Cara Alami Tingkatkan Dopamin

  • Agustus 18, 2020
Selain berkontribusi untuk mood yang baik, dopamin juga berperan dalam berbagai sistem tubuh

Mungkin Anda pernah mendengar bahwa dopamin merupakan sebuah neurotransmitter yang memberikan kepuasan. Dopamin sering dihubungkan dengan kenikmatan dan “reward”, dan terlibat dalam fungsi saraf serta fisik. Dopamin merupakan faktor penggerak pada fungsi motorik, suasana hati, bahwa kemampuan membuat keputusan. Saat dopamin dilepaskan dalam jumlah yang besar, hal ini akan memberikan rasa puas yang dapat memotivasi diri ketika sendiri untuk mengulak perilaku atau aktivitas tertentu. Di sisi lain, kadar dopamin yang rendah dihubungkan dengan berkurangnya motivasi dan antusiasme akan hal-hal yang orang lain anggap menarik. Kadar dopamin biasanya diatur dengan baik di sistem saraf manusia. Namun, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk secara alami meningkatkan kadar dopamin. Artikel ini akan membahasnya dengan lebih mendalam. 

Makan lebih banyak protein

Protein terdiri dari balok-balok pembangun kecil yang disebut asam amino. Ada 23 jenis asam amino yang berbeda, beberapa di antaranya dapat disintesis oleh tubuh, dan sebagian lain perlu Anda dapatkan dari makanan. Satu buah asam amino yang disebut tirosin memainkan peran yang sangat penting dalam produksi dopamin. Enzim-enzim yang ada dalam tubuh Anda dapat mengubah tirosin menjadi dopamin, sehingga memiliki jumlah tirosin yang cukup penting untuk produksi dopamin. Tirosin juga dapat dibuat dari asam amino lain yang disebut phenylalanine. Baik tirosin dan phenylalanine dapat ditemukan secara alami di makanan-makanan yang kaya protein seperti daging sapi, kalkun, produk-produk berbahan susu/dairy, telur, kedelai, dan polong-polongan. 

Penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan kadar tirosin dan phenylalanine melalui diet khusus dapat meningkatkan kadar dopamin di otak, yang dapat mendukung pemikiran lebih dalam serta memperkuat daya ingat. Sebaliknya, ketika phenylalanine dan tirosin berkurang, kadar dopamin pun ikut turun secara drastis. 

Kurangi asupan lemak jenuh

Beberapa penelitian pada hewan menemukan bahwa lemak jenuh, yang banyak ditemukan di lemak hewani, mentega, produk diary kaya lemak, minyak kelapa sawit, dan minyak kelapa, dapat mengganggu pensinyalan dopamin pada otak apabila dikonsumsi dalam jumlah yang sangat besar. Sejauh ini, penelitian tersebut hanya dilakukan pada tikus. Satu studi menemukan bahwa tikus yang mengonsumsi 50 persen kalori mereka dari lemak jenuh mengalami penurunan pensinyalan pada daerah “reward” di otak, dibandingkan dengan hewan yang menerima kalori dalam jumlah sama dari lemak tak jenuh. 

Perubahan-perubahan ini bahkan terjadi tanpa adanya perbedaan berat, lemak tubuh, hormon, dan kadar gula darah. Beberapa peneliti membuat hipotesis, bahwa diet tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan peradangan di dalam tubuh, yang menyebabkan perubahan pada sistem dopamin. Beberapa studi observasi juga menemukan hubungan antara asupan lemak jenuh yang tinggi dengan ingatan serta fungsi kognitif yang buruk pada manusia. Namun, masih belum jelas apakah efek tersebut berhubungan dengan kadar dopamin. 

Olahraga dengan rutin

Latihan atau olahraga sangat direkomendasikan untuk meningkatkan kadar endorphin dan meningkatkan suasana hati. Peningkatan suasana hati dapat terlihat setelah 10 menit melakukan aktivitas aerobik. Meskipun efek tersebut mungkin tidak sepenuhnya dikarenakan adanya perubahan-perubahan pada kadar dopamin, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa olahraga dapat meningkatkan kadar dopamin di otak. 

Dopamin merupakan zat kimia otak penting yang dapat memengaruhi suasana hati dan perasaan akan hadiah serta motivasi. Dopamin juga membantu mengatur pergerakan tubuh. Untuk meningkatkan kadar dopamin di dalam otak, Anda bisa mengonsumsi makanan yang mengandung banyak protein, menghindari asupan lemak jenuh, serta banyak berolahraga dengan rutin.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*