. Selain mencegah bosan, bagi sebagian orang berganti-ganti warna lipstick juga menjadi self-healing menyesuaikan dengan mood. Dalam memilih shade lipstick, pastikan warna yang Anda pilih sesuai dengan tone kulit Anda. Hal ini karena tidak semua lipstick cocok dengan warna kulit Anda. Masing-masing warna kulit memiliki ketentuan warna lipstick yang berbeda-beda, sehingga harus berhati- hati dalam memilih warna lipstick

Lalu, bagaimana cara memilih shade lipstick yang sesuai dengan skin tone Anda? Berikut uraiannya:

  • Warna Kulit Fair atau Cerah

Untuk Anda yang memiliki warna kulit yang cerah, Anda tidak perlu terlalu pusing untuk memilih warna lipstick, karena hampir semua warna cocok untuk dikenakan pada bibir Anda. Anda bisa menggunakan warna coklat, merah, merah muda, oranye terang, bahkan warna lipstick apa pun yang diinginkan. Sebaliknya, hindari penggunaan warna lipstick yang terlalu gelap seperti dark brown, burgundy, hingga deep purple karena kurang cocok sebab memberikan kesan pucat.

  • Kulit Putih Pucat

Kulit putih pucat merupakan skin tone yang memiliki warna cerah namun kurang segar. Pemilik skin tone ini justru sangat match dengan shade lipstick yang kalem seperti nude dan sederet warna pastel lainnya. Masih serupa dengan tips untuk warna kulit sebelumnya, sebaiknya pilih shade lipstick yang tidak terlalu gelap seperti coklat merah, merah marun, cokelat tua, perunggu, dan metalik. Ini disebabkan karena warna lipstick yang gelap akan menonjolkan warna kulit pucat Anda. 

  • Kulit Kuning Langsat

Warna kulit kuning langsat merupakan warna kulit yang dimiliki sebagian besar wanita Indonesia dan juga Asia. Warna ini dapat disebut juga medium tone karena berada di antara warna kulit cerah dan gelap. Orang dengan warna kulit kuning langsat ini sangat cocok bila memilih warna lipstick dark berry, red cherry, orange bata, warna merah marun juga cocok untuk warna kulit yang satu ini. Jangan memilih warna lipstick yang warnanya nude karena membuat riasan menjadi pucat dan kusam.

  • Kulit Sawo Matang

Selain kuning langsat, kebanyakan wanita Indonesia juga memiliki warna kulit ini, yaitu sawo matang. Ternyata warna kulit yang satu ini cenderung cocok dengan banyak warna, baik itu terang maupun gelap. Warna terang akan memberi kesan yang segar, sementara warna yang gelap akan membuat tampilan lebih elegan. 

Anda yang memiliki warna kulit sawo matang dapat memakai warna lipstick apa pun, seperti lipstick yang berwarna merah, merah muda, bahkan ungu muda, menjadi beberapa pilihan populer untuk jenis warna kulit ini. Selain itu, Anda yang memiliki warna kulit ini juga bisa mengeksplor lebih banyak warna lagi. 

  • Kulit Gelap

Salah satu keuntungan orang yang berwarna kulit gelap adalah mudah memilih warna lipstick yang berwarna cerah maupun gelap. merah terang, merah tua, hingga keunguan akan menampilkan kesan yang elegan. Warna lain yang dapat digunakan adalah coffee, golden beige, dan brownish red

Agar tampilan makin menarik, jangan gunakan lipstick yang memiliki warna pastel atau lipstick yang glossy. Hal ini karena warna-warna tersebut dapat membuat kulit terlihat lebih gelap.

***

Itu dia beberapa rekomendasi warna lipstick berdasarkan warna kulit Anda. Sehingga Anda tak perlu bingung lagi harus membeli lipstick warna apa karena Anda bisa sesuaikan dengan warna yang cocok dengan skin tone yang dimiliki. Semoga dengan tips ini, Anda bisa lebih mudah mencari lipstick yang akan membuat riasan Anda semakin on point!

8 Alasan Harus Memakai Nivea Body Lotion

  • Februari 16, 2021

Menggunakan body lotion tiap hari sangat dianjurkan untuk kesehatan kulit Anda. Saat ini sangat banyak merek body lotion yang dapat ANda pilih untuk pemakaian sehari-hari. Salah satu yang terbaik dari berbagai merek tersebut adalah Nivea body lotion

Apa yang Anda bayangkan dari manfaat body lotion secara umum? Melembapkan kulit itu sudah pasti. Namun nyatanya, manfaat Nivea body lotion lebih daripada itu. Anda bisa kaget melihat banyaknya keuntungan dari memakai jenis body lotion yang satu ini. 

Beragam manfaat dari Nivea body lotion inilah yang membuat Anda sangat direkomendasikan menggunakan merek yang satu ini setiap hari ini. Penasaran apa saja keunggulan dari Nivea body lotion ini? Berikut ulasannya

  1. Mencegah Kulit Kering 

Kulit kering adalah sumber dari berbagai permasalahan kulit. Beberapa penyakit kulit pun awalnya disebabkan oleh kondisi kulit yang terlalu kering sehingga rentan teriritasi dan menimbulkan infeksi. Nivea body lotion mampu menjaga kelembapan kulit dengan optimal sehingga Anda tidak akan mengalami masalah kulit kering jika rutin menggunakan produk yang satu ini. 

  1. Melindungi dari Radikal Bebas 

Tidak perlu takut lagi untuk beraktivitas di luar ruangan jika Anda sudah menggunakan Nivea body lotion. Pasalnya, banyak pilihan produk Nivea body lotion yang sudah mengandung SPF dari 15 sampai 33! Anda bisa menggunakan produk ini untuk melindungi kulit Anda dari serangan radikal bebas yang bisa merusak kulit. 

  1. Cepat Meresap 

Mengolesi tubuh dengan body lotion kadang-kadang membuat kesal karena tubuh akan terasa lengket. Kondisi ini sebenarnya timbul karena produk body lotion tersebut belum meresap seluruhnya ke bagian kulit sehingga menimbulkan rasa lengket. Namun, Anda tidak akan merasakan hal ini ketika memilih Nivea body lotion. Ini karena body lotion dari Nivea terkena dengan proses penyerapan cepat yang membuat Anda tidak merasa sedang mengolesi kulit dengan lotion yang lengket. 

  1. Memakai Bahan Alami Pilihan 

Banyak keuntungan yang dapat diperoleh jika sebuah produk menggunakan bahan alami pilihan. Pertama, produk tersebut tergolong lebih natural dan aman. Kedua, produk tersebut umumnya mengandung nutrisi baik yang berasal dari bahan-bahan alami tersebut. Untuk kedua keuntungan tersebut, Nivea body lotion memilikinya. Ini karena produk dari Nivea cenderung menggunakan bahan alami, seperti minyak alpukat, ekstrak buah jeruk, ekstrak buah beri, licorice, sampai minyak argan. 

  1. Tahan Lama

Seberapa sering Anda mengoleskan ulang body lotion Anda dalam sehari? Rata-rata tiap orang mengoleskan kembali body lotion ke tubuh setiap 3—4 jam. Namun jika Anda memakai Nivea body lotion yang berjenis Nivea Intensive Moisture Body lotion, tidak perlu lagi pengolesan ulang ke tubuh seharian. Ini karena Nivea Intensive Moisture Body lotion mampu melindungi kulit tubuh Anda hingga 48 jam. 

  1. Mencerahkan Kulit

Kulit cerah akan membuat Anda lebih segar dan menarik. Nyatanya pula, mencerahkan kulit bisa diupayakan dengan rutin mengoleskan Nivea body lotion ke kulit Anda. Ini karena body lotion dari Nivea banyak mengandung vitamin E dan C yang memberi nutrisi ke kulit sekaligus mencerahkannya. Jika menggunakan produk ini, Anda bisa mengucapkan selamat tinggal pada kulit kusam. 

  1. Membuat Tubuh Wangi 

Anda bahkan tidak perlu repot menyemprotkan parfum ke tubuh apabila sudah menggunakan Nivea body lotion. Ekstrak buah dan minyak yang harum sebagai bahan dasar dari produk lotion ini tidak hanya memberi nutrisi ke kulit, namun menghasilkan sensasi wangi yang menyegarkan di kulit Anda. 

  1. Harga Bersahabat

Produk bagus dengan harga selangit itu sudah wajar. Namun, akan menjadi luar biasa apabila produk bagus memiliki harga yang murah. Karena persoalan harga ini pulalah, Nivea body lotion menjadi luar biasa. Bagaimana tidak, dengan kualitas yang mumpuni, berbagai jenis produk Nivea body lotion bisa Anda peroleh mulai harga belasan ribu rupiah. Harga ini tentunya sangat bersahabat buat keuangan Anda, bukan?

*** 

Berbagai alasan di atas membuat Anda dijamin tidak bisa menolak Nivea body lotion untuk keseharian Anda. Yuk, segera pilih produk Nivea untuk kulit yang lebih sehat dan memesona.

perbedaan primer dan pelembab

Primer atau Pelembab Dulu? Perbedaan Primer dan Pelembab

  • Februari 12, 2021

Tidak peduli apakah Anda seorang “beauty guru” atau pemula yang baru saja tertarik dalam dunia makeup dan kecantikan, ada kemungkinan Anda sudah tahu seberapa penting dalam menggunakan primer dan pelembab secara konsisten. Apabila Anda ingin memiliki wajah dengan tampilan sempurna, penggunaan kedua produk tersebut perlu dilakukan. Akan tetapi, mungkin Anda tidak tahu mana yang perlu digunakan terlebih dahulu, apakah primer atau pelembab, serta apa yang menjadi perbedaan antara primer dan pelembab. Meskipun ada keleluasaan saat Anda menggunakan produk makeup tertentu dalam rutinitas harian, hal ini berbeda dengan primer dan pelembab, karena Anda ingin menggunakan keduanya dengan cara yang tepat. Artikel ini akan membahas hal ini dengan lebih mendalam.

Apakah primer sama dengan pelembab?

Percaya atau tidak, banyak orang menganggap bahwa primer dan pelembab adalah satu produk yang sama atau masing-masing dapat mengganti fungsi penggunaan satu sama lain. Akan tetapi, faktanya, perbedaan primer dan pelembab cukup besar, dan masing-masing memiliki fungsi dan tujuan penggunaan yang tidak bisa tergantikan. Sederhananya, primer adalah sebuah produk makeup yang didesain untuk memberikan makeup Anda dasar yang rata agar aplikasi makeup lebih halus dan membuat tampilan lebih tahan lama. Cara terbaik dalam membayangkan primer adalah produk ini bertindak sebagai pembatas antara kulit dan produk makeup yang Anda pakai. Tergantung formula yang terkandung di dalam primer, produk ini dapat memberikan efek “matte” atau meningkatkan kelembaban pada kulit untuk membantu tampilan makeup terlihat lebih cemerlang.

Disisi lain, pelembab adalah sebuah produk perawatan kulit yang diformulasikan secara khusus untuk melembabkan kulit. Seperti halnya primer, pelembab hadir dengan banyak formula yang didesain secara khusus untuk jenis kulit yang berbeda. Tidak peduli apakah minyak berlebih, kulit kering, atau tampilan kulit tampak kusam yang menjadi masalah kulit wajah Anda, produk pelembab akan menyediakan nutrisi dalam jumlah yang tepat dan dapat mengatasi masalah kulit lain sekaligus.

Apa yang perlu dioleskan terlebih dahulu?

Setelah Anda mengetahui perbedaan primer dan pelembab, yang menjadi pertanyaan penting berikutnya adalah, apakah Anda harus mengoleskan primer atau pelembab terlebih dahulu? Faktanya, Anda harus selalu mengoleskan pelembab terlebih dahulu sebelum menggunakan primer. Seperti yang disebutkan sebelumnya, tujuan dari pelembab adalah untuk mengunci kulit Anda dengan kelembaban jangka panjang agar kulit wajah menjadi tidak kering. Apabila Anda menggunakan primer terlebih dahulu, akan ada kemungkinan kulit menjadi kering setelah beberapa saat. Karena primer tidak diformulasikan dengan khusus menyediakan kelembapan bagi kulit, hal ini akan mempengaruhi tampilan makeup Anda apabila tidak digunakan dengan cara yang tepat.

Perbedaan primer dan pelembab ada pada fungsi atau tujuan penggunaan serta kapan produk tersebut harus digunakan. Namun, kini ada pula jenis primer yang dapat memberikan kelembaban. Seperti yang disebutkan sebelumnya, primer hadir dengan berbagai formula yang menawarkan banyak manfaat. Salah satu pilihan paling populer adalah primer pelembab, yang menyediakan penawaran berbeda daripada primer tradisional yang dengan memberikan hidrasi sembari mempersiapkan kulit Anda sebelum penggunaan makeup. Primer jenis ini digunakan untuk kulit yang sangat kering yang sering memiliki masalah dengan penggunaan makeup (bercak tidak rata). Primer pelembab hadir dalam bentuk krim, cairan, atau formula minyak tergantung dengan kebutuhan dan kulit Anda. Namun, penting untuk diingat bahwa primer pelembab tidak untuk menggantikan fungsi dari pelembab. Primer pelembab hanya akan memberikan kelembaban ekstra.

Pigmen Kulit: Jenis Kelainan, Gejala, dan Pengobatannya

Pigmen Kulit: Jenis Kelainan, Gejala, dan Pengobatannya

  • Desember 22, 2020

Pigmen melanin adalah penentu warna kulit yang dibuat oleh sel-sel khusus di kulit, yaitu melanosit. Perbedaan jumlah dan jenis melanin pada setiap orang menentukan warna kulitnya masing-masing. Umumnya, melanin memberi warna pada rambut, kulit, dan iris mata. Kadar pigmen melanin sendiri dipengaruhi oleh ras dan jumlah paparan sinar matahari. Ya, paparan sinar matahari dapat meningkatkan produksi melanin untuk melindungi kulit dari bahaya sinar UV (ultraviolet). Selain itu, faktor perubahan hormonal juga bisa memengaruhi produksi melanin. 

Kelainan pigmen kulit, gejala, dan juga perawatannya

Beberapa kelainan pigmen kulit yang dapat terjadi pada manusia adalah:

  1. Albinisme

Albinisme adalah kelainan pigmen kulit langka yang disebabkan oleh bawaan sejak lahir. Kondisi ini dapat mengurangi jumlah pigmen melanin yang ada di kulit, rambut, dan mata seseorang. Penderita albinisme atau dikenal juga dengan albino, akan memiliki karakteristik berupa rambut putih, mata biru, dan kulit pucat. Mata albino bisa juga terlihat memerah dalam situasi pencahayaan tertentu. 

Sayangnya, hingga saat ini, tidak ada obat untuk menangani kasus albinisme. Orang dengan kondisi ini sebaiknya menghindari paparan sinar matahari yang dapat menyebabkan kerusakan kulit dan mata dengan memakai tabir surya, kacamata hitam, dan topi.

  1. Vitiligo

Vitiligo dapat menyebabkan munculnya bercak putih halus pada kulit Anda. Penyakit pigmen kulit ini disebabkan oleh hilangnya sel-sel penghasil pigmen kulit, yaitu melanosit dan dianggap sebagai penyakit autoimun. Bercak putih yang muncul ini sangat sensitif terhadap cahaya matahari. Sama seperti albinisme, kelainan vitiligo juga tidak ada obatnya. Perawatan vitiligo mungkin termasuk obat-obatan, terapi sinar UV, krim kortikosteroid, operasi, atau depigmentasi (menghilangkan pigmen yang tersisa dari kulit).

  1. Melasma

Adanya bercak pigmen simetris berwarna coklat tua sampai coklat abu-abu bisa saja menandakan Anda mengalami melasma. Jika terjadi selama kehamilan, disebut juga sebagai topeng kehamilan. Beberapa faktor yang dianggap sebagai penyebab melasma adalah hormonal, pil KB, dan paparan sinar matahari. 

Perawatan melasma yang dapat Anda lakukan seperti menghindari paparan sinar matahari dan menggunakan tabir surya untuk mencegahnya menjadi lebih buruk. Anda juga bisa menggunakan krim resep yang mengandung hydroquinone dan tretinoin untuk meringankan melasma. Jika Anda berobat ke dokter kulit, mungkin saja Anda direkomendasikan untuk melakukan perawatan laser atau pengelupasan secara kimiawi.

  1. Kehilangan pigmen setelah mengalami kerusakan kulit

Terkadang, jika Anda berada dalam kondisi setelah mengalami ulkus, luka bakar, lepuh, infeksi, atau trauma kulit lainnya, kulit tidak bisa menggantikan sebagian pigmen di area tersebut. Umumnya, kondisi seperti ini tidak memerlukan perawatan. Anda dapat mengatasinya dengan memakai riasan atau make-up untuk menutupinya. Jenis gangguan pigmen kulit ini cenderung tidak permanen, tetapi mungkin Anda perlu waktu lama, bahkan beberapa bulan untuk membuatnya terlihat lebih baik atau memudar. 

Dalam kasus hiperpigmentasi (bintik hitam), menggunakan krim resep atau yang dijual bebas dapat membantu mempercepat pemulihan kondisi kulit. Selain itu, Anda juga harus memakai tabir surya minimal SPF 30, karena sinar UV (ultraviolet) dapat memperburuk bintik gelap di kulit dan memperlama waktu Anda untuk menghilangkannya.

Intinya, sebagian besar kelainan pigmen kulit ini dapat diatasi dengan perawatan yang tepat. Hal yang terpenting adalah selalu pastikan Anda memakai tabir surya setiap kali beraktivitas di luar ruangan, yang menuntut Anda terpapar banyak dengan sinar matahari. Selain itu, menjaga pola makan dan gaya hidup sehat, serta membersihkan make-up sebelum tidur juga turut mendukung kebersihan dan kesehatan kulit Anda.

Penyebab kulit kering bukan hanya cuaca yang panas dan sinar matahari yang terik.

8 Penyebab Kulit Kering yang Mengejutkan

  • Oktober 30, 2020

Apakah Anda mengalami masalah kulit bersisik, pecah-pecah, juga terasa gatal? Itu merupakan tanda-tanda kulit kering yang sebaiknya segera Anda atasi. Tidak hanya mengganggu penampilan, nyatanya kondisi masalah kulit ini juga membuat ketidaknyaman bagi para penderitanya. 

Penyebab kulit kering sendiri salah satunya sangat dipicu faktor iklim dan cuaca. Tinggal di daerah tropis seperti Indonesia dapat membuat Anda lebih rentan terkena masalah kulit yang satu ini. Namun sebenarnya, penyebab kulit kering yang berasal dari faktor alam tersebut sangat mudah dicegah dengan penggunaan tabir surya secara tepat. 

Yang lebih rentan membuat kulit kering justru adalah penyebab-penyebab yang mungkin saja Anda tidak sadari, namun terus dilakukan selama ini. Berikut adalah beberapa penyebab kulit kering yang mungkin baru Anda ketahui saat ini. 

  1. Air Hangat 

Mandi air hangat selepas pulang kerja dapat menjadi relaksasi tersendiri bagi tubuh Anda. Namun sebaiknya, jangan terlalu sering melakukan kebiasaan tersebut. Air hangat rentan menjadi penyebab kulit kering. Pasalnya ketika Anda mandi dengan air hangat lebih dari lima menit, kulit Anda akan mudah mengalami dehidrasi sehingga memicu gejala kulit kering. 

  1. Penyakit Tertentu 

Beberapa penyakit pada tubuh Anda juga dapat memengaruhi kondisi kulit. Penyakit kulit semacam eksim ataupun psoriasis merupakan contohnya. Dengan penyakit tersebut, kulit Anda menjadi lebih rentan terhadap kekeringan. Namun selain penyakit kulit, jenis penyakit seperti diabetes, gagal ginjal, serta hipotiroid juga berpengaruh membuat kulit kering. 

  1. Sering Cuci Tangan 

Mencuci tangan tentu menjadi budaya sehat yang patut dilestarikan. Anda mungkin berpikir kegiatan ini akan aman bagi kulit selama Anda menggunakan air dingin. Nyatanya, sekalipun menggunakan air dingin, kegiatan mencuci tangan yang terlalu sering dapat menjadi penyebab kulit kering. Mencuci tangan terlalu sering dapat menimbulkan kekeringan kulit dengan gejala kulit pecah-pecah. 

  1. Mengeringkan dengan Handuk 

Masih berhubungan dengan cuci tangan, apa yang Anda lakukan untuk mengeringkan tangan Anda? Apakah mengeringkannya dengan cara mengelap menggunakan tisu ataupun handuk? Hati-hati, gesekan yang terlalu keras akibat mengelap tangan agar kering bisa menjadi penyebab kulit kering. Alih-alih mengeringkan dengan handuk ataupun tisu, lebih disarankan Anda cukup menepuk-tepuk tangan secukupnya untuk membuang sisa air dari tangan. 

  1. Penggunaan Sabun 

Sabun memang bersifat membersihkan. Namun, tidak semua sabun aman bagi kulit. Kebanyakan sabun justru membuat kulit menjadi lebih kering. Sabun yang menjadi penyebab kulit kering ini tidak hanya mengarah pada sabun mandi, melainkan juga sabun cuci piring ataupun detergen. 

  1. Obat Jerawat

Anda mungkin menggunakan obat jerawat untuk bisa membuat wajah bersih. Namun ternyata, dampak dari penggunaan obat jerawat ternyata dapat menjadi penyebab kulit kering. Ini karena umumnya obat jerawat, khususnya yang mengandung asam salisilat, bersifat mempercepat pergantian sel kulit sehingga menyebabkan kekeringan pada area yang terkena. 

  1. Parfum dan Produk Pewangi 

Ternyata parfum ataupun beragam jenis produk yang mengandung pewangi juga dapat menjadi penyebab kulit kering. Khususnya apabila produk tersebut langsung bersentuhan dengan kulit ketika digunakan. Ini karena parfum cenderung menimbulkan risiko iritasi sehingga kulit menjadi lebih mudah meradang dan kering. 

  1. Asap Rokok 

Asap rokok jelas tidak baik bagi kesehatan. Tidak hanya mempengaruhi organ tubuh bagian dalam, dampak negatif dari rokok juga rentan menimpa kulit Anda. Paparan asap rokok menjadi penyebab kulit kering. Anda yang kerap terpapar asap rokok juga akan lebih mudah mengalami penuaan kulit, seperti keriput. 

*** 

Dari berbagai penyebab kulit kering di atas, yang mana yang paling sering Anda lakukan? Yuk mulai hindari faktor-faktor penyebab kekeringan tersebut agar kulit menjadi lebih sehat.

Inilah Cara Membuat Sabun Cair Organik

  • Oktober 7, 2020

Kulit merupakan salah satu bagian tubuh yang penting untuk dijaga. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan jika manusia ingin menjaga kulit. Salah satunya termasuk menggunakan sabun cair organik. Sabun cair organik bisa Anda beli baik di supermarket maupun secara online. Harga yang ditawarkan juga terjangkau, yaitu sekitar Rp 20.000,00. Selain itu, sabun tersebut juga dapat memberikan manfaat seperti menjaga kelembaban kulit dan mengurangi peradangan. Jika Anda ingin mencoba membuat sabun tersebut, Anda juga bisa mencari tahu cara membuat sabun cair organik melalui internet.

Cara membuat sabun cair organik bisa Anda lihat melalui berbagai sumber. Cara-cara tersebut bisa membantu menjaga kesehatan kulit dan bahan-bahan yang dipakai juga terlihat sederhana.

Perbandingan Antara Sabun Cair Organik Dengan Sabun Biasa

Sebagai perbandingannya dengan sabun cair biasa atau sabun yang diedarkan di pasaran, sabun biasa lebih sering membuat kulit kering karena mengandung sodium lauryl sulfate (SLS). SLS bekerja sebagai surfaktan.

Surfaktan pada sabun bisa membuat minyak dan kotoran terikat dan terangkat oleh air. Kandungan tersebut bisa membuat kulit bersih, namun tidak terasa licin atau berminyak. Surfaktan juga bisa membuat kulit menjadi kering dan pecah-pecah. Seseorang yang menggunakan sabun yang mengandung SLS dalam jangka panjang akan terkena risiko terhadap dermatitis kontak iritan.

Cara Membuat Sabun Cair Organik

Jika Anda memiliki kulit yang rentan kering atau memiliki eksim, Anda sebaiknya gunakan sabun cair organik. Sabun-sabun cair organik mengandung bahan-bahan alami yang biasanya Anda gunakan di dapur.

Berikut adalah bahan-bahan yang sebaiknya Anda persiapkan untuk membuat sabun cair organik:

  • Minyak kelapa (283 gram).
  • Minyak zaitun (283 gram).
  • Minyak bekatul (85 gram).
  • Minyak biji anggur (368 gram).
  • Minyak biji bunga matahari (156 gram).
  • Potasium hidroksida (255 gram).
  • Air sulingan (2,4 kg atau 740 mL).
  • Air sulingan (1,8 liter) untuk mengencerkan pasta sabun yang sudah Anda buat.
  • Gliserin nabati (456 gram).
  • 6 atau 7 sumber daya mineral esensial yang Anda pilih seperti minyak lavender.

Setelah menyiapkan bahan di atas, Anda bisa membuat sabun. Berikut adalah langkah-langkah yang sebaiknya Anda lakukan:

  • Siapkan panci pemanas, dua gelas, dua sendok, dan blender tangan.
  • Pastikan Anda berada di ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik. Selain itu, Anda juga perlu pakai sarung tangan dan kacamata pelindung ketika membuat sabun tersebut.
  • Masukkan semua jenis minyak ke dalam panci pemanas dan gunakan suhu tinggi untuk melelehkannya.
  • Setelah melakukan hal tersebut, Anda campur dengan air yang disuling sebanyak 708 gram dengan potasium hidroksida ke dalam gelas yang berbeda dengan minyak.
  • Masukkan campuran air dan potasium hidroksida ke dalam panci pemanas, kemudian diaduk. Setelah melakukan hal tersebut, Anda gunakan blender tangan selama 5 menit.
  • Setelah itu, Anda tutup panci dan panaskan dengan suhu tinggi selama 30 sampai 60 menit pertama, lalu turunkan suhu panci.
  • Untuk melanjutkan pembuatan sabun cair, Anda adukkan lagi dengan tangan sampai campuran seluruh bahan yang digunakan terlihat seperti pasta.
  • Anda bisa tes pasta tersebut dengan memasukkannya ke dalam air panas dan diaduk. Jika air yang diaduk tampak jernih, maka pasta sabun bisa diencerkan. Namun, jika air yang diaduk belum jernih, Anda perlu panaskan kembali.

Setelah membuat sabun, sabun tersebut perlu dicairkan. Berikut adalah tahap kedua cara membuat sabun tersebut dengan mengencerkan pasta sabun:

  • Panaskan 1,7 kg air dan jangan sampai mendidih.
  • Tambahkan gliserin nabati ke dalam air panas. Setelah itu, Anda aduk rata bahan tersebut.
  • Setelah melakukan langkah tersebut, Anda masukkan campuran tersebut ke dalam panci pemanas berisi pasta sabun dengan suhu rendah. Anda aduk rata, lalu biarkan campuran tersebut selama semalam.
  • Setelah itu, Anda aduk lagi campuran tersebut sampai rata dan biarkan selama satu jam.
  • Sabun cair yang sudah diencerkan akan membentuk lapisan tipis di bagian atas. Keluarkan lapisan yang ada di bagian atas dan encerkan lagi dengan air jika Anda mau.
  • Setelah itu, Anda tambahkan pewarna ke dalam sabun cair.
  • Setelah itu, sabun cair bisa Anda gunakan.

Kesimpulan

Cara membuat sabun cair organik bisa Anda lakukan dengan menggunakan bahan-bahan alami. Anda hanya perlu terapkan cara-cara yang disebutkan di atas jika ingin menghasilkan kulit yang lebih bagus. Menggunakan sabun cair organik juga akan memberikan efek yang lebih baik dibandingkan dengan sabun-sabun lain.