Penyebab kulit kering bukan hanya cuaca yang panas dan sinar matahari yang terik.

8 Penyebab Kulit Kering yang Mengejutkan

  • Oktober 30, 2020

Apakah Anda mengalami masalah kulit bersisik, pecah-pecah, juga terasa gatal? Itu merupakan tanda-tanda kulit kering yang sebaiknya segera Anda atasi. Tidak hanya mengganggu penampilan, nyatanya kondisi masalah kulit ini juga membuat ketidaknyaman bagi para penderitanya. 

Penyebab kulit kering sendiri salah satunya sangat dipicu faktor iklim dan cuaca. Tinggal di daerah tropis seperti Indonesia dapat membuat Anda lebih rentan terkena masalah kulit yang satu ini. Namun sebenarnya, penyebab kulit kering yang berasal dari faktor alam tersebut sangat mudah dicegah dengan penggunaan tabir surya secara tepat. 

Yang lebih rentan membuat kulit kering justru adalah penyebab-penyebab yang mungkin saja Anda tidak sadari, namun terus dilakukan selama ini. Berikut adalah beberapa penyebab kulit kering yang mungkin baru Anda ketahui saat ini. 

  1. Air Hangat 

Mandi air hangat selepas pulang kerja dapat menjadi relaksasi tersendiri bagi tubuh Anda. Namun sebaiknya, jangan terlalu sering melakukan kebiasaan tersebut. Air hangat rentan menjadi penyebab kulit kering. Pasalnya ketika Anda mandi dengan air hangat lebih dari lima menit, kulit Anda akan mudah mengalami dehidrasi sehingga memicu gejala kulit kering. 

  1. Penyakit Tertentu 

Beberapa penyakit pada tubuh Anda juga dapat memengaruhi kondisi kulit. Penyakit kulit semacam eksim ataupun psoriasis merupakan contohnya. Dengan penyakit tersebut, kulit Anda menjadi lebih rentan terhadap kekeringan. Namun selain penyakit kulit, jenis penyakit seperti diabetes, gagal ginjal, serta hipotiroid juga berpengaruh membuat kulit kering. 

  1. Sering Cuci Tangan 

Mencuci tangan tentu menjadi budaya sehat yang patut dilestarikan. Anda mungkin berpikir kegiatan ini akan aman bagi kulit selama Anda menggunakan air dingin. Nyatanya, sekalipun menggunakan air dingin, kegiatan mencuci tangan yang terlalu sering dapat menjadi penyebab kulit kering. Mencuci tangan terlalu sering dapat menimbulkan kekeringan kulit dengan gejala kulit pecah-pecah. 

  1. Mengeringkan dengan Handuk 

Masih berhubungan dengan cuci tangan, apa yang Anda lakukan untuk mengeringkan tangan Anda? Apakah mengeringkannya dengan cara mengelap menggunakan tisu ataupun handuk? Hati-hati, gesekan yang terlalu keras akibat mengelap tangan agar kering bisa menjadi penyebab kulit kering. Alih-alih mengeringkan dengan handuk ataupun tisu, lebih disarankan Anda cukup menepuk-tepuk tangan secukupnya untuk membuang sisa air dari tangan. 

  1. Penggunaan Sabun 

Sabun memang bersifat membersihkan. Namun, tidak semua sabun aman bagi kulit. Kebanyakan sabun justru membuat kulit menjadi lebih kering. Sabun yang menjadi penyebab kulit kering ini tidak hanya mengarah pada sabun mandi, melainkan juga sabun cuci piring ataupun detergen. 

  1. Obat Jerawat

Anda mungkin menggunakan obat jerawat untuk bisa membuat wajah bersih. Namun ternyata, dampak dari penggunaan obat jerawat ternyata dapat menjadi penyebab kulit kering. Ini karena umumnya obat jerawat, khususnya yang mengandung asam salisilat, bersifat mempercepat pergantian sel kulit sehingga menyebabkan kekeringan pada area yang terkena. 

  1. Parfum dan Produk Pewangi 

Ternyata parfum ataupun beragam jenis produk yang mengandung pewangi juga dapat menjadi penyebab kulit kering. Khususnya apabila produk tersebut langsung bersentuhan dengan kulit ketika digunakan. Ini karena parfum cenderung menimbulkan risiko iritasi sehingga kulit menjadi lebih mudah meradang dan kering. 

  1. Asap Rokok 

Asap rokok jelas tidak baik bagi kesehatan. Tidak hanya mempengaruhi organ tubuh bagian dalam, dampak negatif dari rokok juga rentan menimpa kulit Anda. Paparan asap rokok menjadi penyebab kulit kering. Anda yang kerap terpapar asap rokok juga akan lebih mudah mengalami penuaan kulit, seperti keriput. 

*** 

Dari berbagai penyebab kulit kering di atas, yang mana yang paling sering Anda lakukan? Yuk mulai hindari faktor-faktor penyebab kekeringan tersebut agar kulit menjadi lebih sehat.

Risiko Prolonged Pregnancy, Ketahui Bahayanya

  • Oktober 27, 2020

Waktu persalinan merupakan masa yang paling dinanti oleh orang tua, khususnya ibu hamil. Saat melewati batas waktu persalinan, ibu sering khawatir tentang kesehatan dan keselamatan bayi. Faktanya, dengan tanggal dan istilah yang berbeda tentang kehamilan dan persalinan, sulit menentukan kapan Anda benar-benar bertemu dengan buah hati. Kampus Dokter Kandungan dan Ginekolog Amerika (ACOG) menggunakan istilah seperti early term (37-38 minggu), full term (39-40 minggu), late term (41-42 minggu), dan post term (lebih dari 42 minggu). Bayi yang lahir sebelum 37 minggu disebut bayi premature, dengan bayi yang lahir setelah lebih dari 42 minggu disebut postmature (disebut pula overdue atau prolonged pregnancy). Sekitar 60 persen ibu hamil akan melahirkan bayi sebelum batas waktu persalinan, dengan 1 dari 10 bayi lahir postmature. Berdasarkan statistik tersebut, Anda mungkin penasaran kapan batas waktu persalinan Anda dan faktor apa saja yang menyebabkan prolonged pregnancy.

Tanggal pembuahan bayi yang sesungguhnya sulit untuk diketahui, sehingga usia gestasi merupakan cara yang paling sering digunakan untuk menghitung seberapa jauh Anda hamil dan memprediksi kapan batas waktu kehamilan. Usia gestasi diukur menggunakan hari pertama masa menstruasi terakhir Anda; 280 hari (40 minggu) sejak hari tersebut merupakan rata-rata lama kehamilan. Dari sinilah perkiraan waktu persalinan berasal. Namun, beberapa faktor tertentu dapat menyebabkan bayi lahir premature atau kehamilan Anda menjadi prolonged pregnancy. Adapun beberapa penyebab bayi lahir terlambat di antaranya adalah kehamilan pertama, Anda memiliki riwayat melahirkan postmature, keluarga memiliki riwayat medis melahirkan postmature, obesitas, bayi berjenis kelamin laki-laki, dan waktu persalinan salah dihitung.

Risiko prolonged pregnancy

Saat persalinan melebihi waktu 41 minggu (late term) dan lebih dari 42 minggu (post term), ada peningkatan risiko gangguan kesehatan tertentu. Beberapa risiko yang umum dijumpai pada bayi yang lahir postmature di antaranya adalah:

  • Makrosomia, atau bayi berukuran lebih besar daripada ukuran rata-rata kelahiran pada umumnya, yang bisa meningkatkan risiko persalinan sesar atau distosia bahu (bahu bayi tersangkut di belakang tulang pelvis ibu pada saat persalinan)
  • Sindrom postmaturitas, yang ditandai dengan tidak bertambahnya berat badan pada bayi setelah batas waktu, serta kulit yang kendor, dan kuku jari dan kuku kaki yang panjang pada saat lahir.
  • Air ketuban sedikit, yang dapat memengaruhi detak jantung bayi dan menyebabkan tali pusar padat saat kontraksi, menyebabkan kurangnya kurangnya aliran udara yang mengalir ke janin.
  • Meconium, pada paru-paru bayi yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan serius.
  • Lahir mati (stillbirth), di mna bayi meninggal sebelum dilahirkan.

Late term dan prolonged pregnancy juga dapat menyebabkan komplikasi persalinan, seperti vagina robek parah saat persalinan, infeksi, dan pendarahan postpartum.

Perawatan sebelum melahirkan tetap harus dilakukan meskipun kehamilan telah melebihi batas waktu persalinan (prolonged pregnancy). Pada saat kunjungan dokter kandungan, dokter akan memeriksa ukuran bayi, detak jantunf, posisi, dan bertanya seputar gerakan bayi. Apabila Anda berada pada posisi satu minggu setelah batas waktu persalinan, dokter kandungan dapat melakukan pemeriksaan detak jantung bayi (tes nonstress) dan pemeriksaan volume air ketuban atau kombinasi antara tes nonstress dan ultrasound janin. Dalam kasus tertentu, induksi persalinan untuk mempercepat persalinan dapat direkomendasikan. Induksi persalinan adalah stimulasi kontraksi uterus pada masa kehamilan sebelum persalinan dimulai agar persalinan lewat vagina dapat terjadi. Konsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Mendadak Alami Siklus Haid 18 Hari, Ini Penyebabnya

Mendadak Alami Siklus Haid 18 Hari, Ini Penyebabnya

  • Oktober 23, 2020

Normalnya jarak antara hari pertama menstruasi dengan jadwal menstruasi berikutnya berkisar 21—35 hari. Namun dalam beberapa kasus, ada pula perempuan yang mengalami siklus haid 18 hari atau siklus haid yang lebih lama dari 35 hari.

Siklus haid yang terjadi kurang dari 21 hari dikenal sebagai siklus haid pendek. Sementara itu jika Anda mengalami siklus haid di atas 35 hari, artinya siklus menstruasi Anda tergolong panjang. Pendek atau panjangnya siklus haid dipengaruhi oleh pembentukan ovulasi. 

Umumnya siklus haid dialami oleh wanita secara tetap. Namun dalam kondisi tertentu, siklus haid Anda bisa jadi berubah lebih cepat atau lebih lama. Khusus jika Anda tiba-tiba mengalami siklus haid 18 hari atau siklus menstruasi pendek, beberapa faktor penyebab di bawah ini mungkin menjadi pemicunya. 

  1. Pasca Menyusui 

Ibu-ibu yang menyusui anaknya secara eksklusif cenderung tidak akan mengalami menstruasi. Ini karena ketika menyusui eksklusif, pembentuknya hormon yang merangsang ovulasi akan tertunda hingga bisa mencapai 18 bulan. Ketika masa itu terlewati, kerap terjadi siklus haid menjadi lebih cepat daripada siklus sebelum Anda menyusui. Ini karena adanya fluktuasi hormon yang memicu ovulasi terjadi lebih cepat. 

  1. Bekas Luka Rahim 

Ketika rahim Anda memiliki luka, besar kemungkinan Anda akan mengalami siklus haid pendek di bawah 21 hari. Kondisi ini dikenal sebagai sindrom Asherman. Siklus haid yang lebih cepat pada rahim yang memiliki bekas luka akibat prosedur kuret atau pembedahan dapat terjadi karena bekas luka tersebut dapat mengeluarkan darah. 

  1. Kontrasepsi

Metode kontrasepsi yang Anda pilih bisa sangat memengaruhi siklus haid yang Anda alami. Ini karena setiap metode kontrasepsi bisa memengaruhi produksi hormon yang memengaruhi terjadinya ovulasi. Secara khusus apabila Anda memakai kontrasepsi berjenis IUD, Anda bisa mudah mengalami siklus haid 18 hari sebab IUD memengaruhi hormon dan meringankan aliran darah. 

  1. Masalah Tiroid

Pendek atau panjangnya siklus haid juga dipengaruhi oleh tiroid Anda. Ketika Anda mengalami siklus haid 18 hari secara tiba-tiba, cobalah periksakan diri ke dokter. Jangan-jangan Anda tengah mengalami masalah tiroid. Keterkaitan antara tiroid dengan siklus haid terjadi karena hormon yang merangsang ovulasi dengan kelenjar tiroid berada di lokasi yang sama, yaitu di poros hipotalamus otak. 

  1. Konsumsi Obat-obatan

Konsumsi obat-obatan tertentu nyatanya juga dapat membuat Anda tiba-tiba mengalami siklus haid pendek di bawah 21 hari. Obat-obatan berjenis antidepresan hingga ibuprofen disinyalir menjadi penyebab siklus haid pendek karena jenis obat ini mempersingkat aliran darah. 

  1. Jelang Menopause 

Perempuan berusia di atas 30 tahun atau 40 tahun cenderung mengalami siklus haid yang lebih pendek daripada seharusnya. Pertambahan usia perempuan memang menjadi penyebab lebih cepatnya ovulasi terjadi karena tubuh sedang bertransisi ke masa jelang menopause. Ketika And Anda mengalami siklus haid pendek karena pertambahan usia, artinya dalam 4—6 tahun mendatang, Anda bisa jadi akan mengalami menopause. 

  1. PCOS

PCOS merupakan singkatan dari polycystic ovarian syndrome. Ini merupakan gangguan kesuburan pada perempuan yang terjadi karena tubuh memproduksi hormon pria secara pria. Pembentukan ini dapat menekan terjadinya ovulasi. Awal mulanya perempuan dengan PCOS akan mengalami siklus haid panjang di atas 35 hari. Namun lama-kelamaan, penderita PCOS justru akan mengalami siklus haid yang lebih cepat. 

*** 

Ketika Anda mengalami siklus haid 18 hari secara tiba-tiba, tidak ada salahnya segera berkonsultasi ke dokter kandungan secepatnya. Pasalnya, beberapa penyebab siklus haid pendek berhubungan dengan tingkat kesuburan Anda.

Ejakulasi Tertunda, Penyebab dan Cara mengatasinya!

  • Oktober 12, 2020

Bagi seorang pria, mengalami ejakulasi tertunda bukanlah hal yang menyenangkan. Bahkan hal ini bisa jadi sebuah mimpi buruk bagi mereka. Terlebih lagi jika ejakulasi tersebut tidak juga muncul setelah adanya stimulasi seksual selama 30 menit atau lebih.

Meskipun tidak ada batasan waktu khusus bagi seorang pria untuk mencapai orgasme, tetapi apakah normal jika hal tersebut terjadi secara terus menerus? Apa sebenarnya penyebab terjadinya ejakulasi tertunda dan bagaimana cara mengatasinya?

Gejala ejakulasi tertunda

Ejakulasi tertunda sering kali disebut sebagai ejakulasi terganggu adalah kondisi di mana seorang pria membutuhkan rangsangan lebih lama untuk bisa mencapai orgasme dan mengeluarkan air mani dari penis (ejakulasi). Namun, pada beberapa pria dengan ejakulasi tertunda tidak dapat ejakulasi sama sekali.

Biasanya ejakulasi tertunda bersifat sementara atau bisa seumur hidup. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh kondisi kesehatan kronis tertentu, operasi, dan pengobatan. Seorang pria sering kali mengalami kesulitan mencapai orgasme selama berhubungan seksual atau aktivitas seksual lainnya dengan pasangan. Beberapa pria bahkan bisa mengalam ejakulasi saat melakukan mastrubasi. Nah, ejakulasi tertunda dibagi menjadi dua jenis berdasarkan gejalanya:

  • Ejakulasi tertunda situasional. Pada jenis ini, hejala hanya terjadi pada keadaan tertentu ataupun rangsangan seksual tertentu saja.
  • Ejakulasi tertunda bawaan. Ejakulasi ini sudah terjadi sejak penderita mengalami akil balik.

Apa penyebab ejakulasi tertunda?

Ejakulasi ini dapat terjadi karena sedang menjalani suatu pengobatan, kondisi kesehatan kronis tertentu ataupun karena operasi. Atau mungkin disebabkan oleh penyalahgunaan zat atau masalah kesehatan mental, seperti depresi, kecemasan, dan stres. Penyebab psikologis dari ejakulasi tertunda meliputi:

  • Depresi, kecemasan, atau kondisi kesehatan mental lainnya
  • Masalah hubungan karena stres, komunikasi yang buruk atau masalah lainnya
  • Kecemasan tentang kinerja
  • Citra tubuh yang buruk
  • Perbedaan realitas seksual dengan pasangan dan fantasi seksual
  • Takut menyebabkan kehamilan biasanya dapat membuat seorang pria ejakulasi tertunda
  • Penggunaan vibrator berlebihan
  • Pernah mengalami pelecehan seksual

Selain itu, obat-obatan dan zat lain yang dapat menyebabkan ejakulasi tertuna antara lain:

  • Beberapa obat antidepresan
  • Obat tekanan darah tinggi tertentu
  • Diuretik tertentu
  • Beberapa obat antipsikotik
  • Beberapa obat anti kejang
  • Alkohol, terutama minum terlalu banyak

Penyebab fisik dari ejakulasi tertunda biasanya meliputi:

  • Cacat lahir tertentu yang mempengaruhi sistem reproduksi pria
  • Cedera pada saraf panggul yang mengontrol orgasme
  • Infeksi tertentu, seperti infeksi saluran kemih
  • Operasi prostat, seperti reseksi transurethral dari prostat atau prostat
  • Penyakit neurologis, seperti neuropati diabetik, stroke, atau kerusakan saraf pada sumsum tulang belakang
  • Kondisi terkait hormon, seperti kadar hormon tiroid rendah (hipotiroidisme) atau kadar testoteron rendah (hipogonadisme)
  • Ejakulasi retrograde, suatu kondisi di mana air mani masuk kembali ke kandung kemih, bukan keluar dari penis.

Cara mengatasi ejakulasi tertunda

Cara mengatasi atau pengobatan ejakulasi tertunda akan sangat tergantung pada penyebab yang mendasarinya, tetapi mungkin termasuk minum obat atau membuat perubahan pada obat yang saat ini sedang Anda minum, menjalani konseling psikolog, atau mengurangi alkohol atau obat-obatan terlarang.

Konseling psikolog mungkin dapat membantu mengatasi masalah kesehatan mental yang mendasari penyebab dari kondisi ini, seperti depresi dan kecemasan. Ini juga digunakan untuk masalah psikologis yang secara langsung mempengaruhi kemampuan Anda untuk berjakulasi. 

Konseling mungkin akan melibatkan psikolog atau konselor bersama pasangan Anda. Anda pun mungkin mendapat manfaat paling banyak dengan menemui terapis seks yang mengkhususkan diri dalam terapi masalah seksual.

Ejakulasi tertunda adalah kondisi yang membuat seorang pria frustrasi, pun dengan pasangan. Mengatasi ejakulasi ini membutuhkan waktu dan komitmen dari Anda dan pasangan. Intinya adalah komunikasi yang jujur dan terbuka tentang ejakulasi tertunda ini. Bicarakan hal ini baik-baik dengan pasangan dan jangan malu untuk mengobatinya, baik dengan dokter atau psikolog.  

Inilah Cara Membuat Sabun Cair Organik

  • Oktober 7, 2020

Kulit merupakan salah satu bagian tubuh yang penting untuk dijaga. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan jika manusia ingin menjaga kulit. Salah satunya termasuk menggunakan sabun cair organik. Sabun cair organik bisa Anda beli baik di supermarket maupun secara online. Harga yang ditawarkan juga terjangkau, yaitu sekitar Rp 20.000,00. Selain itu, sabun tersebut juga dapat memberikan manfaat seperti menjaga kelembaban kulit dan mengurangi peradangan. Jika Anda ingin mencoba membuat sabun tersebut, Anda juga bisa mencari tahu cara membuat sabun cair organik melalui internet.

Cara membuat sabun cair organik bisa Anda lihat melalui berbagai sumber. Cara-cara tersebut bisa membantu menjaga kesehatan kulit dan bahan-bahan yang dipakai juga terlihat sederhana.

Perbandingan Antara Sabun Cair Organik Dengan Sabun Biasa

Sebagai perbandingannya dengan sabun cair biasa atau sabun yang diedarkan di pasaran, sabun biasa lebih sering membuat kulit kering karena mengandung sodium lauryl sulfate (SLS). SLS bekerja sebagai surfaktan.

Surfaktan pada sabun bisa membuat minyak dan kotoran terikat dan terangkat oleh air. Kandungan tersebut bisa membuat kulit bersih, namun tidak terasa licin atau berminyak. Surfaktan juga bisa membuat kulit menjadi kering dan pecah-pecah. Seseorang yang menggunakan sabun yang mengandung SLS dalam jangka panjang akan terkena risiko terhadap dermatitis kontak iritan.

Cara Membuat Sabun Cair Organik

Jika Anda memiliki kulit yang rentan kering atau memiliki eksim, Anda sebaiknya gunakan sabun cair organik. Sabun-sabun cair organik mengandung bahan-bahan alami yang biasanya Anda gunakan di dapur.

Berikut adalah bahan-bahan yang sebaiknya Anda persiapkan untuk membuat sabun cair organik:

  • Minyak kelapa (283 gram).
  • Minyak zaitun (283 gram).
  • Minyak bekatul (85 gram).
  • Minyak biji anggur (368 gram).
  • Minyak biji bunga matahari (156 gram).
  • Potasium hidroksida (255 gram).
  • Air sulingan (2,4 kg atau 740 mL).
  • Air sulingan (1,8 liter) untuk mengencerkan pasta sabun yang sudah Anda buat.
  • Gliserin nabati (456 gram).
  • 6 atau 7 sumber daya mineral esensial yang Anda pilih seperti minyak lavender.

Setelah menyiapkan bahan di atas, Anda bisa membuat sabun. Berikut adalah langkah-langkah yang sebaiknya Anda lakukan:

  • Siapkan panci pemanas, dua gelas, dua sendok, dan blender tangan.
  • Pastikan Anda berada di ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik. Selain itu, Anda juga perlu pakai sarung tangan dan kacamata pelindung ketika membuat sabun tersebut.
  • Masukkan semua jenis minyak ke dalam panci pemanas dan gunakan suhu tinggi untuk melelehkannya.
  • Setelah melakukan hal tersebut, Anda campur dengan air yang disuling sebanyak 708 gram dengan potasium hidroksida ke dalam gelas yang berbeda dengan minyak.
  • Masukkan campuran air dan potasium hidroksida ke dalam panci pemanas, kemudian diaduk. Setelah melakukan hal tersebut, Anda gunakan blender tangan selama 5 menit.
  • Setelah itu, Anda tutup panci dan panaskan dengan suhu tinggi selama 30 sampai 60 menit pertama, lalu turunkan suhu panci.
  • Untuk melanjutkan pembuatan sabun cair, Anda adukkan lagi dengan tangan sampai campuran seluruh bahan yang digunakan terlihat seperti pasta.
  • Anda bisa tes pasta tersebut dengan memasukkannya ke dalam air panas dan diaduk. Jika air yang diaduk tampak jernih, maka pasta sabun bisa diencerkan. Namun, jika air yang diaduk belum jernih, Anda perlu panaskan kembali.

Setelah membuat sabun, sabun tersebut perlu dicairkan. Berikut adalah tahap kedua cara membuat sabun tersebut dengan mengencerkan pasta sabun:

  • Panaskan 1,7 kg air dan jangan sampai mendidih.
  • Tambahkan gliserin nabati ke dalam air panas. Setelah itu, Anda aduk rata bahan tersebut.
  • Setelah melakukan langkah tersebut, Anda masukkan campuran tersebut ke dalam panci pemanas berisi pasta sabun dengan suhu rendah. Anda aduk rata, lalu biarkan campuran tersebut selama semalam.
  • Setelah itu, Anda aduk lagi campuran tersebut sampai rata dan biarkan selama satu jam.
  • Sabun cair yang sudah diencerkan akan membentuk lapisan tipis di bagian atas. Keluarkan lapisan yang ada di bagian atas dan encerkan lagi dengan air jika Anda mau.
  • Setelah itu, Anda tambahkan pewarna ke dalam sabun cair.
  • Setelah itu, sabun cair bisa Anda gunakan.

Kesimpulan

Cara membuat sabun cair organik bisa Anda lakukan dengan menggunakan bahan-bahan alami. Anda hanya perlu terapkan cara-cara yang disebutkan di atas jika ingin menghasilkan kulit yang lebih bagus. Menggunakan sabun cair organik juga akan memberikan efek yang lebih baik dibandingkan dengan sabun-sabun lain.

Tanda-Tanda dan Gejala Aase-Smith Syndrome

  • Oktober 1, 2020

Merupakan sebuah kelainan genetik langka yang bisa ditentukan di awal masa bayi disebut dengan Aase-Smith Syndrome. Secara umum, sindrom ini ditandai dengan keberadaan tiga ruas tulang pada ibu jari dalam ibu jari tersebut atau disebut juga triphalangeal thumb. Selain itu juga ditandai dengan kurangnya produksi sel darah merah atau anemia hipoplastik

Meski demikian, dalam beberapa kasus yang muncul, terdapat pula kelainan tambahan yang bisa dijumpai. Hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti dari kasus tersebut, sebagian besar bukti menunjukkan jika kelainan ini muncul karena warisan sebagai sifat resesif autosomal. Untuk itulah perlu diketahui beberapa tanda dan gejala terkait sindrom aase.

Tanda dan Gejala Aase-Smith Syndrome

Sindrom aase masuk dalam golongan penyakit atau kelainan yang langka, bahkan jumlah kasusnya sendiri tidak diketahui karena terkena dampak ringannya tidak terdiagnosis dengan baik. Konsultasi dengan dokter sangat dianjurkan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai penyakit ini, selain itu kenali pula beberapa tanda dan gejala yang muncul akibat kelainan ini, seperti berikut.

  • Buku-buku atau juga ruas jari berukuran kecil hingga bahkan tidak terdapat buku jari.
  • Langit-langit mulut retak dan berkurangnya lipatan kulit di sendi jari, ibu jari dengan tiga ruas.
  • Cacat telinga, kelopak mata turun, pundak sempit dan kulit terlihat pucat.
  • Tidak mampu sepenuhnya membentangkan sendi sejak lahir atau disebut dengan contracture deformity.

Kapan Periksa ke Dokter?

Pengobatan dini dan diagnosis bisa digunakan untuk mencegah kondisi semakin memburuk hingga masuk ke dalam keadaan darurat medis lainnya. Untuk itu, segera konsultasikan ke dokter jika menemui tanda-tanda dan gejala seperti yang dijelaskan di atas. Hal ini guna mencegah kondisi masuk ke dalam keadaan serius.

Tanyakan segalanya mengenai kondisi ini kepada dokter saat konsultasi, karena tubuh setiap orang bereaksi dengan cara yang berbeda-beda. Diskusikan kondisi tersebut dengan dokter guna mendapat keputusan terbaik dalam menangani keadaan atau penyakit langka ini.

Penyebab Sindrom Aase

Pada kebanyakan kasus, penyakit langka ini muncul tanpa alasan yang jelas dan tidak diturunkan dalam keluarga. Meski demikian, terdapat beberapa kasus yang telah terbukti menjelaskan bahwa sindrom ini dapat menurun dari keluarga. Kondisi ini sama seperti dengan anemia diamond-blacfan dan keduannya tidak dapat dipisahkan.

Beberapa orang dengan kondisi anemia diamond-blackfan dan orang dengan penyakit sindrom aase menurut penelitian sama-sama memiliki kromosom 19 yang tidak sempurna. Sindrom aase disebabkan karena gangguan perkembangan sumsum tulang, tempat di mana sel darah terbentuk di dalam tubuh manusia.

Pengobatan dan Pencegahan

Di tahun pertama bayi, pengobatan bisa mencakup transfusi darah untuk mengobati anemia, obat steroid, seperti prednisone telah digunakan untuk mengobati anemia yang berkaitan dengan sindrom ini. Tetapi, obat ini hanya boleh digunakan jika telah meninjau manfaat dan risiko saat berkonsultasi dengan dokter yang berpengalaman dalam mengobati anemia.

Selain itu, tranplantasi sumsum tulang juga kemungkinan diperlukan apabila pengobatan lain yang sudah dilakukan gagal. Beberapa komplikasi terkait anemia di antaranya, badan lelah dan lemas, oksigen dalam darah berkurang dan gangguan jantung yang bisa menyebabkan berbagai komplikasi, tergantung pada kelainan seperti yang dialami.

Pencegahan Aase-Smith Syndrome bisa dengan menjalani konseling bersama pakar genetik, hal ini sangat dianjurkan jika seseorang sebelumnya memiliki riwayat keluarga terkait sindrom langka ini, konsultasi juga dilakukan untuk bisa menemukan solusi terbaik bagi para penderitanya.

Cara-Cara Pengobatan Dislokasi Bahu

  • September 22, 2020

Jika bahu kita mengalami pergeseran akibat terjatuh atau kecelakaan, sudah semestinya kita segera mengatasinya. Jika dibiarkan, malah membuat masalah tersendiri di kemudian hari. Namun, dalam pengobatan dislokasi bahu juga tidak bisa dilakukan dengan sembarangan.

Hal itu disampaikan karena memang ada cara-cara penanganan dislokasi bahu yang tepat. Metode tersebut perlu diperhatikan agar mencegah pergeseran bahu kambuh di masa mendatang. Mengingat pentingnya pengobatan dislokasi bahu, maka artikel ini akan membahas langkah-langkahnya.

  • Mengembalikan letak bahu

Langkah yang harus dilakukan adalah dengan menempatkan kembali bahu yang tergeser ke bagian semula. Dalam melakukan ini, biasanya dokter akan memberikan obat yang mampu membuat otot lebih tenang atau obat bius. Tentunya, efek dari obat tersebut adalah agar pasien tidak mengalami sakit yang berlebihan ketika bahunya digeser lagi ke tempat semestinya.

Kendati begitu, pengobatan dislokasi bahu bisa saja tak berhenti sampai di sini apabila pergeseran yang terjadi lebih parah atau jaringan yang ada di sekitar bahu menjadi rusak. Biasanya kalau begitu akan tenaga medis bakal mengambil langkah operasi.

  • Pemasangan alat penyangga

Pada beberapa kasus dislokasi bahu, bukan tidak mungkin dokter akan memasang penyangga khusus agar bahu pasien terjaga dan tidak dapat digerakkan. Untuk durasi pemakaiannya sendiri bervariasi tergantung tingkat keseriusan pergeseran bahu.

Biasanya, pengobatan dislokasi bahu dengan alat penyangga berlangsung hanya beberapa hari saja sampai maksimal tiga minggu. Meski demikian, setelah melepasnya bukan berarti bahu sudah sembuh betul. Sebabnya, dalam pemulihan total bisa memakan waktu tiga sampai empat bulan.

Mengingat hal tersebut, sangat disarankan ketika menjalani proses penyembuhan, pasien tidak banyak menggerakkan bahu atau bahkan mengangkat beban berat. Hal ini tentunya untuk memaksimalkan pemulihan.

  • Operasi

Langkah operasi bisa saja diambil oleh dokter sebagai pengobatan dislokasi bahu apabila pergeseran bahu sudah terjadi berkali-kali dan jaringan pendukung di sekitar bahu terbilang sudah lemah. Operasi ini sendiri selain menempatkan bahu ke posisi semula, juga bertujuan untuk mengencangkan jaringan penyokong bahu yang sudah lemah atau bahkan robek.

Operasi itu sendiri umumnya ada yang dikenal sebagai arthroscopy atau operasi pengobatan dislokasi bahu dengan menggunakan alat khusus. Jika operasi ini yang dilakukan, maka dokter yang mengerjakannya hanya perlu membuka jaringan kurang dari satu centimeter untuk memasukkan alat guna mengembalikan posisi bahu dan memulihkan jaringan yang rusak.

Dengan teknik ini, biasanya risiko kambuhnya pergeseran bahu yang mencapai 70-100% bisa berkurang drastis hingga mencapai 4-20%. Keuntungan lainnya, pengobatan dislokasi bahu dengan operasi ini bisa membuat pasien kembali beraktivitas, seperti berolahraga.

Kendati sudah pulih sekalipun, pasien tetap disarankan melakukan fisioterapi yang bertujuan untuk mengembalikan kekuatan, jangkauan gerakan, dan stabilitas pada sendi bahu. Jika dilakukan, hal ini bisa membuat pemulihan lebih maksimal.

Namun, yang tidak kalah penting dari pengobatan dislokasi bahu adalah mengetahui cara mencegahnya. Tentunya, kita menyadari mencegah lebih baik daripada mengobati. Oleh karena itu, agar terhindar dari dislokasi bahu, maka kita perlu berolahraga secara teratur.

Hal itu karena bisa mempertahankan kekuatan dan fleksibilitas pada sendi dan otot bahu kita. Meski demikian, saat melakukannya jangan luput untuk menggunakan alat pelindung diri agar terhindar dari risiko dislokasi bahu. Namun, dari dua hal tersebut tentu yang perlu diperhatikan adalah kehati-hatian dalam beraktivitas.

Dari penjelasan di atas, semoga dapat membantu pembaca dalam memahami pengobatan dislokasi bahu. Memang dalam penyembuhannya memakan waktu yang tidak sebentar. Hanya saja, hal-hal tersebut perlu kita terapkan agar pergeseran bahu bisa ditangani dengan maksimal guna tak kambuh di masa mendatang. 

Macam-Macam Hobi bagi Penderita Tuna Daksa

  • September 21, 2020

Tuna daksa adalah kondisi yang terjadi saat seseorang memiliki kelainan dalam pertumbuhan anggota tubuh. Hal ini menyebabkan penderita mengalami cacat fisik, umumnya pada area tulang dan sendi otot, namun memiliki fungsi penginderaan yang masih baik.

Bagi penderita tuna daksa, beberapa kegiatan mungkin tidak bisa dilakukan seperti orang-orang dengan kondisi fisik yang normal. Meski begitu, tetap ada cara bagi Anda untuk bisa menghibur diri dengan melakukan berbagai macam hobi.

Hobi yang bisa dijalani oleh penderita tuna daksa

Ketika Anda mengalami tuna daksa, Anda mungkin merasa sulit melakukan kegiatan yang menghibur. Tapi, jangan sampai kelainan fisik tersebut menghambat Anda untuk melakukan hobi.

Berikut ini beberapa rekomendasi hobi yang bisa dilakukan oleh penderita tuna daksa:

  • Hippotherapy

Hippotherapy merupakan salah satu hobi yang bisa sekaligus menjadi latihan terapi fisik bagi penderita tuna daksa. Kegiatan ini merupakan strategi pengobatan terapi fisik, wicara, dan bahasa yang memanfaatkan gerakan kuda.

Strategi hippotherapy telah lama menjadi strategi rehabilitas terintegrasi yang sampai saat ini masih dikembangkan. Ketika menunggangi kuda, seseorang akan dilatih untuk memiliki postur yang benar dengan memperhatikan berbagai struktur fungsi tubuh. Hal ini bisa menjadi terapi yang baik bila Anda memiliki kelainan fisik pada area tubuh tertentu.

Anda bisa menjalani hippotherapy sekaligus menikmati hobi menunggangi kuda. Ini bisa menjadi hobi baru yang menyehatkan bagi Anda. 

  • Mendaki gunung

Mendaki gunung termasuk salah satu aktivitas yang memicu tubuh Anda untuk berolahraga. Bagi penderita tuna daksa, kegiatan ini juga bisa menjadi hobi baru yang menyehatkan.

Akan tetapi, tidak semua gunung aman untuk ditanjaki oleh penderita tuna daksa. Beberapa tempat wisata gunung menyediakan fasilitas dan peralatan khusus untuk pendaki gunung yang menyandang disabilitas.

Tidak hanya mendaki gunung, Anda juga bisa melakukan hobi memanjat tebing. Pastikan untuk melakukan aktivitas panjat tebing di tempat yang menyediakan fasilitas khusus bagi penyandang disabilitas.

  • Scuba diving

Scuba diving merupakan salah satu jenis hobi sekaligus olahraga yang banyak digemari orang. Para penderita tuna daksa pun bisa melakukan kegiatan ini untuk menghibur diri dengan cara yang aman.

Ketika menyelam, tubuh Anda akan menjadi lebih ringan untuk digerakkan. Dengan begitu, Anda tidak akan merasa kesulitan untuk menumpu beban tubuh akibat adanya kecacatan fisik.

Anda bisa menemukan pilihan tempat-tempat eksotis yang aman dan menyediakan fasilitas bagi penyandang disabilitas. Saat ini, banyak tempat wisata yang sudah menyediakan fasilitas tersebut.

  • Berkebun

Sekilas, berkebun kedengarannya klise, namun aktivitas ini bisa juga menjadi hobi yang aman dan menyehatkan bagi penderita tuna daksa. Anda bisa memanfaatkan lahan untuk menanam berbagai jenis tanaman, baik di luar maupun di dalam ruangan.

Menurut penelitian, berkebun mampu memberikan sensasi rasa puas ketika tanaman berhasil tumbuh dengan baik. Hal ini membantu Anda untuk memperbaiki suasana hati dan kondisi mental yang mungkin terdampak dengan kekurangan pada bagian fisik Anda.

Pilihlah jenis tanaman yang kira-kira dapat tumbuh dengan baik di lingkungan tempat tinggal Anda. Lakukan dengan sabar dan sambil menikmati supaya kegiatan berkebun bisa menjadi hobi yang menghibur.

Itulah beberapa rekomendasi kegiatan yang bisa dicoba oleh penderita tuna daksa sebagai hobi baru. Bila Anda tidak yakin kegiatan apa yang cocok dengan Anda, cobalah semua jenis kegiatan sampai Anda menemukan yang benar-benar Anda sukai.

10 Manfaat Leunca Bagi Kesehatan Tubuh

  • September 14, 2020

Bagi penggemar lalapan tentu sudah tidak lagi asing dengan leunca. Bentuk leunca bulat kecil, warnanya hijau, dan rasanya pait. Meski demikian, leunca merupakan lalapan favorit terutama di daerah Sunda. Leunca tergolong dalam tanaman terong-terongan dan memiliki nama latin Solanum Ningrum. Mengonsumsi leunca secara rutin ternyata memberikan banyak manfaat leunca bagi kesehatan tubuh, berikut ini 10 di antaranya.

  1. Mencegah sembelit

Sembelit bisa menjadi masalah yang cukup menyiksa bagi tubuh. Sembelit merupakan kondisi ketika Anda kesulitan Buang Air Besar (BAB). Untuk mengatasi sembelit ada banyak cara yang bisa dilakukan, salah satunya adalah dengan mengonsumsi leunca. Kandungan serat pada leunca dapat berperan sebagai obat pencahar alami.

  • Menurunkan demam

Leunca dapat membantu menurunkan demam. Leunca mengandung zat antipiretik yang berfungsi untuk obat penurun demam. Zat antipiretik pada leunca akan menghambat sintesa dan pelepasan prostagladin E2 sehingga panas pada tubuh bisa turun jika mengonsumsi leunca. Akan tetapi, jika demam terjadi berhari-hari dan tidak kunjung turun sebaiknya Anda segera hubungi dokter.

  • Membantu tidur lebih nyenyak

Selain dijadikan lalapan, Anda juga bisa mencampurkan bubuk leunca pada susu. Campuran tersebut dapat membantu mengatasi insomnia sehingga tidur Anda lebih nyenyak. Anda hanya perlu mengeringkan leunca untuk mendapatkan bubuknya.           

  • Baik bagi kulit

Mengonsumsi leunca ternyata baik bagi kulit terutama kulit wajah. Leunca mengandung berbagai vitamin seperti vitamin C, B1, dan vitamin A yang berperan dalam menjaga kesehatan kulit Anda. Leunca membantu menangkal radikal bebas penyebab flek hitam, garis kerutan, serta kerusakan pada sel kulit.

  • Mencegah hipertensi

Bagi Anda yang memiliki riwayat hipertensi, mengonsumsi leunca baik bagi tubuh. Leunca membantu mencegah hipertensi. Ketika dikonsumsi, leunca akan membantu melancarkan sirkulasi darah dalam tubuh sehingga mengurangi kemungkinan hipertensi.

  • Merawat kesehatan mata

Kandungan vitamin A pada leunca dapat merawat kesehatan mata. Konsumsi leunca bersama buah-buahan lain yang juga mengandung vitamin A secara teratur. Dengan mengonsumsi berbagai macam makanan yang mengandung vitamin A seperti leunca, maka fungsi mata akan lebih optimal.

  • Alat kontrasepsi alami

Leunca juga diyakini dapat mengurangi kualitas sperma. Hal ini barangkali terdengar buruk, namun bagi Anda yang melakukan program KB, konsumsi leunca sangat disarankan. Sebaliknya, untuk ibu hamil, hindari konsumsi leunca sebab dapat menimbulkan berbagai masalah pada kehamilan.

  • Mencegah kanker

Manfaat lain ketika mengonsumsi leunca secara rutin yaitu dapat membantu mencegah kanker. Dalam leunca terdapat beberapa kandungan seperti solasodine, solamargine, dan solasonine. Ketiga kandungan dalam leunca tersebut dapat mencegah perkembangan sel kanker. Beberapa jenis kanker yang dapat dicegah dengan mengonsumsi leunca di antaranya ialah kanker saluran pernapasan, kanker serviks, kanker payudara, serta kanker perut.

  • Meningkatkan fungsi hati

Penyakit kuning juga dapat dicegah dengan mengonsumsi leunca. Hal ini disebabkan kandungan dalam leunca dapat memperkuat otot-otot hati sehingga meningkatkan fungsi hati. Jika hati sehat maka tentunya akan terhindar dari penyakit kuning serta penyakit hati lainnya.

  1. Menjaga kesehatan tulang

Kalsium merupakan nutrisi yang baik bagi tulang. Leunca merupakan salah satu makanan yang mengandung kalsium dan dapat membantu menjaga kesehatan tulang. Konsumsi secara teratur agar hasilnya maksimal.

Sebelum mengonsumsi leunca, cuci bersih terlebih dahulu untuk menghilangkan bakteri yang menempel. Selain itu, Anda pun harus memilih secara teliti jenis leunca yang akan dikonsumsi sebab sebagian besar mengandung racun. Leunca yang dapat dikonsumsi hanya dari kelompok kultivar. Untuk memastikan apakah leunca aman untuk Anda konsumsi atau tidak, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi.

7 Rekomendasi Terbaik Makanan yang Mengandung Biotin

  • September 9, 2020

Tahukah Anda? Biotin (vitamin B7) adalah salah satu vitamin B yang diperlukan untuk kesehatan tubuh. Peran biotin terutama sangat penting untuk perkembangan janin di dalam kandungan. Mengonsumsi makanan mengandung biotin selama kehamilan tentu akan sangat membantu memenuhi asupan biotin setiap hari. Selain itu, biotin juga bermanfaat untuk pemeliharaan kesehatan rambut, kulit, kuku, mata, dan organ hati.

Asupan harian biotin yang ideal adalah 30 mikrogram, sedangkan pada ibu hamil sekitar 35 mikrogram. Berikut ini 7 rekomendasi terbaik makanan yang mengandung biotin.

  1. Hati.

Hati adalah salah satu organ yang paling banyak mengandung biotin, karena bisa memenuhi asupan biotin harian lebih dari 100%. Hal ini karena hati merupakan tempat penyimpanan sebagian besar biotin di dalam tubuh. Jika Anda mengonsumsi hati sapi (75 gram) dapat menyediakan asupan biotin hampir 31 mikrogram atau 103% dari kebutuhan harian.

Sementara itu, hati ayam yang dimasak juga merupakan makanan yang mengandung biotin tinggi. Mengonsumsi hati ayam satu porsi (75 gram) dapat menyediakan biotin 138 mikrogram atau mencapai 460% dari kebutuhan harian yang direkomendasikan. Wah, jumlah yang sangat banyak, bukan?

  • Kuning telur.

Telur merupakan salah satu makanan yang mengandung banyak zat gizi penting untuk tubuh, seperti protein, vitamin B, zat besi, dan fosfor. Telur adalah sumber biotin yang baik, karena kuning telurnya mengandung biotin yang sangat tinggi. Telur utuh yang dimasak (50 gram) dapat menyediakan sekitar 10 mikrogram biotin atau sekitar 33% dari kebutuhan harian.

  • Jamur.

Ternyata, jamur juga merupakan makanan yang mengandung biotin tinggi. Misalnya, dengan mengonsumsi satu porsi jamur kancing (70 gram) dapat memberikan asupan biotin sebanyak 5,6 mikrogram atau sekitar 19% dari kebutuhan harian. Meski begitu, Anda juga harus hati-hati dalam memilih jamur mana yang dapat dimakan dan mana yang tidak, agar tidak mengonsumsi jamur beracun.

  • Kacang-kacangan.

Kacang-kacangan juga merupakan makanan yang mengandung biotin tinggi. Aneka kacang-kacangan yang bisa Anda konsumsi untuk memperoleh asupan biotin adalah kacang polong, buncis, lentil, kacang tanah, kacang kedelai, dan kacang lainnya. Mengonsumsi satu porsi (28 gram) kacang panggang dapat memberikan asupan biotin hampir 5 mikrogram atau 17% dari kebutuhan harian.

  • Ubi jalar.

Ubi jalar adalah salah satu makanan yang mengandung biotin tinggi. Satu porsi ubi jalar matang (125 gram) mengandung 2,4 mikrogram biotin dan dapat memenuhi 8% kebutuhan biotin Anda per hari. Olahan ubi jalar yang sering dibuat adalah  ubi jalar panggang, rebus, atau yang dihaluskan dan ditambahkan ke dalam roti.

  • Ragi.

Ragi adalah suatu zat yang digunakan untuk fermentasi makanan. Berbagai mikroorganisme yang terdapat di dalam ragi menjadikan dia memiliki zat gizi tinggi, termasuk biotin. Ragi ada dua jenis, yaitu ragi bir dan ragi nutrisi. Ragi bir atau ragi aktif kering digunakan untuk pembuatan minuman bir dan roti. Adapun ragi nutrisi adalah ragi yang tidak aktif dan sering digunakan untuk membuat keju non-dairy.

Setiap 2 sendok makan (16 gram) ragi nutrisi mengandung biotin hingga 21 mikrogram atau 7% dari kebutuhan harian. Sementara itu, 2 sendok teh (7 gram) ragi aktif kering menyediakan asupan biotin sebesar 1,4 mikrogram atau 5% dari kebutuhan harian.

  • Alpukat.

Buah alpukat paling dikenal sebagai sumber asam folat dan asam lemak tidak jenuhnya. Selain itu, ternyata alpukat juga merupakan makanan yang mengandung biotin. Satu buah alpukat sedang (200 gram) mengandung setidaknya 1,85 mikrogram biotin atau sekitar 6% dari kebutuhan biotin per hari.

Perlu Anda ketahui, biotin merupakan vitamin larut air yang dibutuhkan oleh tubuh dan dapat diperoleh dari ragam jenis makanan. Kekurangan vitamin ini sebenarnya jarang terjadi, karena bisa dicegah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung biotin secara beragam dan seimbang. Jadi, Anda bisa mencoba rekomendasi makanan yang mengandung biotin di atas untuk memenuhi asupan biotin setiap hari.