penyebab amandel

2 Faktor Utama Penyebab Amandel pada Anak

  • November 18, 2021

Amandel merupakan kelenjar yang berfungsi untuk membentuk antibodi penangkal bakteri yang masuk lewat mulut. Saat mengonsumsi yang terpapar virus atau bakteri, amandel menjadi pertahanan pertama dalam melawan kedua benda asing tersebut. Radang amandel rawan dialami anak karena sistem kekebalan tubuh yang masih lemah. Penyebab amandel sebagian besar adalah infeksi virus, seperti: adenovirus, virus influenza, virus Epstein-Barr, virus parainfluenza, enterovirus dan virus herpes simplex. Sementara itu, terdapat sejumlah faktor lainnya yang bisa memicu peradangan pada kelenjar ini.

Penyebab Amandel

Simak 2 faktor utama penyebab amandel pada anak berikut:

  1. Faktor usia m

Walau bisa dialami siapa saja, namun radang amandel sering melanda anak usia 5-15 tahun. Ini lantaran sistem kekebalan tubuh pada anak-anak dan remaja belum sekuat orang dewasa. Sehingga mereka rentan mengalami gangguan amandel.

  1. Intensitas terpapar virus atau bakteri

Meski sebagian besar penyebab amandel adalah virus, namun beberapa kemungkinan radang amandel juga bisa disebabkan oleh infeksi bakteri seperti Streptococcus Group A yang mengakibatkan radang tenggorokan. Virus atau bakteri penyebab amandel ini bisa ditularkan oleh orang yang terpapar melalui bersin, batuk dan sentuhan benda yang terkontaminasi.

Tak hanya itu, memasukkan makanan dan minuman yang telah terpapar virus dan bakteri ke rongga mulut bisa memicu penyakit amandel. Oleh karena itu, upayakan supaya anak tetap waspada terhadap apa yang dikonsumsi serta mencuci tangan setelah beraktivitas.

Diagnosis Radang Amandel Pada Anak

Karena gejalanya yang hampir serupa dengan radang tenggorokan, orang tua sering kebingungan saat membedakan keduanya. Oleh sebab itu, perhatikanlah gejala amandel pada anak berikut. 

  • Terdapat bintik-bintik merah, pada penderita radang tenggorokan kondisi ini muncul di langit-langit mulut. Sementara itu, bintik kemerahan pada pasien amandel akan muncul di kelenjar amandel.
  • Pasien radang amandel akan merasakan kaku di sekitar lehernya, namun penderita radang tenggorokan justru akan merasa pegal di seluruh tubuh.
  • Kelenjar amandel akan berubah warna menjadi putih atau kuning apabila terjadi radang amandel, namun pada penderita radang tenggorokan amandel akan berwarna merah dengan garis putih berupa nanah.

Pengobatan Amandel Anak

Pengobatan dilakukan untuk meredakan gejala amandel serta menghentikan radang yang kemungkinan bisa terulang di kemudian hari.

  1. Perawatan di rumah

Perawatan radang amandel di rumah bertujuan untuk membantu meringankan gejala amandel dan mempercepat pemulihan, bisa dilakukan dengan cara:

  • Minum air putih yang cukup dan hindari mengonsumsi air es karena akan memperparah radang
  • Konsumsi makanan dan minuman hangat seperti sup, air hangat dan teh madu hangat untuk meringankan tenggorokan
  • Istirahat dan tidur yang cukup
  • Berkumur dengan air garam hangat
  • Mengonsumsi paracetamol untuk meredakan nyeri radang amandel pada anak
  • Mengonsumsi permen yang dapat meredakan tenggorokan
  1. Pengobatan medis

Bila radang tak kunjung membaik, bawalah anak ke dokter untuk mendapat penanganan medis. Biasanya dokter akan menganjurkan beberapa hal berikut untuk meredakan gejala amandel pada anak.

  • Antibiotik, untuk mengobati infeksi akibat bakteri
  • Obat antiradang nonsteroid, untuk mengurangi radang, nyeri dan demam.
  • Acetaminophen, untuk mengurangi rasa nyeri dan demam
  • Operasi pengangkatan amandel (tonsilektomi), untuk mengangkat bagian amandel yang sudah parah agar radang tidak terulang di kemudian hari.

Ketika mengalami radang amandel, pastikan anak cukup istirahat agar segera pulih. Selain itu, orang tua dapat meminimalisir penyebab amandel pada anak dengan memastikan kebersihan tangan mereka terjaga. Hindari juga mengonsumsi makanan sembarangan untuk mencegah penularan bakteri dan virus penyebab amandel.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*