Konsumsi Makanan Tinggi Serat, Biar Apa Sih?

Konsumsi Makanan Tinggi Serat, Biar Apa Sih?

  • Januari 6, 2021

Makanan yang tepat diperlukan oleh tubuh. Makanan tinggi serat diperlukan terus menerus oleh tubuh setiap harinya. Mengapa demikian? Berbeda dengan protein, karbohidrat, dan lemak yang dapat dicerna tubuh sehingga bisa disimpan sebagai cadangan, serat perlu terus disuplai. Seseorang yang kekurangan asupan serat seringkali mengalami gangguan pencernaan. Makanan tinggi serat bisa ditemukan dalam kacang-kacangan, buah dan sayur, serta biji-bijian utuh. Lalu, apa saja manfaat serat untuk kesehatan tubuh? Berikut penjelasannya.  

  1. Mengontrol gula darah 

Makanan tinggi serat seperti buah-buahan bisa Anda konsumsi untuk menggantikan cemilan manis yang kurang sehat. Serat dapat membantu mengontrol gula darah. Hal tersebut dikarenakan serat yang telah masuk ke dalam tubuh bersama makanan akan membantu proses pengosongan lambung menjadi lebih lambat. Dengan begitu, secara otomatis penyerapan gula darah di tubuh pun akan ikut melambat dan terkontrol. Serat juga bermanfaat dalam mencegah penyakit diabetes tipe-2. 

  1. Memperlancar pencernaan

Manfaat makanan tinggi serat yang paling utama adalah dapat memperlancar pencernaan. Beberapa orang yang kurang nutrisi serat pada tubuh seringkali akan mengalami sembelit. Untuk menghindari sembelit, Anda perlu mengonsumsi makanan tinggi serat setiap hari. Hal tersebut menyebabkan kondisi usus menjadi lebih sehat dan pencernaan semakin lancar.  

  1. Mengurangi kadar kolesterol

Kadar kolesterol jahat (LDL) perlu terus dipantau sebab jika semakin tinggi maka risiko berbagai penyakit seperti jantung dan stroke akan otomatis meningkat. Untuk mengurangi kadar LDL, Anda dapat mengonsumsi makanan tinggi serat. Saat serat telah masuk ke dalam tubuh maka ia akan bekerja dengan mengikat komponen kolesterol dan asam empedu dan kemudian dikeluarkan lewat feses. 

  1. Baik bagi kesehatan kulit

Percayakah Anda bahwa masalah wajah berjerawat bisa diredakan dengan bantuan serat? Makanan tinggi serat bisa bermanfaat untuk kulit baik kulit wajah maupun kulit badan. Untuk Anda yang memiliki jerawat di wajah, disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi serat. Proses penyembuhan jerawat akan terbantu jika Anda mengonsumsi serat yang cukup. Dengan mengonsumsi makanan tinggi serat secara teratur maka kulit akan tampak lebih cerah dan sehat. 

  1. Cocok untuk diet berat badan

Untuk Anda yang sedang menjalani diet untuk menurunkan berat badan, tentunya menu berupa makanan tinggi serat tidak akan terlewat. Makanan mengandung serat cocok untuk dijadikan menu diet sebab seringkali menyebabkan rasa lapar bertahan lebih lama. Dengan begitu, berat badan Anda pun akan lebih cepat turun. 

  1. Mengatasi penyakit wasir

Pernahkah Anda mendengar tentang penyakit wasir? Memiliki nama medis hemoroid, wasir merupakan penyakit yang sama dengan ambeien. Makanan berserat tinggi bermanfaat untuk menurunkan risiko terkena penyakit wasir. Tidak hanya itu, makanan tinggi serat juga membantu mencegah penyakit jantung. 

Penuhi selalu kebutuhan serat harian Anda agar tubuh senantiasa sehat. Pastikan Anda mengonsumsi makanan tinggi serat secukupnya dan tidak berlebihan sebab tubuh juga membutuhkan zat gizi lainnya. Kebutuhan harian serat memiliki batas minimum untuk dikonsumsi sebanyak 30 gram untuk pria dan 25 gram untuk wanita. Untuk anak-anak yang sulit mengonsumsi buah dan sayur, Anda dapat membantunya dengan memberikan tambahan berupa susu khusus anak yang tinggi serat.

Anda dapat bertanya lebih lanjut tentang nutrisi tubuh dan berbagai keluhan medis pada dokter terpercaya melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh sekarang di App Store atau Google Play.  

Layanan Dokter THT di Bandung: RS Hasan Sadikin

  • Januari 5, 2021

Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung merupakan fasilitas kesehatan milik pemerintah yang terletak di ibu kota Jawa Barat. Sebagai rumah sakit rujukan teratas, RS Hasan Sadikin memiliki layanan dan fasilitas yang mumpuni. Salah satu layanan tersebut adalah poliklinik THT-KL. Layanan yang masuk ke dalam fasilitas rawat jalan ini didukung oleh dokter THT di Bandung bereputasi bagus.

Poliklinik THT-KL Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung hampir dapat mengatasi segala keluhan atau gangguan medis terkait telinga, hidung, tenggorok, serta kepala dan leher. Tak kurang dari 10 spesialisasi atau jenis layanan yang dapat ditangani oleh Poliklinik THT-KL Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung ini, di antaranya:

  • Alergi THT-KL
  • Rinologi
  • Maksilofasial dan Bedah Plastik Rekonstruksi
  • Endoskopi THT-KL
  • Klinik Disfagia
  • Klinik mendengkur
  • Audiologi-vestibuler
  • Otologi
  • Onkologi Bedah Kepala dan Leher
  • Umum 

Masing-masing dokter THT di Bandung ini memiliki spesialisasi masing-masing sehingga dapat mengakomodir kebutuhan pasien secara akurat. Jajaran nama dokter yang praktik di sini tentu berkompeten dan berpengalaman di bidangnya sendiri-sendiri. Berdasarkan informasi yang bisa didapat di laman resmi Rumah Sakit Hasan Sadikin, delapan dokter THT di Bandung ini siap melayani masyarakat yang memiliki berbagai keluhan kesehatan seputar THT mereka.

Nama-nama di bawah ini adalah dokter THT di Bandung yang memberikan layanan di Poliklinik THT-KL Rumah Sakit Hasan Sadikin:

  • Agung Dinasti Permana,dr.,SpTHT-KL.,M.Kes.,FICS memiliki kemampuan di bidang onkologi bedah kepala leher;
  • Raden Ayu Hardianti S, Sp.T.H.T.K.L memiliki kemampuan di bidang onkologi bedah kepala leher;
  • Yussy Afriani Dewi,dr.,SpTHT-KL(K).,M.Kes.FICS memiliki kemampuan di bidang onkologi bedah kepala leher;
  • Sinta Sari Ratunanda, dr., Sp.THT., KL., M.Kes memiliki kemampuan di bidang laring, faring, dan rhinologi alergi;
  • Sally Mahdiani,dr.,SpTHT-KL.,M.Kes memiliki kemampuan di bidang ontologi;
  • Lina Lasminingrum,dr.,SpTHT-KL(K).,M.Kes memiliki kemampuan di bidang ontologi;
  • Arif Dermawan,dr.,SpTHT-KL(K).,M.Kes memiliki kemampuan di bidang alergi;
  • Melati Sudiro,dr.,SpTHT-KL(K).,M.Kes memiliki kemampuan di bidang alergi.

Ketika seseorang memiliki keluhan seputar kesehatan telinga, hidung, dan tenggorokan, serta datang ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung untuk berobat, dia akan bertemu satu atau beberapa dokter di atas. Apalagi jika gangguan kesehatannya perlu penanganan dan observasi lebih lanjut.

Sekilas Mengenai Poliklinik THT-KL Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung

Poliklinik ini bermula pada tahun 1950-an, kurang lebih berjarak 30 tahun dari berdirinya Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung pada 1920. Awalnya, departemen atau poliklinik ini dilayani oleh seorang dokter THT di Bandung yang berkewarganegaraan Belanda bernama dr. J. A. Niels. Dia juga sekaligus memimpin Departemen THT-KL sampai tahun 1954.

Di bawah bimbingan dr. Niels, mencuatlah lulusan pertama spesialis THT-KL, yaitu dr. Chasan Boesoirie, yang mengambil spesialisasi ini pada saat beliau menjabat sebagai wakil direktur Rumah Sakit Ranca Badak (sebelum berganti nama menjadi Rumah Sakit Hasan Sadikin). Pada tahun 1953, dr. Chasan diangkat menjadi direktur RS Ranca Badak, yang pada tahun 1954 ditingkatkan menjadi RS Umum Pusat dan jabatan ini diembannya hingga tahun 1965.

Seiring berkembangnya ilmu kedokteran secara umum dan ilmu kesehatan THT-KL secara khusus, diperlukan banyak sumber daya manusia dan peralatan-peralatan canggih  untuk dapat menjalankan departemen atau poliklinik THT ini dengan baik. Dengan makin banyaknya staf yang bergabung di bawah naungan ini, timbul suatu kebutuhan agar masing-masing dapat lebih memfokuskan perkembangan tiap-tiap Divisi THT-KL. Pada akhir 1980-an, departemen atau poliklinik THT-KL Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung dibagi atas 7 divisi yang mana masing-masing divisi tersebut digawangi oleh dokter THT di Bandung yang terbaik.

Jika Anda saat ini tengah memiliki keluhan seputar THT-KL, Anda bisa datang langsung ke lokasi dan membuat janji dengan dokter kulit di Bandung yang terbaik di bidangnya. Informasi lebih lanjut mengenai poliklinik THT-KL di Rumah Sakit Hasan Sadikin ini bisa Anda dapatkan di meja resepsionis.

dokter gizi di jakarta selatan

Perhatikan Ini Sebelum Konsultasi ke Dokter Gizi di Jakarta Selatan

  • Januari 4, 2021

Pernahkah Anda berobat ke dokter gizi di Jakarta Selatan? Beberapa orang mengira dokter gizi memiliki peran yang sama dengan ahli diet. Padahal, kedua spesialisasi ini sebenarnya berbeda.

Anda bisa menemukan dokter gizi di berbagai rumah sakit di Indonesia, termasuk di Jakarta Selatan. Sebelum berobat, Anda mungkin perlu memahami dulu apa itu dokter gizi dan kapan Anda perlu melakukan konsultasi.

Pekerjaan seorang dokter gizi

Latar belakang seorang dotker gizi memang serupa dengan ahli diet. Namun, seorang dokter gizi memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan gizi dan nutrisi.

Seorang dokter gizi baru bisa menjalankan tugasnya setelah menjalani spesialisasi khusus di bidang tersebut. Jika Anda ingin berobat ke dokter gizi, pastikan dokter gizi tersebut sudah lulus kualifikasi.

Konsultasi pertama dengan seorang dokter gizi mungkin akan memakan waktu sekitar 45 menit sampai dengan 90 menit. Dokter akan menanyakan mengenai riwayat medis Anda serta obat-obatan yang pernah atau sedang Anda konsumsi.

Selain itu, dokter juga akan menanyakan tentang kebiasaan makan Anda serta pola hidup sehari-hari.

Biasanya, diperlukan konsultasi lanjutan yang dilakukan sekitar 6 bulan setelah kunjungan pertama. Akan tetapi, hal ini juga dipengaruhi oleh kondisi kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan.

Rekomendasi dokter gizi di Jakarta Selatan

Bagi Anda yang berdomisili di kawasan Jakarta Selatan, berikut ini beberapa nama dokter gizi di Jakarta Selatan yang bisa Anda jadikan referensi:

  • Retno Muji Muliany di Klinik AP&AP Pediatric, Growth, and Diabetes Center
  • dr. Yayok Witarto, Sp.GK di RS Tria Dipa
  • dr. Tirta Prawita Sari, Sp.GK, M.Sc di RS Pondok Indah (RSPI) Pondok Indah
  • dr. Verawati Sudarma, Sp.GK di Siloam Hospitals Asri
  • dr. Raissa Edwina Djuanda, Sp.GK, M.Gizi di RS Metropolitan Medical Center
  • dr. Kwan Francesca Gunawan, Sp.GK di MRCC Siloam Hospitals Semanggi
  • dr. Endang Widyastuti, Sp.GK, M.Gizi di Brawijaya Hospital Saharjo

Tips berobat ke dokter gizi di Jakarta Selatan

Supaya pengobatan dengan dokter gizi di Jakarta Selatan semakin maksimal, cobalah untuk mengikuti tips berikut ini:

  • Lakukan pemeriksaan kesehatan

Sebelum berobat, sebaiknya lakukan pemeriksaan kesehatan atau medical check up terlebih dahulu. Hal ini penting, karena dokter gizi nantinya perlu mengetahui status kesehatan Anda sebelum bisa memberikan panduan konsumsi nutrisi.

Selain itu, dokter gizi juga akan memerlukan informasi kesehatan Anda secara keseluruhan, seperti kadar gula darah, kadar trigliserida, dan kadar hematokrit.

  • Sampaikan harapan

Jangan lupa untuk menyampaikan harapan kesehatan yang ingin Anda capai pada dokter Anda. Apa pun harapan Anda, dokter bisa memberikan masukan yang menyesuaikan dengan tujuan tersebut.

Misalnya, jujurlah pada dokter apabila target yang ingin Anda capai adalah penurunan atau penambahan berat badan.

  • Catat asupan harian

Sebelum berobat, akan lebih baik kalau Anda bisa mulai mencatat asupan makanan harian Anda setiap harinya. Hal ini nantinya bisa Anda serahkan ke dokter untuk membantu dokter melihat kebiasaan serta pola hidup Anda.

Buatlah catatan mengenai jam makan Anda, frekuensi makan, serta makanan yang Anda konsumsi. Catat juga informasi detail mengenai makanan tersebut, misalnya apakah makanan itu dipanggang, digoreng, direbus, dan lain sebagainya.

Siapkan diri untuk mendengar semua masukan dari dokter ketika Anda berobat ke dokter gizi di Jakarta Selatan. Jangan lupa juga untuk mengajukan pertanyaan apabila ada hal-hal yang Anda tidak mengerti.

Penderita Autoimun Wajib Mengatur Pola Makan Secara Rutin

  • Desember 31, 2020

Penyakit autoimun merupakan kondisi saat kekebalan tubuh seseorang maah menyerang tubuhnya sendiri. Hal tersebut menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Autoimun merupakan penyakit yang dapat dialami siapa saja. Meski demikian, beberapa faktor menyebabkan risiko terkena penyakit autoimun meningkat seperti etnis, riwayat kesehatan keluarga, dan lingkungan. Selain itu, wanita lebih rentan terkena penyakit autoimun dibandingkan laki-laki. Penderita penyakit ini dapat mengurangi gejalanya dengan mengatur pola makan secara rutin dan benar. 

Gejala umum penyakit autoimun 

Penyakit autoimun akan menunjukkan gejala spesifik sesuai jenis penyakitnya. Terdapat lebih dari 80 penyakit autoimun hingga saat ini, dan beberapa di antaranya memiliki gejala yang sama. Berikut ini merupakan beberapa gejala umum penyakit autoimun. 

  • Sulit berkonsentrasi
  • Kelelahan dan pegal otot
  • Kesemutan di area tangan dan kaki
  • Demam ringan 
  • Ruam kulit
  • Rambut rontok

Menjalani diet AIP 

Untuk mengurangi gejala penyakit autoimun, diet khusus bernama Autoimmune protocol (AIP) dapat dijalankan. Makanan tidak dapat diserap sempurna oleh tubuh penderita penyakit autoimun sebab kondisi usus yang bermasalah akibat adanya luka. Dengan menjalani diet AIP, maka masalah usus tersebut dapat disembuhkan. Pada diet ini, Anda perlu mengonsumsi makanan yang disarankan dan menghindari pantangan autoimun. Diet AIP juga memiliki berbagai manfaat bagi tubuh penderita penyakit autoimun seperti: 

  • Mengurangi gejala autoimun
  • Mengembalikan kerja sistem kekebalan tubuh seperti seharusnya
  • Mencegah kemungkinan terjadinya penyakit autoimun sekunder
  • Mencegah munculnya respon buruk dari autoimun 

Makanan pantangan untuk autoimun

Makanan pantangan autoimun perlu dihindari selama beberapa minggu untuk mengurangi peradangan pada usus. Setelah itu, Anda dapat mengonsumsi makanan pantangan tersebut secara perlahan dan bertahap. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui reaksi tubuh dari setiap jenis makanan yang dikonsumsi dan melakukan pencatatan. Apabila terdapat makanan yang menyebabkan reaksi buruk sehingga terjadi lonjakan gejala maka makanan tersebut perlu dihindari dalam waktu lama. Beberapa jenis makanan pantangan autoimun yaitu: 

  • Biji-bijian seperti oat, gandum, dan beras
  • Produk susu seperti susu sapi, kambing, domba, dan produk turunannya seperti mentega, keju, krim, serta bubuk protein berbahan dasar susu
  • Telur seperti telur utuh dan produk yang mengandung telur
  • Sayuran nightshade seperti terong, tomat, paprika, dan rempah yang berasal dari sayuran nightshade (misalnya bubuk paprika)
  • Minyak nabati olahan seperti minyak jagung, minyak kanola, minyak kedelai, dan minyak bunga matahari
  • Zat aditif dan pemanis buatan seperti lemak trans, pengental, pewarna buatan, stevia, manitol, atau xylitol
  • Minuman tertentu seperti alkohol atau kopi
  • Gula olahan seperti gula tebu, sirup jagung beserta produk turunannya yaitu es krim, coklat, permen, soda, dan makanan lain dengan kandungan bahan tersebut

Makanan yang disarankan untuk autoimun

Selain perlu menghindari makanan yang menjadi pantangan dalam diet AIP, Anda juga perlu mengonsumsi beberapa makanan tertentu. Terdapat beberapa jenis makanan yang disarankan untuk dikonsumsi penderita penyakit autoimun yang sedang menjalani diet AIP, yaitu: 

  • Buah segar dalam jumlah sedikit
  • Umbi-umbian seperti talas, ubi rambat, dan ubi jalar
  • Teh tertentu seperti teh hitam dan teh hijau maksimal 3 cangkir sehari
  • Pemanis alami seperti madu atau sirup maple dalam jumlah sedikit
  • Kaldu tulang
  • Sayuran kecuali alga dan sayuran nightshade (terong, paprika, tomat)
  • Makanan fermentasi yang kaya probiotik seperti kimchi, acar, kefir kelapa, yogurt, dan kombucha
  • Daging yang diproses seminimal mungkin seperti daging hewan liar, daging unggas, jeroan, ikan, dan makanan laut
  • Cuka seperti sari apel, cuka anggur merah, dan semua jenis cuka yang bebas gula tambahan
  • Minyak nabati dengan proses seminimal mungkin seperti minyak kelapa, minyak zaitun, dan minyak alpukat

Lalu, apakah penyakit autoimun bisa disembuhkan? Diet AIP yang dijalani hanya mampu menekan gejala yang muncul saja. Hingga saat ini, penyakit autoimun memang belum bisa disembuhkan. Oleh karena itu, gaya hidup sehat perlu diterapkan sehingga kondisi tidak memburuk. Jika Anda mengalami beberapa gejala penyakit autoimun sebaiknya segera hubungi dokter untuk mendapat perawatan lebih lanjut. Anda juga dapat bertanya langsung dengan dokter tentang penyakit autoimun melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh sekarang di App Store atau Google Play.

Inilah Beberapa Syarat Bagi Calon Penerima Vaksin Corona

  • Desember 31, 2020

Setelah ditetapkan sebagai pandemi dunia oleh WHO pada Maret 2021, maka para peneliti pun dengan sigap segera mencari solusi dengan membuat vaksin yang mungkin bisa digunakan untuk melawan virus tersebut. Kini telah hadir beberapa perusahaan yang menjual produksi vaksin corona. Indonesia sendiri telah menerima sebanyak 1,2 juta dosis vaksin corona siap pakai dari perusahaan asal China. Vaksin tersebut didapatkan dari perusahaan Sinovac.

Sayangnya, Sinovac sendiri belum mengumumkan hasil uji coba tahap 3 sehingga vaksin belum dapat digunakan dalam waktu dekat. Baru tiga perusahaan yang telah mengumumkan hasil uji coba 3 dan efektivitas vaksinnya yaitu Oxford, Pfizer, dan Moderna. Selain itu, untuk bisa mendapatkan vaksin, seseorang perlu memenuhi beberapa syarat terlebih dahulu.

Syarat vaksin corona 

Untuk bisa mendapatkan vaksin corona, belum ada syarat dan ketentuan secara pasti dan lengkap. Akan tetapi, syarat umum vaksin bisa dilihat dari buku saku info vaksi oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Beberapa syarat umum penerima vaksin tersebut di antaranya:

  • Memiliki rentang usia dari 18 tahun hingga 59 tahun
  • Tidak sedang hamil 
  • Berada dalam kondisi sehat ketika vaksin diberikan
  • Tidak pernah mengalami reaksi alergi terhadap vaksin ataupun obat-obatan 
  • Tidak memiiki riwayat penyakit kronis seperti penyakit autoimun, jantung, diabetes, epilepsi, tumor, dan lainnya

Vaksin corona dan BPJS

Presiden telah memberikan arahan seputar pembiayaan vaksin bahwa nantinya masyarakat akan menerima vaksin corona secara gratis. Beberapa isu beredar bahwa vaksin corona gratis hanya dapat dilakukan jika seseorang memiliki bukti kepesertaan aktif Badan Penyelenggara Jamian Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan). Benarkah menjadi anggota aktif BPJS merupakan syarat sebagai penerima vaksin corona? Siti Nadia Tarmizi selaku juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementrian Kesehatan dalam wawancaranya mengklarifikasi isu tersebut. Ia menekankan bahwa vaksin corona akan dilakukan tanpa memungut biaya dan tidak harus menggunakan bukti keanggotaan aktif BPJS Kesehatan. 

Pemerintah menargetkan akan menyuntik vaksin corona pada setidaknya 67-70% dari penduduk indonesia yaitu sekitar 182 juta orang. Meski demikian, vaksin corona belum dapat dilakukan hingga saat ini sebab agar suatu vaksin bisa diberikan membutuhkan pemenuhan 3 syarat yaitu:

  • Vaksin dipastikan aman dan efektif digunakan 
  • Kondisi epidemiologi daerah pemberian vaksin mendukung 
  • Cakupan angka vaksinasi harus tinggi

Apakah anak-anak dan lansia bisa mendapatkan vaksin corona? 

Indonesia sedang melakukan uji coba vaksin dan hanya rentang usia 18 sampai 59 tahun saja yang dapat memperoleh vaksin corona ini. Hal tersebut berarti anak-anak maupun lansia tidak dapat menerima vaksin corona ini. Mengapa demikian? Penyebab anak-anak tidak bisa mendapatkan vaksin ini karena keamanan dan efektivitasnya untuk mereka belum teruji. Meski begitu, penelitian terus diupayakan hingga saat ini. Oleh karena anak-anak belum bisa mendapat vaksin maka perlidungan terhadap mereka perlu dilakukan secara lebih ketat. Risiko anak-anak tertular virus corona pun menjadi meningkat sebab rentang usia mereka belum bisa menerima vaksin virus corona. 

Untuk mencegah penularan virus corona lebih luas, Anda dapat menerapkan aturan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Beberapa protokol kesehatan tersebut meliputi jaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter, rajin mencuci tangan, menggunakan masker, serta menghindari kerumunan. Bagi Anda yang telah positif terkena viru corona maka diperlukan 2 minggu untuk menjalani karantina mandiri dan berbagai upaya pemulihan. Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut mengenai vaksin corona dan masalah medis lainnya dengan bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh sekarang di App Store atau Play Store.

Inilah 8 Tipe Ekstrovert Menurut Kepribadian MBTI. Anda Termasuk yang Mana?

  • Desember 31, 2020

Tes kepribadian Myer Briggs Type Indicator (MBTI) merupakan metode untuk mengecek kepribadian seseorang yang dinyatakan sebagai tes paling akurat. MBTI memiliki 4 skala kecenderungan yaitu ekstrovert vs introvert (E dan I), sensing vs intuition (S dan I), thinking vs feeling (T dan F), serta judging vs perceiveing (J dan P). Skala kecenderungan tersebut akan menentukan tipe kepribadian MBTI seseorang. Tipe kepribadian tersebut akan terbagi menjadi 16, dan 8 di antaranya merupakan tipe ekstrovert. Berikut ini 8 tipe ekstrovert menurut kepribadian MBTI. Apakah Anda termasuk salah satu di antaranya? 

  1. ENTJ

Populasi ENTJ terdeteksi sebanyak 2-5% dari total populasi di dunia. Pribadi ENTJ termasuk unik dan biasa disebut sebagai panglima. Kepribadian MBTI berupa ENTJ memiliki beberapa ciri khas yaitu: 

  • Kepercayaan diri tinggi
  • Kurang sabar terhadap sesuatu yang dianggap tidak efisien 
  • Seorang pemimpin alami 
  • Tidak menyukai rutinitas yang berorientasi pada detail dalam menyelesaikan tugas
  • Mengharapkan sesuatu yang jelas dan teratur untuk masa depannya

Kelemahan dari ENTJ yaitu arogan, perfeksionis, serta pemarah. Untuk mengatasinya, Anda perlu belajar mengelola emosi dengan baik. Beberapa jenis pekerjaan yang mungkin cocok untuk ENTJ yaitu manajer, konsultan, profesor, hakim, dan pengusaha. 

  1. ENFJ

ENFJ merupakan salahs atu dari kepribadian MBTI. Orang dengan kepribadian ENFJ umumnya memiliki jaringan pertemanan yang luas. Selain itu, biasanya ENFJ lebih cenderung menyukai hal abstrak daripada sesuatu yang detail. Beberapa ciri khas dari ENFJ yaitu: 

  • Sensitif terhadap kritik dan konflik 
  • Semangat terhadap tantangan baru 
  • Berkepribadian hangat dan senang menjaga perasaan orang lain 
  • Jujur, loyal, dan kreatif

Kelemahan dari ENFJ adalah mereka cenderung mudah merasa kecewajika suatu hal atau orang lain tidak sesuai dengan ekspektasinya. Beberapa pekerjaan yang cocok untuk ENFJ yaitu fasilitator, penulis, psikolog, politikus, manajer, pekerja sosial, dan konsultan. 

  1. ESTJ

ESTJ disebut juga sebagai si pelindung. Oleh karena itu, orang dengan kepribadian MBTI tipe ESTJ ini cocok untuk menjadi pemimpin. Ciri khas ESTJ yaitu: 

  • Mementingkan kesehatan
  • Jujur, teliti, dan tertib

Kelemahan ESTJ yang paling menonjol adalah seeringi bersikap kaku dan tradisional. Selain itu, ESTJ cenderung kurang sabar. Beberapa pekerjaan yang cocok untuk ESTJ yaitu polisi, hakim, pimpinan militer, detektif, dan petugas keuangan. 

  1. ESFJ

ESFJ menjadi salah satu kepribadian yang suka memberi. Secara presentasi, orang dengan kepribadian ESFJ cukup banyak sekitar 9-13% dari populasi di dunia. Ciri khas ESFJ yaitu: 

  • Loyal, dapat diandalkan, rapi, dan terorganisir
  • Mendahulukan orang lain 
  • Hidup untuk hari ini

Kelemahan dari ESFJ adalah seringkali menomorduakan diri sendiri dan menghindari konflik. Pekerjaan yang cocok untuk ESFJ di antaranya adalah akuntan, bidang usaha, konsultan keluarga, pemerhati anak, perawat, pekerjaan di bidang agama, dan dokter keluarga. 

  1. ESTP

ESTP merupakan kepribadian yang cenderung mmbuat keputusan berdasarkan kesepakatan. Ciri khas ESTP yaitu: 

  • Energik, cekatan, jeli, dan ceria. 
  • Tidak menyukai hal abstrak

Kelemahan dari ESTP adalah kurang peka, tidak sabar, serta seringkali tidak peduli terhadap masa depan. Pekerjaan yang cocok untuk ESTP yaitu atlet, polisi, dan wirausaha. 

  1. ESFP

ESFP cenderung tidak terlalu menyukai membuat rencana. Mereka tergolong lebih spontan. Ciri khas ESFP yaitu: 

  • Praktis dan realistis
  • Terampil dan spontan
  • Mudah membuat orang lain senang dan nyaman 

Kelembahan dari ESFP adalah materialistis, menghindari kritik, serta kurang perencanaan. Pekerjaan yang cocok untuk orang dengan kepribadian MBTI tipe ESFP yaitu seniman, aktor, dekorator, fotografer, dan pemerhati anak. 

  1. ENFP

ENFP merupakan kepribadian yang sering juga disebut sebagai The Inspirers. Populasi ENFP di dunia kurang lebih sebanyak 6-8% saja. Mereka dengan kepribadian ENFP cenderung mengambil kepututsan berdasarkan pertimbangan pribadi dan mengabaikan logika. Beberapa ciri khas ENFP yaitu: 

  • Bersifat perseptif dan intuitif terhadap orang lain 
  • Berorientasi pada proyek
  • Cerdas, baik dalam berkomunikasi, dan memiliki kemampuan kerja sama yang baik 

Kelemahan dari ENFP yaitu kurang disipilin, tidak fokus dan tegas, serta inkonsisten. Seliain itu, ENFP cenderung kabur dan menghindar jika ada konflik. Dalam mengatur keuangan, ENFP juga perlu banyak belajar sebab cukup boros. Beberapa pekerjaan yang cocok untuk ENFP yaiu reporter, guru, penasihat, seniman, insinyur, dan pengusaha. 

  1. ENTP

ENTP seringkali disebut sebagai penemu. Orang dengan kepribadian ENTP akan cenderung memilih keputusan secara objektif. Ciri khas ENTP yaitu: 

  • Rasional, logis, cerdas, dan fleksibel. 
  • Multi talenta dan memiliki semangat tinggi
  • Pemimpin yang baik dan tidak bersikap otoriter

Kelemahan ENTP adalah sering ingin menang sendiri dan terlibat dalam perdebatan tidak penting. Beberapa jenis peekerjaan yang cocok untuk ENTP yaitu pengacara, psikolog, aktor, keilmuan, progammer, pebisnis, dan sales. 

Itulah berbagai tipe ekstrovert menurut tes kepribadian MBTI. Apabila Anda memiliki pertanyaan lain seputar kepribadian atau tentang kesehatan dapat ditanyakan secara langsung dengan dokter secara online melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh sekarang juga di App Store atau Play Store.

Alami Gangguan Kepribadian Dependen, Berbahayakah?

  • Desember 16, 2020

Gangguan kepribadian dependen adalah salah satu jenis gangguan kepribadian yang menyebabkan penderitanya tidak dapat bertindak mandiri. Penderita gangguan ini akan terus menerus bergantung pada orang lain dan merasa tidak dapat melakukan apapun sendirian. Hal ini juga memicu penderita mengalami ketakutan dan kekhawatiran berlebihan ketika sendirian. Hubungan yang tercipta antara penderita dengan orang lain pun menjadi tidak sehat. Berikut ini akan dijelaskan mengenai gejala dan penyebab gangguan kepribadian dependen. 

Gejala gangguan kepribadian dependen

Berbagai gejala akan muncul dan dialami oleh penderita gangguan kepribadian dependen. Gejala akan terlihat dari bagaimana seseorang bersikap dan bertingkah laku. Berikut beberapa di antaranya. 

  • Kesulitan menunjukkan perasaan tidak setuju sebab seringkali merasa cemas dan takut kehilangan bantuan serta pengakuan dari orang lain. 
  • Merasa cemas dan kurang nyaman ketika sendirian. Hal ini bahkan dapat memicu kondisi panic attack. Penderita juga akan mengalami ketakutan abnormal saat tidak ada orang lain sebab cenderung merasa tidak dapat melakukan sesuatu sendirian. 
  • Sikap inisiatifnya sangat rendah dan lebih memilih orang lain memintanya melakukan sesuatu terlebih dahulu daripada harus bersikap sukarela. 
  • Kesulitan mengambil keputusan baik itu keputusan kecil maupun besar sebab terlalu bergantung atas saran orang lain dan perlu diyakinkan terlebih dahulu. 
  • Selalu berusaha memiliki ikatan dengan orang lain sebab merasa membutuhkan bantuan terus menerus. 
  • Memiliki rasa minder dan kurang percaya diri atas kemampuannya sehingga kesulitan dalam memulai sesuatu. 

Penyebab gangguan kepribadian dependen

Bagaimana gangguan kepribadian dependen dapat dialami oleh seseorang? Gangguan ini diduga disebabkan oleh kombinasi antara genetika dan interaksi sosial penderita sejak kecil hingga dewasa. Beberapa faktor dapat memicu kemunculan gangguan kepribadian dependen. Berikut ini beberapa faktor pemicu tersebut. 

  • Pola asuh orang tua yang otoriter
  • Trauma masa kecil
  • Trauma akibat ditinggalkan seseorang 
  • Berada dalam hubungan abusif dalam waktu lama
  • Mengalami kekerasan di masa lalu
  • Memiliki penyakit kronis
  • Terjebak dalam hubungan yang overprotektif dalam waktu lama
  • Mengalami kecemasan akan perpisahan ketika masih kecil

Jenis gangguan kepribadian lainnya

Berbagai gangguan kepribadian digolongkan dalam 3 kelompok yaitu kelompok A, B, dan C. Gangguan kepribadian dependen masuk dalam golongan kelompok C. Selain gangguan kepribadian dependen, terdapat berbagai jenis gangguan keribadian lain yang perlu diketahui. Berikut ini beberapa di antaranya. 

  1. Gangguan kepribadian kelompok A

Gangguan kepribadian kelompok A biasanya memiliki perilaku dan pemikiran yang aneh. Berbagai gangguan kepribadian yang masuk dalam kelompok A adalah gangguan kepribadian paranoid, gangguan kepribadian skizoid, dan gangguan kepribadian skizotipal. 

  1. Gangguan kepribadian kelompok B

Berbagai gangguan kepribadian yang digolongkan dalam kelompok B memiliki ciri-ciri yang sama yaitu tidak dapat diprediksi perilaku dan pola pikirnya. Berbagai gangguan kepribadian dalam kelompok ini yaitu gangguan kepribadian antisosial, gangguan kepribadian ambang (boderline), gangguan kepribadian historik, serta gangguan kepribadian narsistik. 

  1. Gangguan kepribadian kelompok C

Pada kelompok ini, ciri-ciri setiap gangguan berbeda-beda. Akan tetapi, semua gangguan kepribadian dalam kelompok C memiliki satu kesamaan yaitu adanya rasa cemas dan ketakutan. Beberapa jenis gangguan kepribadian yang masuk dalam kelompok C yaitu gangguan kepribadian dependen, gangguan kepribadian obsesif kompulsif, dan gangguan kepribadian menghindar. 

Asal mendapat penanganan yang tepat, gangguan kepribadian dependen dapat diatasi. Gangguan ini bisa menjadi berbahaya ketika penderita bergantung pada seseorang yang sering melalukan kekerasan. Hal tersebut akan membuat penderita tidak dapat pergi dari hubungan yang penuh kekerasan tersebut. Cara menangani gangguan kepribadian dependen adalah melalui terapi perilaku kognitif. Apabila gejala tambahan berupa kecemasan, depresi, dan gelisah muncul, maka pemberian obat penenang dan antidepresan diperlukan. Untuk lebih jelasnya, Anda perlu berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter. Konsultasi awal secara online dapat dilakukan melalui aplikasi SehatQ. 

Konsumsi Ayam Kalkun Bisa Memberi Tubuh 10 Manfaat Ini,

  • Desember 16, 2020

Dibandingkan dengan ayam biasa, ayam kalkun tidak begitu populer di kalangan masyarakat  Indonesia. Padahal jenis unggas ini memiliki kandungan protein, vitamin, mineral, serta omega-3, lho! Dari segi rasa, baik ayam kalkun maupun ayam biasa memiliki rasa yang mirip. Akan tetapi, ternyata terdapat berbagai manfaat ayam kalkun bagi tubuh, seperti berikut ini. 

  1. Meningkatkan kekebalan tubuh

Manfaat yang didapatkan dari mengonsumsi ayam kalkun, salah satunya adalah dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh. DI dalam ayam kalkun terdapat asam amino triptofan yang memproduksi serotonin. Nah, serotonin inilah yang akan membantu meperkuat kekebalan tubuh Anda. Selain itu, ayam kalkun juga memiliki kandungan lain berupa selenium dan kalium yang bisa membantu tubuh menangkal virus dan infeksi bakteri. 

  1. Cocok bagi penderita diabetes

Penderita diabetes perlu berhati-hati dalam memilih makan sebab harus menjaga tingkat insulin dalam tubuh agar tetap stabil. Ayam kalkun menjadi salah satu jenis makanan yang cocok dikonsumsi oleh para penderita diabetes. Hal tersebut dikarenakan ayam kalkun memiliki indeks glikemik rendah sehingga aman bagi penderita diabetes. 

  1. Cegah insomnia dan stres

Perasaan stres dapat memicu terjadinya insomnia atau kondisi sulit tidur di malam hari. Untuk mencegah hal tersebut, Anda dapat mengonsumsi ayam kalkun. Berbagai kandungan pada ayam kalkun berupa triptofan fan serotonin akan membuat tubuh menjadi lebih tenang dan rileks sehingga stres maupun insomnia dapat dicegah. 

  1. Membantu pertumbuhan otot

Manfaat ayam kalkun lainnya adalah membantu pertumbuhan otot. Kandungan asam amino pada ayam kalkun akan membantu membangun protein sehingga berefek pada peningkatan fungsi otot. Dengan begitu, otot Anda pun akan semakin kuat. 

  1. Menurunkan kolesterol 

Ayam kalkun dipercaya dapat membantu mengurangi kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh. Dengan kadar lemak dan kalori yang rendah, penderita kolesterol tinggi cocok mengonsumsi ayam kalkun sebab aman bagi tubuh mereka. 

  1. Mencegah anemia 

Dengan adadnya kandungan zat besi, kalium, seng, dan fosfor dalam ayam kalkun maka dapat bermanfaat untuk mencegah anemia. Hal itu dikarenakan berbagai kandungan dalam ayam kalkun tersebut dapat membantu meningkatkan jumlah sel darah merah dalam tubuh. 

  1. Sumber protein sehat bagi tubuh

Sudah tidak perlu diragukan lagi bahwa ayam kalkun akan memberi manfaat yaitu menjadi sumber protein bagi tubuh. Ayam kalkun memang disarankan untuk dikonsumsi sebagai salah satu alternatif untuk pemenuhan protein harian Anda. 

  1. Mengurangi risiko kanker

Manfaat ayam kalkun untuk mengurangi risiko kanker cukup terkenal. Pasalnya, ayam kalkun memiliki kandungan selenium yang dipercaya dapat menurunkan risiko terkena berbagai jenis kanker seperti kanker saluran kemih, kanker payudara, kanker paruparu, dan kanker lambung. 

  1. Menyehatkan jantung 

Untuk mendapatkan manfaat ayam kalkun berupa kesehatan jantung, baiknya Anda menyingkirkan bagian kulitnya. Daging ayam kalkun menjadi baik bagi jantung sebab protein yang ada di dalamnya rendah kalori dan garam. 

  1. Membantu menurunkan berat badan 

Ayam kalkun memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit dibandingkan dengan daging lainnya. Apabila Anda sedang menurunkan berat badan, konsumsi ayam kalkun dapat membantu. Selain rendah lemak, ayam kalkun juga hampir bebas karbohidrat. 

Jadi, apakah ayam kalkun lebih sehat jika dibandingkan dengan ayam biasa? Pada dasarnya, baik ayam kalkun maupun ayam biasa memiliki protein yang baik bagi tubuh. Keduanya sama-sama bisa menjadi pilihan untuk santapan sekaligus pemenuhan kebutuhan protein harian Anda. Untuk Anda yang tidak menyukai ayam kalkun, tentunya mengonsumsi ayam biasa pun cukup. Berbagai makanan lain yang mengandung protein bisa juga Anda konsumsi seperti ikan atau daging. Anda juga dapat mengonsultasikan dengan dokter terkait kebutuhan protein harian Anda. 

Kelainan Kromosom dan Mimpi Buruk Calon Ibu, Bisakah Dicegah?

  • Desember 16, 2020

Kromosom merupakan struktur dalam gen yang menyimpan ciri khas yang diwariskan dari orang tua, termasuk ciri fisik dan kemampuan intelektual. Setiap orang memiliki 23 pasang kromosom, dan kelainan kromosom terjadi ketika terdapat masalah terkait hal tersebut.

Kelainan kromosom dapat menyebabkan cacat lahir, down syndrome, hingga keguguran. Hingga saat ini belum diketahui dengan jelas alasan terjadinya kondisi tersebut. Karena itu kelainan kromosom menjadi ketakutan terbesar para calon ibu.

Bagaimana kelainan kromosom terjadi?

Kromosom yang tidak normal paling sering terjadi selama fase pembelahan sel meliputi:

  • Kesalahan saat membagi sel kelamin (meiosis), yang dapat menyebabkan keguguran atau masalah kesehatan pada anak.
  • Kesalahan saat membagi sel lain (mitosis), yaitu ketika kromosom tidak terbelah menjadi dua bagian yang sama.
  • Ibu terpapar zat yang dapat menyebabkan cacat lahir (teratogen), yang meliputi jenis obat-obatan, bahan kimia beracun, virus dan bakteri, radiasi tertentu, tembakau, alkohol, dan akibat kondisi kesehatan seperti diabetes.

Faktor risiko dan gejala yang harus diperhatikan

Beberapa faktor di bawah ini dapat meningkatkan risiko janin mengalami kelainan kromosom antara lain:

  • Usia ibu ketika hamil

Usia ibu menjadi penyebab utama anak mengalami kelainan kromosom. Peluangnya semakin tinggi seiring bertambahnya usia ibu. Jumlah kelainan yang diwariskan juga akan sulit diketahui karena sebagian besar kasus mengalami lahir mati.

  • Riwayat keluarga dengan kelainan kromosom

Peluang terbesar terjadinya kelainan kromosom adalah terdapat riwayat kelainan kromoson pada keluarga Anda atau pasangan, misalnya saudara atau sepupu dengan cacat lahir atau down syndrome.

  • Riwayat memiliki anak cacat lahir

Jika sebelumnya Anda memiliki anak yang mengalami kelainan kromosom, maka kemungkinan besar hal yang sama terulang kembali. 

  • Faktor lingkungan

Paparan zat kimia dan polutan udara dapat memberikan dampak negatif pada kesehatan dan perkembangan bayi dalam kandungan. 

Menjalani kontrol kehamilan secara rutin dapat membantu dokter mengenali kemungkinan abnormalitas yang terjadi pada janin. Calon ibu tidak akan mengalami gejala yang tampak ketika mengalami kelainan kromosom, sehingga harus melalui pemeriksaan medis.

Diagnosis dapat dibuat pada periode prakonsepsi, praimplantasi, atau prenatal melalui pengujian genetik preimplantasi atau Preimplantation Genetic Diagnoisis (PGD). Tes lain yang umum dilakukan seperti tes darah alpha-fetoprotein (AFP), tes prenatal chorionic villus sampling (CVS), dan amniosentesis. 

Mengurangi risiko kelainan kromosom

Sekeras apapun Anda mencoba tidak ada obat atau perawatan untuk mengatasi kelainan kromosom. Dokter hanya bisa memperbaiki masalah yang diakibatkan, seperti kelainan jantung, sehingga kualitas hidup meningkat. 

Namun Anda bisa mengurangi risiko bayi lahir cacat dengan mengikuti langkah berikut ini:

  1. Konsultasi program hamil untuk membicarakan riwayat kesehatan dan kondisi ibu serta faktor lain yang dapat mempengaruhi bayi.
  2. Rutin minum satu vitamin prenatal setiap hari selama tiga bulan sebelum kehamilan. 
  3. Hindari zat berbahaya seperti tembakau, alkohol, obat-obatan terlarang. Jalani gaya hidup dan pola makan sehat yang kaya asam folat seperti sayuran hijau dan biji-bijian.
  4. Melakukan kunjungan rutin ke dokter kandungan selama kehamilan.
  5. Jaga berat badan sehat. Ibu hamil cenderung mengalami kenaikan berat badan, sehingga Anda harus memastikan untuk tidak mengalami obesitas.
  6. Jangan gunakan obat apapun kecuali diizinkan oleh dokter.

Catatan

Informasi mengenai kelainan kromosom dan kesehatan janin harus dipahami oleh setiap pasangan yang berencana hamil. Jika ada hal yang tidak dimengerti, Anda bisa menanyakannya langsung pada dokter melalui aplikasi kesehatan SehatQ. 

Download sekarang di App Store atau Google Play Store.

Pandemi Covid-19 Membuat Limbah B3 Menumpuk Serta Bahayanya

  • Desember 16, 2020

Kondisi yang sehat adalah ketika manusia dan lingkunannya berada dalam keadaan sehat. Masalah terjadi ketika limbah menumpuk sehingga menyebabkan masalah kesehatan manusia dan lingkungannya. 

Limbah B3 diklasifikasikan sebagai limbah berbahaya dengan beberapa karakteristik yang menyertainya. Ini dapat berasal dari limbah rumah tangga, medis, industri kimia, atau sumber lainnya.

Pandemi Covid-19 membuat jumlah limbah B3 semakin meningkat. Pemerintah juga mengakui terkendalanya pengelolaan limbah sehingga masyarakat Indonesia tidak hanya dihantui oleh risiko terpapar Covid-19 namun juga dampak dan risiko limbah B3.

Indonesia di tengah masalah limbah dan pandemi 

Dilansir dari The Society of Indonesia Environmental Journalist (SIEJ), Sekretaris Jenderal Perkumpulan Ahli Lingkungan Indonesia atau Indonesian Environmental Scientist Association (IESA) Lina Tri Mugi Astuti menjelaskan  rata-rata satu RS menghasilkan 135 kg per hari. Jumlahnya meningkat menjadi 198 kg per hari selama pandemi Covid-19.

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. SE.2/ MENLHK/ PSLB3/ PLB.3 /3 /2020 tentang Pengelolaan Limbah Infeksius (Limbah B3) dan Sampah Rumah Tangga dari Penangangan Corona Virus Disease (Covid-19), limbah beracun dari fasyankes harus disimpan dalam wadah tertutup maksimal dau hari sejak dihasilkan. 

Kemudian limbah diangkut dan dimusnahkan dengan alat pembakar sampah (insinerator) menggunakan suhu minimal 800ºC atau dengan alat yang disebut autoclave

Sayangnya pemerintah masih kurang dalam penanganannya sehingga menyebabkan limbah B3 menumpuk. Menurut Sinta Saptarina, Direktur Penilaian Kinerja Pengelolaan Limbah B3 KLHK masalah dalam pengelolaan limbah medis dampak Covid-19 meliputi beberapa hal:

  1. Masih banyak RS yang memiliki insinerator namun tidak memiliki izin, atau telah mengantongi izin namun fasilitas yang tidak memadai.
  2. Jasa pengangkut dan pengolah limbah medis belum menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
  3. Keterbatasan pengelolaan abu insinerator.
  4. Pabrik semen di daerah, yang memiliki insinerator bersuhu tinggi hingga 800 derajat celcius sesuai yang dipersyaratkan KLHK untuk membakar limbah medis, tidak memiliki izin untuk memusnahkan limbah medis.

Bagaimana seseorang terpapar limbah B3?

Beberapa cara umum seseorang dapat terpapar limbah berbahaya meliputi:

  • Menggunakan air yang telah terkontaminasi, misalnya menggunakan air untuk diminum  atau mandi.
  • Berkontak langsung dengan tanah dan sedimen, atau tak sengaja menghirup debu yang terkontaminasi.
  • Tak sengaja menghirup uap limbah yang berbahaya
  • Mengonsumsi makanan yang terkontaminasi. Bisa dari tanaman yang ditanam pada tanah terkontaminasi atau hewan yang tak sengaja memakan makanan dari area tersebut.

Dampak limbah B3 bagi kesehatan dan lingkungan

Hingga saat ini pemerintah masih mengupayakan kelancaran dalam mengelola limbah B3 dampak Covid-19. Kondisi ini termasuk darurat karena bila tidak segera ditangani dapat menyebabkan masalah kesehatan pada orang yang terpapar.

Efek beracun yang dihasilkan limbah B3 dapat terlihat secara langsung (toksisitas akut) atau dalam jangka panjang (toksisitas kronis. Paparan limbah B3 dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti:

  • Iritasi kulit dan mata
  • Sulit bernapas
  • Mual
  • Sakit kepala
  • Terjadinya kelainan perilaku
  • Kanker
  • Deformasi fisik
  • Cacat lahir
  • Mutasi genetik
  • Malfungsi fisiologis, seperti kerusakan sistem reproduksi dan gagal ginjal

Dampak terhadap lingkungan antara lain:

  • Rusaknya keseimbangan organisme di danau atau sungai
  • Membunuh hewan dan tumbuhan di area yang terkontaminasi
  • Menyebabkan komplikasi reproduksi pada hewan
  • Membatasi kemampuan ekosistem untuk bertahan hidup
  • Meningkatkan risiko kebakaran yang dapat mengancam populasi hewan dan manusia

Catatan

Mencegah paparan limbah B3 dapat mulai dari memisahkan limbah beracun dengan limbah rumah tangga biasa, seperti bekas pengharum ruangan, pemutih pakaian, dan produk lainnya. 

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar bahaya limbah B3 dan cara penanganannya, bisa menanyakannya langsung ke dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Google Play Store.