Ganggu Kesehatan Mulut? Kenali Penyebab Benjolan di Gusi

Ganggu Kesehatan Mulut? Kenali Penyebab Benjolan di Gusi

  • Juni 22, 2021

Banyak orang mengalami nyeri atau iritasi gusi di beberapa titik. Penumpukan plak dan bakteri lain sering menjadi penyebab benjolan di gusi. Penumpukan ini juga bisa menyebabkan gusi berdarah dan kemerahan. Akan tetapi, banyak penyebab lainnya yang membuat benjolan di gusi. Hal ini bisa menjadi bahaya atau mungkin dapat segera diobati. Berikut lengkapnya.

1. Kista

Kista adalah gelembung kecil berisi udara, cairan, atau bahan lunak lainnya. Kista gigi dapat terbentuk pada gusi di sekitar gigi. Kebanyakan kista gigi terbentuk di sekitar akar gigi yang mati atau terkubur. Kista dapat tumbuh perlahan dari waktu ke waktu dan jarang menimbulkan gejala kecuali terinfeksi. Ketika ini terjadi, Anda mungkin merasakan rasa sakit dan timbul benjolan di gusi yang membuat pipi tampak bengkak.

Jika cukup besar, kista dapat menekan gigi dan menyebabkan kelemahan pada rahang seiring waktu. Kebanyakan kista gigi mudah dihilangkan dengan prosedur pembedahan langsung. Selama prosedur, dokter juga dapat merawat jaringan akar yang mati untuk mencegah kista kembali.

2. Abses

Abses pada gusi disebut abses periodontal. Infeksi bakteri ini menyebabkan munculnya kumpulan kecil nanah. Abses mungkin terasa seperti benjolan yang lembut dan hangat. Abses gigi seringkali terasa sangat menyakitkan.

Gejalanya meliputi:

  • Nyeri berdenyut yang datang tiba-tiba dan semakin parah
  • Rasa sakit di satu sisi yang menyebar ke telinga, rahang, dan leher
  • Rasa sakit yang semakin parah saat Anda berbaring
  • Kemerahan dan bengkak di gusi atau wajah Anda

Jika Anda memiliki abses periodontal, Anda harus menemui dokter gigi sesegera mungkin. Mereka dapat menghilangkan sumber infeksi dan mengeringkan nanah. Tergantung pada seberapa parah infeksinya, mereka mungkin perlu mencabut gigi atau melakukan saluran akar.

3. Sariawan

Sariawan dapat terbentuk di dasar gusi. Sariawan berbeda dari luka dingin, yang disebabkan oleh virus. Meskipun sariawan tidak berbahaya, sariawan bisa menyakitkan, terutama saat berada di dalam mulut.

Gejala sariawan antara lain:

  • Bintik-bintik putih atau kuning dengan batas merah
  • Tonjolan datar atau sedikit terangkat
  • Kelembutan yang parah
  • Sakit saat makan dan minum

Kebanyakan sariawan sembuh dengan sendirinya dalam waktu satu sampai dua minggu. Sementara itu, Anda bisa menggunakan analgesik yang dijual bebas, untuk membantu meredakan rasa sakit.

4. Fibroma

Fibroma oral adalah penyebab paling umum dari benjolan mirip tumor pada gusi. Fibroma adalah benjolan non-kanker yang terbentuk pada jaringan gusi, akibat teriritasi atau terluka. Fibroma juga dapat muncul di beberapa bagian berikut:

  • di dalam pipimu
  • di bawah gigi palsu
  • di sisi lidahmu
  • di bagian dalam bibirmu

Fibroma tidak menimbulkan rasa sakit. Fibroma biasanya terasa seperti gumpalan keras, halus, berbentuk kubah. Kadang-kadang, mereka lebih mirip tag kulit yang menggantung. Fibroma mungkin terlihat lebih gelap atau lebih terang dari bagian gusi yang lain. Dalam kebanyakan kasus, fibroma tidak memerlukan perawatan. Namun, jika ukurannya sangat besar, dokter akan mengangkatnya melalui pembedahan.

5. Granuloma piogenik

Granuloma piogenik oral adalah benjolan merah yang berkembang di mulut, termasuk gusi. Biasanya muncul sebagai benjolan di gusi berisi darah yang bengkak dan mudah berdarah. Umumnya kondisi ini sering menyerang beberapa wanita dan berkembang selama kehamilan, akibat perubahan hormonal. Granuloma piogenik biasanya memiliki ciri seperti berikut:

  • lembut
  • tanpa rasa sakit
  • merah tua atau ungu

Anda membutuhkan perawatan umumnya yang melibatkan operasi pengangkatan benjolan.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*