Cara Memasang dan Melepas Baju Hazmat Sesuai Prosedur yang Benar

Cara Memasang dan Melepas Baju Hazmat Sesuai Prosedur yang Benar

  • November 27, 2020

Mungkin selama pandemi ini Anda sering mendengar istilah baju hazmat atau APD (Alat Pelindung Diri) yang dikenakan oleh tenaga medis saat di rumah sakit ‘menghadapi’ pasien Covid-19.

Hazmat adalah singkatan dari hazardous material, yaitu pakaian yang mampu melindungi penggunanya dari penyakit yang dapat menular lewat udara.

Ternyata APD tidak hanya digunakan oleh tenaga medis saat melayani pasien yang terinfeksi virus corona, tetapi juga digunakan oleh profesi lain yang bisa berisiko terpapar zat kimia, biologis, maupun bahan radioaktif.

Cara Kerja Baju Hazmat atau Pelindung Diri

Seperti yang dijelaskan, baju hazmat atau pelindung diri ini didesain untuk melindungi penggunanya dari zat-zat berbahaya. Penggunaan APD jenis ini dibarengi juga dengan kacamata pelindung, sepatu khusus, dan juga sarung tangan.

Hazmat suit terbuat dari plastik, karet khusus, dan kain. Ada juga yang dilengkapi dengan sumber oksigen.

Tidak semua tenaga medis diharuskan pakai hazmat suit ini. Mereka yang rentan terkontaminasi dan terpapar zat berbahaya atau hal lain yang wajib memakainya. Termasuk di kala pandemi ini. Sebab, tenaga medis menjadi garda terdepan yang melakukan kontak langsung dengan pasien Covid-19 di rumah sakit. Sehingga mereka wajib menggunakan hazmat suit ini untuk mencegah terjadinya penularan.

Baju pelindung ini bersifat impermeable, artinya tidak mungkin dimasuki cairan ataupun gas jenis apapun. Sehingga droplet yang mengandung virus Corona dari pasien tidak akan terkena langsung pada penggunanya.

Sebab, virus dari tubuh pasien bisa masuk ke tubuh seseorang melalui kulit yang rusak atau selaput lendir seperti hidung, mulut, maupun mata. Tubuh tenaga medis atau orang-orang yang menggunakan hazmat suit ini akan terlindungi dari infeksi dan penularan Covid-19.

Cara Pakai dan Melepaskan Baju Hazmat Sesuai Prosedur

Saat akan memakai hazmat suit ini, haruslah dilakukan dengan benar dan dan sesuai prosedur. Hal ini untuk menghindari potensi terinfeksi virus.

Ternyata, pemasangan hazmat suit ini bahkan bisa memakan waktu hingga setengah jam lho.

Pertama, pakaian ini digunakan setelah mengenakan pakaian normal. Kemudian, gunakan sarung tangan, lengan, tudung sepatu, serta masker yang menutupi mulut dan hidung. Sehingga tidak ada celah yang bisa dimasuki oleh virus.

Tak hanya sampai di situ. Kemudian kunci bagian pergelangan tangan, pergelangan kaki, leher, wajah, dan juga pinggang. 

Selain memakai hazmat yang harus sesuai prosedur, melepaskan hazmat suit ini juga harus dilakukan dengan benar. Jangan sampai kulit atau pakaian yang digunakan terpapar virus dan kemudian menempel di tubuh.

Adapun metode yang aman melepaskan hazmat suit menurut CDC (centers for Disease Control) adalah memastikan pengguna tidak menyentuh bagian luar APD karena dianggap sudah terkontaminasi akibat kontak dengan pasien. Lepaskan dengan cara menggulung ke bawah dari bagian kepala ke kaki.

Kemudian, lakukan langkah-langkah setelahnya dengan mencuci tangan di setiap langkahnya. Setelah baju hazmat dilepas, mandilah untuk membersihkan seluruh tubuh dari potensi terkontaminasi virus.

Kemudian, baju hazmat akan dicuci dengan menggunakan treatment dan cairan khusus agar steril dari berbagai zat berbahaya. Akan tetapi, berbeda untuk kasus virus Corona, hazmat suit yang sudah digunakan akan langsung dimusnahkan untuk menghindari adanya potensi terkontaminasi virus dan lingkungan sekitarnya.

Baju hazmat memang penting untuk digunakan oleh tenaga medis dan petugas lain yang ada di rumah sakit. Sebab, secanggih apapun teknologi yang dimiliki rumah sakit, pelindung diri ini tetap perlu digunakan. Begitu pula dengan petugas ambulance hingga penggali kubur untuk jenazah pasien covid-19 agar terhindar dari infeksi dan penularan virus.

7 Cara Mengatasi Anak Malas Belajar

  • November 16, 2020

Pada umumnya kebanyakan orang tua bakal merasa khawatir jika melihat sang anak malas belajar, inilah yang menjadi alasan mengpa orang tua memilih memasukkan anaknya mengikuti bimbingan belajar atau les. Padahal terdapat beberapa langkah yang bisa digunakan sebagai cara mengatasi malas belajar.

Ada penyebab di balik kebiasaan anak yang sering malas-malasan ketika diminta untuk belajar atau setidaknya mengerjakan tugas dari sekolah di rumah. Bahkan dalam tingkatan yang paling tinggi, anak bisa berbohong ketika ditanya mengenai aktivitasnya di sekolah. Mengenali penyebab munculnya masalah ini merupakan hal pertama yang harus diketahui orang tua.

Cara Mengatasi Malas Belajar

  1. Budayakan Membaca

Mengajak anak untuk gemar membaca sedari kecil, inilah yang menjadi kunci tak hanya bagi anak tetapi untuk semua penghuni rumah. Jika anak melihat semua orang melakukan kegiatan membaca, maka akan ada rasa ingin mengikuti hal tersebut, sediakan buku bacaan yang sesuai dengan usia dan yang disukai anak.

  • Membangun Suasana Santai

Suasana menjadi faktor pendukung anak untuk mau belajar, sama seperti orang dewasa ketika bekerja tetapi merasa tidak nyaman dengan suasana tempat. Belajar tak melulu di kamar, bisa juga di ruang tamu hingga area bermain yang nyaman. Ajari anak membaca, menghitung sembari bermain dan ketika anak sudah beranjak dewasa belajar bisa sambil dengan aat peraga.

  • Beri Waktu Istirahat

Berikan anak waktu istirahat, tujuannya memberi momen anak untuk tidak mudah bosan dan hilang minat dalam belajar. Beda ketika belajar di sekolah, selalu usahakan anak istirahat selama setiap satu atau dua jam. Pada umumnya, anak memiliki short attention span atau mudah kehilangan fokus dan merasa bosan, jadi mengatur jangka waktu sangat penting.

  • Ketahui Bidang yang Diminati

Mengerti dan paham dengan minat anak, setiap orang atau anak pasti memiliki minat dan kemampuan yang berbeda. Tak ada yang selalu pandai dalam segala hal, jika para orang tua memahami karakter dan ketertarikan anak, ini akan membantu dalam menghadapi anak belajar di rumah.

  • Pelajari Hal Lain

Setelah orang tua mengetahui minat dari anak, orang tua baru bisa menyusun strategi guna mendorong si anak mempelajari hal lain. Jelaskan pula secara perlahan dan bertahap mengenai pentingnya ilmu untuk anak, apabila si anak mengetahui alasan tepat untuk belajar maka itu akan membuat mereka semakin rajin.

  • Rayakan Prestasi Anak

Beri pujian untuk anak ketika mereka berhasil mencapai sesuatu dari hasil belajar, sedikit pujian bisa membuat anak kembali bersemangat dalam belajar. Jangan terlalu fokus dengan kesalahan padahal anak sudah melakukan hal terbaik untuk orang tua, selain itu hindari mengkritik anak karena itu akan memengaruhi perkembangan mental anak.

  • Berhenti Membandingkan

Cara mengatasi malas belajar pada anak selanjutnya adalah dengan tidak membanding-bandingkan kemampuan anak dengan orang lain, bisa itu teman sekolah atau teman rumah. Anak memiliki kemampuan unik, ada yang sulit belajar dan lama memahami pelajar hingga yang mudah mengert meski tak serius dalam belajar.

Apabila anak masuk dalam kategori sulit memahami pelajaran, setidaknya berikan dia waktu dan kenalkan pada banyak cara untuk belajar. Membandingkan kemampuan anak dengan orang lain bukan solusi terbaik untuk bisa memberi motivasi anak untuk giat belajar. Hal ini justru bisa menjatuhkan mental, bahkan mampu membuat mereka tak mau belajar.

makanan pasca operasi

Percepat Pemulihan, Ini Makanan Pasca Operasi yang Aman

  • November 14, 2020

Jika Anda baru saja menyelesaikan prosedur operasi, Anda tentu harus berhati-hati dalam mengonsumsi makanan. Dokter Anda mungkin memberikan peringatan untuk tidak sembarangan mengonsumsi makanan pasca operasi.

Menjaga konsumsi makanan setelah melewati operasi penting untuk menghindari efek samping. Tidak hanya itu, hal ini juga perlu dilakukan bila Anda ingin mempercepat proses pemulihan.

Macam-macam makanan pasca operasi

Anda perlu memastikan untuk mengonsumsi makanan yang aman setelah menjalani operasi. Berikut ini beberapa makanan pasca operasi yang bisa Anda coba:

  • Daging unggas

Setelah operasi, tubuh Anda memerlukan asam amino spesifik yang berperan penting dalam proses penyembuhan luka. Asam amino ini merupakan bahan penyusun protein.

Daging unggas, termasuk ayam, mengandung dua asam amino yang disebut dengan glutamin dan arginin. Glutamin memberikan perlindungan untuk mengatasi stres dari sakit dan cedera, sementara arginin membantu produksi kolagen untuk penyembuhan luka.

  • Makanan berserat

Salah satu komplikasi yang paling sering terjadi pasca operasi adalah gangguan pencernaan. Untuk menghindari hal ini, Anda perlu mengonsumsi makanan yang kaya akan serat.

Serat membantu memperlancar kerja sistem pencernaan Anda. Kandungan serat bisa Anda dapatkan dari berbagai jenis makanan, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, makanan gandum, dan lain sebagainya.

  • Buah dan sayuran segar

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa buah dan sayuran sangat bermanfaat untuk kesehatan Anda. Tidak hanya menghindarkan Anda dari penyakit, buah dan sayuran pun mampu memperlancar proses pemulihan setelah Anda menjalani operasi.

Sayur-sayuran dan buah-buahan segar mengandung nutrisi dan serat yang penting untuk memperlancar penyembuhan. Akan tetapi, Anda mungkin akan lebih sering buang gas karena efek samping dari konsumsi sayur dan buah adalah banyaknya gas dalam tubuh.

  • Ubi

Ubi merupakan salah satu jenis makanan yang tinggi karbohidrat. Karbohidrat bisa memberikan Anda energi yang diperlukan oleh sel untuk mendukung proses pemulihan setelah operasi.

Tidak hanya itu, karbohidrat pada ubi juga memberikan enzim yang membantu dalam memperbaiki luka. Asupan karbohidrat yang tidak memadai akan menghambat proses penyembuhan luka.

Selain karbohidrat, ubi juga mengandung nutrisi lainnya yang penting untuk tubuh Anda, termasuk vitamin C, karternoid, vitamin, mineral, dan senyawa yang memiliki sifat antiinflamasi.

  • Ikan salmon

Ikan salmon juga termasuk sebagai makanan pasca operasi yang diperlukan untuk tubuh. Akan lebih baik lagi kalau Anda mengonsumsi ikan salmon yang sudah dimasak dengan matang, bukan ikan salmon mentah seperti pada sushi.

Dalam setiap ikan salmon, terdapat kandungan protein, vitamin B, selenium, zat besi, zinc, dan lemak omega-3. Lemak omega-3 ini memiliki fungsi untuk menyembuhkan luka, meningkatkan respon kekebalan tubuh, serta mengurangi peradangan.

Meskipun salmon dianggap aman untuk dimakan setelah operasi, sebaiknya tetap konsultasikan dengan dokter Anda. Karena, konsumsi ikan salmon, terutama minyak ikan salmon, pasca operasi hingga saat ini masih banyak menuai pro dan kontra.

  • Telur

Beberapa orang beranggapan bahwa telur tidak baik dikonsumsi setelah operasi karena bisa memicu munculnya nanah. Tapi, sebenarnya telur termasuk sebagai makanna yang cukup aman karena mengandung banyak protein.

Protein dari telur bisa membantu mendukung sistem kekebalan tubuh dan mempercepat proses penyembuhan luka.

Sebagian besar makanan pasca operasi memiliki efek yang baik untuk mempercepat penyembuhan luka. Hal ini sebenarnya wajar, karena luka setelah operasi memang memerlukan perawatan khusus untuk bisa benar-benar pulih.

Perhatikan Hal Ini Ketika Memakai Salep Cacar Air

  • November 13, 2020

Cacar air adalah infeksi virus yang menyebabkan demam dan ruam gatal dengan bercak di sekujur tubuh. Kebanyakan anak mudah merasa tidak dengan ruam ini, namun terdapat beberapa obat yang dapat mengatasi ketidaknyamanan cacar air, salah satunya salep cacar air atau krim.

Ruamnya cacar air bisa sangat gatal, namun ruam tersebut disarankan untuk tidak digaruk. Dulu penyakit ini merupakan penyakit anak yang umum, terutama pada anak-anak di bawah usia 12 tahun. Sekarang lebih jarang, berkat vaksin varicella.

Cacar air sering dimulai tanpa ruam, dengan demam, sakit kepala, sakit tenggorokan, atau sakit perut. Gejala ini dapat berlangsung selama beberapa hari, dengan demam pada kisaran 38,3 ° –38,8 ° C. Ruam kulit yang merah dan gatal biasanya dimulai di perut atau punggung dan wajah. Kemudian menyebar ke hampir semua tempat di tubuh, termasuk kulit kepala, mulut, tangan, kaki, dan alat kelamin.

Ruam dimulai dari banyak benjolan merah kecil yang terlihat seperti jerawat atau gigitan serangga. Mereka muncul dalam gelombang selama 2 sampai 4 hari, kemudian berkembang menjadi lepuh berdinding tipis berisi cairan. Dinding lepuh pecah, meninggalkan luka terbuka, yang akhirnya mengeras menjadi keropeng coklat kering.

Karena cacar air sangat menular, orang yang mengidapnya harus tinggal di rumah dan beristirahat sampai ruamnya hilang dan semua lepuh telah mengering. Kondisi ini biasanya membutuhkan waktu sekitar 1 minggu. Jika Anda tidak yakin apakah Anda atau anak Anda siap untuk kembali beraktivitas di luar, tanyakan kepada dokter Anda.

Metode pengobatan rumahan dapat membantu mengurangi rasa gatal akibat ruam cacar air. Berikut beberapa pengobatan yang bisa Anda coba dan lakukan di rumah:

  • Mandi

Mandi air hangat hingga dingin dapat membantu meredakan gatal. Mandi selama 20 hingga 30 menit sesering yang diperlukan untuk tetap bersih dan menenangkan kulit yang gatal. Tambahkan segenggam oatmeal (digiling menjadi bubuk) ke bak mandi atau Anda bisa mencoba produk mandi oatmeal. Tepuk-tepuk kulit hingga kering setelah mandi, jangan menggosok kulit.

  • Kompres

Anda bisa mengoleskan kompres dingin ke area yang gatal. Gunakan kain penyerap yang lembut, seperti waslap lembut. Basahi kain dengan air dingin dan tempelkan kompres dingin langsung ke kulit. Anda juga bisa membuat pasta oatmeal dan mengoleskannya ke area yang gatal. Ambil sedikit oatmeal yang telah ditumbuk menjadi bubuk, lalu campur dengan sedikit air hangat untuk membuat pasta. 

  • Losion

Anda dapat mengoleskan losion atau salep penenang yang dapat membantu mengeringkan lepuh cacar air. Tetapi bicarakan dengan dokter Anda sebelum menggunakan lotion yang mengandung antihistamin. Anda bisa mencoba lotion atau salep dengan fenol, mentol, dan kapur barus, seperti losion kalamin serta oatmeal, seperti Aveeno Lotion.

Lotion atau salep yang mengandung antihistamin tidak boleh digunakan untuk cacar air. Namun terkadang antihistamin yang diminum akan membantu meredakan gatal. Antihistamin yang diminum dapat membantu mencegah Anda atau anak Anda menggaruk ruam dan lepuh, terutama saat tidur. Beberapa antihistamin dapat dibeli bebas. Jika Anda menggunakannya, ikuti petunjuk pada label dengan cermat. Periksa dengan dokter Anda sebelum Anda memberikannya kepada anak Anda.

Perlu diingat, ketika mengoleskan losion atau salep kalamin pada area yang gatal Anda harus menghindari daerah pada wajah, terutama di dekat mata. Untuk mencegah cacar air, Anda disarankan untuk mengimunisasi anak Anda terhadap cacar air setelah usia 12 bulan dan sekali lagi pada usia 4 sampai 5 tahun.

Manfaat Mengendalikan Kehamilan Lewat Program Keluarga Berencana

Manfaat Mengendalikan Kehamilan Lewat Program Keluarga Berencana

  • November 6, 2020

Program Keluarga Berencana (KB) telah menjadi program yang ditekankan oleh pemerintah kepada masyarakat sejak puluhan tahun yang lalu. Program ini kini digunakan sebagai salah satu cara menekan pertumbuhan jumlah penduduk serta meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

Anda mungkin mengenal program KB dengan slogan “dua anak cukup”. Melalui adanya program ini, diharapkan kelahiran pada masyarakat bisa lebih dikendalikan, adanya jarak usia yang ideal saat melahirkan, dan adanya pengaturan kehamilan yang baik. 

Mengapa perlu mengendalikan kehamilan lewat program keluarga berencana?

Secara garis besar, pemerintah ingin menjadikan program ini sebagai alternatif dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk. Kontrol kehamilan bisa membantu dalam mengatasi tingkat pertumbuhan penduduk di Indonesia yang sangat besar.

Namun, selain itu, ada juga manfaat lain yang bisa Anda rasakan apabila Anda memilih untuk melakukan kontrol kehamilan, yaitu: 

  • Mengurangi resiko kanker

Mengendalikan kehamilan bisa dilakukan melalui dua cara, yaitu menggunakan alat KB hormonal dan non-hormonal. Alat KB hormonal mampu menurunkan resiko terkena kanker rahim hingga 50 persen. 

  • Mengatasi migrain saat menstruasi

Beberapa wanita mengalami migrain berat di masa menstruasi. Hal ini terjadi karena adanya penurunan hormon estrogen dan progesteron tepat sebelum menstruasi dimulai. Alat KB hormonal memungkinkan Anda untuk melewati masa menstruasi tanpa gejala ini. 

  • Mengatur siklus menstruasi

Terkadang, siklus menstruasi yang tidak teratur bisa menandakan adanya kondisi medis tertentu. Penggunaan alat KB hormonal bisa membantu mengatur siklus menstruasi Anda menjadi lebih teratur dan mencegah pendarahan yang terlalu berat. 

  • Menghilangkan jerawat hormonal

Perubahan hormon seringkali menjadi penyebab utama kemunculan jerawat. Hal ini juga yang menyebabkan pertumbuhan jerawat paling parah terjadi di masa pubertas. Penggunaan alat KB hormonal bisa meminimalkan perubahan hormon, sehingga kemunculan jerawat hormonal pun dapat lebih terkendali.

  • Mengurangi resiko anemia

Beberapa wanita mengalami pendarahan yang sangat hebat saat menstruasi. Hal ini menyebabkan peningkatan risiko anemia. Penggunaan alat KB hormonal bisa meminimalisir pendarahan berlebih, sehingga juga menurunkan resiko anemia. 

Alat KB untuk program Keluarga Berencana di Indonesia

Di Indonesia, program Keluarga Berencana direkomendasikan dengan menggunakan dua jenis alat KB, yaitu:

  • Alat KB non-hormonal

Alat KB non-hormonal merupakan alat kontrasepsi yang digunakan tanpa adanya keharusan untuk mengonsumsi obat atau pil tertentu. Ada beberapa metode yang digunakan untuk jenis alat KB ini, yaitu KB alami atau MAL, kondom, alat kontrasepsi dalam rahim, dan tubektomi.

MAL tau KB alami dilakukan dengan mengendalikan pemberian air susu ibu (ASI) kepada bayi. Tujuannya untuk mengurangi masa subur atau masa ovulasi wanita. 

Kondom merupakan selubung karet yang tidak hanya efektif untuk mencegah kehamilan, tetapi juga mencegah penularan penyakit kelamin. Alat kontrasepsi ini bekerja dengan menghalangi terjadinya pertemuan antara sperma dan sel telur.

  • Alat KB hormonal

Alat KB hormonal adalah alat kontrasepsi yang bekerja untuk mengendalikan kehamilan dengan mempengaruhi hormon. Hormon yang dikendalikan biasanya hormon estrogen atau progesteron.

Tersedia beberapa macam alat KB hormonal, yaitu hormon progestin berupa pil, injeksi atau suntikan hormon, dan implan. 

Saat akan mengikuti program Keluarga Berencana, sebaiknya didiskusikan dengan pasangan Anda mengenai upaya penggunaan alat KB yang paling sesuai. Selain itu, konsultasikan juga dengan dokter untuk memastikan kesehatan Anda dan efek samping penggunaan alat KB.

Penyebab kulit kering bukan hanya cuaca yang panas dan sinar matahari yang terik.

8 Penyebab Kulit Kering yang Mengejutkan

  • Oktober 30, 2020

Apakah Anda mengalami masalah kulit bersisik, pecah-pecah, juga terasa gatal? Itu merupakan tanda-tanda kulit kering yang sebaiknya segera Anda atasi. Tidak hanya mengganggu penampilan, nyatanya kondisi masalah kulit ini juga membuat ketidaknyaman bagi para penderitanya. 

Penyebab kulit kering sendiri salah satunya sangat dipicu faktor iklim dan cuaca. Tinggal di daerah tropis seperti Indonesia dapat membuat Anda lebih rentan terkena masalah kulit yang satu ini. Namun sebenarnya, penyebab kulit kering yang berasal dari faktor alam tersebut sangat mudah dicegah dengan penggunaan tabir surya secara tepat. 

Yang lebih rentan membuat kulit kering justru adalah penyebab-penyebab yang mungkin saja Anda tidak sadari, namun terus dilakukan selama ini. Berikut adalah beberapa penyebab kulit kering yang mungkin baru Anda ketahui saat ini. 

  1. Air Hangat 

Mandi air hangat selepas pulang kerja dapat menjadi relaksasi tersendiri bagi tubuh Anda. Namun sebaiknya, jangan terlalu sering melakukan kebiasaan tersebut. Air hangat rentan menjadi penyebab kulit kering. Pasalnya ketika Anda mandi dengan air hangat lebih dari lima menit, kulit Anda akan mudah mengalami dehidrasi sehingga memicu gejala kulit kering. 

  1. Penyakit Tertentu 

Beberapa penyakit pada tubuh Anda juga dapat memengaruhi kondisi kulit. Penyakit kulit semacam eksim ataupun psoriasis merupakan contohnya. Dengan penyakit tersebut, kulit Anda menjadi lebih rentan terhadap kekeringan. Namun selain penyakit kulit, jenis penyakit seperti diabetes, gagal ginjal, serta hipotiroid juga berpengaruh membuat kulit kering. 

  1. Sering Cuci Tangan 

Mencuci tangan tentu menjadi budaya sehat yang patut dilestarikan. Anda mungkin berpikir kegiatan ini akan aman bagi kulit selama Anda menggunakan air dingin. Nyatanya, sekalipun menggunakan air dingin, kegiatan mencuci tangan yang terlalu sering dapat menjadi penyebab kulit kering. Mencuci tangan terlalu sering dapat menimbulkan kekeringan kulit dengan gejala kulit pecah-pecah. 

  1. Mengeringkan dengan Handuk 

Masih berhubungan dengan cuci tangan, apa yang Anda lakukan untuk mengeringkan tangan Anda? Apakah mengeringkannya dengan cara mengelap menggunakan tisu ataupun handuk? Hati-hati, gesekan yang terlalu keras akibat mengelap tangan agar kering bisa menjadi penyebab kulit kering. Alih-alih mengeringkan dengan handuk ataupun tisu, lebih disarankan Anda cukup menepuk-tepuk tangan secukupnya untuk membuang sisa air dari tangan. 

  1. Penggunaan Sabun 

Sabun memang bersifat membersihkan. Namun, tidak semua sabun aman bagi kulit. Kebanyakan sabun justru membuat kulit menjadi lebih kering. Sabun yang menjadi penyebab kulit kering ini tidak hanya mengarah pada sabun mandi, melainkan juga sabun cuci piring ataupun detergen. 

  1. Obat Jerawat

Anda mungkin menggunakan obat jerawat untuk bisa membuat wajah bersih. Namun ternyata, dampak dari penggunaan obat jerawat ternyata dapat menjadi penyebab kulit kering. Ini karena umumnya obat jerawat, khususnya yang mengandung asam salisilat, bersifat mempercepat pergantian sel kulit sehingga menyebabkan kekeringan pada area yang terkena. 

  1. Parfum dan Produk Pewangi 

Ternyata parfum ataupun beragam jenis produk yang mengandung pewangi juga dapat menjadi penyebab kulit kering. Khususnya apabila produk tersebut langsung bersentuhan dengan kulit ketika digunakan. Ini karena parfum cenderung menimbulkan risiko iritasi sehingga kulit menjadi lebih mudah meradang dan kering. 

  1. Asap Rokok 

Asap rokok jelas tidak baik bagi kesehatan. Tidak hanya mempengaruhi organ tubuh bagian dalam, dampak negatif dari rokok juga rentan menimpa kulit Anda. Paparan asap rokok menjadi penyebab kulit kering. Anda yang kerap terpapar asap rokok juga akan lebih mudah mengalami penuaan kulit, seperti keriput. 

*** 

Dari berbagai penyebab kulit kering di atas, yang mana yang paling sering Anda lakukan? Yuk mulai hindari faktor-faktor penyebab kekeringan tersebut agar kulit menjadi lebih sehat.

Risiko Prolonged Pregnancy, Ketahui Bahayanya

  • Oktober 27, 2020

Waktu persalinan merupakan masa yang paling dinanti oleh orang tua, khususnya ibu hamil. Saat melewati batas waktu persalinan, ibu sering khawatir tentang kesehatan dan keselamatan bayi. Faktanya, dengan tanggal dan istilah yang berbeda tentang kehamilan dan persalinan, sulit menentukan kapan Anda benar-benar bertemu dengan buah hati. Kampus Dokter Kandungan dan Ginekolog Amerika (ACOG) menggunakan istilah seperti early term (37-38 minggu), full term (39-40 minggu), late term (41-42 minggu), dan post term (lebih dari 42 minggu). Bayi yang lahir sebelum 37 minggu disebut bayi premature, dengan bayi yang lahir setelah lebih dari 42 minggu disebut postmature (disebut pula overdue atau prolonged pregnancy). Sekitar 60 persen ibu hamil akan melahirkan bayi sebelum batas waktu persalinan, dengan 1 dari 10 bayi lahir postmature. Berdasarkan statistik tersebut, Anda mungkin penasaran kapan batas waktu persalinan Anda dan faktor apa saja yang menyebabkan prolonged pregnancy.

Tanggal pembuahan bayi yang sesungguhnya sulit untuk diketahui, sehingga usia gestasi merupakan cara yang paling sering digunakan untuk menghitung seberapa jauh Anda hamil dan memprediksi kapan batas waktu kehamilan. Usia gestasi diukur menggunakan hari pertama masa menstruasi terakhir Anda; 280 hari (40 minggu) sejak hari tersebut merupakan rata-rata lama kehamilan. Dari sinilah perkiraan waktu persalinan berasal. Namun, beberapa faktor tertentu dapat menyebabkan bayi lahir premature atau kehamilan Anda menjadi prolonged pregnancy. Adapun beberapa penyebab bayi lahir terlambat di antaranya adalah kehamilan pertama, Anda memiliki riwayat melahirkan postmature, keluarga memiliki riwayat medis melahirkan postmature, obesitas, bayi berjenis kelamin laki-laki, dan waktu persalinan salah dihitung.

Risiko prolonged pregnancy

Saat persalinan melebihi waktu 41 minggu (late term) dan lebih dari 42 minggu (post term), ada peningkatan risiko gangguan kesehatan tertentu. Beberapa risiko yang umum dijumpai pada bayi yang lahir postmature di antaranya adalah:

  • Makrosomia, atau bayi berukuran lebih besar daripada ukuran rata-rata kelahiran pada umumnya, yang bisa meningkatkan risiko persalinan sesar atau distosia bahu (bahu bayi tersangkut di belakang tulang pelvis ibu pada saat persalinan)
  • Sindrom postmaturitas, yang ditandai dengan tidak bertambahnya berat badan pada bayi setelah batas waktu, serta kulit yang kendor, dan kuku jari dan kuku kaki yang panjang pada saat lahir.
  • Air ketuban sedikit, yang dapat memengaruhi detak jantung bayi dan menyebabkan tali pusar padat saat kontraksi, menyebabkan kurangnya kurangnya aliran udara yang mengalir ke janin.
  • Meconium, pada paru-paru bayi yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan serius.
  • Lahir mati (stillbirth), di mna bayi meninggal sebelum dilahirkan.

Late term dan prolonged pregnancy juga dapat menyebabkan komplikasi persalinan, seperti vagina robek parah saat persalinan, infeksi, dan pendarahan postpartum.

Perawatan sebelum melahirkan tetap harus dilakukan meskipun kehamilan telah melebihi batas waktu persalinan (prolonged pregnancy). Pada saat kunjungan dokter kandungan, dokter akan memeriksa ukuran bayi, detak jantunf, posisi, dan bertanya seputar gerakan bayi. Apabila Anda berada pada posisi satu minggu setelah batas waktu persalinan, dokter kandungan dapat melakukan pemeriksaan detak jantung bayi (tes nonstress) dan pemeriksaan volume air ketuban atau kombinasi antara tes nonstress dan ultrasound janin. Dalam kasus tertentu, induksi persalinan untuk mempercepat persalinan dapat direkomendasikan. Induksi persalinan adalah stimulasi kontraksi uterus pada masa kehamilan sebelum persalinan dimulai agar persalinan lewat vagina dapat terjadi. Konsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Mendadak Alami Siklus Haid 18 Hari, Ini Penyebabnya

Mendadak Alami Siklus Haid 18 Hari, Ini Penyebabnya

  • Oktober 23, 2020

Normalnya jarak antara hari pertama menstruasi dengan jadwal menstruasi berikutnya berkisar 21—35 hari. Namun dalam beberapa kasus, ada pula perempuan yang mengalami siklus haid 18 hari atau siklus haid yang lebih lama dari 35 hari.

Siklus haid yang terjadi kurang dari 21 hari dikenal sebagai siklus haid pendek. Sementara itu jika Anda mengalami siklus haid di atas 35 hari, artinya siklus menstruasi Anda tergolong panjang. Pendek atau panjangnya siklus haid dipengaruhi oleh pembentukan ovulasi. 

Umumnya siklus haid dialami oleh wanita secara tetap. Namun dalam kondisi tertentu, siklus haid Anda bisa jadi berubah lebih cepat atau lebih lama. Khusus jika Anda tiba-tiba mengalami siklus haid 18 hari atau siklus menstruasi pendek, beberapa faktor penyebab di bawah ini mungkin menjadi pemicunya. 

  1. Pasca Menyusui 

Ibu-ibu yang menyusui anaknya secara eksklusif cenderung tidak akan mengalami menstruasi. Ini karena ketika menyusui eksklusif, pembentuknya hormon yang merangsang ovulasi akan tertunda hingga bisa mencapai 18 bulan. Ketika masa itu terlewati, kerap terjadi siklus haid menjadi lebih cepat daripada siklus sebelum Anda menyusui. Ini karena adanya fluktuasi hormon yang memicu ovulasi terjadi lebih cepat. 

  1. Bekas Luka Rahim 

Ketika rahim Anda memiliki luka, besar kemungkinan Anda akan mengalami siklus haid pendek di bawah 21 hari. Kondisi ini dikenal sebagai sindrom Asherman. Siklus haid yang lebih cepat pada rahim yang memiliki bekas luka akibat prosedur kuret atau pembedahan dapat terjadi karena bekas luka tersebut dapat mengeluarkan darah. 

  1. Kontrasepsi

Metode kontrasepsi yang Anda pilih bisa sangat memengaruhi siklus haid yang Anda alami. Ini karena setiap metode kontrasepsi bisa memengaruhi produksi hormon yang memengaruhi terjadinya ovulasi. Secara khusus apabila Anda memakai kontrasepsi berjenis IUD, Anda bisa mudah mengalami siklus haid 18 hari sebab IUD memengaruhi hormon dan meringankan aliran darah. 

  1. Masalah Tiroid

Pendek atau panjangnya siklus haid juga dipengaruhi oleh tiroid Anda. Ketika Anda mengalami siklus haid 18 hari secara tiba-tiba, cobalah periksakan diri ke dokter. Jangan-jangan Anda tengah mengalami masalah tiroid. Keterkaitan antara tiroid dengan siklus haid terjadi karena hormon yang merangsang ovulasi dengan kelenjar tiroid berada di lokasi yang sama, yaitu di poros hipotalamus otak. 

  1. Konsumsi Obat-obatan

Konsumsi obat-obatan tertentu nyatanya juga dapat membuat Anda tiba-tiba mengalami siklus haid pendek di bawah 21 hari. Obat-obatan berjenis antidepresan hingga ibuprofen disinyalir menjadi penyebab siklus haid pendek karena jenis obat ini mempersingkat aliran darah. 

  1. Jelang Menopause 

Perempuan berusia di atas 30 tahun atau 40 tahun cenderung mengalami siklus haid yang lebih pendek daripada seharusnya. Pertambahan usia perempuan memang menjadi penyebab lebih cepatnya ovulasi terjadi karena tubuh sedang bertransisi ke masa jelang menopause. Ketika And Anda mengalami siklus haid pendek karena pertambahan usia, artinya dalam 4—6 tahun mendatang, Anda bisa jadi akan mengalami menopause. 

  1. PCOS

PCOS merupakan singkatan dari polycystic ovarian syndrome. Ini merupakan gangguan kesuburan pada perempuan yang terjadi karena tubuh memproduksi hormon pria secara pria. Pembentukan ini dapat menekan terjadinya ovulasi. Awal mulanya perempuan dengan PCOS akan mengalami siklus haid panjang di atas 35 hari. Namun lama-kelamaan, penderita PCOS justru akan mengalami siklus haid yang lebih cepat. 

*** 

Ketika Anda mengalami siklus haid 18 hari secara tiba-tiba, tidak ada salahnya segera berkonsultasi ke dokter kandungan secepatnya. Pasalnya, beberapa penyebab siklus haid pendek berhubungan dengan tingkat kesuburan Anda.

Ejakulasi Tertunda, Penyebab dan Cara mengatasinya!

  • Oktober 12, 2020

Bagi seorang pria, mengalami ejakulasi tertunda bukanlah hal yang menyenangkan. Bahkan hal ini bisa jadi sebuah mimpi buruk bagi mereka. Terlebih lagi jika ejakulasi tersebut tidak juga muncul setelah adanya stimulasi seksual selama 30 menit atau lebih.

Meskipun tidak ada batasan waktu khusus bagi seorang pria untuk mencapai orgasme, tetapi apakah normal jika hal tersebut terjadi secara terus menerus? Apa sebenarnya penyebab terjadinya ejakulasi tertunda dan bagaimana cara mengatasinya?

Gejala ejakulasi tertunda

Ejakulasi tertunda sering kali disebut sebagai ejakulasi terganggu adalah kondisi di mana seorang pria membutuhkan rangsangan lebih lama untuk bisa mencapai orgasme dan mengeluarkan air mani dari penis (ejakulasi). Namun, pada beberapa pria dengan ejakulasi tertunda tidak dapat ejakulasi sama sekali.

Biasanya ejakulasi tertunda bersifat sementara atau bisa seumur hidup. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh kondisi kesehatan kronis tertentu, operasi, dan pengobatan. Seorang pria sering kali mengalami kesulitan mencapai orgasme selama berhubungan seksual atau aktivitas seksual lainnya dengan pasangan. Beberapa pria bahkan bisa mengalam ejakulasi saat melakukan mastrubasi. Nah, ejakulasi tertunda dibagi menjadi dua jenis berdasarkan gejalanya:

  • Ejakulasi tertunda situasional. Pada jenis ini, hejala hanya terjadi pada keadaan tertentu ataupun rangsangan seksual tertentu saja.
  • Ejakulasi tertunda bawaan. Ejakulasi ini sudah terjadi sejak penderita mengalami akil balik.

Apa penyebab ejakulasi tertunda?

Ejakulasi ini dapat terjadi karena sedang menjalani suatu pengobatan, kondisi kesehatan kronis tertentu ataupun karena operasi. Atau mungkin disebabkan oleh penyalahgunaan zat atau masalah kesehatan mental, seperti depresi, kecemasan, dan stres. Penyebab psikologis dari ejakulasi tertunda meliputi:

  • Depresi, kecemasan, atau kondisi kesehatan mental lainnya
  • Masalah hubungan karena stres, komunikasi yang buruk atau masalah lainnya
  • Kecemasan tentang kinerja
  • Citra tubuh yang buruk
  • Perbedaan realitas seksual dengan pasangan dan fantasi seksual
  • Takut menyebabkan kehamilan biasanya dapat membuat seorang pria ejakulasi tertunda
  • Penggunaan vibrator berlebihan
  • Pernah mengalami pelecehan seksual

Selain itu, obat-obatan dan zat lain yang dapat menyebabkan ejakulasi tertuna antara lain:

  • Beberapa obat antidepresan
  • Obat tekanan darah tinggi tertentu
  • Diuretik tertentu
  • Beberapa obat antipsikotik
  • Beberapa obat anti kejang
  • Alkohol, terutama minum terlalu banyak

Penyebab fisik dari ejakulasi tertunda biasanya meliputi:

  • Cacat lahir tertentu yang mempengaruhi sistem reproduksi pria
  • Cedera pada saraf panggul yang mengontrol orgasme
  • Infeksi tertentu, seperti infeksi saluran kemih
  • Operasi prostat, seperti reseksi transurethral dari prostat atau prostat
  • Penyakit neurologis, seperti neuropati diabetik, stroke, atau kerusakan saraf pada sumsum tulang belakang
  • Kondisi terkait hormon, seperti kadar hormon tiroid rendah (hipotiroidisme) atau kadar testoteron rendah (hipogonadisme)
  • Ejakulasi retrograde, suatu kondisi di mana air mani masuk kembali ke kandung kemih, bukan keluar dari penis.

Cara mengatasi ejakulasi tertunda

Cara mengatasi atau pengobatan ejakulasi tertunda akan sangat tergantung pada penyebab yang mendasarinya, tetapi mungkin termasuk minum obat atau membuat perubahan pada obat yang saat ini sedang Anda minum, menjalani konseling psikolog, atau mengurangi alkohol atau obat-obatan terlarang.

Konseling psikolog mungkin dapat membantu mengatasi masalah kesehatan mental yang mendasari penyebab dari kondisi ini, seperti depresi dan kecemasan. Ini juga digunakan untuk masalah psikologis yang secara langsung mempengaruhi kemampuan Anda untuk berjakulasi. 

Konseling mungkin akan melibatkan psikolog atau konselor bersama pasangan Anda. Anda pun mungkin mendapat manfaat paling banyak dengan menemui terapis seks yang mengkhususkan diri dalam terapi masalah seksual.

Ejakulasi tertunda adalah kondisi yang membuat seorang pria frustrasi, pun dengan pasangan. Mengatasi ejakulasi ini membutuhkan waktu dan komitmen dari Anda dan pasangan. Intinya adalah komunikasi yang jujur dan terbuka tentang ejakulasi tertunda ini. Bicarakan hal ini baik-baik dengan pasangan dan jangan malu untuk mengobatinya, baik dengan dokter atau psikolog.  

Inilah Cara Membuat Sabun Cair Organik

  • Oktober 7, 2020

Kulit merupakan salah satu bagian tubuh yang penting untuk dijaga. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan jika manusia ingin menjaga kulit. Salah satunya termasuk menggunakan sabun cair organik. Sabun cair organik bisa Anda beli baik di supermarket maupun secara online. Harga yang ditawarkan juga terjangkau, yaitu sekitar Rp 20.000,00. Selain itu, sabun tersebut juga dapat memberikan manfaat seperti menjaga kelembaban kulit dan mengurangi peradangan. Jika Anda ingin mencoba membuat sabun tersebut, Anda juga bisa mencari tahu cara membuat sabun cair organik melalui internet.

Cara membuat sabun cair organik bisa Anda lihat melalui berbagai sumber. Cara-cara tersebut bisa membantu menjaga kesehatan kulit dan bahan-bahan yang dipakai juga terlihat sederhana.

Perbandingan Antara Sabun Cair Organik Dengan Sabun Biasa

Sebagai perbandingannya dengan sabun cair biasa atau sabun yang diedarkan di pasaran, sabun biasa lebih sering membuat kulit kering karena mengandung sodium lauryl sulfate (SLS). SLS bekerja sebagai surfaktan.

Surfaktan pada sabun bisa membuat minyak dan kotoran terikat dan terangkat oleh air. Kandungan tersebut bisa membuat kulit bersih, namun tidak terasa licin atau berminyak. Surfaktan juga bisa membuat kulit menjadi kering dan pecah-pecah. Seseorang yang menggunakan sabun yang mengandung SLS dalam jangka panjang akan terkena risiko terhadap dermatitis kontak iritan.

Cara Membuat Sabun Cair Organik

Jika Anda memiliki kulit yang rentan kering atau memiliki eksim, Anda sebaiknya gunakan sabun cair organik. Sabun-sabun cair organik mengandung bahan-bahan alami yang biasanya Anda gunakan di dapur.

Berikut adalah bahan-bahan yang sebaiknya Anda persiapkan untuk membuat sabun cair organik:

  • Minyak kelapa (283 gram).
  • Minyak zaitun (283 gram).
  • Minyak bekatul (85 gram).
  • Minyak biji anggur (368 gram).
  • Minyak biji bunga matahari (156 gram).
  • Potasium hidroksida (255 gram).
  • Air sulingan (2,4 kg atau 740 mL).
  • Air sulingan (1,8 liter) untuk mengencerkan pasta sabun yang sudah Anda buat.
  • Gliserin nabati (456 gram).
  • 6 atau 7 sumber daya mineral esensial yang Anda pilih seperti minyak lavender.

Setelah menyiapkan bahan di atas, Anda bisa membuat sabun. Berikut adalah langkah-langkah yang sebaiknya Anda lakukan:

  • Siapkan panci pemanas, dua gelas, dua sendok, dan blender tangan.
  • Pastikan Anda berada di ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik. Selain itu, Anda juga perlu pakai sarung tangan dan kacamata pelindung ketika membuat sabun tersebut.
  • Masukkan semua jenis minyak ke dalam panci pemanas dan gunakan suhu tinggi untuk melelehkannya.
  • Setelah melakukan hal tersebut, Anda campur dengan air yang disuling sebanyak 708 gram dengan potasium hidroksida ke dalam gelas yang berbeda dengan minyak.
  • Masukkan campuran air dan potasium hidroksida ke dalam panci pemanas, kemudian diaduk. Setelah melakukan hal tersebut, Anda gunakan blender tangan selama 5 menit.
  • Setelah itu, Anda tutup panci dan panaskan dengan suhu tinggi selama 30 sampai 60 menit pertama, lalu turunkan suhu panci.
  • Untuk melanjutkan pembuatan sabun cair, Anda adukkan lagi dengan tangan sampai campuran seluruh bahan yang digunakan terlihat seperti pasta.
  • Anda bisa tes pasta tersebut dengan memasukkannya ke dalam air panas dan diaduk. Jika air yang diaduk tampak jernih, maka pasta sabun bisa diencerkan. Namun, jika air yang diaduk belum jernih, Anda perlu panaskan kembali.

Setelah membuat sabun, sabun tersebut perlu dicairkan. Berikut adalah tahap kedua cara membuat sabun tersebut dengan mengencerkan pasta sabun:

  • Panaskan 1,7 kg air dan jangan sampai mendidih.
  • Tambahkan gliserin nabati ke dalam air panas. Setelah itu, Anda aduk rata bahan tersebut.
  • Setelah melakukan langkah tersebut, Anda masukkan campuran tersebut ke dalam panci pemanas berisi pasta sabun dengan suhu rendah. Anda aduk rata, lalu biarkan campuran tersebut selama semalam.
  • Setelah itu, Anda aduk lagi campuran tersebut sampai rata dan biarkan selama satu jam.
  • Sabun cair yang sudah diencerkan akan membentuk lapisan tipis di bagian atas. Keluarkan lapisan yang ada di bagian atas dan encerkan lagi dengan air jika Anda mau.
  • Setelah itu, Anda tambahkan pewarna ke dalam sabun cair.
  • Setelah itu, sabun cair bisa Anda gunakan.

Kesimpulan

Cara membuat sabun cair organik bisa Anda lakukan dengan menggunakan bahan-bahan alami. Anda hanya perlu terapkan cara-cara yang disebutkan di atas jika ingin menghasilkan kulit yang lebih bagus. Menggunakan sabun cair organik juga akan memberikan efek yang lebih baik dibandingkan dengan sabun-sabun lain.