Bantal Bayi Anti Peyang, Apakah Benar-Benar Efektif?

  • Oktober 8, 2021

Anda sedang bimbang dalam membeli bantal bayi anti peyang? Tak perlu cemas, artikel ini akan membantu Anda membuat keputusan tersebut, khususnya bagi Anda orang tua baru.

Memiliki anak untuk pertama kalinya memang terasa membahagiakan. Anda mungkin mulai mempersiapkan banyak hal seperti perlengkapan mandi dan perlengkapan tidur, termasuk batal bayi.

Bantal anti peyang membantu mencegah kepala bayi berubah bentuk

Bayi baru lahir alias newborn memang perlu mendapatkan perhatian lebih. Tempurung kepala bayi masih lembek, akibatnya bentuk kepala mudah berubah saat tertekan.

Nah kondisi inilah yang mungkin membuat Anda khawatir kepala bayi akan jadi peyang karena tertekan pada satu sisi terus-menerus. Tidak bisa dimungkiri, kondisi tersebut memang sangat mungkin terjadi.

Sebagai langkah antisipasi, Anda mungkin mencoba mencari solusi di internet dan menemukan pembahasan mengenai bantal bayi anti peyang. Masalahnya, apakah penggunaan bantal jenis ini benar-benar efektif?

Penyebab kepala peyang

Sebelum bicara soal bantal bayi anti peyang, ada baiknya Anda memahami terlebih dahulu mengapa bayi bisa mengalami kondisi kepala peyang.

Seperti yang disebut di atas, kepala bayi masih sangat lembut dan mudah dibentuk, sehingga apa pun yang memberi tekanan pada tengkorak dapat menyebabkan perubahan bentuk kepala.

Secara umum, ada dua penyebab kepala peyang pada bayi, yaitu:

  • Menidurkan bayi dengan terlentang di atas kasur yang keras
  • Terlalu lama terlentang di kursi ayun atau di car seat

Ada pula kasus kepala peyang atau kepala datar sejak lahir. Namun, kondisi tersebut biasanya dapat sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari.

Soal bantal bayi anti peyang

Merespons masalah tersebut, diciptakanlah bantal bayi anti peyang yang didesain khusus agar kepala bayi tidak sampai berubah bentuk meski tidur terlentang. Simak rekomendasi bantal anti peyang SehatQ.

Biasanya bantal tersebut dilengkapi dengan lubang di bagian tengah berbentuk donat. Area lubang inilah yang jadi tempat menidurkan kepala bayi.

Namun, perlu Anda tahu, sebenarnya bayi masih belum memerlukan bantal apa pun, khususnya di usia newborn sampai 2 tahun. Faktanya, bantal justru dapat mengganggu kenyamanan dan mengurangi waktu tidur bayi.

Anda tidak perlu khawatir, sebaiknya tidurkan bayi di atas kasur datar tanpa bantal. Pilih kasur khusus untuk bayi, sebaiknya hindari kasur dewasa yang Anda gunakan di rumah.

Anda boleh saja menggunakan bantal peyang, tapi sebaiknya tidak mengharapkan dampak signifikan. Faktanya, bantal peyang mungkin membantu, mungkin juga tidak.

Jika si kecil cenderung aktif bergerak saat tidur, mungkin bantal peyang bukan solusi yang tepat bagi Anda.

Mencegah kepala peyang

Lebih lanjut, daripada bingung memilih bantal peyang, sebaiknya Anda memahami hal-hal penyebab kepala peyang pada bayi dan langkah apa yang perlu dilakukan untuk mencegahnya.

Sederhana, solusi utama mencegah kepala peyang adalah mengurangi semaksimal mungkin waktu bayi terlentang, di antaranya:

  • Beri waktu minimal 30 menit untuk bayi dalam posisi tengkurap atau tummy time
  • Ubah posisi tidur bayi secara bergantian
  • Gendong bayi lebih sering
  • Dudukkan bayi dalam posisi tegak saat memberinya susu formula

Nah itu dia penjelasan mengenai bantal bayi anti peyang dan cara mencegah kepala peyang. Semoga bisa menjadi pertimbangan Anda.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*