Kenali Tanda Anda Mengalami Gangguan Depresi

  • Juli 13, 2021

Gangguan depresi adalah penyakit medis yang umum dan serius yang secara negatif mempengaruhi perasaan Anda, cara Anda berpikir dan bagaimana Anda bertindak. 

Depresi menyebabkan perasaan sedih dan/atau kehilangan minat pada aktivitas yang pernah Anda nikmati. Gangguan depresi dapat berkembang hingga menyebabkan berbagai masalah emosional dan fisik.

Faktanya, depresi bisa terjadi kapan saja, namun rata-rata pertama kali muncul pada masa remaja akhir hingga pertengahan 20-an. Wanita lebih mungkin dibandingkan pria untuk mengalami depresi. 

Jika Anda mengalami rasa sedih, kesepian, atau tertekan yang berlebihan, bisa jadi itu tanda Anda mengalami gejala gangguan depresi.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini informasi mengenai gangguan depresi.

Tanda-tanda Seseorang Mengalami Depresi

Ketika seseorang tampak sedih tidak bisa kita artikan sebagai gejala depresi, namun jika kesedihan dan perasaan negatif tersebut menetap atau jika timbul perilaku yang mengganggu aktivitas sosial, kadang merasa hidup tidak berguna sama sekali maka mungkin saja hal itu mengindikasikan gangguan depresif.

Sayangnya, sekitar setengah orang yang mengalami depresi tidak pernah didiagnosis atau diobati.

Mengenali gejala gangguan depresi adalah langkah yang tepat agar mendapatkan penanganan yang tepat. 

Berikut ini beberapa gejala gangguan depresi:  

  • Kesulitan berkonsentrasi, mengingat detail, dan membuat keputusan
  • Kelelahan
  • Perasaan bersalah, tidak berharga, dan tidak berdaya
  • Pesimisme dan keputusasaan
  • Insomnia , bangun pagi, atau tidur terlalu banyak
  • Sifat mudah tersinggung
  • Kegelisahan
  • Kehilangan minat pada hal-hal yang dulu menyenangkan, termasuk seks
  • Makan berlebihan, atau kehilangan nafsu makan
  • Sakit, nyeri, sakit kepala , atau kram yang tidak kunjung hilang
  • Masalah pencernaan yang tidak kunjung sembuh meski sudah berobat
  • Perasaan sedih, cemas, atau “kosong” yang menetap
  • Pikiran bunuh diri atau upaya bunuh diri

Bagaimana Diagnosa Gangguan Depresi?

Sebenarnya, dengan mengenali tanda-tanda di atas, kemudian merasakan minimal lima atau lebih gejala, hampir dipastikan Anda sedang menderita gangguan depresi.

Jika Anda mengalami gejala depresi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menemui dokter keluarga atau psikiater. Bicarakan tentang kekhawatiran Anda dan minta evaluasi menyeluruh. Ini adalah awal untuk memenuhi kebutuhan kesehatan mental Anda. 

Meskipun tidak ada tes depresi yang dapat digunakan dokter untuk melihat apakah Anda memilikinya,tetapi mereka akan mencari tahu sering kali dimulai dengan riwayat menyeluruh dan pemeriksaan fisik.

Mereka akan ingin tahu gejala apa yang Anda alami, sudah berapa lama, tingkat keparahannya, dan apakah penyakit mental turun-temurun dalam keluarga Anda.

Mereka mungkin juga ingin melihat apakah Anda memiliki riwayat narkoba atau alkohol. Ini adalah waktu untuk kejujuran tentang pikiran dan perasaan Anda, sehingga pengobatan terbaik ditentukan.

Anda juga akan ditanya apakah Anda pernah mengalami gejala depresi yang sama sebelumnya, dan jika ya, bagaimana pengobatannya.

Pengobatan Gangguan Depresi 

Kematian orang yang dicintai, kehilangan pekerjaan atau berakhirnya suatu hubungan adalah pengalaman yang sulit bagi seseorang untuk ditanggung. Wajar jika perasaan sedih atau sedih muncul sebagai respons terhadap situasi seperti itu. 

Mereka yang mengalami kehilangan seringkali menggambarkan diri mereka sebagai “depresi”.

Jika dibiarkan berlarut, ini bisa membahayakan diri Anda sendiri. Untuk itulah, perlu penanganan yang tepat untuk mengatasi gangguan depresi. 

Dengan diagnosis dan pengobatan yang tepat, sebagian besar penderita depresi akan mengatasinya. 

Bagi banyak orang, olahraga teratur membantu menciptakan perasaan positif dan meningkatkan suasana hati. Mendapatkan kualitas tidur yang cukup secara teratur, makan makanan yang sehat dan menghindari alkohol juga dapat membantu mengurangi gejala depresi.

Jika dokter Anda mengesampingkan penyebab fisik untuk gejala Anda, mereka mungkin akan memulai perawatan atau merujuk Anda ke profesional kesehatan mental.

Dokter mungkin akan mencari tahu pengobatan terbaik termasuk obat-obatan, memberikan sejenis terapi yang disebut psikoterapi, dan pengobatan lainnya.

4 Cara Mengatasi Bad Mood yang Ampuh

  • Februari 17, 2021
Cara mengatasi bad mood

Ketika datang bulan, wanita tak hanya mengalami gejala fisik yang membuat tubuh terasa tidak nyaman seperti nyeri atau kram pada perut, tetapi juga gejala emosional. Salah satunya mood atau suasana hati yang buruk, kondisi ini sering dirasakan wanita ketika memasuki waktu datang bulan, saking tidak nyamannya banyak wanita yang mencari cara mengatasi bad mood ini.

Suasana hati yang buruk saat datang bulan sebenarnya merupakan efek dari premenstrual syndrome (PMS), umumnya kondisi ini terjadi mulai dari 1-2 sebelum datang bulan. Dana akan berhenti di hari ke-2 haid, tetapi ketika datang bulan suasana hati yang buruk ini bisa terjadi lebih parah. Ditandai dengan gejala fisik yang menimbulkan rasa tidak nyaman.

Pemicu Bad Mood Saat Datang Bulan

  1. Serotonin Menurun

Serotonin merupakan hormon yang mendorong rasa bahagia, membantu mengatur suasana hati, nafsu makan dan kemampuan dalam mendapatkan tidur nyenyak. Jika kadar hormon ini rendah akan menimbulkan perasaan sedih, meskipun tidak ada pemicunya sekalipun dan hal ini juga terjadi saat datang bulan.

  1. Kualitas Tidur Buruk

Kualitas tidur juga dapat memengaruhi suasana hati, ketika menstruasi hormon serotonin wanita menurun dan berpengaruh pada kualitas tidur. Jika pola tidur menjadi buruk bisa memicu kelelahan mental dan memiliki efek buruk pada suasana hati.

  1. Perubahan Nafsu Makan

Ketika menstruasi datang, wanita kerap mengalami perubahan nafsu makan seperti rasa ingin mengonsumsi makanan manis dan karbohidrat yang tinggi. Jenis makanan ini memang dapat meningkatkan kadar serotonin, tapi hanya bersifat sementara. Setelah itu hormon ini akan menurun drastis dan menyebabkan depresi mendalam.

  1. Tidak Berolahraga

Suasana hati buruk saat menstruasi juga bisa disebabkan karena kelelahan, bukan karena tubuh aktif dalam bergerak tetapi sebaliknya. Jarang berolahraga bisa menyebabkan kondisi tersebut terjadi, gaya hidup pasif bisa menurunkan suasana hati yang membuatnya justru menjadi lebih mudah depresi.

Cara Mengatasi Bad Mood

Bisa jadi tidak sering atau selalu terjadi, namun perubahan mood saat datang bulan bisa dikendalikan agar bisa mengurangi rasa tidak nyaman ketika beraktivitas. Terdapat beberapa cara untuk bisa mengatasi perubahan mood saat datang bulan, khususnya mood yang buruk dan bisa mengganggu kondisi tubuh, berikut di antaranya.

  1. Menangis

Menangis bisa membuat seseorang lega, dengan meluapkan perasaan dan tak perlu gengsi atau malu. Karena menangis bisa membuat seseorang merasa lebih baik dari sebelumnya, kebanyak orang mengakui hal ini terutama ketika mood mereka sedang buruk.

  1. Pola Hidup sehat

Menerapkan pola hidup sehat, bisa dengan berolahraga setiap hari seperti bersepeda, berjalan santai menghirup udara segar, berenang hingga olahraga lain yang disukai. Cukupi kebutuhan waktu tidur dan istirahat, serta konsumsi makanan gizi seimbang dan makanan yang bisa membantu memperbaiki mood.

  1. Berpikir Positif

Berpikir positif bisa dengan mengingat kebaikan dan kasih sayang dari orang-orang sekitar bisa membantu menghilangkan bad mood. Berpikir positif juga memiliki dampak baik bagi kesehatan fisik dan mental.

  1. Lakukan Hal Positif

Bisa dilakukan dengan berjalan-jalan di taman, hirup udara segar dan mendengarkan musik favorit bisa menjadi pilihan seseorang sebagai cara untuk mengusir suasana hati yang buruk, khususnya saat datang bulan.

Selain itu menghindari perdebatan yang tidak perlu sebelum dan saat datang bulan juga diklaim merupakan cara mengatasi bad mood yang ampuh. Terutama jika membahas mengenai masalah keuangan, hubungan percintaan atau masalah personal lainnya.

Gangguan Depresi Mayor, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Februari 11, 2021
Gangguan depresi mayor

Gangguan depresi mayor merupakan perasaan sedih yang berlarut-larut dan sulit diatasi.

Gangguan depresi mayor sering disebut sebagai depresi klinis yang berpengaruh pada perasaan, perilaku, serta pola pikir yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental.

Ketika merasa sedih, biasanya hal tersebut bisa diatasi dengan melakukan hobi atau kegiatan favorit.

Sayangnya, pasien dengan gangguan depresi mayor tidak lagi dapat mengatasi rasa sedihnya dengan berbagai hal tersebut dan cenderung merasakan rasa sedih tersebut terlalu dalam dan lama. 

Penyebab gangguan depresi mayor

Secara pasti, penyebab seseorang mengalami gangguan depresi mayor belum dapat diketahui. Akan tetapi, telah disimpulkan bahwa pasien gangguan depresi mayor umumnya memiliki kombinasi antara gen tertentu dan zat kimia di otak. Beberapa penyebab lain yang diperkirakan dapat memicu gangguan depresi mayor seperti: 

  • Mengalami masalah besar dan sulit mendapat jalan keluar misalnya terlilit hutang.
  • Dikucilkan oleh lingkungan sekitar. 
  • Mengidap penyakit fisik tertentu, misalnya hipertiroidisme atau kanker.
  • Menggunakan obat jenis tertentu, misalnya steroid.
  • Penyalahgunaan narkoba atau minuman keras. 
  • Mengalami kekerasan rumah tangga baik secara fisik maupun seksual.
  • Mengalami kekerasan saat masih anak-anak baik secara fisik maupun verbal.
  • Mengalami perceraian, perpisahan, atau orang terkasih meninggal dunia. 
  • Adanya perubahan besar dalam hidup, misalnya dirumahkan oleh kantor. 

Gejala gangguan depresi mayor

Gejala utama pasien dengan gangguan depresi mayor adalah mengalami rasa sedih selama setidaknya 2 minggu tanpa jeda. Selain itu, terdapat beberapa gejala tambahan yang biasanya muncul pada penderita gangguan depresi mayor seperti: 

  • Tidak ingin melakukan aktivitas apapun. 
  • Memiliki niat untuk bunuh diri berkali-kali. 
  • Tidak tertarik menjalin hubungan pertemanan atau percintaan.
  • Lelah terus menerus. 
  • Merasa tidak berguna serta kurang percaya diri. 
  • Memiliki rasa bersalah terhadap banyak hal. 
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Tidak dapat mengambil keputusan. 
  • Mengalami hipersomnia atau kebanyakan tidur setiap hari. 
  • Kenaikan atau penurunan berat badan secara signifikan. 

Cara mengatasi gangguan depresi mayor

Penderita gangguan depresi mayor perlu mendapat penanganan secara medis. Untuk mengatasi gangguan ini, dapat menggunakan obat tertentu. Selain itu, terapi jangka panjang juga dapat dicoba. Kombinasi keduanya biasanya akan memberikan efek yang lebih maksimal daripada treatment tunggal saja. 

  1. Pemberian obat-obatan 

Dokter dapat membantu memberi resep obat-obatan untuk membantu mengatasi gangguan depresi mayor. Obat yang diresepkan tersebut umumnya perlu dikonsumsi selama 2 sampai 4 minggu lamanya. Beberapa jenis obat yang sering direkomendasikan mencakup antidepresan, antipsikotik, dan penstabil suasana hati. 

  1. Terapi

Selain pemberian obat, pasien gangguan depresi mayor memerlukan tindakan terapi. Beberapa jenis terapi yang dapat dijalani yaitu psikoterapi seperti konseling dan terapi kognitif perilaku serta terapi stimulasi otak. Terapi konseling dapat dilakukan pada pasien dengan keluhan spesifik seperti baru mengalami kehilangan orang terkasih. Sedangkan terapi kognitif perilaku dilakukan untuk memahami cara berpikir penderita. Tidak hanya itu, terapi stimulasi otak juga dapat menjadi metode tambahan jika berbagai metode sebelumnya tidak berhasil. Nantinya pasien akan diberikan stimulasi magnetik transkranial repetitif (rTMS).

Selain menjalani perawatan secara teratur, agar dapat mengatasi gangguan depresi mayor maka dukungan keluarga sangat diperlukan. Olahraga atau aktivitas yang membuat pasien bergerak aktif secara fisik juga dapat membantu mempercepat penyembuhan.

Apabila Anda ingin berdiskusi lebih lanjut tentang gangguan depresi mayor, tanyakan langsung pada dokter atau psikolog secara gratis melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh aplikasi SehatQ sekarang juga di App Store atau Google Play.

Waspada, Ini Efek Samping Jika Konsumsi Obat Antidepresan Sembarangan

  • Februari 8, 2021

Obat antidepresan digunakan untuk mengurangi efek depresi sedang hingga ringan pada tubuh dan mental. Pemberian obat antidepresan dapat meningkatkan kadar serotonin atau senyawa pembawa rasa bahagia di dalam otak.

Meski depresi berkurang, tetapi seperti halnya obat lainnya, antidepresan ini dapat menyebabkan beberapa efek samping. Tidak semua orang mengalami efek samping yang sama. Hal ini tergantung dari karakteristik masing-masing obat dan kondisi penggunanya.

Antidepresan terkadang dapat menyebabkan berbagai efek samping yang tidak menyenangkan, seperti: 

  • mual
  • nafsu makan meningkat dan berat badan bertambah
  • hilangnya hasrat seksual dan masalah seksual lainnya, seperti disfungsi ereksi dan penurunan orgasme
  • kelelahan dan kantuk
  • insomnia
  • mulut kering
  • penglihatan kabur
  • sembelit
  • pusing
  • agitasi
  • sifat lekas marah
  • kegelisahan

Untuk itu, obat antidepresan tidak boleh dikonsumsi tanpa pengawasan atau resep dokter. Sebab, jika dikonsumsi tidak sesuai dosisnya, beberapa jenis obat depresan bisa menyebabkan penurunan kesadaran.

Masalah seksual

Salah satu efek samping yang lebih umum meskipun tidak sering dibicarakan adalah penurunan minat pada seks atau penurunan kemampuan untuk orgasme. Berdasarkan penelitian dari Bradley N. Gaynes, MD, MPH, profesor psikiatri di University of North Carolina, menyebutkan jika sebanyak setengah dari pasien yang terkena SSRI melaporkan gejala yang berhubungan dengan seks.

Salah satu cara untuk mengatasi gejala tersebut adalah dengan menambahkan jenis antidepresan yang berbeda atau bahkan obat untuk disfungsi ereksi. Tetapi mungkin juga bahwa beralih ke antidepresan lain akan membuat gejala-gejala ini hilang. 

Masalah berat badan

Efek obat antidepresan selanjutnya yaitu penambahan berat badan. Apabila pasien justru mengalami kenaikan berat badan setelah menjalani pengobatan, itu berarti penanganannya belum berhasil. Kenaikan berat badan ini biasanya terjadi pada pasien depresi jenis atipikal

Adapun jenis obat yang menyebabkan kenaikan berat badan adalah:

  • Amitriptyline: jenis antidepresan trisiklik yang paling pertama ditemukan
  • Paroxetine: bekerja dengan menghambat penyerapan serotonin
  • Mirtazapine: antidepresan untuk jenis atypical depression

Namun, kenaikan berat badan yang disebut sebagai efek samping pengobatan depresi tetap masih dipertanyakan kebenarannya. Beberapa menyebutkan ini bisa juga terjadi karena pasien sudah merasa lebih baik sehingga membuat nafsu makan meningkat.

Meningkatkan risiko bunuh diri

Anak-anak, remaja, dan dewasa muda dengan depresi berat atau gangguan kejiwaan lainnya yang menggunakan antidepresan mungkin berisiko lebih tinggi terhadap pikiran dan perilaku bunuh diri, terutama selama bulan pertama pengobatan. Untuk itu, mereka harus diawasi dengan hati-hati.

Apalagi banyak jenis obat antidepresan yang diketahui bisa meningkatkan risiko munculnya suicidal thought atau keinginan bunuh diri. Peneliti dari Harvard, tahun 1990 lalu, melaporkan 6 pasien yang merasakan keinginan bunuh diri begitu intens sesaat setelah mengonsumsi obat antidepresan jenis Fluoxetine.

Memiliki pikiran untuk bunuh diri sewaktu menggunakan antidepresan adalah efek samping yang serius. Ini membutuhkan perhatian dokter sesegera mungkin.  

Ingat, kebanyakan orang dengan depresi menjadi lebih baik. Pasien mungkin perlu mencoba beberapa antidepresan berbeda untuk menemukan yang tepat. Dan mendapatkan terapi bicara pada saat yang sama adalah pengobatan yang paling efektif untuk depresi. 

Berkonsultasilah kepada dokter sebelum memutuskan mengkonsumsi obat antidepresan.

Kualitas Dalam Hubungan Keluarga yang Sehat

  • Januari 22, 2021

Hubungan keluarga yang sehat dan lingkungan rumah yang aman dan mendukung adalah inti dari perkembangan dan kesejahteraan anak-anak dan tentu saja keluarga Anda secara keseluruhan. Kenapa hal ini penting? Karena keluarga memberi contoh atau model untuk keluarga Anda yang nantinya membantu Anda dan keluarga menemukan bagaimana membangun hubungan sepanjang hidup.

Keluarga sendiri mencakup orang tua, pengasuh, anggota keluarga besar, dan orang dewasa lainnya yang bertanggung jawab atas pengasuhan anak dan remaja. Sebuah keluarga juga dapat terdiri dari siapa saja yang dianggap sebagai keluarga. Bagi kebanyakan individu, lingkungan keluarga dan hubungan keluarga memiliki pengaruh terbesar pada hasil kehidupan. Oleh karena itu, penting untuk memiliki hubungan keluarga yang sehat.

Pada dasarnya, semua keluarga itu unik. Mendukung keluarga melibatkan pengakuan bahwa anggota keluarga Anda datang dalam segala bentuk dan ukuran, dengan kebutuhan dan keadaan yang berbeda dari masing-masing individu. Hubungan keluarga yang positif dapat membantu anak-anak dan keluarga Anda berkembang, selain itu inilah beberapa alasan kenapa hubungan keluarga yang sehat dan positif penting:

  1. Hubungan keluarga yang kuat, positif dan sehat sendiri memuaskan untuk keluarga Anda, karena rasanya menyenangkan menjadi bagian dari keluarga yang hangat dan penuh kasih.
  2. Membantu anak-anak merasa aman dan dicintai, yang memberi mereka kepercayaan diri untuk menjelajahi dunia mereka, mencoba hal-hal baru dan belajar.
  3. Memudahkan keluarga Anda untuk memecahkan masalah, menyelesaikan konflik dan menghargai perbedaan pendapat.
  4. Memberi anak-anak keterampilan yang mereka butuhkan untuk membangun hubungan mereka sendiri yang sehat.

Inilah mengapa sangat penting untuk menjaga dan meningkatkan hubungan yang Anda bagi dengan anak-anak Anda dan anggota keluarga lainnya. Dalam hubungan keluarga yang sehat, orang percaya dan mengandalkan satu sama lain untuk mendapatkan dukungan, cinta, kasih sayang, dan kehangatan. Keluarga sering berbagi tujuan yang sama dan bekerja sama untuk mencapai tujuan tersebut (misalnya, anak-anak Anda dapat membantu keluarga menyiapkan makan malam sehingga semua orang dapat bersantai).

Anggota keluarga merasa aman dan terhubung satu sama lain. Terkadang hubungan ini melibatkan konflik, yang merupakan bagian normal dari kehidupan keluarga. Konflik dapat terjadi antara orang dewasa, anak-anak dan remaja. Dalam hubungan yang sehat, konflik ini ditangani dengan cara yang aman dan hormat. Berikut kualitas utama dari sebuah hubungan keluarga yang sehat:

  • Komunikasi, mendengarkan satu sama lain dan berkomunikasi dengan keterbukaan dan kejujuran
  • Kebersamaan, berbagi nilai dan keyakinan yang sama yang menciptakan rasa memiliki dan ikatan
  • Berbagi kegiatan, menghabiskan waktu bersama melakukan hal-hal yang mereka sukai (misalnya, olahraga, membaca, berkemah atau bermain game)
  • Kasih sayang, menunjukkan kasih sayang dan perhatian secara teratur melalui kata-kata, pelukan, ciuman dan perhatian
  • Dukungan, menawarkan dan meminta dukungan, dengan anggota keluarga mengetahui bahwa mereka akan menerima bantuan, dorongan dan kepastian dari satu sama lain
  • Penerimaan, memahami, menghormati dan menghargai kualitas unik setiap anggota keluarga
  • Komitmen, melihat kesejahteraan keluarga sebagai prioritas pertama dan bertindak sesuai dengan komitmen dan loyalitas
  • Ketahanan, mampu mentolerir kesulitan dan beradaptasi dengan situasi yang berubah dengan cara yang positif.

Hubungan keluarga yang sehat berarti interaksi positif lebih banyak daripada konflik. Orang dewasa yang mengalami situasi kehidupan yang sulit dapat memberikan kesempatan belajar dalam mengajar dan mencontohkan strategi mengatasi masalah. Meskipun anak-anak dan remaja tidak boleh dibebani dengan stres, tetapi akan sangat membantu jika mereka melihat keluarga berhasil mengelolanya dengan strategi penanggulangan yang positif. 

takut rumah angker

3 Penyebab Seseorang Takut Rumah Angker

  • Desember 26, 2020

Pernahkah Anda mendengar istilah hauntophobia? Nah, ini adalah istilah untuk merujuk pada rasa takut ketika melihat rumah angker. Takut rumah angker ini mungkin perlahan akan hilang ketika beranjak dewasa. Namun, kadangkala, rasa takut itu tak kunjung hilang dan justru semakin parah. Hal ini bisa diindikasikan sebagai fobia. apakah Fobia sama dengan takut? Mari kita bahas lebih lengkapnya.

Takut Vs Fobia, Apa Bedanya?

Untuk membedakan rasa takut yang dimiliki terhadap rumah angker, bisa dilihat dari dua hal ini.

  • Tingkat Keparahan

Anda perlu mencari tahu apakah rasa takut yang dimiliki muncul hanya saat Anda memasuki rumah angker, atau Anda sudah merasa takut bahkan ketika Anda hanya lewat di areanya saja. Seberapa intens ras atakut tersebut perlu untuk diketahui.

  • Alokasi Waktu

Penting juga untuk dipertimbangkan, seberapa banyak waktu Anda tercurahkan hanya untuk memikirkan rasa takut rumah angker atau objek-objek seram sejenisnya. Bisa saja Anda mungkin hanya merasa takut saat setelah menonton film horror, atau ketika berada di lokasi yang baru bagi Anda.

Dari kedua poin tersebut, manakah situasi yang mendominasi Anda. Rumah yang menyeramkan sudah sewajarkan akan menimbulkan ketakutan pada hampir semua orang. Sedangkan orang yang memiliki fobia, biasanya sudah merasakan takut yang disertai berbagai gejala ketika bahkan hanya saat melihat foto atau mendengar tentang rumah angker saja.

Gejala-gejala fobia tersebut biasanya muncul seperti:

  • Detak jantung menjadi sangat cepat
  • Mual
  • Tubuh gemetar
  • Berkeringat dingin
  • Napas tersengal
  • Pusing

Penyebab Rasa Takut Rumah Angker

Rasa takut memang manusiawi dimiliki oleh setiap orang, terlebih ketika melihat rumah angker. Ditambah lagi bagaimana penggambaran rumah angker di media maupun dari cerita-cerita yang didengar.

Ada beberapa hal yang membuat seseorang merasa takut atau mungkin fobia terhadap rumah angker.

  • Adanya Reaksi Otak

Ketika melihat rumah angker, ada bagian di otak yang mengingatkan bahwa ada sesuatu yang mengancam atau berbahaya. Sehingga muncul tindakan hati-hati atau waspada terhadap rumah yang disebut angker. Kondisi ini juga akan menyebabkan munculnya rasa panik, tegang, hingga takut.

  • Imajinasi

Biasanya, rumah angker tersebut tidak memberikan ancaman yang benar-benar nyata. Biasanya ini muncul dari imajinasi manusia yang semakin liar. Hal ini membuat seseorang menjadi tidak tenang karena “ancaman” yang dihadapi bersifat abstrak.

  • Merasa Terjebak

Rumah angker disebut memberikan sensasi terjebak yang tidak nyaman pada seseorang. Ketika seseorang berpikir bagaimana cara melarikan diri, imajinasi membantu merekonstruksi bangunan rumah yang gelap dan asing sehingga akan membuat proses melarikan diri menjadi lebih lambat.

Cara Mengatasi Fobia Atau Takut Rumah Angker

Sama seperti fobia lainnya, rasa takut akan rumah angker ini bisa diatasi dengan melakukan terapi psikologis, terapi alternatif, dan juga pemberian obat.

Penanganan atas fobia yang spesifik ini biasanya disesuaikan dengan kondisi orang yang bersangkutan. Jika seseorang yang mengalami fobia menjadi terganggu dengan rasa takut yang dimilikinya, maka perlu segera mendapat penanganan.

Orang terdekat seperti keluarga, pasangan, saudara, atau sahabat harus memahami fobia spesifik yang dialami. Sebab, rasa takut biasa dengan fobia itu berbeda. Sehingga ketika orang yang mengalami fobia diminta untuk tidak perlu takut, tentu hal itu tidak efektif bagi penderita fobia rasa takut rumah angker. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Pembunuhan; Salah Satu Manifestasi Hilangnya Superego Manusia

  • Desember 22, 2020

Menurut Sigmund Freud, si bapak psikoanalisis dunia, karakter manusia terbentuk lewat tiga elemen, yakni id; ego; dan superego. Ketiganya harus berjalan selaras dan seiringan. Jika ada salah satu elemen yang mendominasi, bukan tidak mungkin seseorang akan menderita sesuatu yang biasa kita kenal dengan istilah “kelainan mental”.

Salah satu fenomena yang dapat dijadikan contoh dalam mengenal tiga elemen kepribadian manusia di atas adalah pembunuhan. Tindak kejahatan pembunuhan bukan sesuatu yang asing di telinga kita. Peristiwa yang mungkin pernah, akan, dan selalu terjadi di sekitar kita tersebut menjadi pengejewantahan dari teori psikoanalisis Freud.

Pembunuhan hampir selalu terjadi akibat superego tak lagi menjadi kontrol atas keputusan-keputusan pelaku. Lantas, apa sih sebenarnya superego tersebut? Apa pula id dan ego? Mengapa ketiganya harus berjalan seirama? 

Secara sederhana superego dapat dipahami sebagai sesuatu yang menjadi batas yang jelas antara baik dan buruk, serta benar dan salah. Superego bisa berwujud norma-norma agama, kasih sayang dan/atau nilai-nilai moral yang ditanamkan orang tua, hingga segala sesuatu yang bisa memanusiakan manusia. Jika demikian, tentu saja superego bersifat relatif, tergantung atribut yang melekat pada seseorang, termasuk pula pengaruh lingkungan.

Menurut Freud, superego muncul sejak usia seseorang memasuki 5 tahun. Freud percaya bahwa superego bertindak sebagai “hati nurani” yang mendorong individu untuk memenuhi tuntutan moral masyarakat. Superego yang ada di dalam diri manusia itu bertugas mendorong individu untuk mengatasi naluri dan dorongan dasarnya, sehingga segalanya berjalan dengan seimbang.

Kembali ke peristiwa pembunuhan, tindakan untuk menghilangkan nyawa seseorang tersebut terjadi akibat naluri pelaku hanya berfokus pada pemuasan atau pemenuhan dorongan emosi. Dalam teori yang dikembangkan Freud, naluri tersebut adalah id. Menurut Freud, id adalah pusat dari seluruh energi dinamis mental seseorang (psychic energy). 

Elemen itu merupakan sesuatu yang menyertai setiap individu sejak terlahir ke alam dunia dan itu merupakan komponen utama dari sifat kita. Aspek ini sepenuhnya terjadi tanpa disadari serta melibatkan perilaku primitif dan berdasarkan pada insting. Dalam istilah yang lebih kasar, id ini bisa pula disebut sebagai sisi hewan di dalam diri manusia karena pembentuk id adalah nafsu, keinginan, serta kebutuhan.

Masih menurut Freud, apabila id ini tidak segera terpenuhi akan muncul rasa marah hingga cemas. Jika ditarik ke permasalah kita sejak awal; pembunuhan, banyak dari pelaku melandasi tindakan cela tersebut karena hal-hal yang berkaitan dengan pemenuhan id. Terkait pelaku menabrak seluruh batasan yang ada lantaran mereka tak memiliki kontrol superego yang kuat pada dirinya.

Di sinilah pentingnya keseimbangan ketiga elemen yang diusung Freud. Agar realistis, rasional, dan masuk akal, manusia butuh ego. Dengan adanya ego, keinginan yang muncul bisa terpenuhi lewat cara yang bisa diterima di dunia nyata. Fungsi ego ini ada pada pola pikir sadar, pra-sadar, dan bawah sadar. Artinya, elemen ini sangat penting untuk menghadapi dunia nyata.

Ketika seseorang melakukan sesuatu dengan mempertimbangkan ego, artinya ada hitungan tentang untung rugi dari sebuah tindakan yang akan kita lakukan. Ego memungkinkan seorang manusia tidak akan serta merta melakukan apa yang diinginkan seenaknya.

Dalam kasus pembunuhan, seseorang tidak akan melakukan pembunuhan tanpa alasan yang kuat dan jelas, semisal terancam atau tuntutan tugas, seperti dalam sebuah situasi perang atau membela diri. Ego banyak dipengaruhi dengan kondisi seseorang, termasuk elemen superego.

Id, ego, dan superego adalah elemen yang tidak terpisahkan. Ketiganya sangat dinamis dan saling berinteraksi dalam memengaruhi perilaku dan sifat seorang individu. Untuk dapat beradaptasi dengan situasi dan lingkungan sekitarnya, seseorang harus pintar-pintar mengelola ketiga elemen ini agar kadarnya senantiasa seimbang.

Cara Alami Tingkatkan Dopamin

  • Agustus 18, 2020
Selain berkontribusi untuk mood yang baik, dopamin juga berperan dalam berbagai sistem tubuh

Mungkin Anda pernah mendengar bahwa dopamin merupakan sebuah neurotransmitter yang memberikan kepuasan. Dopamin sering dihubungkan dengan kenikmatan dan “reward”, dan terlibat dalam fungsi saraf serta fisik. Dopamin merupakan faktor penggerak pada fungsi motorik, suasana hati, bahwa kemampuan membuat keputusan. Saat dopamin dilepaskan dalam jumlah yang besar, hal ini akan memberikan rasa puas yang dapat memotivasi diri ketika sendiri untuk mengulak perilaku atau aktivitas tertentu. Di sisi lain, kadar dopamin yang rendah dihubungkan dengan berkurangnya motivasi dan antusiasme akan hal-hal yang orang lain anggap menarik. Kadar dopamin biasanya diatur dengan baik di sistem saraf manusia. Namun, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk secara alami meningkatkan kadar dopamin. Artikel ini akan membahasnya dengan lebih mendalam. 

Makan lebih banyak protein

Protein terdiri dari balok-balok pembangun kecil yang disebut asam amino. Ada 23 jenis asam amino yang berbeda, beberapa di antaranya dapat disintesis oleh tubuh, dan sebagian lain perlu Anda dapatkan dari makanan. Satu buah asam amino yang disebut tirosin memainkan peran yang sangat penting dalam produksi dopamin. Enzim-enzim yang ada dalam tubuh Anda dapat mengubah tirosin menjadi dopamin, sehingga memiliki jumlah tirosin yang cukup penting untuk produksi dopamin. Tirosin juga dapat dibuat dari asam amino lain yang disebut phenylalanine. Baik tirosin dan phenylalanine dapat ditemukan secara alami di makanan-makanan yang kaya protein seperti daging sapi, kalkun, produk-produk berbahan susu/dairy, telur, kedelai, dan polong-polongan. 

Penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan kadar tirosin dan phenylalanine melalui diet khusus dapat meningkatkan kadar dopamin di otak, yang dapat mendukung pemikiran lebih dalam serta memperkuat daya ingat. Sebaliknya, ketika phenylalanine dan tirosin berkurang, kadar dopamin pun ikut turun secara drastis. 

Kurangi asupan lemak jenuh

Beberapa penelitian pada hewan menemukan bahwa lemak jenuh, yang banyak ditemukan di lemak hewani, mentega, produk diary kaya lemak, minyak kelapa sawit, dan minyak kelapa, dapat mengganggu pensinyalan dopamin pada otak apabila dikonsumsi dalam jumlah yang sangat besar. Sejauh ini, penelitian tersebut hanya dilakukan pada tikus. Satu studi menemukan bahwa tikus yang mengonsumsi 50 persen kalori mereka dari lemak jenuh mengalami penurunan pensinyalan pada daerah “reward” di otak, dibandingkan dengan hewan yang menerima kalori dalam jumlah sama dari lemak tak jenuh. 

Perubahan-perubahan ini bahkan terjadi tanpa adanya perbedaan berat, lemak tubuh, hormon, dan kadar gula darah. Beberapa peneliti membuat hipotesis, bahwa diet tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan peradangan di dalam tubuh, yang menyebabkan perubahan pada sistem dopamin. Beberapa studi observasi juga menemukan hubungan antara asupan lemak jenuh yang tinggi dengan ingatan serta fungsi kognitif yang buruk pada manusia. Namun, masih belum jelas apakah efek tersebut berhubungan dengan kadar dopamin. 

Olahraga dengan rutin

Latihan atau olahraga sangat direkomendasikan untuk meningkatkan kadar endorphin dan meningkatkan suasana hati. Peningkatan suasana hati dapat terlihat setelah 10 menit melakukan aktivitas aerobik. Meskipun efek tersebut mungkin tidak sepenuhnya dikarenakan adanya perubahan-perubahan pada kadar dopamin, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa olahraga dapat meningkatkan kadar dopamin di otak. 

Dopamin merupakan zat kimia otak penting yang dapat memengaruhi suasana hati dan perasaan akan hadiah serta motivasi. Dopamin juga membantu mengatur pergerakan tubuh. Untuk meningkatkan kadar dopamin di dalam otak, Anda bisa mengonsumsi makanan yang mengandung banyak protein, menghindari asupan lemak jenuh, serta banyak berolahraga dengan rutin.