6 Resep mengolah Daun Kelor untuk Ibu Menyusui

  • Januari 18, 2021

Di balik anggapan sebagai salah satu tanaman yang dianggap sakral di Indonesia, kelor ternyata memiliki manfaat luar biasa untuk ibu menyusui. Daun kelor atau juga moringa oleifera merupakan salah satu jenis tanaman yang kaya akan antioksidan sehat dan senyawa tanaman bioaktif. Meski begitu perlu cara mengolah yang tepat agar mendapat manfaat dari daun kelor untuk ibu menyusui.

Daun kelor setidaknya mengandung vitamin A, B dan C sama seperti sayuran hijau lainnya, menariknya kandungan nutrisi 200 mg daun kelor setara dengan empat butir telur dan dua gram susu. Sementara itu, 100 gram daun kelor setara dengan 75 kalori makanan bergizi, 60 gram protein, 13 gram karbohidrat dan 353 gram kalsium.

Mengolah Daun Kelor untuk Ibu Menyusui

Konsumsi makanan bernutrisi tinggi tentu harus dilakukan oleh ibu menyusui dan daun kelor merupakan salah satu pilihan makanan yang tepat. Namun agar tidak bosan mengonsumsi olahan daun kelor setiap hari, dibutuhkan resep mengolah dengan cara yang berbeda. Tetapi tidak menghilangkan nilai gizi dan nutrisi yang ada, seperti berikut ini.

  1. Merebus

Merebus merupakan cara mengolah daun kelor yang paling tradisional, setelah direbus daun kelor ini bisa dikonsumsi sebagai lalapan. Perlu diperhatikan untuk tidak merebusnya terlalu lama, hal ini dikarenakan agar kandungan antioksidan di dalam daun kelor tidak laur bersama air yang kemudian dibuang setelah selesai merebusnya.

  1. Masak dengan Kuah

Memasak daun kelor menggunakan kuah, bisa dibuat seperti sayuran misalnya sayur bayam untuk konsumsi sehari-hari. Merebus daun kelor sebagai sayuran harus menggunakan air yang sudah mendidih, baru kemudian daun kelor dimasukkan ke dalam air rebusan. Bisa juga ditambahkan beberapa bahan lain, seperti jagung muda pipilan, daun salam, garam dan gula sesuai selera.

Mengonsumsi sayur daun kelor selagi hangat memberikan efek kesehatan yang berasal dari kandungan antioksidan di dalamnya. Selebihnya, mengonsumsi sayur daun kelor ketika masih hangat juga memberikan kenikmatan tersendiri ketimbang yang sudah dingin. Memasak daun kelor sebagai sayuran bisa juga dikombinasikan dengan jenis sayuran lainnya.

  1. Membuat Teh Daun Kelor

Bisa dijadikan teh tubruk maupun teh celup, pilih daun kelor yang masih berada pada batang agar mudah digantung dengan tali dalam ruangan tertutup berventilasi. Proses melayukan daun ini biasanya membutuhkan waktu tiga hari, jangan dijemur di bawah sinar matahari karena justru dapat merusak kandungan di dalamnya.

Setelah layu daun kelor yang masih bagus tidak berwarna kuning dan tidak berhama, bisa dikeringkan menggunakan oven. Haluskan daun bisa menggunakan blender kemudian masukkan ke dalam kantung untuk dijadikan teh celup, atau langsung dicampur menggunakan air panas untuk menjadikannya sebagai teh tubruk.

  1. Permen Jeli

Untuk membuat variasi ini diperlukan beberapa bahan, seperti bubuk jeli, daun kelor yang sudah diproses menjadi teh, air, gula atau bisa menggunakan sirup glukosa. Panaskan air, gula dan sirup glukosa, lalu masukkan bubuk daun kelor dan masak sampai mendidih. Kemudian masukkan bubuk jeli dan pewarna makanan, setelah mendidih tuang pada cetakan dan tunggu sampai dingin.

  1. Puding Daun Kelor

Manfaat daun kelor untuk ibu menyusui selanjutnya bisa didapat dengan menggunakannya sebagai bahan campuran dalam membuat puding. Variasi ini tentu membuat ibu menjadi lebih mudah dalam mengonsumsinya.

  1. Telur Dadar

Telur dadar daun kelor menjadi alternatif selanjutnya bagi ibu menyusui yang tidak mau terlalu repot ketika memasak daun kelor menjadi makanan yang bisa dikonsumsi. Rebus dulu daun kelor sampai mendidih sebelum dimasukkan ke adonan telur yang akan digoreng.