Atasi Luka Ringan Dengan Hansaplast

  • Maret 2, 2021

Luka sayatan adalah sobekan atau bukaan pada kulit yang terjadi akibat cedera eksternal. Luka dapat bersifat dangkal, dan hanya memengaruhi permukaan kulit saja yang biasanya dapat diatasi menggunakan plester seperti Hansaplast, atau cukup dalam dan melibatkan cedera pada tendon, otot, tulang, dan ligamen. Ada pula luka tusuk, yang mana merupakan jenis luka akibat benda tajam dan runcing, seperti paku. Bukaan luka tusuk pada kulit berukuran kecil, dan luka mungkin tidak mengeluarkan banyak darah. Namun, luka tusuk dapat dengan mudah terinfeksi, dan luka tusuk yang disebabkan karena gigitan atau menginjak logam berkarat seperti kuku membutuhkan perawatan medis secepatnya. 

https://s3.ap-southeast-1.amazonaws.com/static.sehatq.com/tokoq/products/we1gwyp4yys9jx67b1vxi9vuw1ap

Luka sayatan dapat menyebabkan pendarahan internal ataupun eksternal. Jika sayatan bersifat ringan, biasanya perawatan hanya menggunakan plester Hansaplast sudah cukup untuk menghentikan darah yang keluar. Namun, luka sayatan yang parah dapat menyebabkan pendarahan terus menerus apabila tidak dirawat dengan cepat dan benar. Luka sayatan atau tusukan yang menyebabkan kehilangan darah parah atau yang merusak bagian dalam tubuh dan organ dapat menyebabkan kematian. 

Penyebab dan perawatan

Penyebab utama terjadinya luka sayatan adalah cedera eksternal yang merusak kulit, seperti terjatuh, kecelakaan mobil, pecahan kaca, dan luka akibat pisau cukur. Sementara itu, luka tusukan dapat disebabkan karena menginjak benda tajam seperti paku, digigit, atau terjatuh di atas benda tajam. Meskipun luka tusukan biasanya tidak berdarah parah, luka jenis ini rentan berubah menjadi infeksi, terutama apabila luka tersebut disebabkan karena gigitan atau logam yang berkarat. 

Luka sayatan atau tusukan yang bersifat ringan dapat diobati di rumah menggunakan Hansaplast. Untuk luka yang lebih parah, perawatan medis secepatnya dibutuhkan. 

  • Luka sayatan

Pertama, hentikan pendarahan dengan menutupi luka dan berikan sedikit tekanan. Apabila luka mengeluarkan darah yang banyak dan Anda tidak dapat menghentikannya, carilah perawatan medis secepatnya. Selanjutnya, bersihkan luka menggunakan tisu beralkohol atau air bersih. Celupkan cotton swab ke dalam hydrogen peroxide dan dengan perlahan gunakan untuk membersihkan daerah luka sayatan. Anda bisa gunakan penjepit kecil yang telah dibersihkan menggunakan alkohol apabila ada kotoran yang ada di permukaan luka. Jika kotoran tersebut telah menempel dan melekat dengan luka, jangan pernah mencoba untuk melepaskannya. Mintalah bantuan dokter atau pergi ke ruang kegawatdaruratan secepatnya. 

Setelah luka dibersihkan, oleskan krim antibiotik. Hal ini dapat mencegah infeksi dan mempercepat proses penyembuhan. Lilitkan kain perban pada daerah luka, dan ganti perban setiap harinya atau ketika kotor dan basah. 

  • Luka tusukan

Pertama, cobalah hentikan pendarahan menggunakan kain bersih dan berikan tekanan lembut. Sama seperti luka sayatan, bersihkan menggunakan tisu beralkohol atau air kering. Setelah kulit kering, oleskan krim antibiotik OTC untuk mencegah terjadinya infeksi. Tutup luka tusukan menggunakan kain perban. Anda perlu mengganti perban setiap harinya atau ketika berubah menjadi basah dan kotor. Periksa tanda-tanda infeksi, seperti kemerahan, keluarnya cairan seperti nanah dari daerah luka, dan pembengkakan atau terasa hangat di sekitar daerah luka tersebut. 

Dalam kasus yang ringan, luka tusukan dan sayatan dapat diatasi di rumah menggunakan plester Hansaplast. Namun, apabila bersifat parah, dapat terjadi beberapa komplikasi kesehatan serius, seperti infeksi luka, infeksi darah atau sepsis, gangrene, perlunya tindakan amputasi dilakukan, hilangnya fungsi pada daerah luka, kerusakan saraf, dan kerusakan organ tubuh. Hubungi dokter dan dapatkan perawatan kegawatdaruratan medis apabila luka yang dialami parah.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*