Kualitas Dalam Hubungan Keluarga yang Sehat

  • Januari 22, 2021

Hubungan keluarga yang sehat dan lingkungan rumah yang aman dan mendukung adalah inti dari perkembangan dan kesejahteraan anak-anak dan tentu saja keluarga Anda secara keseluruhan. Kenapa hal ini penting? Karena keluarga memberi contoh atau model untuk keluarga Anda yang nantinya membantu Anda dan keluarga menemukan bagaimana membangun hubungan sepanjang hidup.

Keluarga sendiri mencakup orang tua, pengasuh, anggota keluarga besar, dan orang dewasa lainnya yang bertanggung jawab atas pengasuhan anak dan remaja. Sebuah keluarga juga dapat terdiri dari siapa saja yang dianggap sebagai keluarga. Bagi kebanyakan individu, lingkungan keluarga dan hubungan keluarga memiliki pengaruh terbesar pada hasil kehidupan. Oleh karena itu, penting untuk memiliki hubungan keluarga yang sehat.

Pada dasarnya, semua keluarga itu unik. Mendukung keluarga melibatkan pengakuan bahwa anggota keluarga Anda datang dalam segala bentuk dan ukuran, dengan kebutuhan dan keadaan yang berbeda dari masing-masing individu. Hubungan keluarga yang positif dapat membantu anak-anak dan keluarga Anda berkembang, selain itu inilah beberapa alasan kenapa hubungan keluarga yang sehat dan positif penting:

  1. Hubungan keluarga yang kuat, positif dan sehat sendiri memuaskan untuk keluarga Anda, karena rasanya menyenangkan menjadi bagian dari keluarga yang hangat dan penuh kasih.
  2. Membantu anak-anak merasa aman dan dicintai, yang memberi mereka kepercayaan diri untuk menjelajahi dunia mereka, mencoba hal-hal baru dan belajar.
  3. Memudahkan keluarga Anda untuk memecahkan masalah, menyelesaikan konflik dan menghargai perbedaan pendapat.
  4. Memberi anak-anak keterampilan yang mereka butuhkan untuk membangun hubungan mereka sendiri yang sehat.

Inilah mengapa sangat penting untuk menjaga dan meningkatkan hubungan yang Anda bagi dengan anak-anak Anda dan anggota keluarga lainnya. Dalam hubungan keluarga yang sehat, orang percaya dan mengandalkan satu sama lain untuk mendapatkan dukungan, cinta, kasih sayang, dan kehangatan. Keluarga sering berbagi tujuan yang sama dan bekerja sama untuk mencapai tujuan tersebut (misalnya, anak-anak Anda dapat membantu keluarga menyiapkan makan malam sehingga semua orang dapat bersantai).

Anggota keluarga merasa aman dan terhubung satu sama lain. Terkadang hubungan ini melibatkan konflik, yang merupakan bagian normal dari kehidupan keluarga. Konflik dapat terjadi antara orang dewasa, anak-anak dan remaja. Dalam hubungan yang sehat, konflik ini ditangani dengan cara yang aman dan hormat. Berikut kualitas utama dari sebuah hubungan keluarga yang sehat:

  • Komunikasi, mendengarkan satu sama lain dan berkomunikasi dengan keterbukaan dan kejujuran
  • Kebersamaan, berbagi nilai dan keyakinan yang sama yang menciptakan rasa memiliki dan ikatan
  • Berbagi kegiatan, menghabiskan waktu bersama melakukan hal-hal yang mereka sukai (misalnya, olahraga, membaca, berkemah atau bermain game)
  • Kasih sayang, menunjukkan kasih sayang dan perhatian secara teratur melalui kata-kata, pelukan, ciuman dan perhatian
  • Dukungan, menawarkan dan meminta dukungan, dengan anggota keluarga mengetahui bahwa mereka akan menerima bantuan, dorongan dan kepastian dari satu sama lain
  • Penerimaan, memahami, menghormati dan menghargai kualitas unik setiap anggota keluarga
  • Komitmen, melihat kesejahteraan keluarga sebagai prioritas pertama dan bertindak sesuai dengan komitmen dan loyalitas
  • Ketahanan, mampu mentolerir kesulitan dan beradaptasi dengan situasi yang berubah dengan cara yang positif.

Hubungan keluarga yang sehat berarti interaksi positif lebih banyak daripada konflik. Orang dewasa yang mengalami situasi kehidupan yang sulit dapat memberikan kesempatan belajar dalam mengajar dan mencontohkan strategi mengatasi masalah. Meskipun anak-anak dan remaja tidak boleh dibebani dengan stres, tetapi akan sangat membantu jika mereka melihat keluarga berhasil mengelolanya dengan strategi penanggulangan yang positif. 

takut rumah angker

3 Penyebab Seseorang Takut Rumah Angker

  • Desember 26, 2020

Pernahkah Anda mendengar istilah hauntophobia? Nah, ini adalah istilah untuk merujuk pada rasa takut ketika melihat rumah angker. Takut rumah angker ini mungkin perlahan akan hilang ketika beranjak dewasa. Namun, kadangkala, rasa takut itu tak kunjung hilang dan justru semakin parah. Hal ini bisa diindikasikan sebagai fobia. apakah Fobia sama dengan takut? Mari kita bahas lebih lengkapnya.

Takut Vs Fobia, Apa Bedanya?

Untuk membedakan rasa takut yang dimiliki terhadap rumah angker, bisa dilihat dari dua hal ini.

  • Tingkat Keparahan

Anda perlu mencari tahu apakah rasa takut yang dimiliki muncul hanya saat Anda memasuki rumah angker, atau Anda sudah merasa takut bahkan ketika Anda hanya lewat di areanya saja. Seberapa intens ras atakut tersebut perlu untuk diketahui.

  • Alokasi Waktu

Penting juga untuk dipertimbangkan, seberapa banyak waktu Anda tercurahkan hanya untuk memikirkan rasa takut rumah angker atau objek-objek seram sejenisnya. Bisa saja Anda mungkin hanya merasa takut saat setelah menonton film horror, atau ketika berada di lokasi yang baru bagi Anda.

Dari kedua poin tersebut, manakah situasi yang mendominasi Anda. Rumah yang menyeramkan sudah sewajarkan akan menimbulkan ketakutan pada hampir semua orang. Sedangkan orang yang memiliki fobia, biasanya sudah merasakan takut yang disertai berbagai gejala ketika bahkan hanya saat melihat foto atau mendengar tentang rumah angker saja.

Gejala-gejala fobia tersebut biasanya muncul seperti:

  • Detak jantung menjadi sangat cepat
  • Mual
  • Tubuh gemetar
  • Berkeringat dingin
  • Napas tersengal
  • Pusing

Penyebab Rasa Takut Rumah Angker

Rasa takut memang manusiawi dimiliki oleh setiap orang, terlebih ketika melihat rumah angker. Ditambah lagi bagaimana penggambaran rumah angker di media maupun dari cerita-cerita yang didengar.

Ada beberapa hal yang membuat seseorang merasa takut atau mungkin fobia terhadap rumah angker.

  • Adanya Reaksi Otak

Ketika melihat rumah angker, ada bagian di otak yang mengingatkan bahwa ada sesuatu yang mengancam atau berbahaya. Sehingga muncul tindakan hati-hati atau waspada terhadap rumah yang disebut angker. Kondisi ini juga akan menyebabkan munculnya rasa panik, tegang, hingga takut.

  • Imajinasi

Biasanya, rumah angker tersebut tidak memberikan ancaman yang benar-benar nyata. Biasanya ini muncul dari imajinasi manusia yang semakin liar. Hal ini membuat seseorang menjadi tidak tenang karena “ancaman” yang dihadapi bersifat abstrak.

  • Merasa Terjebak

Rumah angker disebut memberikan sensasi terjebak yang tidak nyaman pada seseorang. Ketika seseorang berpikir bagaimana cara melarikan diri, imajinasi membantu merekonstruksi bangunan rumah yang gelap dan asing sehingga akan membuat proses melarikan diri menjadi lebih lambat.

Cara Mengatasi Fobia Atau Takut Rumah Angker

Sama seperti fobia lainnya, rasa takut akan rumah angker ini bisa diatasi dengan melakukan terapi psikologis, terapi alternatif, dan juga pemberian obat.

Penanganan atas fobia yang spesifik ini biasanya disesuaikan dengan kondisi orang yang bersangkutan. Jika seseorang yang mengalami fobia menjadi terganggu dengan rasa takut yang dimilikinya, maka perlu segera mendapat penanganan.

Orang terdekat seperti keluarga, pasangan, saudara, atau sahabat harus memahami fobia spesifik yang dialami. Sebab, rasa takut biasa dengan fobia itu berbeda. Sehingga ketika orang yang mengalami fobia diminta untuk tidak perlu takut, tentu hal itu tidak efektif bagi penderita fobia rasa takut rumah angker. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Pembunuhan; Salah Satu Manifestasi Hilangnya Superego Manusia

  • Desember 22, 2020

Menurut Sigmund Freud, si bapak psikoanalisis dunia, karakter manusia terbentuk lewat tiga elemen, yakni id; ego; dan superego. Ketiganya harus berjalan selaras dan seiringan. Jika ada salah satu elemen yang mendominasi, bukan tidak mungkin seseorang akan menderita sesuatu yang biasa kita kenal dengan istilah “kelainan mental”.

Salah satu fenomena yang dapat dijadikan contoh dalam mengenal tiga elemen kepribadian manusia di atas adalah pembunuhan. Tindak kejahatan pembunuhan bukan sesuatu yang asing di telinga kita. Peristiwa yang mungkin pernah, akan, dan selalu terjadi di sekitar kita tersebut menjadi pengejewantahan dari teori psikoanalisis Freud.

Pembunuhan hampir selalu terjadi akibat superego tak lagi menjadi kontrol atas keputusan-keputusan pelaku. Lantas, apa sih sebenarnya superego tersebut? Apa pula id dan ego? Mengapa ketiganya harus berjalan seirama? 

Secara sederhana superego dapat dipahami sebagai sesuatu yang menjadi batas yang jelas antara baik dan buruk, serta benar dan salah. Superego bisa berwujud norma-norma agama, kasih sayang dan/atau nilai-nilai moral yang ditanamkan orang tua, hingga segala sesuatu yang bisa memanusiakan manusia. Jika demikian, tentu saja superego bersifat relatif, tergantung atribut yang melekat pada seseorang, termasuk pula pengaruh lingkungan.

Menurut Freud, superego muncul sejak usia seseorang memasuki 5 tahun. Freud percaya bahwa superego bertindak sebagai “hati nurani” yang mendorong individu untuk memenuhi tuntutan moral masyarakat. Superego yang ada di dalam diri manusia itu bertugas mendorong individu untuk mengatasi naluri dan dorongan dasarnya, sehingga segalanya berjalan dengan seimbang.

Kembali ke peristiwa pembunuhan, tindakan untuk menghilangkan nyawa seseorang tersebut terjadi akibat naluri pelaku hanya berfokus pada pemuasan atau pemenuhan dorongan emosi. Dalam teori yang dikembangkan Freud, naluri tersebut adalah id. Menurut Freud, id adalah pusat dari seluruh energi dinamis mental seseorang (psychic energy). 

Elemen itu merupakan sesuatu yang menyertai setiap individu sejak terlahir ke alam dunia dan itu merupakan komponen utama dari sifat kita. Aspek ini sepenuhnya terjadi tanpa disadari serta melibatkan perilaku primitif dan berdasarkan pada insting. Dalam istilah yang lebih kasar, id ini bisa pula disebut sebagai sisi hewan di dalam diri manusia karena pembentuk id adalah nafsu, keinginan, serta kebutuhan.

Masih menurut Freud, apabila id ini tidak segera terpenuhi akan muncul rasa marah hingga cemas. Jika ditarik ke permasalah kita sejak awal; pembunuhan, banyak dari pelaku melandasi tindakan cela tersebut karena hal-hal yang berkaitan dengan pemenuhan id. Terkait pelaku menabrak seluruh batasan yang ada lantaran mereka tak memiliki kontrol superego yang kuat pada dirinya.

Di sinilah pentingnya keseimbangan ketiga elemen yang diusung Freud. Agar realistis, rasional, dan masuk akal, manusia butuh ego. Dengan adanya ego, keinginan yang muncul bisa terpenuhi lewat cara yang bisa diterima di dunia nyata. Fungsi ego ini ada pada pola pikir sadar, pra-sadar, dan bawah sadar. Artinya, elemen ini sangat penting untuk menghadapi dunia nyata.

Ketika seseorang melakukan sesuatu dengan mempertimbangkan ego, artinya ada hitungan tentang untung rugi dari sebuah tindakan yang akan kita lakukan. Ego memungkinkan seorang manusia tidak akan serta merta melakukan apa yang diinginkan seenaknya.

Dalam kasus pembunuhan, seseorang tidak akan melakukan pembunuhan tanpa alasan yang kuat dan jelas, semisal terancam atau tuntutan tugas, seperti dalam sebuah situasi perang atau membela diri. Ego banyak dipengaruhi dengan kondisi seseorang, termasuk elemen superego.

Id, ego, dan superego adalah elemen yang tidak terpisahkan. Ketiganya sangat dinamis dan saling berinteraksi dalam memengaruhi perilaku dan sifat seorang individu. Untuk dapat beradaptasi dengan situasi dan lingkungan sekitarnya, seseorang harus pintar-pintar mengelola ketiga elemen ini agar kadarnya senantiasa seimbang.

Cara Alami Tingkatkan Dopamin

  • Agustus 18, 2020
Selain berkontribusi untuk mood yang baik, dopamin juga berperan dalam berbagai sistem tubuh

Mungkin Anda pernah mendengar bahwa dopamin merupakan sebuah neurotransmitter yang memberikan kepuasan. Dopamin sering dihubungkan dengan kenikmatan dan “reward”, dan terlibat dalam fungsi saraf serta fisik. Dopamin merupakan faktor penggerak pada fungsi motorik, suasana hati, bahwa kemampuan membuat keputusan. Saat dopamin dilepaskan dalam jumlah yang besar, hal ini akan memberikan rasa puas yang dapat memotivasi diri ketika sendiri untuk mengulak perilaku atau aktivitas tertentu. Di sisi lain, kadar dopamin yang rendah dihubungkan dengan berkurangnya motivasi dan antusiasme akan hal-hal yang orang lain anggap menarik. Kadar dopamin biasanya diatur dengan baik di sistem saraf manusia. Namun, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk secara alami meningkatkan kadar dopamin. Artikel ini akan membahasnya dengan lebih mendalam. 

Makan lebih banyak protein

Protein terdiri dari balok-balok pembangun kecil yang disebut asam amino. Ada 23 jenis asam amino yang berbeda, beberapa di antaranya dapat disintesis oleh tubuh, dan sebagian lain perlu Anda dapatkan dari makanan. Satu buah asam amino yang disebut tirosin memainkan peran yang sangat penting dalam produksi dopamin. Enzim-enzim yang ada dalam tubuh Anda dapat mengubah tirosin menjadi dopamin, sehingga memiliki jumlah tirosin yang cukup penting untuk produksi dopamin. Tirosin juga dapat dibuat dari asam amino lain yang disebut phenylalanine. Baik tirosin dan phenylalanine dapat ditemukan secara alami di makanan-makanan yang kaya protein seperti daging sapi, kalkun, produk-produk berbahan susu/dairy, telur, kedelai, dan polong-polongan. 

Penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan kadar tirosin dan phenylalanine melalui diet khusus dapat meningkatkan kadar dopamin di otak, yang dapat mendukung pemikiran lebih dalam serta memperkuat daya ingat. Sebaliknya, ketika phenylalanine dan tirosin berkurang, kadar dopamin pun ikut turun secara drastis. 

Kurangi asupan lemak jenuh

Beberapa penelitian pada hewan menemukan bahwa lemak jenuh, yang banyak ditemukan di lemak hewani, mentega, produk diary kaya lemak, minyak kelapa sawit, dan minyak kelapa, dapat mengganggu pensinyalan dopamin pada otak apabila dikonsumsi dalam jumlah yang sangat besar. Sejauh ini, penelitian tersebut hanya dilakukan pada tikus. Satu studi menemukan bahwa tikus yang mengonsumsi 50 persen kalori mereka dari lemak jenuh mengalami penurunan pensinyalan pada daerah “reward” di otak, dibandingkan dengan hewan yang menerima kalori dalam jumlah sama dari lemak tak jenuh. 

Perubahan-perubahan ini bahkan terjadi tanpa adanya perbedaan berat, lemak tubuh, hormon, dan kadar gula darah. Beberapa peneliti membuat hipotesis, bahwa diet tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan peradangan di dalam tubuh, yang menyebabkan perubahan pada sistem dopamin. Beberapa studi observasi juga menemukan hubungan antara asupan lemak jenuh yang tinggi dengan ingatan serta fungsi kognitif yang buruk pada manusia. Namun, masih belum jelas apakah efek tersebut berhubungan dengan kadar dopamin. 

Olahraga dengan rutin

Latihan atau olahraga sangat direkomendasikan untuk meningkatkan kadar endorphin dan meningkatkan suasana hati. Peningkatan suasana hati dapat terlihat setelah 10 menit melakukan aktivitas aerobik. Meskipun efek tersebut mungkin tidak sepenuhnya dikarenakan adanya perubahan-perubahan pada kadar dopamin, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa olahraga dapat meningkatkan kadar dopamin di otak. 

Dopamin merupakan zat kimia otak penting yang dapat memengaruhi suasana hati dan perasaan akan hadiah serta motivasi. Dopamin juga membantu mengatur pergerakan tubuh. Untuk meningkatkan kadar dopamin di dalam otak, Anda bisa mengonsumsi makanan yang mengandung banyak protein, menghindari asupan lemak jenuh, serta banyak berolahraga dengan rutin.