Bukan Tanda Keguguran, Ini Penyebab Bercak Coklat Saat Hamil

  • Januari 10, 2022

Bercak coklat saat hamil berasal dari cairan (biasanya keputihan) yang bercampur darah. Darah yang dikeluarkan adalah darah tua yang keluar dari rahim, sehingga berwarna gelap atau coklat. Pada saat hamil trimester pertama, keluarnya bercak coklat adalah hal yang umum. Fenomena ini juga bisa terjadi pada kehamilan trimester kedua atau ketiga. 

Namun jika volume bercak sangat banyak atau disertai dengan gejala lain, itu termasuk tanda-tanda bahaya dan ibu harus segera menemui dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Mengenali bercak coklat yang normal selama kehamilan 

Normalnya keputihan berwarna bening atau putih dan bertekstur encer. Namun saat hamil, keputihan bisa berwarna coklat kemerahan yang disebut sebagai bercak. Keputihan juga akan sedikit lebih lengket dan tebal akibat perubahan hormon selama kehamilan.

Masih banyak wanita yang belum mengetahui hal tersebut, sehingga bercak coklat saat hamil sering disalah pahami sebagai tanda keguguran atau penyakit serius. Padahal tidak selalu demikian. 

Penyebab paling umum dari keputihan selama kehamilan adalah iritasi. Hormon dan peningkatan aliran darah ke seluruh tubuh membuat serviks lebih seksitif, dan mudah mengeluarkan darah jika tersentuh seperti saat berhubungan seksual atau pemeriksaan panggul. Hal itu menyebabkan keluarnya sedikit cairan coklat atau bercak ringan. Terkadang bercak coklat keluar tanpa penyebab yang jelas dan tidak menyebabkan masalah pada ibu atau bayi. Hal ini bisa dipicu oleh berolahraga, naik-turun tangga, dan aktivitas membersihkan rumah.

Berikut ini tanda-tanda bercak coklat yang normal selama kehamilan:

  • Bercak coklat ringan atau volumenya hanya sedikit
  • Konsistensi seperti jeli dan tidak berbau
  • Berlangsung selama 2-3 hari, kemudian berhenti dengan sendirinya
  • Tidak disertai gejala lain seperti sakit perut parah
  • Jika mendekati persalinan, bercak akan berwarna merah muda hingga kecoklatan disertai sedikit darah

Penyebab bercak coklat yang harus diwaspadai

Bercak coklat ringan yang terjadi selama trimester pertama adalah hal yang tak perlu dikhawatirkan. Jika keluarnya bercak coklat saat hamil disertai dengan sensasi terbakar atau vagina, hal ini mungkin tanda kondisi yang lebih serius.

Berikut ini tanda dan penyebab bercak coklat saat hamil yang harus diwaspadai.

  1. Bercak di trimester pertama

Bercak coklat ringan hingga berat yang disertai dengan nyeri tumpul pada perut atau panggul merupakan tanda umum kehamilan ektopik. Kehamilan ektopik terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi menempel di luar rahim. 

Pendarahan biasanya bersamaan dengan:

  • Kelemahan, pusing, atau pingsan
  • Tekanan pada rektum

Pendarahan hebat juga bisa jadi tanda keguguran. Sebagian besar kasus keguguran dini terjadi pada 13 minggu pertama kehamilan. Tanda-tanda keguguran adalah sebagai berikut:

  • Sakit punggung ringan hingga berat
  • Penurunan berat badan
  • Kram atau kontraksi
  • Keluarnya gumpalan dari vagina
  • Tidak ada tanda-tanda kehidupan dari janin
  • Bercak berwarna merah terang

Selain kehamilan ektopik dan keguguran, infeksi juga bisa menyebabkan keluarnya bercak coklat saat hamil. Wanita hamil lebih berisiko tinggi terkena penyakit menular seksual. 

  1. Bercak di trimester kedua

Pendarahan ringan selama trimester kedua lebih sering disebabkan oleh iritasi serviks akibat berhubungan intim atau pemeriksaan serviks. Namun penyebab lain yang harus diwaspadai yaitu:

  • Polip serviks
  • Plasenta previa (plasenta menutup sebagian atau seluruh serviks)
  • Persalinan prematur
  • Keguguran

Kondisi atas ditandai dengan pendarahan hebat seperti pada periode menstruasi.

  1. Bercak di trimester ketiga 

Keluarnya sedikit bercak coklat saat hamil trimester ketiga bisa karena iritasi, atau karena waktu persalinan yang semakin dekat. Kondisi ini disebut dengan mucus plug atau sumbatan lendir. 

Jika terjadi pendarahan hebat, segera temui dokter karena itu bisa jadi tanda komplikasi kehamilan, seperti plasenta previa, solusio plasenta (plasenta lepas terlalu cepat), dan vasa previa. 

Catatan

Terlepas dari seberapa banyak bercak atau ada atau tidaknya gejala, jika Anda khawatir mengenai bercak coklat saat hamil Anda tak perlu ragu untuk menanyakan hal itu kepada dokter. Namun ketika itu terjadi, jangan panik. Ingatlah bahwa banyak wanita yang mengalami bercak coklat saat hamil dan memiliki kehamilan yang sehat.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*