Cara Merawat Penis dan Area Genital Agar Terhindar dari Penyakit

  • Maret 25, 2021

Secara umum, penis yang sehat ditandai dengan bebas lesi, warna penis yang kurang lebih sama dengan warna kulit di sekitarnya, dan tidak terasa nyeri saat buang air kecil atau aktivitas seksual. 

Pria harus mengetahui cara merawat penis dengan benar. Area genital pria jauh lebih rentan terhadap penyakit daripada wanita. Kesehatan penis juga sangat erat kaitannya dengan kesuburan pada pria. 

Faktor yang mempengaruhi kesehatan penis

Penis yang sehat berarti bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, seperti berkemih, mendapatkan dan mempertahankan ereksi, serta tingkat kesuburan yang tinggi. Jika Anda memiliki masalah pada salah satu poin tersebut, itu berarti penis Anda tidak dalam kondisi sehat dan prima. 

Berikut faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan penis:

  • Usia

Seiring bertambahnya usia, pria lebih cenderung mengalami disfungsi seksual seperti disfungsi ereksi. Hal ini dikarenakan kadar testosteron akan menurun seiring waktu. Testosteron rendah juga dapat dipicu faktor lain, salah satunya adalah konsumsi obat-obatan tertentu. 

  • Aktivitas seksual

Berhubungan seksual dengan banyak pasangan tanpa penggunaan kondom menyebabkan seseorang tertular infeksi menular seksual, seperti HPV, klamidia, dan HIV. 

  • Pemilihan makanan

Seseorang yang sering mengonsumsi makanan berkalori tinggi menunjukkan fungsi ereksi yang lebih buruk daripada mereka yang mengonsumsi makanan seimbang. 

  • Kondisi kesehatan

Beberapa kondisi kesehatan secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi kesehatan penis, seperti infeksi menular seksual, phimosis (kulup penis terlalu kencang), obesitas, diabetes, dan penyakit kardiovaskular. 

Beberapa bentuk pengobatan juga meningkatkan disfungsi ereksi atau risiko kemandulan. Sebelum Anda mengonsumsi obat-obatan, konsultasikan efek sampingnya dengan dokter terutama yang berkaitan dengan fungsi seksual.

  • Tingkat aktivitas

Olahraga dapat menurunkan sebagian besar risiko penyakit terutama yang berkaitan dengan kesehatan seksual seseorang. Beberapa penelitian membuktikan bahwa olahraga secara teratur dapat mengurangi gejala disfungsi ereksi. 

  • Penggunaan alkohol dan tembakau

Alkohol dan tembakau memiliki banyak dampak negatif pada kesehatan seseorang. Menurut CDC, alkoholik berpotensi mengalami impotensi dan kemandulan. Alkohol juga meningkatkan kemungkinan seseorang terlibat dalam perilaku seksual berisiko. 

Sedangkan merokok telah terbukti menyebabkan serangkaian masalah kesehatan seksual, seperti disfungsi ereksi, penurunan libido, dan infertilitas.

  • Kebersihan

Kebersihan area genital adalah salah satu aspek penting dan paling mendasar untuk menjaga penis tetap sehat. Kebersihan yang buruk dapat menyebabkan penumpukan cairan smegma dan memicu peradangan yang disebut dengan balanitis. 

Cara merawat penis dengan benar

Mungkin sebagian laki-laki belum mengetahui cara membersihkan penis dan area genital dengan benar. Berikut cara merawat penis agar kesehatan seksual Anda terjaga:

  1. Mencuci penis dengan air hangat

Saat mencuci area kemaluan, sebisa mungkin gunakan air hangat dan sabun lembut tanpa pewangi. Bersihkan mulai dari kulit di sekitar pangkal penis, batang penis, bagian bawah kulup, area skrotum, dan area bokong. Karena area genital sangat sensitif, jangan gosok terlalu keras karena bisa mengiritasi. 

  1. Merawat bulu kemaluan

Merawat bulu kemaluan adalah keputusan Anda. Namun saat ingin mencabut atau memangkas rambut kemaluan, perhatikan jenis kulit Anda dan pilih perawatan yang sesuai. 

Cara menghilangkan bulu kemaluan yang paling umum meliputi bercukur, waxing atau threading, menggunting rambut dengan gunting, atau menggunakan krim penghilang bulu.

  1. Melakukan latihan dasar panggul

Latihan panggul sering dikaitkan dengan kesehatan vagina pada perempuan, tapi laki-laki juga bisa mendapat manfaat dari olahraga tersebut.

Pada dasarnya latihan dasar panggul berfungsi menguatkan area tubuh bagian bawah. Pria yang menjalani latihan panggul memiliki fungsi ereksi yang baik. 

  1. Praktikkan manajemen stres

Stress dan kecemasan mempengaruhi kinerja seksual dan kesuburan. Stres juga meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular, yang berkaitan dengan disfungsi ereksi. 

  1. Makan makanan kaya antioksidan

Mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan flavonoid secara teratur dapat menjauhkan Anda dari penyakit kronis dan disfungsi ereksi. Beberapa contoh makanan yang baik bagi kesehatan seksual seperti bayam, alpukat, kacang-kacangan, teh, dan cokelat.

  1. Hindari alkohol dan tembakau

Alkohol dan tembakau adalah faktor risiko disfungsi ereksi dan masalah kesehatan lainnya. Menghindari keduanya adalah pilihan bijak untuk mendapatkan tubuh yang sehat. 

Setelah mengetahui cara merawat penis di atas, Anda diharapkan memiliki penis yang sehat dan terhindar dari risiko penyakit kelamin.